<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PUTR Lumajang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/putr-lumajang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Oct 2019 10:25:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PUTR Lumajang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Melihat Proyek Drainase Klakah, Divisi Hukum Lanusa Ajak Masyarakat Awasi Proyek Pemerintah</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-proyek-drainase-klakah-divisi-hukum-lanusa-ajak-masyarakat-awasi-proyek-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2019 10:25:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[PUTR Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98892-melihat-proyek-drainase-klakah-divisi-hukum-lanusa-ajak-masyarakat-awasi-proyek-pemerintah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Untuk mengansipasi dugaan &#8216;Permainan&#8217; yang dilakukan oleh oknum baik dari dinas terkait maupun kontraktor di beberapa pengerjaan proyek di Lumajang yang terindikasi dari tidak disiplinnya dalam pemasangan papan nama sebagai bentuk transparasi publik dan juga Pekerjaan Proyek yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Divisi Hukum Laskar Nusantara (Lanusa) Kabupaten Lumajang Dummy Hidayat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Untuk mengansipasi dugaan &#8216;Permainan&#8217; yang dilakukan oleh oknum baik dari dinas terkait maupun kontraktor di beberapa pengerjaan proyek di Lumajang yang terindikasi dari tidak disiplinnya dalam pemasangan papan nama sebagai bentuk transparasi publik dan juga Pekerjaan Proyek yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Divisi Hukum Laskar Nusantara (Lanusa) Kabupaten Lumajang Dummy Hidayat SH, mengajak masyarakat untuk turut mengawasi seluruh proyek pembangunan milik pemerintah.</p>
<p>&#8220;Pembangunan infrastruktur milik pemerintah perlu kita awasi bersama agar kualitas bangunannya bagus dan sesuai dengan harapan masyarakat&#8221; kata Dummy pada memontum.com Kamis (31/10/2019) pagi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98893" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/Melihat-Proyek-Drainase-Klakah-Divisi-Hukum-Lanusa-Ajak-Masyarakat-Awasi-Proyek-Pemerintah.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurutnya, apabila masyarakat terlibat dalam pengawasan proyek pembangunan infrastruktur di daerah maka hasilnya akan berkualitas, apabila masih ada pembangunan proyek pemerintah yang kualitasnya di bawah standar, maka hal tersebut bisa dipertanyakan karena kuat dugaan ada hal-hal yang tidak sesuai.</p>
<p>&#8220;Kita melakukan pengawasan agar kualitas pembangunan di daerah kita bagus dan bisa bertahan lama yang dikhawatirkan, belum belum satu tahun misalnya, infrastruktur tersebut sudah mengalami kerusakan hal tersebut patut dipertanyakan&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan adanya ajakan mengawasi proyek pembangunan infrastruktur itu diharapkan juga akan menjadi perhatian dan didengar oleh para kontraktor yang mendapatkan pekerjaan tersebut agar mereka bisa mengerjakan dengan baik dan sesuai aturan yang ada.</p>
<p>Dummy mencontohkan, seperti pembangunan Drainase di pasar klakah, masyarakat memang patut mempertanyakan karena anggaran yang digelontorkan juga cukup besar yaitu senilai Rp 848.148.000.00.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://lumajang.memontum.com/956-proyek-drainase-senilai-hampir-rp-1-m-di-pasar-klakah-dinilai-janggal" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Proyek Drainase Senilai Hampir Rp 1 M di Pasar Klakah Dinilai Janggal</a></p>
<p>&#8220;Proyek drainase di pasar klakah misalnya, itu anggarannya kan tidak sedikit, hampir satu milyar lho, papan nama aja baru dipasang setelah diberitakan, harapan kita tentu salah satunya pembangunan drainase tersebut menjadi solusi terkait banjir yang selalu melanda pada musim penghujan kan begitu?&#8221; ungkap Dummy.</p>
<p>Dijelaskannya, bahwa kewajiban memasang papan nama tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012. Selain itu ada Permen PU No.12 Tahun 2014 tentang pembangunan drainase, infrastruktur, jalan dan proyek irigasi. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek.</p>
<p>&#8220;Pentingnya informasi Papan nama tersebut, di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek. Dengan adanya plang papan nama proyek itu, masyarakat dapat mengawasi secara langsung pengerjaan proyek yang ada di daerahnya, pemasangan papan nama itu adalah bentuk trasparansi, kalau tidak ada seperti ini berarti ada indikasi ngak bener dong&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://lumajang.memontum.com/608-proyek-drainase-tanpa-papan-nama-di-pasar-klakah-disoal" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Proyek Drainase Tanpa Papan Nama di Pasar Klakah Disoal</a></p>
<p>Masih menurutnya proyek drainase dipasar klakah itu patut dipertanyakan, karena terlihat seperti berhenti ditengah jalan, mestinya langsung pembuangannya ke sungai, namun itu memakai saluran air yang lama. Pihaknya akan melakukan investigasi.</p>
<p>&#8220;Kami akan investigasi karena ada dugaan penyalahgunaan dari nilai anggaran yang dikeluarkan dengan adanya fakta pembangunan proyek drainase tersebut, kami siap kawal hal ini agar proyek-proyek di Lumajang pembangunannya sesuai anggaran yang dikeluarkan&#8221;, pungkas Dummy. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Proyek Drainase Senilai Hampir Rp 1 M di Pasar Klakah Dinilai Janggal</title>
		<link>https://memontum.com/proyek-drainase-senilai-hampir-rp-1-m-di-pasar-klakah-dinilai-janggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2019 06:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[PUTR Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98787-proyek-drainase-senilai-hampir-rp-1-m-di-pasar-klakah-dinilai-janggal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek drainase di pasar Klakah yang beberapa waktu lalu sempat ramai diberitakan disoal warga karena tidak memasang papan nama, kini dinilai janggal. Warga menganggap proyek tersebut terkesan dipaksakan dan kurang perencanaan matang. Pasalnya Proyek Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bidang Cipta Karya itu proses pengerjaannya sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek drainase di pasar Klakah yang beberapa waktu lalu sempat ramai diberitakan disoal warga karena tidak memasang papan nama, kini dinilai janggal. Warga menganggap proyek tersebut terkesan dipaksakan dan kurang perencanaan matang.</p>
<p>Pasalnya Proyek Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Bidang Cipta Karya itu proses pengerjaannya sudah hampir selesai. Terlihat pada papan nama yang kini terpasang pasca diberitakan tersebut berbunyi: Kegiatan Peningkatan Infrastruktur Drainase Perkotaan Tahun Anggaran 2019.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98788" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0088-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0088-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0088-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0088-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0088-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><strong>PEKERJAAN: Peningkatan Trotoar dan Drainase (Jl Stasiun Klakah)</strong></p>
<p><strong>NOMOR KONTRAK: 602.1/1958/CK-PPK2/727.59/2019</strong></p>
<p><strong>VOLUME:  1(satu) Paket</strong></p>
<p><strong>BIAYA:  Rp 848.148.000.00</strong></p>
<p><strong>SUMBER DANA:  APBD</strong></p>
<p><strong>WAKTU PELAKSANAAN:  Mulai 7 Agustus 2019 Selesai 4 November 2019</strong></p>
<p><strong>PELAKSANA:  CV Medio Jaya</strong></p>
<p>Kejanggalan itu kata warga terlihat dari proyek tersebut yang masih memakai saluran pembuangan lama yang ukurannya sangat kecil dan diperkirakan pada musim penghujan akan terjadi banjir.</p>
<p>&#8220;Proyek ini aneh menurut saya, kok seperti tanpa perencanaan, kita bisa lihat, saat ini saja belum turun hujan airnya tidak mengalir, apalagi dimusim penghujan ya pasti banjir, lha wong lubang saluran air yang lama itu sangat kecil dan posisinya lebih tinggi dari drainase yang baru dibangun ini,&#8221; kata Zulmi.</p>
<p>Sementara itu pihak Cipta Karya Dinas PUTR Lumajang ketika hendak dikonfirmasi dikantornya, Rabu (30/10/2019). Sedang dinas luar. &#8220;Maaf mas bapak sedang dinas luar ke Probolinggo,&#8221; terang salah seorang staf. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apa Inovasi Dinas PUTR Lumajang Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur?</title>
		<link>https://memontum.com/apa-inovasi-dinas-putr-lumajang-dalam-percepatan-pembangunan-infrastruktur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2019 09:08:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Nga-Pling]]></category>
		<category><![CDATA[PUTR Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98495-apa-inovasi-dinas-putr-lumajang-dalam-percepatan-pembangunan-infrastruktur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Infrastruktur merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Jalan rusak dirasa akan menghambat pembangunan infrastruktur yang lain, sehingga sangat perlu adanya perbaikan. Hal inilah yang membuat Dinas PUTR Kab Lumajang Jawa Timur membuat inovasi yang resmi di Launching oleh Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq, M.ML., bersama Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si. Kamis (24/10/2019). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Infrastruktur merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Jalan rusak dirasa akan menghambat pembangunan infrastruktur yang lain, sehingga sangat perlu adanya perbaikan. Hal inilah yang membuat Dinas PUTR Kab Lumajang Jawa Timur membuat inovasi yang resmi di Launching oleh Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq, M.ML., bersama Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si. Kamis (24/10/2019).</p>
<p>Inovasi yang diberi nama Nga-Pling (Ngaspal Keliling) itu diharapkan menjadi jawaban atas keresahan problematika infrastruktur jalan di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Bertempat di halaman PT. Alliance One Indonesia, Tempeh, acara launching Nga-Pling yang juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Lumajang, Drs. Yos Sudarso, MM., kepala OPD terkait, serta camat se-Kabupaten Lumajang, diawali dengan pemberian kunci mobil Nga-Pling kepada perwakilan Dinas PUTR Korwil. Lumajang, Korwil. Pasirian, dan Korwil. Sukodono, serta penyerahan rompi dan pelindung diri kepada Kawan Nga-Pling perwakilan dari LKMD Desa Tempeh Kidul, LKMD Desa Krai, dan LKMD Desa Kaliwungu.</p>
<p>Bupati Lumajang dalam sambutannya menyampaikan, inovasi Nga-Pling dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Lumajang, adalah salah satu titik temu dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Jalan rusak, kalau dibiarkan akan semakin rusak. Perlu diperbaiki, agar masa berlakunya semakin panjang, sehingga bisa dinikmati masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu menjelaskan, fokus perbaikan jalan saat ini masih pada jalan kabupaten, dengan tingkat kerusakan 25%. Kedepannya, fokus perbaikan jalan akan diperlebar sampai ke jalan desa.</p>
<p>Cak Thoriq menghimbau agar masyarakat lumajang melaporkan apabila menemukan jalan rusak melalui call center (081252767676) maupun media sosial, yang nantinya akan ditindaklanjuti dalam waktu 3&#215;24 jam oleh Tim URC (Unit Reaksi Cepat) Nga-Pling.</p>
<p>Ia berharap, progres pembangunan infrastruktur dalam kurun waktu 3-4 tahun dapat dituntaskan. Sehingga, pembangunan disektor lain dapat segera diselesaikan dan masyarakat dapat menikmatinya.</p>
<p>&#8220;Tetap senyum dalam bekerja. Bekerja dengan senyuman, merupakan sebuah pengabdian. Nga-Pling, Cari Lubang Tutup Lubang!&#8221; ujar Cak Thoriq.</p>
<p>Senada dengan bupati, wakil bupati Lumajang, Bunda Indah, mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat mensukseskan program inovasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Jalan berlubang sangat berbahaya bagi pengendara, terutama anak sekolah. Kalau masyarakat turut serta membantu, pasti akan lebih cepat lagi pengerjaannya,&#8221; terang Bunda.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Drs. Karna Suwandi , M.M., melaporkan, sudah ada 5 unit mobil URC Nga-Pling, yang akan ditempatkan pada 5 titik wilayah kerja, yakni:</p>
<p>1. Wilker Lumajang (Kec. Lumajang, Kec. Tekung, Kec. Sumbersuko, dan Kec. Tempeh).</p>
<p>2. Wilker Pasirian (Kec. Pasirian, Kec. Candipuro, Kec. Tempursari, dan Kec. Pronojiwo).</p>
<p>3. Wilker Yosowilangun (Kec. Yosowilangun, Kec. Jatiroto, Kec. Kunir, Kec. Rowokangkung).</p>
<p>4. Wilker Klakah (Kec. Klakah, Kec. Ranuyoso, Kec. Randuagung, Kec. Kedungjajang).</p>
<p>5. Wilker Sukodono (Kec. Sukodono, Kec. Senduro, Kec. Pasrujambe, Kec. Gucialit, dan Kec. Padang). <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98495</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran Calon Kepala Dinas PUTR Lumajang Disinyalir Ada Kejanggalan</title>
		<link>https://memontum.com/pendaftaran-calon-kepala-dinas-putr-lumajang-disinyalir-ada-kejanggalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2019 14:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Lelang Jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[PUTR Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/83359-pendaftaran-calon-kepala-dinas-putr-lumajang-disinyalir-ada-kejanggalan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Beredar kabar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab lumajang, Dinas PUTR disinyalir ada kejanggalan, Pendaftar dari ke empat Pelamar berasal dari ASN Bondowoso. Diantaranya, Ir. Ach. Ayib Rasyidi, M.Si. Ir Aris Wasiyanto, MM. Dadan Kurniawan, ST, MM dan Drs. Karna Suswandi, MM. Perlu diketahui Ketiga pendaftar diatas adalah merupakan mantan anak buah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Beredar kabar Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab lumajang, Dinas PUTR disinyalir ada kejanggalan, Pendaftar dari ke empat Pelamar berasal dari ASN Bondowoso. Diantaranya, Ir. Ach. Ayib Rasyidi, M.Si. Ir Aris Wasiyanto, MM. Dadan Kurniawan, ST, MM dan Drs. Karna Suswandi, MM.</p>
<p>Perlu diketahui Ketiga pendaftar diatas adalah merupakan mantan anak buah Drs Karna Suswandi, MM ketika di Dinas PUPR Bodowoso dan kini , Ir Ayib Rasyidi, M.Si sudah dimutasi dari Dinas PUPR Bondowoso ke BPBD Bondowoso sebagai Kabid. Ir Aris Wasiyanto, MM juga dimutasi dari Dinas PUPR dan kini menduduki jabatan sebagai Kabag Perlengkapan di Pemkab Bondowoso dan Dadan Kurniawan, ST, MM juga dimutasi dari Dinas PUPR dan kini menduduki jabatan sebagai Sekdin Disperindag Bondowoso.</p>
<p>Sedangkan Drs Karna Suswandi, MM sudah dicopot dari posisi Kepala Dinas PUPR dan kini menduduki Kepala Perpustakaan Bondowoso. Ke Tiga orang tersebut sudah dimutasi ke lain tempat, meski begitu, mereka masih setia pada sang mantan pimpinan. Terbukti ketika ada lowongan lelang Jabatan di Pemkab Lumajang, mereka bertiga sama-sama ikut mendaftar untuk memenuhi kuota, meski hanya dijadikan calon &#8216;bayangan&#8217;.</p>
<p>Sementara di lingkungan Pemkab Lumajang, nama Drs. Karna Suswandi, MM, santer dibicarakan, bahwa mantan Kepala Dinas PUPR Bondowoso ini sudah dipositifkan lolos dan menduduki jabatan Kepala Dinas PUPR Lumajang. Sebab, diduga kuat ada tangan-tangan dingin yang ikut bermain dan mengawal Drs. Karna Suswandi, MM agar tetap lolos sebagai Kepala Dinas PUTR Lumajang.</p>
<p>Drs Karna Suswandi, MM ketika dikonfirmasi media ini beberapa waktu lalu memalui saluran teleponnya mengatakan, bahwa dirinya balum mendaftar, tetapi ada niatan untuk daftar. Ketika ditanya, calon jadi sebagai Kepala Dinas PUTR Lumajang, Karna Suswandi hanya menjawab doakan saja.</p>
<p>”Ya, doakan saja saya jadi Kepala Dinas PUTR Lumajang, ucap Karna.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83359</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
