<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ramaikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ramaikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 11:37:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ramaikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lomba Kebaya hingga Jalan Sehat Ramaikan Perayaan Harhubnas di Jember</title>
		<link>https://memontum.com/lomba-kebaya-hingga-jalan-sehat-ramaikan-perayaan-harhubnas-di-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[harhubnas]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[ramaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226326</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama masyarakat Kabupaten Jember, melaksanakan jalan sehat bersama dalam rangkaian puncak memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 di Alun-Alun Kabupaten Jember, Minggu (28/09/2025) tadi. Peringatan Harhubnas di Kabupaten Jember, berlangsung semarak di kawasan Alun-Alun Jember, dan digelar selama tiga hari yakni sejak Jumat hingga Minggu (28/09/2025) besok. Berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama masyarakat Kabupaten Jember, melaksanakan jalan sehat bersama dalam rangkaian puncak memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 di Alun-Alun Kabupaten Jember, Minggu (28/09/2025) tadi.</p>



<p>Peringatan Harhubnas di Kabupaten Jember, berlangsung semarak di kawasan Alun-Alun Jember, dan digelar selama tiga hari yakni sejak Jumat hingga Minggu (28/09/2025) besok. Berbagai kegiatan, digelar dan menyedot perhatian masyarakat. Berbagai lomba dan hiburan, pun digelar hingga puncaknya jalan sehat gratis bersama Bupati Jember.</p>



<p>Salah satu kegiatan yang menyedot perhatian, adalah lomba berkebaya. Dengan memanfaatkan panggung dan jalan aspal yang berada di depan Kantor Pemkab Jember, puluhan perempuan berkebaya berlenggak lenggok di depan para juri dan masyarakat yang memadati Alun-alun, Sabtu (27/08/2025) malam.</p>



<p>Ketua Panitia, Indri, mengatakan bahwa lomba berkebaya tersebut mengambil tema Kebaya Pakem. Yakni, kebaya yang mempertahankan desain dan motif tradisional. Ada puluhan peserta yang mengikuti lomba yang dibagi dalam dua kategori, yakni kategori A untuk peserta berusia 12-25 tahun dan kategori B untuk peserta dewasa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Lomba perempuan berkebaya ini adalah salah satu upaya kita sebagai perempuan Indonesia untuk mempertahankan salah satu kekayaan tak benda yang telah diakui oleh Unesco. Karena kalau bukan kita siapa lagi. Untuk peserta kita bagi dalam 2 kategori A untuk peserta dari usia remaja putri dan B untuk dewasa dengan tema Kebaya Pakem,&#8221; katanya.</p>



<p>Tidak hanya sekedar lomba, panitia juga menyiapkan serangkaian acara hiburan dari penampilan musik band hingga penampilan line dance yang semuanya beranggotakan perempuan. Bahkan gelaran sendiri, setelah melalui proses penjurian, akhirnya juri memilih para juara dari juara pertama hingga juara harapan tiga untuk setiap kategori.</p>



<p>Indri berharap, tahun depan pihaknya dapat menggelar lomba serupa dengan jumlah hadiah dan jumlah peserta lebih besar. &#8220;Semoga tahun depan kita dapat menggelar lomba lagi tentunya dengan skala lebih besar dan dapat dukungan dari pemerintah daerah, karena untuk yang saat ini kita swadaya dan mendapat dukungan dari sponsor,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226326</post-id>	</item>
		<item>
		<title>500 Pesepeda Ramaikan M11 Family Reunion, Kota Malang Jadi Magnet Sport Tourism</title>
		<link>https://memontum.com/500-pesepeda-ramaikan-m11-family-reunion-kota-malang-jadi-magnet-sport-tourism</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[magnet]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pesepeda]]></category>
		<category><![CDATA[ramaikan]]></category>
		<category><![CDATA[reunion,]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223204</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk ketiga kalinya, event sepeda lipat (Seli) nasional bertajuk M11 Family Reunion, kembali digelar di Kota Malang, Sabtu (21/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar 500 peserta dari 82 komunitas dari berbagai daerah Indonesia seperti Batam, Padang, Gorontalo dan tentunya Jawa, meramaikan acara yang menjadi bagian untuk menyemarakkan peringatan HUT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk ketiga kalinya, event sepeda lipat (Seli) nasional bertajuk M11 Family Reunion, kembali digelar di Kota Malang, Sabtu (21/06/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, tidak kurang sekitar 500 peserta dari 82 komunitas dari berbagai daerah Indonesia seperti Batam, Padang, Gorontalo dan tentunya Jawa, meramaikan acara yang menjadi bagian untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-111 Kota Malang.</p>



<p>Kegiatan yang diinisiasi komunitas Ngalam Folding Bike, ini menempuh rute sepanjang 50 kilometer dimulai dari Hotel Shalimar dan berakhir di Balai Kota Malang. Event sport tourism, pun menjadi wujud kolaborasi Pemkot Malang dengan komunitas dalam menyukseskan program prioritas ‘1.000 Event’ serta Dasa Bakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang utamanya Ngalam Tahes dan Ngalam Asyik.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud dukungan terhadap visi Kota Malang sebagai destinasi sport tourism. “Peserta senang, karena atmosfer Kota Malang berbeda dengan kota lain. Udaranya sejuk, pemandangan indah dan daya tarik wisata yang lengkap. Banyak pesepeda, bahkan dari luar Jawa tertarik ikut event seperti ini,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa event ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Tingkat hunian hotel meningkat, begitu pula konsumsi makanan dan belanja. Mereka tidak hanya bersepeda, tapi juga berwisata dan menikmati kuliner Kota Malang,” sambungnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana M11, Arif Tri Sastyawan, menyebutkan tema event yang diangkat tahun ini adalah ‘Family Reunion’, yang menjadi wadah reuni peserta di event sebelumnya, yakni M109, M110 dan Jamselinas (Jambore Sepeda Lipat Nasional).</p>



<p>“Ada tiga kategori, solo rider, keluarga, dan komunitas, tapi tetap mengusung semangat fun bike dan sport tourism. Antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan tiket M11 langsung sold out hanya dalam tiga hari,” ungkap Arif.</p>



<p>Tidak hanya bersepeda, peserta juga diajak mengeksplorasi dan berfoto di ikon-ikon menarik Kota Malang, seperti Kayutangan Heritage, Ijen Boulevard, Kampung Warna-Warni, Alun-Alun Tugu serta mengikuti M11 Photo Challenge.</p>



<p>Perwakilan dari salah satu komunitas Srikandi Dua Pedal, mengatakan bahwa komunitasnya senang sekali mengikuti event M111 ini. Menurut komunitas yang beranggotakan para perempuan ini, Kota Malang menjadi daerah yang sangat representatif untuk penyelenggaraan event bersepeda.</p>



<p>“Semoga ke depan ada event yang lebih besar, melibatkan pecinta berbagai jenis sepeda. Sehingga lebih banyak yang bisa eksplorasi Kota Malang. Kan, memang Kota Malang ini Kota Pendidikan, Kota Wisata, Kota Budaya, rutenya juga asyik, cocok untuk sport tourism,” ujarnya antusias. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala BPOKK Demokrat Jatim Ramaikan Bursa Bacabup Pilkada Trenggalek 2024</title>
		<link>https://memontum.com/kepala-bpokk-demokrat-jatim-ramaikan-bursa-bacabup-pilkada-trenggalek-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 May 2024 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Bacabup]]></category>
		<category><![CDATA[demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[ramaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Mugiyanto, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati (Bacabup) Trenggalek dalam Pilkada 2024. Saat ini, berkas pendaftaran Obeng-sapaan akrabnya, sudah masuk dan diterima langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Trenggalek. &#8220;Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan untuk mendaftar sebagai bakal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Mugiyanto, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati (Bacabup) Trenggalek dalam Pilkada 2024. Saat ini, berkas pendaftaran Obeng-sapaan akrabnya, sudah masuk dan diterima langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati di Kantor DPC Demokrat Trenggalek. Selaku kader partai, tentu wajib untuk meramaikan bursa Pilkada Trenggalek tahun 2024 nanti,&#8221; kata Mugiyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (25/05/2024) tadi.</p>



<p>Diketahui, sejauh ini dirinya baru mendaftar sebagai Bacabup di Partai Demokrat. Sedangkan untuk pendaftaran di partai-partai lain, dirinya mengatakan masih akan mempertimbangkan.</p>



<p>&#8220;Belum, rencananya masih kita hitung. Apakah kita harus berkoalisi dengan beberapa partai yang sudah punya kader yang akan dicalonkan, itu hitung-hitungan kita,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Terkait rencana koalisi dengan beberapa partai yang sudah memiliki kandidat, Obeng juga mengatakan masih akan mempertimbangkan hal itu. Mengingat, kontestasi politik di Trenggalek saat ini masih sangat dinamis.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk komunikasi dengan partai politik lain, sudah kita lakukan dengan baik. Karena sayakan juga anggota DPRD, jadi komunikasi dengan anggota DPRD dari partai lain juga terjalin dengan baik. Dan komunikasi itu kita lakukan baik secara langsung maupun tidak langsung jadi komunikasi intens. Di luar lembaga pun juga kita lakukan,&#8221; tambah Obeng.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Visi misinya saat ini, hanyalah ingin membangun Kabupaten Trenggalek lebih baik lagi. Obeng juga menegaskan, bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, utamanya perubahan dan peningkatan pembangunan.</p>



<p>&#8220;Kalau dengan Partai Golkar, insyaallah komunikasinya sangat intens. Dan kita tidak bisa membangun Kabupaten dengan sendirinya, tentu kita butuh siapapun itu baik kalangan politisi, tokoh-tokoh masyarakat yang ingin berkontribusi membangun Trenggalek. Ayo kita rangkul bersama-sama,&#8221; paparnya.</p>



<p>Jika kalaupun hasil finalnya nanti dirinya harus menjadi bakal calon wakil bupati sesuai petunjuk pimpinan, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Trenggalek ini tidak akan mempermasalahkan hal tersebut. &#8220;Dimanapun tempatnya seperti saya, saya hari ini sudah di anggota legislatif kemudian kalau nanti harus di AG 2 atau AG 1, yang penting prinsip sama. Ingin berkontribusi untuk Kabupaten Trenggalek, ingin membangun Kabupaten Trenggalek dan ingin istilahnya membuat perubahan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat, utamanya masyarakat kecil,&#8221; terang Obeng.</p>



<p>Dirinya menyampaikan, seorang pemimpin harus tahu apa yang menjadi keluhan yang dihadapi masyarakat. Pada dasarnya, pemimpin hanya diberi amanah untuk mengelola anggaran. Jadi, sudah sewajarnya jika anggaran tersebut dimanfaatkan untuk kemaslahatan atau kesejahteraan masyarakat. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3.000 Riders Ramaikan KWB Nusantara Super Adventure 6 di Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/3-000-riders-ramaikan-kwb-nusantara-super-adventure-6-di-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Nov 2023 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adventure]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[ramaikan]]></category>
		<category><![CDATA[riders]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200985</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu menggelar KWB Nusantara Super Adventure 6 dengan jarak tempuh kurang lebih sepanjang 65 kilometer serta diikuti sebanyak sekitar 3.000 peserta. Event nasional ini, memperebutkan total hadiah Rp 300 juta. Ribuan riders tersebut, diberangkatkan dari start dan finish di Halaman Balai Kota Among Tani oleh Pj Wali Kota Batu, Aries [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu menggelar KWB Nusantara Super Adventure 6 dengan jarak tempuh kurang lebih sepanjang 65 kilometer serta diikuti sebanyak sekitar 3.000 peserta. Event nasional ini, memperebutkan total hadiah Rp 300 juta.</p>



<p>Ribuan riders tersebut, diberangkatkan dari start dan finish di Halaman Balai Kota Among Tani oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Turut mendampingi Dinas Pariwisata Kota Batu serta OPD, Minggu (05/11/2023) tadi.</p>



<p>Peserta KWB Nusantara Super Adventure 6 ini, tidak hanya dari Kota Batu. Tetapi, diikuti hampir seluruh wilayah di Jawa Timur, termasuk juga dari Makassar, Jawa Tengah, Bali dan sejumlah provinsi lain.</p>



<p>&#8220;Jadi, event nasional ini diikuti oleh 3.000 peserta. Dan, ini adalah event ke 31 yang menjadi rangkaian untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Batu Ke 22 tahun,&#8221; terang Pj Wali Kota Aries Agung Paewai.</p>



<p>Rute yang ditempuh, tambahnya, sepanjang 65 kilometer. Dimana, para riders berkeliling ke sejumlah destinasi wisata yang ada di Kota Batu. “Dari kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun ini, kami berharap bisa berdampak positif bagi kondisi ekonomi masyarakat Kota Batu,” harapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arif As Siddiq, menambahkan bahwa ada dua rute yang telah disiapkan dalam event tersebut. Pertama untuk rute panjang sejauh 65 kilometer dan rute kedua, sejauh 30 kilometer.</p>



<p>&#8220;Melalui ini menjadi salah satu cara Pemkot Batu untuk mempromosikan keragaman pariwisata yang ada. Sebab dari rute yang dilalui, riders akan melewati sejumlah destinasi wisata yang ada di Kota Batu,&#8221; terangnya.</p>



<p>Arif memaparkan, riders start dan finish di Balai Kota Among Tani. Dari titik start riders akan melewati rute di kawasan Gunung Panderman, lalu tembus ke Coban Rondo, kemudian ke Paralayang, setelah itu menuju ke Desa Punten.</p>



<p>Selanjutnya, dari Desa Punten, peserta diarahkan menuju Coban Talun. Kemudian berlanjut ke Desa Tulungrejo, melewati Pure Giri Arjuna dan lereng Gunung Arjuno. Dari rute itu, lalu peserta diarahkan menuju ke timur menuju wilayah Desa Pandanrejo.</p>



<p>Kemudian, dari Desa Pandanrejo mereka akan kembali ke Balai Kota Among Tani sebagai titik finishnya. Dan, sebagai daya tarik, di Coban Talun disiapkan tanjakan berhadiah bagi para riders profesional yang bisa melewatinya.</p>



<p>&#8220;Kami menyiapkan puluhan door prize. Mulai dari satu unit Mobil Ayla, tiga unit motor trail, tiga unit motor matic, paket umrah dan uang tunai Rp 1 juta. Jika ditotal nilai hadiah seluruhnya Rp 300 juta,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200985</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ramaikan Kembali Pasar Pon Trenggalek yang Sepi Pengunjung, Ini Strategi Bupati Arifin</title>
		<link>https://memontum.com/ramaikan-kembali-pasar-pon-trenggalek-yang-sepi-pengunjung-ini-strategi-bupati-arifin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[ramaikan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, beserta jajaran ajak para pedagang Pasar Pon ngobrol santai bareng. Ini dilakukan, dalam rangka menindaklanjuti keluhan pedagang yang sepi pembeli dan wacana Pasar Tumpah untuk meramaikan kembali pasar. Duduk bersama di lokasi pasar, Bupati Arifin berharap bisa dapat mengenali berbagai masalah yang menyebabkan pasar ini sepi. Termasuk, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, beserta jajaran ajak para pedagang Pasar Pon ngobrol santai bareng. Ini dilakukan, dalam rangka menindaklanjuti keluhan pedagang yang sepi pembeli dan wacana Pasar Tumpah untuk meramaikan kembali pasar.</p>



<p>Duduk bersama di lokasi pasar, Bupati Arifin berharap bisa dapat mengenali berbagai masalah yang menyebabkan pasar ini sepi. Termasuk, menampung saran masukan untuk mencari jalan solusi permasalahan tersebut. Banyak saran masukan dari berbagai pihak, untuk kembali meramaikan pasar ini. Salah satunya, mengenai parkir berbayar yang dinilai membuat pembeli enggan masuk pasar.</p>



<p>Kemudian, akses masuk yang minim diharapkan bisa di evaluasi. Pedagang minta ada akses keluar masuk dari segala arah seperti konsep Pasar Pon dahulu. Di luar itu, permintaan penggabungan kembali Pasar Pon dan Pasar Basah menjadi satu untuk meramaikan kembali Pasar Pon.</p>



<p>&#8220;Ini masih ikhtiar, yang dalam jangka waktu pendek kita bersepakat menggelar apa yang namanya Pasar Pon Tumpah di setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu,&#8221; kata Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Selasa (26/09/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan suami Novita Hardiny ini, nantinya pedagang-pedagang yang ada di dalam area Pasar Pon, akan bergabung dengan teman-teman yang selama ini sudah meramaikan Pasar Pon, untuk membuka lapaknya di luar pasar. Sehingga, harapannya bisa memperkenalkan produk dagangan mereka dan terakses oleh masyarakat lebih baik.</p>



<p>Menurut pedagang, terpisahnya pasar kering dan basah menjadikan pasar ini serasa tidak lengkap. Ditambah, banyak kios yang tutup sehingga pasar ini terlihat semakin sepi.</p>



<p>&#8220;Penggabungan pasar basar dan kering perlu diperhitungkan matang-matang. Karena jumlah kios di pasar basah lebih dari 400 kios menjadikan penataan ulang bila kedua pasar ini nantinya digabungkan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk itu, paparnya, sebelum menginjak kepada penggabungan dicari dahulu solusi-solusi terbaik. Paguyuban pedagang juga meminta waktu, untuk membicarakan ini secara intern, sebelum solusi lanjut nanti diambil.</p>



<p>&#8220;Selanjutnya, kita akan menggratiskan parkir selama tiga bulan ini untuk masa percobaan. Kita lihat nanti bagaimana antusiasme warga mulai bulan Oktober sampai Desember kita akan gratiskan parkir. Dan pintu masuk mulai besok atau Minggu depan akan dibuka empat sisi dari Utara, Selatan, kemudian Barat dan Timur,&#8221; tutur Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Sedangkan strategi untuk jangka menengah, sambung Mas Ipin, salah satunya fasilitas yang akan ditambah. Nanti tangga untuk lantai 2 juga disediakan dari luar. Kemudian juga wacana terkait penggabungan antara pasar kering dan pasar basah. Tapi itu diskusinya harus melibatkan semua paguyuban. Karena itu nanti berkonsekuensi penataan ulang pasar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pengembalian lapak menjadi salah satu ultimatum juga, lanjutnya, karena kalau masuk ke pasar terus banyak yang tutup itu menjadi beban yang lain. Kasihan yang buka, kesannya pasarnya sepi bahkan pasarnya tidak lengkap.</p>



<p>&#8220;Banyak yang punya hak penempatan, itu tidak ditempati. Kalau memang para pedagang sudah merasa nyaman punya tempat baru lebih bagus lebih ramai, ya sudah yang di sini dikembalikan kepada pemerintah dan pemerintah nanti bisa pola bagaimana penempatannya yang baik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Disinggung soal sepinya pasar-pasar di tempat lain, Bupati Arifin enggan mengatakannya. Dirinya juga tidak mau membicarakan pasar-pasar yang lain, karena banyak juga faktor yang ramai tapi pasar yang dahulu jadi rujukan nasional seperti Pasar Tanah Abang dan sebagainya juga banyak yang tutup.</p>



<p>&#8220;Mungkin di Kabupaten Trenggalek, karena kita belum mencoba beberapa terobosan yang tadi kita bahas. Nanti kita coba dulu, ini juga catatan kepada teman-teman lain dan juga para camat dan juga dinas terkait di pasar-pasar daerah yang lain kita juga ingin lihat,&#8221; ujar Bupati Arifin.</p>



<p>Seperti yang diketahui di Trenggalek ini, investasi sudah meningkat sudah melampaui target. Hampir mencapai Rp 450 miliar. Artinya, ekonomi bergerak. Tapi wajah ekonomi yang berupa pasar ini belum semua tempat, memperlihatkan kondisi yang baik, yang ramai dikunjungi warga. Hal ini yang akan coba dipulihkan.</p>



<p>Masih kata Bupati Arifin, penjualan secara online juga menjadi salah satu pembahasan kali ini. Meskipun bukan top tiga prioritas, tadi bersama paguyuban pedagang terpilih tiga isu prioritas. Namun di luar isu itu, selain penggabungan dengan pasar basah, kemudian akses parkir dan juga penambahan fasilitas, salah satunya yang juga dibahas adalah masalah online.</p>



<p>&#8220;Mereka minta free wifi di sini, kemudian Dinas terkait sedang mengakurasi para pedagang yang melek media sosial. Itu nanti akan kita beri pelatihan untuk bisa life di Tiktok, Shopee dan segala macem. Termasuk juga membuka toko online nya. Jadi biar pasarnya nanti juga bisa hybrid,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait penggabungan dengan pasar basah, kendala pertama adalah di pasar itu terdapat 419 pedagang. Jika harus digabungkan, apakah akan cukup tempatnya. Kalau dimasukkan sebagian, keadilannya nanti seperti apa? Atau mungkin juga ada opsi yang dibawa kesini nanti dagangannya bukan pedagangnya.</p>



<p>Pedagangnya tetap di sana sebagai sumbernya. Dan yang disini, itu nanti akan ditata seperti Hypermart. Jadi disediakan seperti lemari pendingin, khusus ikan, khusus daging. Kemudian khusus ayam, untuk yang lain-lain disediakan seperti swalayan, disediakan kasir dan sebagainya. Ini opsi-opsi yang perlu dibicarakan dengan paguyuban dengan waktu kurang lebih dua minggu.</p>



<p>&#8220;Kalau Pasar Pon jualan dagangan basah, saya nanti juga menanyakan, nanti pasar basah terimbas atau enggak. Nanti jadi sepi, atau seperti apa? Kan semuanya harus kita pikirkan dari sisi keadilannya,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198835</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
