<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rantai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rantai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 03:23:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rantai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Putus Rantai Penularan, Dinkes Kota Malang Siap Laksanakan Catch Up Campaign Campak Mulai 1 April</title>
		<link>https://memontum.com/putus-rantai-penularan-dinkes-kota-malang-siap-laksanakan-catch-up-campaign-campak-mulai-1-april</link>
					<comments>https://memontum.com/putus-rantai-penularan-dinkes-kota-malang-siap-laksanakan-catch-up-campaign-campak-mulai-1-april#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[laksanakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penularan]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap melaksanakan program Catch Up Campaign (CUC) atau kampanye pengejaran imunisasi campak, mulai Rabu (01/04/2026) besok. Langkah tersebut diambil, sebagai respon cepat terhadap Surat Edaran (SE) Kemenkes RI mengenai peningkatan kewaspadaan penyakit campak. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa ada sebanyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap melaksanakan program Catch Up Campaign (CUC) atau kampanye pengejaran imunisasi campak, mulai Rabu (01/04/2026) besok. Langkah tersebut diambil, sebagai respon cepat terhadap Surat Edaran (SE) Kemenkes RI mengenai peningkatan kewaspadaan penyakit campak.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa ada sebanyak 16 Puskesmas di wilayah Kota Malang yang telah disiagakan untuk melaksanakan pendataan dan penyuntikan vaksin bagi kelompok rentan. &#8220;Insyaallah, mulai 1 April besok kita laksanakan di 16 puskesmas, sampai dengan satu bulan. Sasarannya sekitar 13 ribu anak yang akan kami screening terlebih dahulu,&#8221; ujar Husnul saat ditemui, Selasa (31/03/2026) tadi.</p>



<p>Berbeda dengan program Outbreak Responses Immunization (ORI) yang menyasar semua orang tanpa memandang status vaksinasi, metode CUC bersifat lebih spesifik. Program ini, menyasar anak usia 9 bulan hingga 13 tahun yang status imunisasinya belum lengkap atau terlewat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;CUC ini istilahnya untuk menyulam bagi sasaran yang belum mendapatkan vaksinasi campak. Jadi kita screening dulu, yang sudah lengkap tidak (divaksin) lagi. Targetnya mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok minimal 95 persen,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Husnul menegaskan, langkah masif ini sangat krusial mengingat Kota Malang merupakan daerah dengan tingkat mobilisasi masyarakat yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan potensi transmisi virus melalui saluran pernapasan menjadi lebih cepat.</p>



<p>Meskipun sasaran utama vaksinasi adalah anak-anak, Husnul juga mengimbau kelompok dewasa untuk kembali memperketat protokol kesehatan layaknya masa pandemi Covid-19. &#8220;Jika kondisi badan tidak sehat, usahakan tidak beraktivitas di luar atau di ruang tertutup yang banyak orang. Kami juga sudah meminta teman-teman nakes untuk menjaga diri karena campak ini bukan lagi penyakit biasa,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/putus-rantai-penularan-dinkes-kota-malang-siap-laksanakan-catch-up-campaign-campak-mulai-1-april/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mensos RI Tegaskan Sekolah Rakyat sebagai Instrumen Negara Memutus Rantai Kemiskinan</title>
		<link>https://memontum.com/mensos-ri-tegaskan-sekolah-rakyat-sebagai-instrumen-negara-memutus-rantai-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[instrumen]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[memutus]]></category>
		<category><![CDATA[mensos]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229511</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat (SR) bukan sekadar lembaga pendidikan formal, melainkan instrumen negara untuk memutus mata rantai kemiskinan. Penegasan itu disampaikannya, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat (SR) bukan sekadar lembaga pendidikan formal, melainkan instrumen negara untuk memutus mata rantai kemiskinan. Penegasan itu disampaikannya, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Jumat (16/01/2026) tadi.</p>



<p>Gus Ipul-sapaan akrab Mensos, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang secara khusus dengan pendekatan yang berbeda dari sekolah pada umumnya. Di dalamnya, terdapat unsur perlindungan sosial, rehabilitasi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.</p>



<p>“Sekolah Rakyat ini memang disiapkan untuk mengubah kehidupan. Kurikulumnya khusus, gurunya khusus dan output lulusannya juga khusus. Anak-anak ini disiapkan agar cerdas, punya keterampilan dan kelak menjadi penggerak perubahan di lingkungan keluarganya,” kata Mensos.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyoroti latar belakang para peserta didik Sekolah Rakyat. Menurutnya, mereka adalah anak-anak dengan potensi luar biasa yang selama ini hidup dalam keterbatasan dan kerap luput dari perhatian.</p>



<p>“Mereka anak-anak istimewa. Ada yang orang tuanya tukang parkir, buruh tani dan pekerja sektor informal lainnya. Presiden Prabowo menyebut mereka sebagai invisible people, kelompok masyarakat yang penderitaannya sering tidak terlihat,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, di tengah keterbatasan yang dimiliki, satu-satunya harta terakhir keluarga miskin adalah harapan. Karena itu, negara wajib hadir untuk menjaga dan menguatkan asa tersebut.</p>



<p>&#8220;Selama enam bulan terakhir, kita sudah melihat buktinya. Ketika harapan itu dijaga dan dikawal, anak-anak Sekolah Rakyat mampu menorehkan prestasi. Saya bangga melihat perkembangan mereka dan berharap prestasi ini terus berlanjut,” imbuh Gus Ipul.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof Muhammad Nuh, yang turut hadir menekankan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat sangat ditentukan oleh kesetiaan para pendidik dalam mendampingi anak-anak. “Yang paling mahal dalam mengurusi Sekolah Rakyat ini adalah kesetiaan. Kesetiaan yang melampaui tugas dan tanggung jawab formal,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa setiap anak Sekolah Rakyat memiliki keunikan yang harus ditemukan dan diasah melalui pendidikan berbasis karakter dan kecakapan hidup, yang diperkuat dengan sistem berasrama. Sejumlah siswa Sekolah Rakyat se-Jawa Timur turut memeriahkan acara dengan menampilkan bakat mereka, mulai dari menyanyikan lagu Laskar Pelangi, pembacaan puisi, hingga pidato dalam bahasa Indonesia, Inggris, Jepang dan Arab.</p>



<p>Penampilan para siswa disaksikan dengan penuh kekaguman oleh Gus Ipul, Prof Nuh, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, serta seluruh peserta yang hadir. Gubernur Jatim juga memberikan apresiasi langsung kepada para siswa atas keberanian dan prestasi yang ditunjukkan. Hal itu, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang proaktif dalam menyukseskan Program Sekolah Rakyat.</p>



<p>Hingga saat ini, sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan telah dibuka di berbagai wilayah Indonesia. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak, yakni 26 sekolah.</p>



<p>Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan itu, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Supomo, Staf Khusus Menteri Sosial, Fatkhurrohman Taufik, Tenaga Ahli Menteri, Andy Kurniawan, Kepala Biro Humas Kemensos, Devi Deliani, Kepala Biro OSDM Kemensos, Danu Ardhiarso, Staf Khusus Pelindungan Anak KemenPPPA, Zahrotun Nihayah, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak, Endah Sri Rejeki, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, serta jajaran kepala OPD dan Kepala Dinas Sosial kabupaten/kota se-Jawa Timur. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229511</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujud Komitmen Putus Rantai Kemiskinan, Kota Malang Siap Jalankan Sekolah Rakyat</title>
		<link>https://memontum.com/wujud-komitmen-putus-rantai-kemiskinan-kota-malang-siap-jalankan-sekolah-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[jalankan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221341</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebagaimana diketahui, bahwa program tersebut ditujukan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, sekaligus menjadi langkah konkret dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Sebagai bagian dari persiapan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebagaimana diketahui, bahwa program tersebut ditujukan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, sekaligus menjadi langkah konkret dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia.</p>



<p>Sebagai bagian dari persiapan, tim Pemkot Malang yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, bersama jajaran perangkat daerah, menghadiri Desk Sekolah Rakyat yang digelar Kementerian Sosial di Jakarta, Selasa (22/04/2025) tadi. Forum tersebut, menjadi ajang koordinasi dan klarifikasi teknis kesiapan daerah dalam mengimplementasikan program SR.</p>



<p>“Pemkot Malang sangat berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam program prioritas dari Presiden Prabowo. Kami sudah melalui sejumlah tahapan, mulai dari identifikasi lokasi, kesiapan bangunan hingga verifikasi calon peserta didik,” kata Sekda Erik, Rabu (23/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa Kota Malang memiliki lahan sekitar 8.000 meter persegi yang telah dilengkapi bangunan eksisting. Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, laboratorium, sarana olahraga, serta rumah susun yang siap difungsikan sebagai asrama. Konsep tersebut dinilai selaras dengan model boarding school yang diusung Sekolah Rakyat.</p>



<p>Proses verifikasi calon siswa, pun juga tengah dirampungkan. Bahkan, Sekda Erik menyebut, verifikasi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya pada kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan desil 2.</p>



<p>“Saat ini kami sedang dalam tahap finalisasi. Kami memverifikasi calon murid dari data DTKS dan menyiapkan sejumlah rombongan belajar, termasuk tenaga pengajar dan staf pendukung,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat akan memperkuat visi Kota Malang dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan inklusif. “Ini adalah peluang emas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan berkualitas. Dengan program ini, hak pendidikan anak Indonesia bisa lebih terjamin,” tegas Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221341</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Putus Mata Rantai PMK di Jember, Anggota DPRD Jatim Dorong Penerapan Lockdown di Pasar Hewan</title>
		<link>https://memontum.com/putus-mata-rantai-pmk-di-jember-anggota-dprd-jatim-dorong-penerapan-lockdown-di-pasar-hewan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[anggota]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[penerapan]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218501</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan (Dapil) Jember-Lumajang, Anang Akhmad Syaifudin, mendorong dan berharap pemerintah menerapkan lockdown atau penutupan pasar hewan di daerah Jember. Itu karena, status lockdown penting untuk mencegah dan memutus mata rantai persebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. &#8220;Kami mendorong pemerintah (daerah, red) untuk melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan (Dapil) Jember-Lumajang, Anang Akhmad Syaifudin, mendorong dan berharap pemerintah menerapkan lockdown atau penutupan pasar hewan di daerah Jember. Itu karena, status lockdown penting untuk mencegah dan memutus mata rantai persebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.</p>



<p>&#8220;Kami mendorong pemerintah (daerah, red) untuk melakukan lockdown. Status wabah PMK ini harus dinaikkan, agar tidak terus menyebar luas,&#8221; kata Anang, Minggu (19/01/2025) tadi.</p>



<p>Anang menjelaskan, kasus PMK di Kabupaten Jember sangat tinggi dan ada sekitar 1000 lebih yang telah terjangkit wabah PMK dan tersebar di 29 kecamatan. Bahkan, hanya dua kecamatan yang masih belum ditemukan sebaran kasus PMK yakni Kecamatan Kaliwates dan Sukorambi.</p>



<p>&#8220;Jadi sebaran yang ada di Jember ini, jika dikatakan merah, ya hampir merah semua. Sebaran PMK di Jember sangat tinggi dan cepat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk vaksinasi, lanjut Anang, angkanya masih belum cukup bahkan jauh dibandingkan populasi sapi yang ada. Dirinya mencatat, ada sekitar 273.000 ekor sapi yang ada di Jember.</p>



<p>&#8220;Vaksin yang disebarkan di Jembar masih sedikit. Bahkan tidak mencapai seperempat dari populasi sapi yang ada di Kabupaten Jember,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Oleh sebab itu, sambil menunggu penyaluran vaksinasi, pihaknya mendorong langkah tegas pemerintah untuk melakukan lockdown penutupan pasar hewan sementara. Ini sebagai langkah untuk mengendalikan penyebaran penyakit PMK agar tidak terus meluas.</p>



<p>&#8220;Kami khawatir jika hanya mengandalkan vaksinasi ini. Hal yang bisa kita lakukan sementara ini adalah pembatasan lalu lintas hewan ternak,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218501</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Penyebaran Penyakit PMK, DKPP Lumajang Minta Peternak Putus Rantai Penyebaran</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-penyebaran-penyakit-pmk-dkpp-lumajang-minta-peternak-putus-rantai-penyebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2025 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[minimalisir]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[penyebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218124</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi di Kabupaten Lumajang, mengalami peningkatan signifikan sejak November hingga Desember 2024. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, tercatat lebih dari 900 sapi terjangkit PMK, dengan 70 kasus berujung pada kematian ternak. Kepala DKPP Lumajang, Retno Wulan Andari, menjelaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi di Kabupaten Lumajang, mengalami peningkatan signifikan sejak November hingga Desember 2024. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, tercatat lebih dari 900 sapi terjangkit PMK, dengan 70 kasus berujung pada kematian ternak.</p>



<p>Kepala DKPP Lumajang, Retno Wulan Andari, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah strategis untuk menekan penyebaran wabah. Diantaranya, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Hewan Kelurahan Rogotrunan, yakni dengan melakukan pemeriksaan kesehatan ternak, penyemprotan desinfektan dan distribusi obat-obatan.</p>



<p>&#8220;Kami memastikan bahwa sapi yang masuk ke pasar hewan sudah diperiksa kesehatannya. Selain itu, vaksinasi juga diberikan untuk mencegah penyebaran PMK,&#8221; kata Retno, Minggu (05/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Retno juga menekankan, akan pentingnya peran peternak dalam memutus rantai penyebaran PMK. Dirinya mengimbau, agar peternak untuk menjaga kebersihan kandang, membatasi keluar masuk ternak dan segera melaporkan gejala PMK seperti luka di mulut atau kuku kepada petugas.</p>



<p>&#8220;Dengan menjaga kebersihan kandang dan memastikan sapi divaksinasi, maka kita dapat mencegah penyebaran penyakit ini lebih luas,&#8221; ujarnya.</p>



<p>DKPP juga bekerja sama dengan berbagai pihak, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Penyuluhan dilakukan di wilayah terdampak seperti Klakah, Pasrujambe, Kunir dan Senduro, yang menjadi pusat wabah.</p>



<p>Melalui langkah-langkah ini, ujarnya, DKPP optimis dapat mengendalikan PMK dan membantu peternak memulihkan kepercayaan terhadap keberlangsungan peternakan di Lumajang. Terlebih, kasus PMK sendiri menjadi pengingat akan pentingnya ketahanan pangan berbasis peternakan yang sehat. Langkah cepat DKPP, dukungan masyarakat dan komitmen menjaga kebersihan menjadi kunci dalam mengatasi tantangan ini dan menciptakan lingkungan peternakan yang lebih tangguh di masa depan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rantai Bianglala Putus, Komandan Kodim 0826 Pamekasan Pastikan Tidak Ada Korban</title>
		<link>https://memontum.com/rantai-bianglala-putus-komandan-kodim-0826-pamekasan-pastikan-tidak-ada-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 06:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Bianglala]]></category>
		<category><![CDATA[komandan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[putus]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197078</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Rantai Bianglala Pasar Malam di Lapangan Sedangdang, Jalan Kesehatan, Barurambat Kota, Kabupaten Pamekasan, tiba-tiba terputus, Selasa (29/08/2023) kemarin. Bahkan, video putusnya rantai Bianglala tersebut, pun sempat viral karena juga terdengar teriakan histeris dalam rekaman video yang tersebar. Informasi Memontum.com, bahwa pasar malam itu merupakan kegiatan tahunan yang diadakan Kodim 0826 Pamekasan. Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Rantai Bianglala Pasar Malam di Lapangan Sedangdang, Jalan Kesehatan, Barurambat Kota, Kabupaten Pamekasan, tiba-tiba terputus, Selasa (29/08/2023) kemarin. Bahkan, video putusnya rantai Bianglala tersebut, pun sempat viral karena juga terdengar teriakan histeris dalam rekaman video yang tersebar.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa pasar malam itu merupakan kegiatan tahunan yang diadakan Kodim 0826 Pamekasan. Pasar malam tersebut, berlangsung sejak Jumat (25/08/2023) hingga Senin (25/09/2023) mendatang di lahan milik Kodim.</p>



<p>Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah, mengatakan bahwa kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Karena saat kejadian, keranjang Bianglala yang putus dan bergoyang-goyang tersebut, sedang tidak ada penumpang yang menaiki.</p>



<p>&#8220;Itu yang goyang-goyang tidak ada orangnya. Jadi, tempat atau keranjang kosong jadi bergoyang-goyang,&#8221; katanya, Rabu (30/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dirinya juga menjelaskan, karena rantai putus, sehingga wahana Bianglala saat itu dihentikan. Prosesnya, yaitu dengan dibantu pengunjung, karena alat tersebut tidak bisa dihentikan oleh perseorangan.</p>



<p>&#8220;Jadi ketika putus, penjaganya langsung mencoba menghentikan. Namun tidak bisa dihentikan sendiri, jadi dibantu oleh puluhan pengunjung yang lain,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Letkol Inf Ubaydillah menegaskan, setiap hari wahana di Pasar Malam Pamekasan, dilakukan pengecekan satu-persatu pada tempat yang dianggap berbahaya bagi pengunjung. &#8220;Setiap harinya kita mengadakan pengecekan satu persatu secara spesifik terutama pada permainan yang dianggap berbahaya,&#8221; tambahnya. (azm/gie)</p>



<p>Memontum Pamekasan &#8211; Rantai Bianglala Pasar Malam di Lapangan Sedangdang, Jalan Kesehatan, Barurambat Kota, Kabupaten Pamekasan, tiba-tiba terputus, Selasa (29/08/2023) kemarin. Bahkan, video putusnya rantai Bianglala tersebut, pun sempat viral karena juga terdengar teriakan histeris dalam rekaman video yang tersebar.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa pasar malam itu merupakan kegiatan tahunan yang diadakan Kodim 0826 Pamekasan. Pasar malam tersebut, berlangsung sejak Jumat (25/08/2023) hingga Senin (25/09/2023) mendatang di lahan milik Kodim.</p>



<p>Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah, mengatakan bahwa kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Karena saat kejadian, keranjang Bianglala yang putus dan bergoyang-goyang tersebut, sedang tidak ada penumpang yang menaiki.</p>



<p>&#8220;Itu yang goyang-goyang tidak ada orangnya. Jadi, tempat atau keranjang kosong jadi bergoyang-goyang,&#8221; katanya, Rabu (30/08/2023) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, karena rantai putus, sehingga wahana Bianglala saat itu dihentikan. Prosesnya, yaitu dengan dibantu pengunjung, karena alat tersebut tidak bisa dihentikan oleh perseorangan.</p>



<p>&#8220;Jadi ketika putus, penjaganya langsung mencoba menghentikan. Namun tidak bisa dihentikan sendiri, jadi dibantu oleh puluhan pengunjung yang lain,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Letkol Inf Ubaydillah menegaskan, setiap hari wahana di Pasar Malam Pamekasan, dilakukan pengecekan satu-persatu pada tempat yang dianggap berbahaya bagi pengunjung. &#8220;Setiap harinya kita mengadakan pengecekan satu persatu secara spesifik terutama pada permainan yang dianggap berbahaya,&#8221; tambahnya.<strong> (azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197078</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
