<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rancang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rancang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Feb 2025 15:41:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rancang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Intensifkan Penurunan Anak Tidak Sekolah, Pj Wali Kota Malang Rancang Program Motivasi</title>
		<link>https://memontum.com/intensifkan-penurunan-anak-tidak-sekolah-pj-wali-kota-malang-rancang-program-motivasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[intensifkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[penurunan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[rancang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219040</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, terus mengintensifkan upaya penurunan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Malang. Selain langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Satgas Penanganan ATS, kini tengah merancang program pemberian motivasi agar anak-anak kembali bersemangat untuk bersekolah. Berdasarkan laporan Satgas PATS, jumlah ATS di Kota Malang per Januari 2025 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, terus mengintensifkan upaya penurunan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Malang. Selain langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Satgas Penanganan ATS, kini tengah merancang program pemberian motivasi agar anak-anak kembali bersemangat untuk bersekolah.</p>



<p>Berdasarkan laporan Satgas PATS, jumlah ATS di Kota Malang per Januari 2025 turun menjadi 3.406 anak, dibandingkan pada September 2024 sekitar 5.534 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.125 anak telah terverifikasi alasan mereka tidak bersekolah, dengan faktor utama karena harus bekerja.</p>



<p>&#8220;Ini menjadi perhatian saya untuk terus bergerak dalam penanganan ATS. Saya mengapresiasi progres signifikan yang telah dicapai berkat kerja keras semua pihak. Namun, tantangan terbesar bukan hanya mengembalikan anak-anak ke sekolah, tetapi juga memastikan mereka tetap termotivasi agar menyelesaikan pendidikan dengan baik,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan dalam Rapat Koordinasi Anak Putus Sekolah di Balai Kota Malang, Kamis (06/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Wali Kota Iwan juga menekankan, bahwa program motivasi ini akan mencakup dukungan psikososial serta penciptaan lingkungan yang kondusif bagi ATS. Pihaknya berencana membentuk forum motivasi yang melibatkan ATS, keluarga, serta narasumber inspiratif, termasuk ATS yang telah kembali bersekolah.</p>



<p>&#8220;Forum ini akan menghadirkan tokoh-tokoh sukses yang bisa memberikan inspirasi bagi anak-anak. Saya bahkan berencana mengundang narasumber dari tingkat menteri untuk berbagi pengalaman,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Pj Wali Kota Iwan berharap, melalui program tersebut nantinya dapat menjadi intervensi jangka panjang dalam penanganan ATS, yang bersifat ajeg dan berkelanjutan. &#8220;Pendidikan adalah investasi masa depan. Saya ingin memastikan anak-anak kita memiliki motivasi dan kesempatan untuk meraih cita-cita mereka,&#8221; imbuh Pj Wali Kota Iwan. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219040</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bappenas Rancang Bali sebagai Pusat Kedirgantaraan Wilayah Indonesia Timur</title>
		<link>https://memontum.com/bappenas-rancang-bali-sebagai-pusat-kedirgantaraan-wilayah-indonesia-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kedirgantaraan]]></category>
		<category><![CDATA[rancang]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bali &#8211; Kementerian PPN/Bappenas merancang Bali, khususnya Bali Utara atau Buleleng sebagai hub atau pusatnya kedirgantaraan untuk wilayah Indonesia Timur. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Ekonomi Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti, di sela kunjungan ke pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia. “Dengan mengembangkan ekosistem industri kedirgantaraan di Bali Utara, ini salah satu cara kita membangun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bali</strong> &#8211; Kementerian PPN/Bappenas merancang Bali, khususnya Bali Utara atau Buleleng sebagai hub atau pusatnya kedirgantaraan untuk wilayah Indonesia Timur. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Ekonomi Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti, di sela kunjungan ke pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia.</p>



<p>“Dengan mengembangkan ekosistem industri kedirgantaraan di Bali Utara, ini salah satu cara kita membangun hub untuk Indonesia Timur,” katanya di Kabupaten Badung, Sabtu (21/09/2024) tadi.</p>



<p>Selain itu, dengan dilakukannya pengembangan industri kedirgantaraan di Kabupaten Buleleng, maka ketimpangan antara Bali Utara dengan Bali Selatan dapat menurun. “Ini untuk membangun sumber perekonomian dan mengapa kita katakan ekosistem kedirgantaraan karena kita tidak hanya berbicara mengenai pesawatnya tetapi termasuk pusat pelatihan, MRO, dan ekosistem lain yang akan dibangun,” ungkap Amilia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk menjadikan Bali sebagai pusat kedirgantaraan, Bappenas menggerakkan berbagai sektor yang dapat membangun ekosistemnya.</p>



<p>Di Bali International Airshow sendiri, Amilia tidak hanya melihat N219, namun juga beragam perjanjian kerja sama. Seperti, antara PT Dirgantara Indonesia dengan Bali International Flight Academy (BIFA), yang akan bekerja sama untuk kegiatan pelatihan kedirgantaraan (aviation training). Selain itu, juga dengan PT Mulya Sejahtera Technology (MS Tech) untuk kerja sama pembangunan fasilitas MRO pesawat terbang, dan PT Nusantara Turbin &amp; Propulsi (PT NTP) untuk kerja sama pembangunan fasilitas MRO engine dan propulsion.</p>



<p>“Nantinya dengan kita membangun ekosistem kedirgantaraan semua sektor akan bergerak dan kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru, dengan lapangan pekerjaan yang berkualitas sekaligus kita bisa mendorong perkembangan pariwisata di Bali Utara,” tambahnya.</p>



<p>Selain N219, Bappenas turut mendorong pengembangan N219 amfibi di Bali, sehingga semakin mampu memenuhi kebutuhan pasar. <strong>(ant/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rancang Arah Pembangunan Kota 20 Tahun ke Depan, Pemkot Batu Gelar Forum Konsultasi Publik</title>
		<link>https://memontum.com/rancang-arah-pembangunan-kota-20-tahun-ke-depan-pemkot-batu-gelar-forum-konsultasi-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[depan,]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[rancang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk mulai menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Batu tahun 2025-2045, di salah satu hotel Kota Batu, Rabu (13/12/2023) tadi. Kegiatan tersebut dilakukan, sebagai langkah awal Pemkot Batu untuk merancang arah pembangunan kota hingga 20 tahun ke depan. Pj Wali Kota Batu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk mulai menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Batu tahun 2025-2045, di salah satu hotel Kota Batu, Rabu (13/12/2023) tadi. Kegiatan tersebut dilakukan, sebagai langkah awal Pemkot Batu untuk merancang arah pembangunan kota hingga 20 tahun ke depan.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa Kota Batu adalah kota pariwisata. Dimana, konsep pariwisatanya harus jelas dan apa yang harus dikembangkan.</p>



<p>&#8220;Banyak masukan melalui kritik dan saran dari berbagai pihak. Kritik dan saran yang memberikan pandangan kepada kami. Bagaimana Kota Batu ke depannya,&#8221; terangnya, Rabu (13/12/2023) tadi.</p>



<p>Dalam RPJPD 2025-2045, Pj Wali Kota berkeinginan agar arah pembangunan Kota Batu mengedepankan kondisi lingkungan yang harus tetap terjaga. Namun, arah pembangunan tetap harus berjalan. &#8220;Artinya, pembangunan bukan hanya soal pembangunan fisik. Tapi, pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga harus dibangun. Di sinilah pondasi harus dikuatkan. Karena yang kami tuju adalah bagaimana terwujudnya Indonesia emas 2045, khususnya di Kota Batu,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya berharap, 20 tahun ke depan melalui RPJPD Kota Batu tahun 2025-2045 yang sudah dikonsep ini, bisa linear dengan yang sudah dikonsep Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat.</p>



<p>Disinggung terkait bagaimana perkembangan Kota Batu ke depannya, Pj Wali Kota Aries mengatakan akan melalui tiga sektor unggulan yakni pariwisata, pertanian dan UMKM. &#8220;Tiga sektor ini harus dikuatkan terus. Jangan berlari ke sana kemari tanpa tujuan jelas. Kalau ada pariwisata berat, ada sektor UMKM. Kalau ada pariwisata, berarti ada sektor pertanian. Tiga sektor ini saling terkait satu sama lain, dengan tujuan yang sama tentang pengembangan ekonomi masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Hadir dalam kegiatan ini, sejumlah jajaran Forkopimda Kota Batu, Kepala SKPD dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Forum tersebut dilaksanakan, sesuai dengan Permendagri No 86 tahun 2017 yang mengatur tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Momen Idul Adha, Ratusan Santri Ponpes Bani Rancang Probolinggo Nyate Panjang hingga 100 Meter</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-momen-idul-adha-ratusan-santri-ponpes-bani-rancang-probolinggo-nyate-panjang-hingga-100-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 15:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[bani]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[meter]]></category>
		<category><![CDATA[momen]]></category>
		<category><![CDATA[nyate]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rancang]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192153</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Bani Rancang, Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, melakukan &#8216;Nyate panjang&#8217; secara bersama-sama Kamis (29/06/2023) malam. Momen tersebut digelar pengasuh Ponpes, karena di tahun sebelumnya atau saat Idul Adha, sempat vakum karena pandemi Covid-19. Istilah Nyate panjang sendiri, diambil karena proses pemanggangan daging hewan kurban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Bani Rancang, Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, melakukan &#8216;Nyate panjang&#8217; secara bersama-sama Kamis (29/06/2023) malam. Momen tersebut digelar pengasuh Ponpes, karena di tahun sebelumnya atau saat Idul Adha, sempat vakum karena pandemi Covid-19.</p>



<p>Istilah Nyate panjang sendiri, diambil karena proses pemanggangan daging hewan kurban yang dilakukan secara bersama-sama. Sehingga, tempat pemanggangan daging hewan kurban untuk santri, hingga memanjang sampai sekitar 100 meter.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Idul Adha, Ratusan Santri Ponpes Bani Rancang Probolinggo Gelar Nyate Panjang hingga 100 Meter" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/XKHiH_bmtnM?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Kegiatan ini sebenarnya bisa dikatakan rutin tiap tahun atau tiap Idul Adha. Hanya saja, tahun sebelumnya tidak bisa digelar karena pandemi. Karena, semoga tahun ini dan tahun depan, bisa terus berlangsung. Apalagi, kegiatan ini juga unik,&#8221; kata seorang santriwati, Siti Fatimah (18).</p>



<p>Prosesi Nyate panjang sendiri, dalam pelaksanaan itu diikuti sekitar 600 santri dan santriwati. Dimana, permasing-masing santri, mendapatkan empat tusuk sate untuk dipanggang atau dibakar. Yang kemudian, dari hasil pemanggangan bisa dimakan bersama-sama dengan menggunakan alas daun pisang yang memanjang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ada sekitar 600 santri yang terlibat. Persantri, itu masing-masing mendapat empat tusuk sate. Sehingga, jumlah sate yang dipanggang lumayan banyak,&#8221; tambah Siti.</p>



<p>Disinggung mengenai pelaksanaan, dirinya mengaku sangat senang. Meskipun, saat memanggang daging hewan kurban, tentunya sulit. Karena api untuk memanggang, jelas tidak sama.</p>



<p>&#8220;Kalau apinya kebesaran, jelasnya bisa gosong. Tapi kalau kekecilan, yang lama masaknya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengasuh Ponpes Bani Rancang, Mu&#8217;Tasimbillah, mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di pondok. Kegiatan sendiri, bertujuan untuk memberikan momen yang paling ditunggu oleh para santri, karena tidak diperbolehkan merayakan Hari Raya Idul Adha, di rumah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Karena saat Idul Adha itu tidak ada pulangan (santri pulang, red), jadi kami adakan kegiatan seperti ini untuk tetap mendapatkan momen bagaimana santri tetap bahagia dalam perayaan Hari Raya Idul Adha,&#8221; jelasnya. <strong>(nun/pix)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192153</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Layanan Masyarakat, Diskominfo Rancang Aplikasi Among Batu</title>
		<link>https://memontum.com/maksimalkan-layanan-masyarakat-diskominfo-rancang-aplikasi-among-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[maksimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[rancang]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191096</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat, Diskominfo Kota Batu merancang aplikasi Among Batu yang bisa didownload lewat Google play. Sedangkan, untuk merancang aplikasi ini, tidak membutuhkan anggaran karena tenaga ahlinya dari internal Pemkot Batu. Disampaikan Kepala Diskominfo Kota Batu, Onny Ardianto, bahwa aplikasi Among Batu menjadi salah satu komitmen Pemkot Batu dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat, Diskominfo Kota Batu merancang aplikasi Among Batu yang bisa didownload lewat Google play. Sedangkan, untuk merancang aplikasi ini, tidak membutuhkan anggaran karena tenaga ahlinya dari internal Pemkot Batu.</p>



<p>Disampaikan Kepala Diskominfo Kota Batu, Onny Ardianto, bahwa aplikasi Among Batu menjadi salah satu komitmen Pemkot Batu dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan juga menjadi ruang aspirasi bagi publik secara umum. &#8220;Untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat, kita membuat inovasi dengan merancang aplikasi Among Batu yang bisa didownload melalui Google play,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (16/06/2023) tadi.</p>



<p>Fitur dari aplikasi tersebut, tambahnya, dilengkapi informasi tempat wisata, produk lokal UMKM serta sektor pertanian setempat. &#8220;Jadi, tujuan keberadaan aplikasi Among Batu dalam satu genggaman smartphone dapat dijadikan panduan bagi masyarakat maupun wisatawan yang saat itu berada di Kota Batu. Disini, pengguna dapat dengan mudah mencari informasi tentang Kota Batu,&#8221; jelas Onny.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Lebih dari itu, menurutnya, aplikasi tersebut terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dan Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Serta, aplikasi Among Batu juga telah terkoneksi dengan layanan pemerintah. Diantaranya, Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik (Si Cantik), Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Sistem Informasi Pariwisata Pengembangan Ekonomi Kreatif (Sip Banget) Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, dengan adanya aplikasi ini masyarakat tidak perlu mendatangi lokasi. Cukup dengan menyampaikan lewat aplikasi. Mulai dari kritik dan saran,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, tegas Onny, untuk merancang desain aplikasi Among Batu ini dilakukan oleh tenaga ahli dari internal Pemkot Batu. Sehingga, tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk pembuatannya.</p>



<p>&#8220;Di sini tidak dianggarkan untuk pembuatan Aplikasi Among Batu. Karena, tenaga ahli mulai Desai dan teknologi dari internal Pemkot Batu,&#8221; paparnya.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191096</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
