<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rabies &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rabies/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Sep 2025 11:03:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rabies &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025, Pemkab Lamongan Suguhkan Vaksinasi hingga Talkshow</title>
		<link>https://memontum.com/bulan-bakti-peternakan-dan-world-rabies-day-2025-pemkab-lamongan-suguhkan-vaksinasi-hingga-talkshow</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226355</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025, di Kawasan Gadjah Mada, Minggu (28/09/2025) tadi. Pelaksanaan peringatan tersebut, ditandai dengan vaksinasi rabies gratis, pemeriksaan hewan gratis hingga talkshow tentang penyakit hewan zoonosis. Kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025 ini, menjadi salah satu media untuk memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025, di Kawasan Gadjah Mada, Minggu (28/09/2025) tadi. Pelaksanaan peringatan tersebut, ditandai dengan vaksinasi rabies gratis, pemeriksaan hewan gratis hingga talkshow tentang penyakit hewan zoonosis.</p>



<p>Kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025 ini, menjadi salah satu media untuk memberikan wawasan kepada peternak dan mendorong potensi peternakan di Kota Soto. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas peternakan lokal, mengatasi kendala seperti penyakit ternak dan mahalnya pakan, serta memacu ekspor. Mengingat, peternakan merupakan salah satu sektor yang ada pada program swasembada pangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa serangkaian pelaksanaan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Lamongan, dalam mewujudkan peternakan yang berkembang pesat dan maju. &#8220;Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendukung realisasi swasembada pangan. Peternakan menjadi salah satu pendukungnya. Maka dari itu, peternakan harus berkembang pesat dan maju. Sehingga, peternak juga sejahtera,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Guna mendukung peternak di Lamongan, tambahnya, juga diserahkan tiga tosa untuk gudang pakan kepada pihak desa. Yang mana saat ini, sudah dibangun delapan belas gudang pakan.</p>



<p>Sementara dalam rangkaian pelaksanaan itu, juga digelar pameran peternakan. Bahkan, sedikitnya ada 31 pameran peternakan yang turut meramaikan. Sejumlah peserta, diantaranya dari Japfa Comfeed, produk olahan kayu putih, Alexander Burja, Azria Pet Shop, Produk Olahan Bakalan Pule, UPT Pembibitan, Kelompok Ternak Desa Trepan, Kelompok Tani Ternak Rojokoyo Makmur, Tikung (Bank Pakan 2024), Kandang Kambing Portable, Complete Feed Godog Laren hingga Puskeswan Modo. <strong>(kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226355</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Rabies, Pemkot Malang Gelar Vaksinasi Gratis dan Kastrasi Kucing Jantan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-rabies-pemkot-malang-gelar-vaksinasi-gratis-dan-kastrasi-kucing-jantan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[jantan]]></category>
		<category><![CDATA[kastrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226044</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) bersama Puskeswan Kota Malang, akan menggelar peringatan Hari Rabies Sedunia 2025. Peringatan itu, yakni pelaksanaan vaksinasi rabies gratis dan kastrasi kucing jantan, untuk masyarakat Kota Malang. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) bersama Puskeswan Kota Malang, akan menggelar peringatan Hari Rabies Sedunia 2025. Peringatan itu, yakni pelaksanaan vaksinasi rabies gratis dan kastrasi kucing jantan, untuk masyarakat Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran rabies, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan hewan peliharaan. “Kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap ancaman rabies. Ini penyakit mematikan, tapi bisa dicegah. Dengan vaksinasi, kita bukan hanya melindungi hewan, tapi juga menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan. Momentum Hari Rabies Sedunia ini mengingatkan kita semua bahwa kesehatan manusia dan hewan itu saling terkait,” kata Slamet, Selasa (16/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam program tersebut, ujarnya, untuk vaksinasi rabies gratis dijadwalkan pada 22 hingga 26 September 2025, pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dengan kuota 150 ekor hewan. Syaratnya, hewan harus dalam kondisi sehat, tidak sedang bunting, berusia minimal 4 bulan, serta dibawa menggunakan pet cargo.</p>



<p>Sementara itu, untuk kastrasi kucing jantan, akan dilaksanakan pada 28 September 2025 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan kuota 50 ekor. Hewan yang didaftarkan harus sehat, kedua testis sudah turun, dapat ditangani dengan baik dan dibawa dalam pet cargo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, tambahnya, diwajibkan membawa fotokopi KTP Kota Malang. Untuk vaksinasi, 1 KTP bisa digunakan mendaftarkan maksimal 2 ekor hewan, sedangkan untuk kastrasi berlaku 1 KTP untuk 1 ekor.</p>



<p>Slamet juga menjelaskan, langkah ini tidak hanya penting untuk kesehatan hewan, tetapi juga bagian dari upaya besar mencegah penyebaran penyakit zoonosis. &#8220;Deteksi dini dan pencegahan melalui vaksinasi adalah kunci. Kami juga membuka layanan aduan apabila masyarakat menemukan hewan dengan gejala rabies atau kasus gigitan,” tambahnya.</p>



<p>Secara nasional, rabies masih menjadi masalah serius di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan mencatat, setiap tahun terjadi ribuan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR). WHO juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan risiko tinggi rabies, terutama di wilayah dengan kepadatan hewan peliharaan yang tinggi.</p>



<p>Dengan adanya rangkaian kegiatan memperingati Hari Rabies Sedunia, diharapkan masyarakat bisa berperan aktif menjaga kesehatan hewan peliharaan. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226044</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi Rabies Gratis Kolaborasi DKPP Lumajang dan Unair Disambut Antusiasme Pemilik Hewan Peliharaan</title>
		<link>https://memontum.com/vaksinasi-rabies-gratis-kolaborasi-dkpp-lumajang-dan-unair-disambut-antusiasme-pemilik-hewan-peliharaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[antusiasme]]></category>
		<category><![CDATA[disambut]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[peliharaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224280</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kegiatan vaksinasi rabies gratis yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), bekerja sama dengan Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), mendapat antusiasme masyarakat. Pemandangan ini, tentunya menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kegiatan vaksinasi rabies gratis yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), bekerja sama dengan Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), mendapat antusiasme masyarakat. Pemandangan ini, tentunya menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar160 ekor hewan peliharaan, terdiri dari kucing dan anjing, telah terdaftar untuk mendapatkan layanan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma. Kuota yang terbatas, langsung terpenuhi sesaat setelah diumumkan ke publik.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, sudah ada sekitar 160 hewan yang didaftarkan. Ini menunjukkan antusiasme dan kepedulian masyarakat yang luar biasa terhadap kesehatan hewan,&#8221; kata Kepala DKPP Lumajang, Retno Wulan Andari, Rabu (23/07/2025) tadi.</p>



<p>Tidak hanya vaksinasi, kegiatan ini juga mencakup layanan pemeriksaan awal dan pemberian vitamin bagi hewan yang kondisinya belum memungkinkan untuk divaksinasi. Langkah ini dilakukan, sebagai bentuk kehati-hatian medis agar vaksinasi benar-benar aman dan efektif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau hewan peliharaan sakit, tidak bisa langsung divaksin. Maka kita periksa dulu dan beri vitamin supaya sehat,” jelasnya.</p>



<p>Program vaksinasi rabies gratis ini, tidak hanya berperan sebagai langkah preventif terhadap penyakit berbahaya. Namun, juga sebagai sarana edukasi bagi pemilik hewan peliharaan mengenai pentingnya perawatan kesehatan yang tepat.</p>



<p>Langkah DKPP Lumajang tersebut, selaras dengan upaya nasional dalam mengendalikan penyebaran rabies serta meningkatkan kesejahteraan hewan dan keamanan masyarakat. Kegiatan ini, juga menjadi contoh praktik kolaboratif antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam menghadirkan layanan publik berbasis ilmu pengetahuan dan respons masyarakat.</p>



<p>Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, Lumajang membuktikan bahwa layanan publik yang inklusif dan solutif bisa berjalan melalui inovasi sederhana namun berdampak luas. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224280</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DKPP Kabupaten Lumajang Gandeng FKH Unair dan PDHI Gelar Layanan Vaksinasi Rabies Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/dkpp-kabupaten-lumajang-gandeng-fkh-unair-dan-pdhi-gelar-layanan-vaksinasi-rabies-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223091</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang bersama Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim VII, menjadwalkan layanan vaksinasi rabies dan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis. Kegiatan ini, akan menjadi bagian dari Program One Region Against Rabies (Orabie) dan akan dilaksanakan pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang bersama Civitas Akademika Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim VII, menjadwalkan layanan vaksinasi rabies dan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis. Kegiatan ini, akan menjadi bagian dari Program One Region Against Rabies (Orabie) dan akan dilaksanakan pada 23 Juli 2025 mendatang, di kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Desa Wonorejo, mulai pukul 08.30 hingga 14.00.</p>



<p>Layanan ini, nantinya akan menyasar 100 ekor hewan. Baik itu anjing, kucing, maupun kera peliharaan.</p>



<p>Karenanya, masyarakat Lumajang yang memiliki hewan peliharaan dapat memanfaatkan fasilitas ini tanpa dipungut biaya. Namun, untuk mengikuti kegiatan, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi. Pemilik hewan harus membawa KTP domisili Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Hewan yang dibawa, wajib berusia minimal enam bulan, dalam kondisi sehat, serta tidak sedang dalam masa pemulihan dari penyakit. Hewan juga diisyaratkan tidak baru dimandikan (minimal tiga hari sebelumnya) dan sudah melewati masa jeda dua minggu setelah pemberian antiparasit atau obat cacing, serta dua bulan dari vaksinasi tahunan terakhir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Lumajang, drh Endra Novianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya preventif yang sangat penting dalam mencegah penyebaran rabies di tingkat lokal. “Rabies masih menjadi ancaman nyata di beberapa wilayah. Karena itu, vaksinasi ini bukan sekadar pelayanan, tapi juga bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi hewan dan manusia,” ujarnya, Rabu (18/06/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa Lumajang memiliki potensi besar dalam pengembangan masyarakat yang sadar kesehatan hewan. Sehingga, kegiatan semacam ini perlu terus digalakkan.</p>



<p>Melalui sinergi dengan akademisi dan organisasi profesi, Endra Novianto berharap warga lebih aktif membawa hewan peliharaan mereka ke layanan kesehatan secara berkala, tidak hanya saat sakit. Untuk pendaftaran kegiatan ini, dilakukan secara daring melalui WhatsApp kepada drh Irfan di nomor 0852 5721 6392. Peserta diminta mengirimkan informasi berupa nama, alamat, jenis dan jumlah hewan yang akan divaksin.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, DKPP Lumajang menegaskan komitmennya dalam memperkuat program kesehatan masyarakat berbasis hewan, sejalan dengan pendekatan One Health yang kini menjadi standar global dalam menangani isu zoonosis. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati World Rabies Day 2024, Dispangtan Kota Malang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-world-rabies-day-2024-dispangtan-kota-malang-gelar-vaksinasi-rabies-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214575</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringati World Rabies Day 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menggelar vaksinasi rabies gratis dan kastrasi kucing jantan gratis di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Malang, Jalan Sarangan Kota Malang. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujiono, menyampaikan jika kegiatan vaksinasi tersebut memang rutin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peringati World Rabies Day 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menggelar vaksinasi rabies gratis dan kastrasi kucing jantan gratis di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Malang, Jalan Sarangan Kota Malang.</p>



<p>Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujiono, menyampaikan jika kegiatan vaksinasi tersebut memang rutin digelar setiap tahunnya. Untuk vaksinasi rabies gratis diselenggarakan pada 23-26 September 2024 dengan kuota terbatas yakni 150 dosis.</p>



<p>“Sedangkan kastrasi kucing jantan akan dilaksanakan tanggal 28 September 2024 di Puskeswan Kota Malang dengan kuota terbatas hanya untuk 50 ekor,” kata Anton, Selasa (24/09/2024) tadi.</p>



<p>Anton juga menyebut, bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya pencegahan agar hewan peliharaan tidak sampai terjangkit penyakit rabies. Apabila itu terjadi, maka menurutnya dapat secepatnya dilakukan penanganan sehingga tidak sampai berakibat fatal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kasus rabies di Kota Malang sejauh ini belum ditemukan. Namun, hal ini harus tetap diwaspadai sehingga Kota Malang dapat benar-benar terbebas dari adanya rabies,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pemilik anjing yang mengikuti program vaksinasi, Berdeta, mengaku sangat senang Pemerintah Kota Malang dapat menyelenggarakan program vaksinasi hewan gratis ini. Karena menurutnya itu sangat membantu para pemilik hewan atau peternak.</p>



<p>“Senang sekali anjing saya mendapatkan vaksinasi rabies. Ini sangat bagus untuk memastikan kesehatan hewan peliharaan benar-benar sehat,” imbuh Berdeta.</p>



<p>Sebagai informasi, adapun beberapa syarat hewan yang mengikuti vaksin rabies tersebut, diantaranya hewan sehat, tidak bunting, dengan umur minimal 4 bulan dan hewan dimasukkan dalam pet cargo. Sementara, untuk syarat kastrasi kucing, yakni hewan keadaan sehat, testis sudah turun keduanya, dapat dihandel dan hewan dimasukkan dalam pet cargo. Untuk pendaftaran bisa langsung mendatangi Puskeswan dengan membawa foto kopi KTP. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214575</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lima Puskesmas di Kecamatan Kota Malang Bakal Jadi Pusat Rabies Center</title>
		<link>https://memontum.com/lima-puskesmas-di-kecamatan-kota-malang-bakal-jadi-pusat-rabies-center</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Center]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[rabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203182</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, akan segera membentuk rabies center di lima kecamatan yang ada di Kota Malang. Dalam hal ini, juga dibutuhkan kolaborasi bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang. Kepala Bidang Peternakan Dispangtan Kota Malang, drh Anton Pramujiono, menyampaikan bahwa pembentukan rabies center tersebut bertujuan untuk menanggulangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, akan segera membentuk rabies center di lima kecamatan yang ada di Kota Malang. Dalam hal ini, juga dibutuhkan kolaborasi bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang.</p>



<p>Kepala Bidang Peternakan Dispangtan Kota Malang, drh Anton Pramujiono, menyampaikan bahwa pembentukan rabies center tersebut bertujuan untuk menanggulangi pencegahan akibat gigitan hewan anjing. Apalagi belum lama ini, juga terdapat insiden warga yang digigit anjing peliharaan di kawasan Car Free Day (CFD).</p>



<p>“Benar itu adalah tindak lanjut. Jadi kalau untuk manusianya menghubungi ke puskesmas yang sudah ditunjuk untuk terkait penanganan manusia yang di gigit dan untuk hewannya nanti tugas dari Dispangtan untuk observasi selama 14 hari,” jelas Anton-sapaannya, Senin (11/12/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disebutkan, jika dari lima kecamatan yang akan ditunjuk untuk memiliki layanan Rabies Center, diantaranya yaitu di Puskesmas Kendalsari, Kecamatan Lowokwaru, Puskesmas Kendalkerep, Kecamatan Blimbing, Puskesmas Arjuno di Kecamatan Klojen. Kemudian, Puskesmas Janti di Kecamatan Sukun dan Puskesmas Kedungkandang di Kecamatan Kedungkandang.</p>



<p>“Dibentuknya rabies center ini juga sudah menjadi keharusan bagi tiap kota kabupaten, meskipun tidak ada rabies center. Apalagi Kota Malang di Jatim yang masuk daerah bebas rabies sehingga perlu untuk pencegahan supaya penyakit itu tidak menyebar,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk saat ini tahapan pembentukan rabies center masih dalam penyusunan draft Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Di mana dalam isi SK tersebut, akan memuat diantaranya siapa saja yang bertindak, kemudian lokasinya, kemungkinan keterlibatan perangkat daerah lainya dan lain lainnya.</p>



<p>“Karena mungkin nanti terkait lalu lintasnya, transit hewan, ketika hewan masuk itu, kemudian saat ada penggigitan seperti itu apa yang harus dilakukan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203182</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
