<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rampok &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rampok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 16:20:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rampok &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bersenjatakan Clurit Rampas Motor, Dua Rampok Wagir Dibekuk Polsek Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/bersenjatakan-clurit-rampas-motor-dua-rampok-wagir-dibekuk-polsek-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjatakan]]></category>
		<category><![CDATA[clurit]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek]]></category>
		<category><![CDATA[rampas]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226154</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua pelaku begal yakni MA alias Mawan (26) dan RCS (25), keduanya warga kawasan Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, berhasil diringkus petugas Polsek Kedungkandang. Keduanya adalah pelaku perampokan yang telah merampas motor Mio di kawasan belakang Kantor BPBD Kota Malang, Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada 4 Mei [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua pelaku begal yakni MA alias Mawan (26) dan RCS (25), keduanya warga kawasan Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, berhasil diringkus petugas Polsek Kedungkandang. Keduanya adalah pelaku perampokan yang telah merampas motor Mio di kawasan belakang Kantor BPBD Kota Malang, Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada 4 Mei 2025 sekitar pukul 01.00.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono melalui Plh Kapolsek Kedungkandang, AKP Sugeng Iryanto, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika korban berinisial HNM (19), warga Jalan KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sedang bersama temannya sedang nongkrong di sekitar lokasi kejadian. &#8220;Korban dan dua temannya baru saja pulang dari melihat Bantengan di Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang. Tidak lama kemudian, muncul kedua pelaku mengendarai motor dan bersenjatakan clurit,&#8221; ujar AKP Sugeng, Senin (22/09/2025) tadi.</p>



<p>Melihat kebringasan pelaku, kedua teman korban memilih untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, korban masih mencoba mempertahankan motor Mio miliknya.</p>



<p>Namun saat itu, tangan kanannya malah terkena sabetan clurit. Saat itulah, motor Mio miliknya berhasil dirampas oleh kedua pelaku.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengetahui identitas para pelaku.</p>



<p>&#8220;Pelaku MA berhasil kami tangkap di Wagir pada 7 September 2025. Kami kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap RCS di rumahnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Petugas kemudian melakukan pengembangan, termasuk mencari barang bukti. Namun keduanya mengaku kalau motor Mio hasil rampasan telah dijual seharga Rp 2,5 juta kepada orang tak dikenal.</p>



<p>&#8220;Kedua tersangka kami kenakan Pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan. Untuk barang bukti clurit dan motor Jupiter MX yang dipakai pelaku sebagai sarana sudah kami amankan. Sedangkan untuk motor korban masih dalam pencarian. Saat ini kami masih melakukan pengembangan,&#8221; tegas AKP Sugeng. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226154</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Bersenjata Celurit Beraksi di Siang Bolong dan Satroni Toko Emas di Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-bersenjata-celurit-beraksi-di-siang-bolong-dan-satroni-toko-emas-di-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[bolong]]></category>
		<category><![CDATA[celurit]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[satroni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223192</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Toko Emas Singaraja di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Tompokersan, Kabupaten Lumajang, disatroni sedikitnya empat rampok bersenjatakan celurit, Jumat (20/06/2025) tadi. Dalam aksinya itu, sejumlah pelaku berhasil membawa kabur beberapa perhiasan yang terpajang di etalase toko. Salah satu saksi mata berinisial HJ, mengatakan bahwa saat kejadian, dirinya sedang berada di sekitar lokasi. Sementara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Toko Emas Singaraja di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Tompokersan, Kabupaten Lumajang, disatroni sedikitnya empat rampok bersenjatakan celurit, Jumat (20/06/2025) tadi. Dalam aksinya itu, sejumlah pelaku berhasil membawa kabur beberapa perhiasan yang terpajang di etalase toko.</p>



<p>Salah satu saksi mata berinisial HJ, mengatakan bahwa saat kejadian, dirinya sedang berada di sekitar lokasi. Sementara kawanan pelaku, dalam aksinya juga sempat menodongkan celurit.</p>



<p>&#8220;Pemilik toko emas sempat ditodong dengan senjata tajam jenis celurit. Kemudian anak korban keluar dan sempat memegang pelaku. Akan tetapi dilepaskan lagi, karena ditodong dengan senjata tajam,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Bahkan saat itu, HJ sempat melakukan pemukulan terhadap pelaku, yang saat itu berhasil dipegang. Namun, pelaku akhirnya berhasil lepas setelah menghunuskan sebilah celurit. &#8220;Beberapa orang yang ingin membantu juga memilih mundur, karena pelaku mengacungkan celurit. Pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa hasil jarahannya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai kejadian, kata HJ, barang yang tertinggal di tempat kejadian ditemukan martil, yang digunakan untuk memecah kaca etalase toko perhiasan emas. Sementara berdasarkan pengamatan sekilas, pelaku berjumlah empat orang dengan memakai helm dan menggunakan masker penutup wajah.</p>



<p>&#8220;Pelaku empat orang berhasil kabur dengan memakai helm dan penutup wajah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Polres Lumajang sendiri, usai kejadian langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, saat dikonfirmasi mengatakan masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan yang meresahkan masyarakat tersebut.</p>



<p>&#8220;Masih penyelidikan, mohon doa masyarakat Lumajang,&#8221; terangnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (20/06/2025) malam. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223192</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Uang Kakek Senilai Rp 14 Juta dari Kerja Buruh Tani di Trenggalek, Warga Jember Ditangkap</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-uang-kakek-senilai-rp-14-juta-dari-kerja-buruh-tani-di-trenggalek-warga-jember-ditangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[senilai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212594</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Seorang pelaku berinisial MS (46), warga Dusun Krajan, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dibekuk petugas Satreskrim Polres Trenggalek. Tersangka ditangkap petugas, karena diduga telah melakukan aksi perampokan alias pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap seorang kakek di Trenggalek. Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin, mengatakan jika dalam aksi perampokan itu korbannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Seorang pelaku berinisial MS (46), warga Dusun Krajan, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dibekuk petugas Satreskrim Polres Trenggalek. Tersangka ditangkap petugas, karena diduga telah melakukan aksi perampokan alias pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap seorang kakek di Trenggalek.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin, mengatakan jika dalam aksi perampokan itu korbannya adalah Kholis (82). Saat itu, diketahui korban hendak membeli jamu di toko langganannya. Naas, belum sempat mendapatkan apa yang ingin dibeli, kakek Kholis didatangi pelaku MS dan dipaksa masuk ke dalam mobil.</p>



<p>&#8220;Kejadian itu berawal pada Sabtu (20/07/2024) sekitar pukul 07.00. Saat itu, korban akan membeli jamu di Ruko Lingkungan Jagalan, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek. Tiba-tiba, korban ditarik oleh pelaku dan dipaksa untuk masuk ke dalam mobil,&#8221; ujarnya, Senin (05/08/2024) tadi.</p>



<p>Diketahui, saat itu ada tiga orang pelaku di dalam mobil. Saat di dalam mobil, mulut korban langsung dibungkam dan uang miliknya diambil. Tangan korban pun dipegang dan tas berisi uang Rp 14 juta milik korban, ditarik paksa oleh para pelaku.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Setelah berhasil mengambil uang milik korban, kemudian korban diturunkan di tepi jalan daerah Cengkong Desa Tamanan, Kabupaten Trenggalek. Akibat dari kekerasan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka di bagian sekitar hidung,&#8221; terang AKP Zainul.</p>



<p>Dari hasil pemeriksaan, tambahnya, diketahui bahwa korban sehari-harinya bekerja memungut hasil pertanian atau ladang. Korban menjelaskan, bahwa uang tersebut selalu dibawa karena takut jika ditinggal di rumah.</p>



<p>Dari keterangan korban, paparnya, petugas pun langsung melakukan pengembangan. Hingga akhirnya, seorang tersangka berinisial MS berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Jember. Sementara dua pelaku lain, masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>



<p>&#8220;Adapun beberapa barang bukti yang berhasil kita amankan, diantaranya tas dan kemeja lengan panjang warna hitam dari korban. 1 unit mobil Wuling Confer warna abu-abu metalik Nopol N 1455 K beserta kunci kontaknya, 1 buah STNK mobil wuling confer warna abu-abu metalik warna hitam No Pol N 1455 K dengan Noka MK2AAAGA3NJ015811 dan L2B8MB2320221 dari saksi dan 1 handphone serta jaket warna hitam dari pelaku,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, pelaku masih harus menjalani pemeriksaan petugas guna proses hukum lebih lanjut. &#8220;Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara,&#8221; tegas AKP Zainul. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212594</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Rampok Bersenjata Beraksi di Wotgalih Lumajang, Korban Dikalungi Celurit dan Gondol Harta</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-rampok-bersenjata-beraksi-di-wotgalih-lumajang-korban-dikalungi-celurit-dan-gondol-harta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[celurit]]></category>
		<category><![CDATA[dikalungi]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[wotgalih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210133</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kawanan pelaku perampokan dengan bersenjata celurit melancarkan aksinya di Dusun Meleman RT03 RW05, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Sabtu (01/06/2024) dini hari. Adalah warga biasa, yang dijadikan sasaran aksi kawanan pelaku. Menurut keterangan warga, Suhar, bahwa peristiwa perampokan itu menimpa keluarga Matholil (51). Sementara jumlah pelaku, diperkirakan berjumlah enam orang dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kawanan pelaku perampokan dengan bersenjata celurit melancarkan aksinya di Dusun Meleman RT03 RW05, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Sabtu (01/06/2024) dini hari. Adalah warga biasa, yang dijadikan sasaran aksi kawanan pelaku.</p>



<p>Menurut keterangan warga, Suhar, bahwa peristiwa perampokan itu menimpa keluarga Matholil (51). Sementara jumlah pelaku, diperkirakan berjumlah enam orang dengan memakai cadar dan bersenjata celurit.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya sebelum subuh, mas. Pelakunya menggunakan cadar,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Suhar, bahwa malam saat kejadian, korban seperti biasa tidur bersama istrinya. Kemudian, korban dikejutkan dengan seorang pelaku yang sudah ada di dalam kamar dan langsung menodongkan senjata tajam jenis celurit.</p>



<p>&#8220;Korban dikalungi celurit dan mereka minta sejumlah uang. Tidak tahu apa saja yang berhasil dibawa para perampok, tapi yang jelas ada sepeda motor jenis Vario diambil pelaku,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ahmad Rochim, ketika dikonfirmasi terkait kejadian perampokan di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, masih belum memberikan keterangan. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210133</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alfamart di Kraksaan Probolinggo Jadi Sasaran Rampok, Satu Karyawan Kena Sabetan Sajam</title>
		<link>https://memontum.com/alfamart-di-kraksaan-probolinggo-jadi-sasaran-rampok-satu-karyawan-kena-sabetan-sajam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Alfamart]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kraksaan,]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[sabetan]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209409</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Alfamart di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran aksi perampokan di siang bolong, Rabu (15/05/2024) tadi. Meskipun dalam aksi itu pelaku gagal membawa kabur barang jarahan, namun akibat peristiwa itu tangan kanan satu karyawan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam (Sajam) jenis pisau. Diperoleh informasi, aksi tersebut dilakukan pelaku seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Alfamart di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran aksi perampokan di siang bolong, Rabu (15/05/2024) tadi. Meskipun dalam aksi itu pelaku gagal membawa kabur barang jarahan, namun akibat peristiwa itu tangan kanan satu karyawan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam (Sajam) jenis pisau.</p>



<p>Diperoleh informasi, aksi tersebut dilakukan pelaku seorang diri dengan mengenakan jaket hitam dan bermasker. Sebelum melancarkan aksinya, pelaku sudah terlebih dahulu memantau situasi sekitar. Sementara modusnya, dengan berpura-pura membeli es tebu yang berada di dekat mini market tersebut.</p>



<p>Salah seorang warga sekitar, Imam Suryadi (43), mengatakan bahwa dirinya baru tahu jika Alfamart menjadi sasaran aksi, setelah ada keramaian. Dirinya sendiri, sebelum kejadian sempat melihat pelaku mondar mandir di depan Alfamart. Termasuk, pelaku sempat membeli es tebu milik saudaranya.</p>



<p>&#8220;Diduga saat situasi tengah sepi, pelaku langsung masuk dan menodong kasir dengan menggunakan pisau. Warga sekitar baru tahu kejadian itu, setelah karyawan di dalam teriak rampok. Pelakunya gemuk tinggi dan membawa pisau,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Warga setempat, lanjutnya, kemudian mencoba melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah Barat. &#8220;Mungkin di dalam sempat ada perlawanan. Karena, ada satu karyawan laki-laki luka di tangan kanan dan mungkin saat itu melawan rampoknya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Kraksaan, Kompol Sujianto, mengatakan jika pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sedangkan korban yang mengalami luka di bagian tangan kanan, sudah dilarikan ke RSUD Waluyojati Kraksaan.</p>



<p>&#8220;Ya, memang ada percobaan perampokan oleh satu orang pelaku. Pelaku melakukan aksinya dengan mengancam kasir, agar memasukkan uang ke dalam kantong plastik. Namun, ada customer yang masuk dan karyawan yang ada di dalam melakukan perlawanan. Pelaku kemudian melarikan diri. Tidak ada uang yang berhasil di bawa kabur,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sampai saat ini, karyawan Alfamart tersebut masih belum diketahui namanya. Namun, saat ini sudah menjalani perawatan madis di RSUD Waluyojati Kraksaan. &#8220;Kita masih mendalami kasus ini,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209409</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampas Motor dan HP, Tiga Kawanan Rampok Jalanan Dibekuk Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/rampas-motor-dan-hp-tiga-kawanan-rampok-jalanan-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[jalanan,]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[rampas]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208748</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tiga terduga pelaku kasus perampokan, Ivan Heriyanto (31), warga Jalan Ikan Piranha Atas, Kota Malang dan Kiki Nur Andayani (27) serta Syafrizal Choirul Rizki (18), keduanya merupakan warga Jalan Pulosari IV, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota. Ketiganya, diduga pelaku perampokan yang telah beraksi di Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tiga terduga pelaku kasus perampokan, Ivan Heriyanto (31), warga Jalan Ikan Piranha Atas, Kota Malang dan Kiki Nur Andayani (27) serta Syafrizal Choirul Rizki (18), keduanya merupakan warga Jalan Pulosari IV, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota. Ketiganya, diduga pelaku perampokan yang telah beraksi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (22/04/2024) malam.</p>



<p>Korbannya, adalah Dhani (24), asal Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan kekasihnya. Para pelaku selain memukuli Dhani, juga merampas motor Honda Beat miliknya. Tidak hanya itu, pelaku juga merampas HP Vivo Y01 milik kekasih korban.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengatakan bahwa sebelum kejadian, korban mengendarai motor Honda Beat menjemput pacarnya di Jalan Raya Karanglo. Usai menjemput, korban berencana perjalanan pulang dan dipepet oleh para tersangka.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 22.30, tersangka beraksi lalu mendatangi korban dan langsung membentak hingga memukul tanpa sebab,&#8221; ujarnya, Jumat (26/4/2024) tadi.</p>



<p>Saat itu, ujarnya, korban yang ketakutan dan hanya memilih diam serta menuruti perkataan tersangka. Apalagi, salah satu tersangka menodongnya dengan sebilah golok. Setelah itu, salah satu pelaku membonceng korban dan kekasihnya, mengendarai motornya menuju ke Jalan Ahmad Yani. Sementara pelaku lainnya, membawa sepeda motor korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sesampainya di Jalan Ahmad Yani, tersangka menghentikan motornya dan kembali membentak serta memukul korban serta kekasihnya. Saat itu, pelaku meminta kekasih korban menyerahkan ponselnya.</p>



<p>&#8220;Selanjutnya, para pelaku kabur usai mendapatkan sepeda motor Honda Beat milik korban dan HP Vivo Y01 milik kekasih korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Karena telah menjadi korban perampokan, peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Blimbing. Unit Reskrim Polsek Blimbing bersama Satreskrim Polresta Malang Kota kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menemukan keberadaan tersangka.</p>



<p>Ketiga tersangka, berhasil diamankan saat berada di sebuah rumah yang terletak di Jalan Sidomulyo Gang II, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Selasa (23/04/2024) siang.</p>



<p>&#8220;Saat ditangkap, mereka mengakui perbuatan tersebut. Ketiganya berikut barang bukti kami bawa ke Polresta Malang Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; jelasnya. Untuk hasil kejahatan, belum sempat dijual oleh para tersangka. Atas perbuatannya itu, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208748</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Driver Mobil Online Asal Sidoarjo Jadi Sasaran Rampok di Probolinggo, Modus Antar Disikat di Tengah Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/driver-mobil-online-asal-sidoarjo-jadi-sasaran-rampok-di-probolinggo-modus-antar-disikat-di-tengah-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 15:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[disikat]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[modus]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tak kenal kasihan. Kata itulah yang layak diberikan kepada kedua pelaku aksi perampokan terhadap sopir atau driver mobil online pengguna Aplikasi Grab, Agus Susanto (63) warga Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (21/07/2023) malam tadi. Bagaimana tidak, bermodus berpura-pura pesan layanan driver online minta antar ke Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Tak kenal kasihan. Kata itulah yang layak diberikan kepada kedua pelaku aksi perampokan terhadap sopir atau driver mobil online pengguna Aplikasi Grab, Agus Susanto (63) warga Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (21/07/2023) malam tadi.</p>



<p>Bagaimana tidak, bermodus berpura-pura pesan layanan driver online minta antar ke Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, kedua pelaku justru menyikat mobil Daihatsu Terios warna hitam bernopol W 1869 ZF, yang digunakan sarana mengantar oleh korban. Kejadian sendiri, dilakukan pelaku saat di tengah perjalanan atau di Jalan Gunung Batur, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.</p>



<p>Diceritakan Agus, peristiwa berawal saat dirinya mendapat pesanan penumpang dari Sidoarjo menuju ke Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Setelah sampai di lokasi tujuan, penumpang yang berjumlah dua pria itu tidak diterima oleh keluarganya. Dari situlah, pelaku kemudian berpura-pura ingin ikut kembali bersama driver online itu dengan tujuan arah ke Kota Probolinggo, untuk menjemput orderan korban.</p>



<p>&#8220;Mereka berdua kemudian ingin ikut dengan alasan diantar sekalian ke arah Selatan (satu arah, red). Sampai di dekat kuburan atau tempat sepi, seorang penumpang minta berhenti. Saya yang tidak curiga, kemudian ikut keluar dan saat itulah seorang pelaku menyiram mata saya dengan air yang membuat mata langsung perih,&#8221; kata Agus di Polsek Kademangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai menyiram matanya, papar pria tua itu, dirinya tetap berusaha untuk mempertahankan mobil yang digunakan. Hanya saja, karena kalah jumlah dan kondisi mata perih, dirinya hanya bisa berteriak meminta tolong seraya mencoba mencoba mencoba mempertahankan mobil.</p>



<p>Teriakan itulah, siapa sangka justru mengundang reaksi warga. Meskipun, kendaraan yang digunakan untuk mencari rezeki, berhasil dibawa kabur dua pelaku.</p>



<p>&#8220;Saya cuma dengar teriakan maling saja waktu itu. Saya tidak berani keluar, karena waktu itu saya sendirian di rumah. Ini ada dua pasang sandal yang ditemukan di sekitar kejadian&#8221; kata seorang warga setempat, Suwarno, yang kemudian menolong dan membawa korban ke Polsek.</p>



<p>Saat itu, tambahnya, korban sempat terseret mobil yang berusaha dibawa kabur pelaku. Hingga kemudian, terjepit ke pagar kuburan dan kemudian mendapatkan pertolongan dari warga. Sementara dua pelaku, kabur ke arah Lumajang.</p>



<p>Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban. Termasuk, mencoba melakukan olah perkara di lokasi kejadian. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Rampok Rumah Bendahara Desa Sebelumnya Berhasil Gondol Motor Warga Krejengan</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-rampok-rumah-bendahara-desa-sebelumnya-berhasil-gondol-motor-warga-krejengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bendahara]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[krejengan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[sebelumnya]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191246</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Lima Kawanan pelaku perampokan di rumah bendahara desa yakni Abdillah (36) warga Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, siapa sangka ternyata juga melakukan aksi serupa di rumah warga lainnya. Bahkan, dalam kejadian yang berlangsung Minggu dini hari itu, kawanan pelaku berhasil dengan mulus menggondol satu unit motor. Adalah rumah milik Musrifah warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Probolinggo</strong> &#8211; Lima Kawanan pelaku perampokan di rumah bendahara desa yakni Abdillah (36) warga Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten <a href="https://probolinggo.memontum.com">Probolinggo</a>, siapa sangka ternyata juga melakukan aksi serupa di rumah warga lainnya. Bahkan, dalam kejadian yang berlangsung Minggu dini hari itu, kawanan pelaku berhasil dengan mulus menggondol satu unit motor.</p>



<p>Adalah rumah milik Musrifah warga Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, yang dijadikan sasaran aksi kawanan pelaku. Dalam kejadian itu, korban yang menempati rumah bersama anaknya, tidak sampai terbangun. Sebaliknya, baru mengetahui nasib apes tersebut di pagi harinya. Korban harus merelakan motor Yamaha Jupiter MX, karena amblas dari dalam rumah.</p>



<p>Kapolsek Krejengan, Iptu Marudji, mengatakan bahwa kawanan pelaku sebelum beraksi di rumah Abdilla, diduga juga telah berhasil mencuri sepeda motor milik tetangganya. Dugaan itu sangat kuat, karena kejadian berlangsung di waktu yang sama. Sementara, jarak antara rumah Abdilla dengan Musrifah, hanya sekitar 25 meter.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Sebelum melakukan pencurian dan kekerasan di rumah korban Abdillah, pelaku mencuri sepeda motor tetangga sebelah korban. Kebetulan, Musrifah hanya tinggal bersama anaknya. Sedangkan suaminya, kerja ke luar kota,&#8221; terang Kapolsek, Minggu (18/06/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kejadian itu, tambahnya, korban Musrifah hanya mengalami kerugian sepeda motor. Sementara barang lain, aman dari aksi pelaku. Korban juga tidak sampai menjadi sasaran penganiayaan.</p>



<p>&#8220;Barang yang hilang di lokasi pertama (Musrifah, red) hanya sepeda motor,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, terkait aksi perampokan di rumah Abdilla, Kapolsek menerangkan, untuk sementara barang yang hilang adalah HP merk Vivo. Sedangkan dua motor yang hendak dijadikan sasaran pelaku, urung dibawa kabur. Untuk korban sendiri, mengalami luka di bagian tangan kiri dan patah tulang.</p>



<p>&#8220;Dua motor korban urung dibawa kabur pelaku. Namun, korban mengalami patah tulang kiri,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sekedar informasi, terkait luka yang dialami korban, juga telah selesai dilakukan operasi patah tulang dibagian tangan kirinya di RSUD Waluyojati.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191246</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawanan Rampok Satroni Rumah Bendahara Desa di Probolinggo, Korban Dihajar Balok dan Ibu Dilempar Batu</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-rampok-satroni-rumah-bendahara-desa-di-probolinggo-korban-dihajar-balok-dan-ibu-dilempar-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[balok]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bendahara]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar]]></category>
		<category><![CDATA[dilempar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[satroni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Aksi perampokan menggegerkan wilayah Dusun Klekean, Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) dini hari. Adalah rumah milik Bendahara Desa yakni Abdilla (36), yang menjadi sasaran aksi kawanan pelaku yang diperkirakan sekitar lima orang. Akibat kejadian itu, korban harus menjalani perawatan karena luka serius di bagian lengan kiri dan kepala. Beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Probolinggo</strong> &#8211; Aksi perampokan menggegerkan wilayah Dusun Klekean, Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten <a href="https://probolinggo.memontum.com">Probolinggo</a>, Minggu (18/06/2023) dini hari. Adalah rumah milik Bendahara Desa yakni Abdilla (36), yang menjadi sasaran aksi kawanan pelaku yang diperkirakan sekitar lima orang.</p>



<p>Akibat kejadian itu, korban harus menjalani perawatan karena luka serius di bagian lengan kiri dan kepala. Beberapa luka itu, akibat hantaman kayu balok ke arah korban. Sementara ibu korban, pun tidak luput jadi sasaran aksi lekat pelaku, yakni dilempar batu bata.</p>



<p>Diperoleh keterangan dari tetangga korban, Sutrisno, bahwa kejadian itu baru disadari korban, ketika ibu dini hari tiba-tiba terbangun. Saat bangun dan keluar kamar itulah, saksi dibuat terkejut mendapati dua orang tidak dikenal sudah ada di dalam rumahnya dan hendak membawa dua motor anaknya (Abdilla). Kontan saja, saksi langsung berteriak. Sementara di dalam rumah itu, hanya ada saksi, korban dan anaknya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Rampok Satroni Rumah Bendahara Desa, Korban Dihajar Balok dan Ibu Dilempar Batu" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/E5PuhqzefDQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Ibunya dahulu yang terbangun. Kemudian, dua pelaku yang didalam langsung melemparnya dengan batu,&#8221; kata tetangga korban.</p>



<p>Mendengar teriakan dan suara gaduh, spontan korban pun langsung keluar kamar. Namun, siapa sangka kehadiran korban justru sudah ditunggu dua pelaku yang sudah di dalam hendak membawa kabur motor. Tak ayal, korban pun langsung dihajar dengan balok kayu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Itu Dil (nama panggilan korban Abdillah, red) yang di pukul sama balok oleh pelaku. Sempat berteriak maling, tapi warga tidak ada yang berani keluar membantu, karena di luar rumah korban ada tiga orang (pelaku, red) yang berjaga-jaga,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Krejengan, Iptu Marudji, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan kejadian itu dari Kepala Desa (Kades) setempat bahwa telah terjadi pencurian dengan penganiayaan dan kekerasan. Petugas yang berada di kantor, pun mendatangi lokasi sekaligus mengantarkan korban ke RSUD Waluyojati.</p>



<p>&#8220;Pihak kami menerima laporan awal itu mengenai kekerasan. Jadi, petugas yang di kantor langsung menuju lokasi,&#8221; katanya.</p>



<p>Dari hasil olah TKP sementara, paparnya, untuk sepeda motor korban urung dibawa kabur pelaku. Sebaliknya, hanya HP. &#8220;Paginya itu ke TKP ternyata setelah olah TKP, ditemukan beberapa bukti dan satu HP milik korban dibawa kabur oleh pelaku,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sampai saat ini, kondisi korban dirawat dirumah sakit Waluyojati. Korban dikabarkan mengalami patah tulang dibagian lengan korban. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191230</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
