<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Putus Sekolah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/putus-sekolah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Nov 2018 14:31:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Putus Sekolah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Reses, Reni Temukan Anak Putus Sekolah, Kawal Kelanjutan Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/reses-reni-temukan-anak-putus-sekolah-kawal-kelanjutan-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2018 14:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Putus Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Reses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=62839</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Masa reses anggota DPRD Surabaya bergulir sejak 1 November 2018, dan akan bergulir seminggu sesudahnya. Usulan hingga temuan masalah mewarnai kunjungan para legislator selama turun ke daerah pemilihannya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Reni Astuti, adalah salah satunya. Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera PKS) itu mendatangi wilayah eks Lokalisasi Dolly dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Masa reses anggota DPRD Surabaya bergulir sejak 1 November 2018, dan akan bergulir seminggu sesudahnya. Usulan hingga temuan masalah mewarnai kunjungan para legislator selama turun ke daerah pemilihannya.</p>
<p>Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Reni Astuti, adalah salah satunya. Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera PKS) itu mendatangi wilayah eks Lokalisasi Dolly dan Jarak. Tepatnya di Putat Jaya II B.</p>
<p>&#8220;Saya minta mereka (warga) untuk kumpul di salah satu rumah warga, kemudian saya mendengar langsung penuturannya. Wilayah Putat Jaya kan eks lokalisasi Dolly, dimana sebagian besar dari mereka semua ini adalah orang yang dulunya bekerja pada sektor ekonomi. Dengan kondisi saat ini yang terpenting adalah bagaimana kondisi anak-anak yang sebagian dari mereka permasalahannya adalah putus sekolah dan kesulitan biaya,&#8221; kata Reni Astuti di salah satu rumah warga Putat Jaya II B, Sabtu (3/11).</p>
<p>Menurut Reni, orang-orang ini yang perlu mendapatkan perhatian dan kiranya berhak untuk mendapatkan keringanan biaya pendidikan dari sekolah. Reni pun yakin, jika pihak sekolah akan memberikan perhatian dan keringanan. </p>
<p>&#8220;Kita juga sebagai anggota dewan untuk yang SMP nanti juga saya bisa mendampingi. Kalau memang kondisinya tidak mampu, dari pada nanti anaknya tidak bisa ikut ujian. Nanti anaknya malu untuk sekolah dan sebagainya, saya tetap support untuk memotivasi anaknya untuk belajar,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Reni menginginkan anak-didik di Surabaya harus lebih baik dalam tingkat pendidikannya, juga harus bisa lebih dari orang tuanya. Mewujudkan cita-cita yang setinggi langit bahkan pendidikan yang lebih tinggi lagi, untuk masa depan yang lebih menjulang. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62839</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Putus Sekolah, Duo ABG Puger jadi Rampok</title>
		<link>https://memontum.com/putus-sekolah-duo-abg-puger-jadi-rampok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 10:23:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Duo ABG Puger jadi Rampok]]></category>
		<category><![CDATA[Putus Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=52147</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Jajaran Resmob Selatan Sat Reskrim Polres Jember meringkus 2 tersangka yang masih ABG (Anak Baru Gede) dalam kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan, Kedua tersangka AW (18) dan JH (17) asal Desa Mojosari, Kecamatan Puger &#8211; Jember, Minggu (19/8/2019) siang. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Erick Pradana mengatakan, kedua tersangka ditangkap karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember &#8211;</strong> Jajaran Resmob Selatan Sat Reskrim Polres Jember meringkus 2 tersangka yang masih ABG (Anak Baru Gede) dalam kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan, Kedua tersangka AW (18) dan JH (17) asal Desa Mojosari, Kecamatan Puger &#8211; Jember, Minggu (19/8/2019) siang.</p>
<p><a href="https://memontum.com/52147-putus-sekolah-duo-abg-puger-jadi-rampok/img-20180820-wa0119" rel="attachment wp-att-52149"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-52149" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180820-WA0119-e1534760604545.jpg?resize=500%2C356&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="356" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Erick Pradana mengatakan, kedua tersangka ditangkap karena diduga terlibat sejumlah aksi pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Kencong dan sekitarnya. Sejauh ini polisi berhasil mengidentifikasi 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun akan terus dikembangkan lebih lanjut, tersangka AW dan JH merupakan spesialis kasus 365 atau lebih dikenal dengan pembegalan di wilayah Kecamatan Kencong dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Ada satu DPO komplotan mereka yang melarikan diri saat dilakukan penangkapan, sekarang jadi DPO,&#8221; katanya</p>
<p>AKP Erik menambahkan, dari hasil ungkap ini, Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari DPO yang saat ini masih buron, dari tangan kedua tersangka, Polisi berhasil mengamankan Barang Bukti berupa 2 bilah clurit, 1 buah pisau lipat, 2 buah senjata gear dan 3 unit HP.</p>
<p>Menurut Kasat Reskrim, modus operandi yang dilakukan pelaku dengan merampas barang berharga milik korban saat mereka berada di jalan. &#8221; Para pelaku ini juga dikenal tidak segan melukai korban-korbannya apabila melawan&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sat Reskrim masih akan melakukan penyelidikan untuk pengembangan lebih lanjut dan memburu satu DPO yang melarikan diri. (cw3/yud/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52147</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
