<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ranu Pani &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ranu-pani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2020 19:53:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ranu Pani &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Optimis Ranu Pani Jadi Gerbang Wisata di Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-optimis-ranu-pani-jadi-gerbang-wisata-di-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2020 19:53:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Pani]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117065</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, saat ini salah satu prioritas pengembangan wisata adalah di persekitaran Ranu Pani. Bupati optimis ketika Ranu Pani menjadi daya tarik baru, nantinya akan menjadi gerbang potensi pariwisata lain di Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikannya saat melakukan silaturahmi dengan DKBL di berbagai daerah secara daring di Peringgitan Pendopo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, saat ini salah satu prioritas pengembangan wisata adalah di persekitaran Ranu Pani. Bupati optimis ketika Ranu Pani menjadi daya tarik baru, nantinya akan menjadi gerbang potensi pariwisata lain di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Hal itu disampaikannya saat melakukan silaturahmi dengan DKBL di berbagai daerah secara daring di Peringgitan Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (20/6/2020).</p>
<p>&#8220;Begitu orang memiliki daya tarik baru dengan Ranu Pani, kita tinggal mengkoneksikan dengan pariwisata lain, ada Tumpak Sewu, Kebun Teh Kertowono Gucialit, ada persawahan seperti yang di Bali dan berbagai potensi lain, jika ini sudah terkoneksi, saya jamin wisatawan akan betah tinggal di Lumajang, dengan begitu maka perekonomian sekitar akan tumbuh,&#8221; ujarnya optimis.</p>
<p>Bupati Lumajang, berharap Diaspora Keluarga Besar Lumajang (DKBL) turut bantu Pemkab. Lumajang dalam mempromosikan potensi pariwisata Lumajang.</p>
<p>&#8220;DKBL ini menjadi forum silaturahmi yang cukup baik untuk membantu kami membangun dan mempromosikan Kabupaten Lumajang di berbagai daerah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Bupati juga berbagi cerita tentang kondisi potensi pariwisata terkini yang dimiliki oleh Lumajang. Ia menjelaskan bahwa Pemkab. Lumajang saat ini tengah mendongkrak potensi wisata dengan mempermudah akses menuju Lumajang.</p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa Lumajang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, namun tidak bisa dioptimalkan karena keterbatasan akses. Dengan adanya perencanaan akses jalan tol Probolinggo-Lumajang dan pengembangan wisata di Ranu Pani menjadi angin segar untuk lebih mengenalkan Lumajang lebih luas.</p>
<p>&#8220;Saya ingin menjadikan Ranu Pani sebagai pintu gerbang pariwisata, kita ingin Ranu Pani menjadi daya tarik baru pariwisata di Lumajang,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117065</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dandim Lumajang Amankan Lereng  Gunung Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/dandim-lumajang-amankan-lereng-gunung-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 13:33:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0821]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Pani]]></category>
		<category><![CDATA[Rumput Vetiver]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106359-dandim-lumajang-amankan-lereng-gunung-semeru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Mengantisipasi terjadinya erosi lahan pertanian di wilayah Ranupani, Presiden RI Joko Widodo mengintruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghijauan sebagai bentuk konservasi alam, salah satunya adalah penanaman sekitar 50.000 tanaman rumput vetiver. Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., saat dimintai keterangan usai pelaksanaan kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Mengantisipasi terjadinya erosi lahan pertanian di wilayah Ranupani, Presiden RI Joko Widodo mengintruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghijauan sebagai bentuk konservasi alam, salah satunya adalah penanaman sekitar 50.000 tanaman rumput vetiver.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., saat dimintai keterangan usai pelaksanaan kegiatan Penanaman Rumput Vertiver Bersama Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya dan Gubernur Jawa Timur, bertempat di Kawasan Desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Sabtu (15/2/2020).</p>
<p>Dijelaskan Fauzi , Selain memiliki kondisi geografis dan iklim yang cocok untuk penanaman rumput Vetiver. Kawasan Lereng Gunung Semeru, Ranu Pani dipilih sebagai tempat penanaman juga bertujuan untuk menunjang upaya pemerintah untuk menjadikan Ranupani sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>“Desa Ranupani memiliki kondisi geografis dan iklim yang cocok untuk penanaman rumput Vetiver, karena daerahnya memiliki lahan miring, dan daerah sekitar danau/ranu/sungai/waduk, berpotensi rawan terjadi erosi dan longsor,” ujar Dandim.</p>
<p>Menurutnya, tanaman rumput vetiver memiliki banyak kegunaan, salah satunya karena akarnya yang dapat tumbuh hingga 5,2 meter, sehingga dapat mencegah terjadinya abrasi/longsor di daerah tepi sungai, waduk/ranu maupun lahan miring.</p>
<p>Ia mengungkapkan arahan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya melakukan penanaman sekitar 50.000 tanaman rumput vetiver di kawasan Desa Ranupani, yang didampingi oleh Forkopimda Kabupaten Lumajang beserta jajarannya, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim.</p>
<p>“Vetiver ini tidak boleh ditanam di lahan konservasi. Dan, penanaman rumput vetiver ini dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden Pak Jokowi sebagai bentuk konservasi alam. Ini gerak cepat menindaklanjuti perintah presiden. Kemudian, Aster Kodam langsung koordinasi dengan Kadishut Jatim dan Sekda untuk menyiapkan teknis dan lahan di Ranu Pani,” katanya.</p>
<p>Lanjut dia, saat ini pihaknya baru menanam sekitar 50.000 tanaman rumput vetiver di Ranu Pane. Ke depan, akan terus ditanam sampai 200.000 tanaman rumput vetiver. Vetiver ini butuh air, sehingga ditanam saat musim hujan. Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, bahwa ke depan penanaman vetiver akan terus dilakukan dengan dikoordinir oleh Korem dan Kodim di jajaran Kodam V/Brawijaya.</p>
<p>“Penanaman ini tidak hanya di dataran tinggi. Bisa juga di tanggul sungai, karena fungsinya untuk mengikat tanah dan meminimalisasi dampak bencana longsor,” pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106359</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Dampingi Gubernur dan Pangdam Tanam Rumput di Ranu Pani</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-dampingi-gubernur-dan-pangdam-tanam-rumput-di-ranu-pani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2020 12:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Pani]]></category>
		<category><![CDATA[Rumput Vetiver]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106338-bupati-lumajang-dampingi-gubernur-dan-pangdam-tanam-rumput-di-ranu-pani</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi. Tanam rumput vetiver di Ranu Pani Lumajang, Sabtu (15/2/2020). Penanaman rumput vetiver dilakukan untuk mencegah erosi lahan pertanian di sekitar Ranu Pani. 50 ribu rumput vetiver ditanam berkat kerjasama Kodam V Brawijaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi. Tanam rumput vetiver di Ranu Pani Lumajang, Sabtu (15/2/2020). Penanaman rumput vetiver dilakukan untuk mencegah erosi lahan pertanian di sekitar Ranu Pani. 50 ribu rumput vetiver ditanam berkat kerjasama Kodam V Brawijaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berterima kasih karena Kelompok Tani di Ranu Pani bersedia lahannya ditanami rumput ini untuk mencegah erosi lahan pertanian yang mayoritas berada di perbukitan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106340" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0076-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0076-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0076-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0076-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0076-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ini gerak cepat menindaklanjuti perintah presiden. Aster Kodam langsung koordinasi dengan Kadishut Jatim dan Sekda untuk menyiapkan teknis dan lahan di Ranu Pani,&#8221; ujar Khofifah.</p>
<p>&#8220;Penanaman ini diinisiasi oleh Kodam V Brawijaya untuk menjaga terjadinya erosi lahan pertanian di sekitar Ranu Pani karena rumput vetiver dapat memiliki akar mencapai enam meter ke bawah tanah,&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi menyampaikan, penanaman vetiver akan terus dilakukan dengan koordinasi oleh Korem dan Kodim di jajaran Kodam V/Brawijaya.</p>
<p>“Penanaman ini tidak hanya di dataran tinggi. Bisa juga di tanggul sungai, karena fungsinya untuk mengikat tanah dan meminimalisasi dampak bencana longsor,” Kata Pangdam.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106339" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0079-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0079-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0079-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0079-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200216-WA0079-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bupati Lumajang, H.Thoriqul Haq M.ML yang turut mendampingi Gubernur Jawa Timur, dan Kodam V Brawijaya menanam rumput vetiver. Menyampaikan terimakasih kepada Gubernur dan Pangdam V Brawijaya karena ini membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam pelestarian di sekitar Ranu Pani.</p>
<p>Dijelaskan, kondisi Ranu Pani saat ini cukup mengkhawatirkan akibat sedimentasi danaunya sudah tidak sedalam dahulu dan juga terjadi penyempitan luasan danau.</p>
<p>Kondisi tersebut harus diantisipasi. Bupati menerangkan, meski telah mendapat bantuan pengerukan sedimentasi danau dari BUMN hal itu masih dirasa kurang cukup. Ia menyampaikan bahwa penanaman rumput vetiver ini merupakan langkah tepat untuk mengurangi erosi lahan pertanian di sekitar Ranu Pani.</p>
<p>&#8220;Penanaman (rumput vetiver, red) di sekitar lahan pertanian itu mencegah turunnya tanah yang ada dari lahan pertanian turun ke bawah atau ke danau Ranu Pani,&#8221; terang Bupati.</p>
<p>Perlu diketahui Rumput vetiver atau akar wangi menjadi salah satu tumbuhan yang bisa mencegah erosi. Tanaman bernama latin vetivera zizanioides itu memiliki akar panjang hingga tanaman tersebut sangat efektif mencengkeram tanah sehingga tidak mudah longsor. Namun, di sisi lain, tanaman ini juga kerap dipanen akarnya untuk bahan baku pembuatan minyak atsiri.<strong> (adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106338</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
