<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rangkul &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rangkul/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Mar 2026 14:17:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rangkul &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dekopinda Jember Siap &#8216;Move On&#8217; dari Kesan Jadul dan Rangkul Anak Muda</title>
		<link>https://memontum.com/dekopinda-jember-siap-move-on-dari-kesan-jadul-dan-rangkul-anak-muda</link>
					<comments>https://memontum.com/dekopinda-jember-siap-move-on-dari-kesan-jadul-dan-rangkul-anak-muda#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[‘move]]></category>
		<category><![CDATA[dekopinda]]></category>
		<category><![CDATA[on]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230993</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melantik pengurus baru Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (13/03/2026) tadi. Momen ini, bukan sekadar seremoni biasa, tapi jadi sinyal kuat kalau dunia koperasi di Jember ingin segera bangun dari tidur panjangnya. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut baik semangat baru ini. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) melantik pengurus baru Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (13/03/2026) tadi. Momen ini, bukan sekadar seremoni biasa, tapi jadi sinyal kuat kalau dunia koperasi di Jember ingin segera bangun dari tidur panjangnya.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut baik semangat baru ini. Dirinya berharap, koperasi bisa jadi tulang punggung ekonomi Jember, termasuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>



<p>Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, juga memastikan pihaknya akan mendukung penuh regulasi yang bisa bikin koperasi makin tumbuh subur.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Dekopin, Bambang Haryadi, yang juga anggota DPR-RI ini punya tugas besar buat pengurus baru untuk kembalikan kepercayaan masyarakat. Menurutnya, selama ini orang Jember kalau dengar kata koperasi pasti langsung kepikiran pinjam uang. Padahal, potensinya jauh lebih luas dari itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Koperasi itu keren, di Eropa bahkan klub bola sekelas Barcelona saja dikelola lewat koperasi. Nah, di Jember kan ada Persid, siapa tahu ke depan Persid bisa dimiliki koperasi yang anggotanya para suporter sendiri,&#8221; ujar Bambang.</p>



<p>Ketua Dekopinda Jember yang baru, Ardi Pujo Prabowo, sudah menyiapkan strategi khusus tentang digitalisasi. Ardi sadar betul kalau koperasi harus bertransformasi jadi lebih modern jika ingin dilirik anak muda. “Kami akan rangkul kalangan muda yang sudah melek digital. Program kerja ke depan bakal fokus ke sana,” jelas Ardi. Tujuannya jelas, menghapus stigma kalau koperasi itu organisasi kuno atau &#8216;urusan orang tua&#8217; saja.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Jember, Sartini, menjelaskan posisi Dekopinda dan Dinas Koperasi. Singkatnya, Diskopum bertugas mengurus soal legalitas, aturan dan pengawasan. &#8220;Sementara itu, Dekopinda adalah mitra strategis yang fokus pada perjuangan hak-hak anggota dan menjaga jati diri koperasi itu sendiri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dengan sinergi ini, masyarakat Jember kini punya tumpuan baru untuk urusan ekonomi kerakyatan. Kalau dulu koperasi dianggap ketinggalan zaman, lewat pengurus baru ini, Jember siap membuktikan kalau koperasi adalah kunci ekonomi masa depan yang lebih merata. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dekopinda-jember-siap-move-on-dari-kesan-jadul-dan-rangkul-anak-muda/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230993</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Silaturahmi Ketum PSI, Kaesang Apresiasi Langkah Wali Kota Malang Rangkul Potensi Besar Anak Muda</title>
		<link>https://memontum.com/terima-silaturahmi-ketum-psi-kaesang-apresiasi-langkah-wali-kota-malang-rangkul-potensi-besar-anak-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Kaesang]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221417</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima kunjungan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, di Rumah Jabatan Wali Kota Malang, Jalan Ijen No 2, Jumat (25/04/2025) tadi. Pertemuan tersebut, berlangsung dalam suasana santai dan dalam ajang silaturahmi di momen Idul Fitri 2025. Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa tidak ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima kunjungan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, di Rumah Jabatan Wali Kota Malang, Jalan Ijen No 2, Jumat (25/04/2025) tadi. Pertemuan tersebut, berlangsung dalam suasana santai dan dalam ajang silaturahmi di momen Idul Fitri 2025.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa tidak ada agenda politik dalam pertemuan tersebut. Sebaliknya, kedatangan Ketum PSI Kaesang untuk memberikan dukungan terhadap kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota dalam memimpin Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Tidak ada sama sekali agenda politik, karena beliau hanya silaturahmi. Rombongan datang untuk mensupport (pemerintahan, red), itu saja,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga berdiskusi ringan mengenai program prioritas Pemerintah Kota Malang, khususnya yang berkaitan dengan anak muda. Salah satunya , adalah program 1.000 event yang mayoritas ditujukan untuk generasi muda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jumlah mahasiswa di Kota Malang hampir setara dengan jumlah penduduknya. Jadi, wajar kalau kami fokus ke anak muda dan Mas Kaesang juga dari kalangan itu, banyak hal yang kami diskusikan,” tambah Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dalam keterangannya juga menegaskan hal senada. Dirinya menyebut, kunjungan itu merupakan silaturahmi dalam rangka Idul Fitri, bukan kunjungan politik.</p>



<p>“Momennya pas setelah Idul Fitri. Alangkah baiknya silaturahmi, halal bihalal ke Pak Wali Kota. Tidak ada membahas politik sama sekali,” ujar Kaesang.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Wali Kota Wahyu, selama menjabat sebagai Wali Kota, termasuk sejak masih menjabat sebagai Penjabat (Pj). Kaesang berharap, kinerja Wahyu terus meningkat, terutama dalam merangkul potensi besar anak muda di Kota Malang.</p>



<p>“Saya rasa jauh lebih baik. Pak Wali Kota ini harus bisa menjadi bapaknya anak-anak muda di Kota Malang,” imbuh Kaesang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221417</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kembali Maju Cabup Pamekasan, Kiai Kholil Janjikan Rangkul semua Elemen Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/kembali-maju-cabup-pamekasan-kiai-kholil-janjikan-rangkul-semua-elemen-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[elemen]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[kholil]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Mantan Bupati Pamekasan Periode 2008-2012, Kiai Kholilurrahman, mengantarkan formulir pendaftaran Calon Bupati (Cabup) ke Kantor DPC Demokrat, di Jalan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Selasa (30/04/2024) tadi. Pada saat mengantarkan formulir, Kiai Kholilurrahman menyampaikan jika dalam mengantarkan formulir ini dirinya diantar oleh sejumlah elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan kembali maju pada Pilkada Pamekasan 2024. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Mantan Bupati Pamekasan Periode 2008-2012, Kiai Kholilurrahman, mengantarkan formulir pendaftaran Calon Bupati (Cabup) ke Kantor DPC Demokrat, di Jalan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Selasa (30/04/2024) tadi. Pada saat mengantarkan formulir, Kiai Kholilurrahman menyampaikan jika dalam mengantarkan formulir ini dirinya diantar oleh sejumlah elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan kembali maju pada Pilkada Pamekasan 2024.</p>



<p>&#8220;Kami diantar oleh berbagai elemen masyarakat. Dimulai remaja milenial, kawan-kawan yang menjadi anggota berbagai organisasi, sampai pada kawan-kawan guru ngaji. Mudah-mudahan ini menjadi petanda ketika kami sukses nanti, saya bisa merangkul semua elemen masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Kiai Kholilurrahman, masih banyak masyarakat yang belum berperan aktif pada sektor pembangunan. Faktornya, karena tidak diberi kesempatan dan di kesampingkan oleh pemerintah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ternyata masih banyak masyarakat kita yang tidak berperan aktif dalam pembangunan, karena tidak diberi kesempatan dan dikesampingkan. Sehingga, ke depan masyarakat yang dipinggirkan bisa kita tarik ketengah bersama-sama sekalian membangun Pamekasan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Disamping itu, Kiai Kholilurrahman mengatakan bahwasanya dirinya berharap mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat, dalam menghadapi Pilkada Pamekasan yang tinggal beberapa bulan. &#8220;Kita yakin dan optimis untuk berkontestasi dan menang pada Pilkada Pamekasan ini, dengan dukungan masyarakat dan rekomendasi Partai Demokrat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Dewan Kehormatan DPC Partai Demokrat Pamekasan, Kiai Fariduddin Tamim, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada empat nama yang sudah mengambil formulir pada DPC Demokrat Pamekasan. &#8220;Sudah ada empat nama yang mengambil formulir dan yang mengembalikan dua, termasuk salah satunya Kiai Kholilurrahman ini. Kami terima dan lakukan seleksi administrasi kemudian rekomendasi itu nanti ditentukan oleh DPP Partai Demokrat,&#8221; paparnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Founder Komunitas Pejuang Mimpi Rangkul Difabel Wujudkan Impian</title>
		<link>https://memontum.com/founder-komunitas-pejuang-mimpi-rangkul-difabel-wujudkan-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[founder]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203424</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi founder komunitas pejuang mimpi, Sri Rahayu, berkomitmen untuk memfasilitasi siapa saja yang mempunyai mimpi, walaupun memiliki keterbatasan. Termasuk, bagi para difabel. Saat ditemui, perempuan yang kerap disapa Sri, menyampaikan bahwa komunitas tersebut pada awalnya berdiri di bawah naungan komunitas online berbasis aplikasi, yaitu Orami Parenting. Itu berdiri, sudah sejak tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi founder komunitas pejuang mimpi, Sri Rahayu, berkomitmen untuk memfasilitasi siapa saja yang mempunyai mimpi, walaupun memiliki keterbatasan. Termasuk, bagi para difabel.</p>



<p>Saat ditemui, perempuan yang kerap disapa Sri, menyampaikan bahwa komunitas tersebut pada awalnya berdiri di bawah naungan komunitas online berbasis aplikasi, yaitu Orami Parenting. Itu berdiri, sudah sejak tahun 2020 lalu.</p>



<p>“Waktu itu, kami inginnya memfasilitasi semua yang mempunyai mimpi tapi punya keterbatasan. Nah, ibu-ibu inikan ada yang single parent, ada yang pejuang ekonomi keluarga, ada juga yang difabel. Mereka inilah yang kami maksud pejuang mimpi. Tapi, memang tidak semua orang itu bisa mewujudkan mimpinya. Karena ada keterbatasan, baik ekonomi, informasi maupun fisik,” jelas Sri, Sabtu (16/12/2023) tadi.</p>



<p>Padahal menurutnya, dengan berbagai keterbatasan yang ada itu, semua bisa untuk meraih mimpi. Namun, lanjutnya mampu mengenali apa yang ada dalam dirinya, seperti kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.</p>



<p>“Tentu untuk bisa mengenali siapa diri kita, kita butuh orang lain. Kemudian untuk bisa membantu teman-teman pejuang mimpi ini, butuh jembatan. Di sini lah kami hadir berkomitmen bagaimana caranya kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat dengan bergandeng tangan,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menceritakan, bahwa awal mula membuka komunitas tersebut dengan memulai kelas menulis, kelas memasak, kelas modeling, kelas musik, hingga kelas keterampilan. Itu dilakukan karena pihaknya melihat para tuna daksa tidak mempunyai keterbatasan dalam intelijennya.</p>



<p>“Di situ saya memberikan kelas menulis features dan ternyata mereka bisa. Kemudian kita adakan juga kelas memasak. Baru dari situ, saya berpikir kalau ini harus terstruktur. Saya harus benar-benar punya program. Maka kami mantapkan pejuang mimpi untuk mencapai visi misinya itu dengan berfokus di Kota Malang dulu karena kebetulan saya domisili kota,” tuturnya.</p>



<p>Di samping itu, berdirinya komunitas tersebut juga dilatarbelakangi karena pengalaman pribadinya dalam menghadapi keterbatasan fisik sang anak. Apalagi berbagai diagnosa yang disebutkan dokter, membuatnya merasa hancur.</p>



<p>“Anak saya Fz (maaf disamarkan, red), divonis lumpuh dan belum bisa berjalan di usia 3 tahun. Saat itu, saya berinisiatif untuk memasukkannya ke sekolah modeling. Dari situlah saya belajar bahwa di balik keterbatasan yang dimiliki, terdapat potensi yang tidak terduga. Dia bagi saya adalah guru yang mengajarkan saya bagaimana cara untuk sabar. Mengingatkan saya akan kebesaran Tuhan dan segala pelajaran kehidupan lainnya,” ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa Pejuang Mimpi bukan hanya sekadar komunitas semata. Namun,.juga menjadi cerminan akan kekuatan dalam keterbatasan. Saat ini, disebutkannya sudah lebih dari 50 anak difabel serta orang tua dan pemerhati yang terlibat aktif dalam komunitas tersebut.</p>



<p>“Dari situlah saya percaya bahwa tidak ada satu hal pun yang mustahil dan tidak ada keterbatasan yang mampu mengubur mimpi anak-anak ini. Makanya saya bangunlah pejuang mimpi ini,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203424</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangkul Komunitas Suzuki Carry, Kemenkominfo Gelar Diskusi Luring di Pantai Tunggul Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/rangkul-komunitas-suzuki-carry-kemenkominfo-gelar-diskusi-luring-di-pantai-tunggul-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carry,]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[Suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[tunggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195040</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Phising dan doxing bukan nama merek mobil yang bakal tren. Tetapi, jenis kejahatan yang kini marak di ruang digital, seiring berjubelnya jumlah warganet yang mengutip data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), yang mencapai 202 juta orang terakses internet pada 2022. ”Phising mengacu istilah Inggris, fishing atau memancing. Memancing data pribadi di ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lamongan</strong> &#8211; Phising dan doxing bukan nama merek mobil yang bakal tren. Tetapi, jenis kejahatan yang kini marak di ruang digital, seiring berjubelnya jumlah warganet yang mengutip data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), yang mencapai 202 juta orang terakses internet pada 2022.</p>



<p>”Phising mengacu istilah Inggris, fishing atau memancing. Memancing data pribadi di ruang digital. Bisa akun media sosial yang diretas, PIN atau password yang lemah dalam m-banking. Sehingga, bisa diretas kalau kita tergoda mengklik link yang ditawarkan. Jadi, harus dipahami jebakan mereka agar tidak menjadi korban,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnua, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Rilis disampaikan terkait rencana Kemenkominfo bekerja sama dengan komunitas Suzuki Carry Club Indonesia (SCCI) menyelenggarakan diskusi literasi digital di Lapangan Wisata Pantai Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Minggu (06/08/2023) besok mulai jam 09.00 WIB. &#8220;Diskusi luring (offline) ini dapat diikuti oleh semua kalangan secara gratis. Caranya, cukup dengan mendaftar di link registrasi http://s.id/daftarlamongan0608. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat resmi dari Kemenkominfo dan e-money senilai total Rp 1.000.000.- buat 10 peserta yang beruntung,” lanjut Kemenkominfo.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Mengenal Phising dan Doxing, Kejahatan Baru di Ruang Digital&#8217;, diskusi kali ini akan menghadirkan tiga pembicara. Yakni, dosen Stikosa AWS Surabaya, Riesta Ayu Oktarina, digital enthusiast, Adhi Prasnowo, dosen dan praktisi Regional Treasure Member ACSB East Java, E Rizky Wulandari, serta Mochamad Noviyanto, selaku moderator.</p>



<p>Diskusi digelar &#8216;chip in&#8217; dalam acara silaturahmi Chapter 3, sekaligus Anniversary 7th SCCI Jatim dengan Triwulan sebagai sarana komunikasi, serta memperkenalkan keluarga besar SCCI. Lewat hajatan ini, diharapkan semakin mempererat silaturahmi keluarga besar SCCI Jatim dengan keluarga, juga menambah wawasan literasi digital.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait materi diskusi, Kemenkominfo menambahkan, selain phising, yang tak kalah penting diwaspadai adalah doxing. Inilah kejahatan serius yang mematai-matai perilaku kehidupan seseorang lewat postingan kita di media sosial. ”Tak jarang, kita diintimidasi di media sosial agar mengikuti skenario. Hati-hati, semua mesti bisa ditanggulangi secara massal oleh warganet di beragam komunitas,” tulis Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, semua jenis kejahatan di dunia digital bisa ditekan laju perkembanganya, kalau warganet utamanya kalangan remaja dan pelajar bijak dan paham beretika di ruang digital. ”Lewat diskusi ini, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu beretika di jagat digital, namun juga memahami tips untuk mengamankan jejak digital dari ancaman phising dan doxing,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Sebagai informasi, diskusi literasi digital di lingkungan komunitas merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195040</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangkul UMKM Jombang, Kemenkominfo Gelar Diskusi Kiat Aman Berselancar di Internet</title>
		<link>https://memontum.com/rangkul-umkm-jombang-kemenkominfo-gelar-diskusi-kiat-aman-berselancar-di-internet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[berselancar]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kiat]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193919</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Internet telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Sayangnya, selain banyak membantu aktivitas manusia, internet juga mempunyai risiko keamanan yang dapat merugikan. Untuk menghindari risiko dan aman berinternet, pengguna wajib paham kiat aman di dunia maya. Untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan keamanan di internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jombang</strong> &#8211; Internet telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Sayangnya, selain banyak membantu aktivitas manusia, internet juga mempunyai risiko keamanan yang dapat merugikan. Untuk menghindari risiko dan aman berinternet, pengguna wajib paham kiat aman di dunia maya.</p>



<p>Untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan keamanan di internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Komunitas UMKM Kabupaten Jombang, akan menggelar diskusi literasi digital di Lapangan Pucang Simo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Minggu (23/07/2023) besok malam sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Kiat-kiat Aman Berselancar di Internet&#8217; itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, Mom Influencer, Novindah Sochmariyanti, penyiar radio, Danin Sibilo, musisi, Raka Maukar dan Riska Regita selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarJombang2307. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (22/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo mengatakan agar aman berselancar (browsing) di internet, pengguna perlu memperhatikan beberapa tips dan kiat yang bisa diimplementasikan saat menjelajahi dunia maya. Antara lain, pakailah kombinasi yang sulit untuk semua password di internet, dan gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka dan symbol.</p>



<p>Berikutnya, ketika login, utamakan website dengan fitur HTTPS daripada HTTP. Website dengan protokol HTTPS secara teknis dijamin lebih aman dibandingkan HTTP. Lalu, jangan sekali-kali klik link yang mencurigakan. ”Jika ada seseorang yang mengirim pesan ke akun, selalu selidiki terlebih dahulu sebelum melakukan aksi lanjutan,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain itu, lanjut Kemenkominfo, jika ada pilihan membuat pertanyaan bantuan untuk pemulihan akun ketika lupa password, pakailah pertanyaan dan jawaban yang susah ditebak orang lain. &#8220;Hindarilah mengakses website dan media sosial menggunakan komputer yang kurang aman dan terjamin tingkat keamanannya. Misal, warnet yang reputasi dan sistem keamanannya kurang baik. Selalu gunakan personal computer (personal gadgets),” terang Kemenkominfo.</p>



<p>Terkait banyaknya pengguna yang mengalami kejadian menerima kiriman tautan link dari orang tak dikenal, Kemenkominfo menyarankan agar tidak sembarangan menerima, apalagi mengkliknya. ”Jangan klik tautan atau balas pesan mencurigakan berbentuk apa pun, apalagi meminta data informasi pribadi,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain diskusi yang digelar ”chip in” di acara festival menyambut tahun baru 1 Muharam 1445 Hijriah itu, juga akan dimeriahkan dengan gelaran pasar murah, festival kuliner, bazar santri, bazar UMKM, bazar multiproduk, panggung hiburan religi, banjari, pengajian, dan wahana permainan anak.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.&nbsp;<strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193919</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangkul Katar Kurungrejo Nganjuk, Kemenkominfo Gelar Diskusi Literasi Waspada dalam Jual Beli Online</title>
		<link>https://memontum.com/rangkul-katar-kurungrejo-nganjuk-kemenkominfo-gelar-diskusi-literasi-waspada-dalam-jual-beli-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[jual]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kurungrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193272</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Era digital memberi kemudahan masyarakat bertransaksi, termasuk dalam jual beli online. Karena dengan menggunakan laptop atau gawai di tangan, pengguna digital bisa langsung bertransaksi barang yang dibutuhkan. Namun, hati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan internet untuk melakukan penipuan dalam jual beli secara online. Untuk memberikan bekal pemahaman, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Era digital memberi kemudahan masyarakat bertransaksi, termasuk dalam jual beli online. Karena dengan menggunakan laptop atau gawai di tangan, pengguna digital bisa langsung bertransaksi barang yang dibutuhkan. Namun, hati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan internet untuk melakukan penipuan dalam jual beli secara online.</p>



<p>Untuk memberikan bekal pemahaman, serta agar tidak menjadi korban penipuan saat bertransaksi secara online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan karang taruna (Katar) desa setempat, akan menggelar diskusi literasi digital di Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (15/07/2023) besok sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Hati-hati dalam Jual Beli Online&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, dosen sekaligus digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti, pengurus Relawan TIK Tulungagung, Ary Sunaryo dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarNganjuk1507. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, agar tidak menjadi korban penipuan online saat bertransaksi, pengguna digital perlu waspada dan berhati-hati. Ada beberapa cara menghindari penipuan online, apabila hendak menggunakan layanan jual beli di toko online.</p>



<p>”Yakni: perhatikan harga, pastikan foto barang yang dibeli adalah asli, sebaiknya cash on delivery (COD), manfaatkan jasa pihak ketiga, dan menyimpan nomor resi,” rinci Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Dengan memperhatikan harga barang yang dijual, lanjut Kemenkominfo, kita akan terhindar dari penipuan. Selain itu, sebaiknya juga jangan mudah tergiur dengan harga murah yang dibanderol oleh pembeli. ”Selalu waspada apabila harga yang ditawarkan terlampau murah dibanding harga pada umumnya. Bisa jadi itu termasuk modus penipuan,” tegasnya.</p>



<p>Trik lain yang banyak dilakukan oleh penjual, ialah ketidaksesuaian antara foto yang dipajang dengan barang yang dikirim. Untuk itu, sebelum terjadi kesepakatan dengan penjual, sebaiknya minta dikirim foto terbaru dari barang yang akan dibeli.</p>



<p>”Agar lebih meyakinkan, mintalah foto lebih dari satu untuk memastikan bahwa barang tersebut benar-benar ada di tangan penjual tersebut,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, penggunaan jasa pihak ketiga sangat direkomendasikan apabila tidak memungkinkan terjadinya COD. Jasa pihak ketiga ini merupakan jasa rekening bersama atau biasa disebut ’rekber’. Rekber digunakan oleh penjual dan pembeli untuk menghindari terjadinya penipuan.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangkul Musisi Jalanan, Satlantas Polres Probolinggo Gelar Festival Musik Jalanan</title>
		<link>https://memontum.com/rangkul-musisi-jalanan-satlantas-polres-probolinggo-gelar-festival-musik-jalanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalanan,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satlantas Polres Probolinggo menggelar Festival Musik Jalanan untuk memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-77. Peserta yang mengikuti festival ini, terdiri dari pengamen atau musisi jalanan. Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, mengatakan bahwa festival tersebut dimeriahkan oleh 10 peserta yang terdiri dari perorangan dan grup. &#8220;Jadi, untuk kriteria festival musik jalanan ini yakni harmonisasi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Probolinggo</strong> &#8211; Satlantas Polres Probolinggo menggelar Festival Musik Jalanan untuk memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-77. Peserta yang mengikuti festival ini, terdiri dari pengamen atau musisi jalanan.</p>



<p>Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, mengatakan bahwa festival tersebut dimeriahkan oleh 10 peserta yang terdiri dari perorangan dan grup. &#8220;Jadi, untuk kriteria festival musik jalanan ini yakni harmonisasi, musikalitas hingga performa. Para peserta wajib menciptakan lagu yang liriknya berkaitan dengan tugas pokok kepolisian,” katanya, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p>Untuk pemenang dalam festival tersebut, kemudian akan menjadi perwakilan Polres Probolinggo pada perlombaan berikutnya di Polda Jawa Timur. “Jadi, untuk pemenang akan mewakili Polres Probolinggo dalam ajang yang sama di Polda Jatim dalam rangka HUT Bayangkara ke-77 pada 26 Juni 2023. Terlepas dari hal tersebut, Satlantas Polres Probolinggo sendiri berusaha menyampaikan pesan tertib berlalu lintas melalui pemusik jalanan ini,” katanya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Sementara itu, personel Mada Bambu Pemalang Selatan, Rahayu Hadiyansyah yang menjadi pemenang dalam festival tersebut mengatakan, tidak menyangka akan menjadi pemenang dan akan mewakili Polres Probolinggo dalam lomba selanjutnya di Polda Jawa Timur. &#8220;Pastinya, tidak menyangka kalau akan menang. Karenanya, nanti tinggal persiapan mental dan berusaha untuk tampil maksimal. Kalau masalah menang tidaknya, itu urusan belakang. Yang terpenting, berusaha maksimal,&#8221; terangnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191629</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
