<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ranuyoso &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ranuyoso/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Sep 2025 14:56:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ranuyoso &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan, Wabup Lumajang Apresiasi Gelaran Bazar UMKM Kecamatan Ranuyoso</title>
		<link>https://memontum.com/bangkitkan-ekonomi-kerakyatan-wabup-lumajang-apresiasi-gelaran-bazar-umkm-kecamatan-ranuyoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bangkitkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225729</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma dan jajaran Forkopimca, hadir dan meriahkan pelaksanaan bazar UMKM Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang berlangsung di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (03/09/2025) tadi. Perayaan HUT Kemerdekaan ini, menjelma menjadi ajang kebangkitan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma dan jajaran Forkopimca, hadir dan meriahkan pelaksanaan bazar UMKM Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang berlangsung di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (03/09/2025) tadi.</p>



<p>Perayaan HUT Kemerdekaan ini, menjelma menjadi ajang kebangkitan ekonomi rakyat. Itu karena, bazar UMKM yang digelar di Lapangan Ranuyoso, dimeriahkan ratusan warga yang turut antusias untuk menyaksikan sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal yang tumbuh dari desa.</p>



<p>Bazar ini sendiri, menghadirkan 11 desa dan tiga kelompok UMKM, dengan beragam produk unggulan. Mulai dari olahan pangan, kerajinan, hingga hasil pertanian khas Lumajang.</p>



<p>Bahkan tidak hanya sekadar ajang jual beli, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Ranuyoso serta penampilan seni tari anak-anak PAUD, TK, hingga SD yang memeriahkan suasana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Yudha menegaskan, bahwa bazar UMKM ini adalah bukti nyata bahwa perayaan kemerdekaan bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. “Kami Pemerintah Kabupaten Lumajang mengapresiasi agenda bazar UMKM ini, yang tidak hanya memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat betapa besarnya potensi desa-desa di Lumajang jika terus diberdayakan dan didukung penuh,” ujar Wabup Lumajang.</p>



<p>Menurut Mas Yudha-sapaan Wabup, UMKM adalah salah satu penopang utama ekonomi rakyat. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal agar tumbuh lebih kuat dan mandiri.</p>



<p>“Terima kasih atas kekompakan dan guyub rukunnya. Mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan Lumajang yang aman, maju dan penuh peluang bagi generasi muda. Semoga semangat kewirausahaan yang tumbuh dari bazar ini menjadi energi positif untuk membangun daerah ke depan,” tambahnya.</p>



<p>Kehadiran warga sendiri, menjadi bukti tingginya antusiasme. Salah satunya, seperti yang diungkapkan Eka dan Lasmi, keduanya warga Desa Wates Kulon, yang merasa terbantu dengan adanya bazar ini. “Saya sangat senang dan bahagia dengan adanya bazar UMKM ini, karena bisa membantu perekonomian kita sebagai masyarakat,” ujarnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225729</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setor Madu di Ranuyoso, Bupati dan Wabup Lumajang Tinjau Sumur Bor untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/setor-madu-di-ranuyoso-bupati-dan-wabup-lumajang-tinjau-sumur-bor-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224248</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, meninjau langsung sumur bor yang menjadi sumber air bersih baru bagi warga di Dusun Curah Bindu, Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/07/2025) tadi. Pelaksanaan yang menjadi bagian program unggulan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu), mendapat respon positif karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, meninjau langsung sumur bor yang menjadi sumber air bersih baru bagi warga di Dusun Curah Bindu, Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/07/2025) tadi. Pelaksanaan yang menjadi bagian program unggulan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu), mendapat respon positif karena dengan adanya sumur bor tersebut menjadi harapan baru hadir bagi 220 Kepala Keluarga (KK) sekitar lokasi.</p>



<p>Keberadaan sumur bor sendiri, dibangun di atas lahan milik Abah Kholil, di Dusun Curah Bindu, dengan kedalaman mencapai 98 meter. Proyek pengeboran sendri, dimulai sejak 20 Maret 2024 dan selesai 27 Agustus 2024, menggunakan dana APBD sebesar Rp 200 juta. Kini, sumur tersebut telah mengeluarkan air dan siap dimanfaatkan.</p>



<p>“Semoga dengan adanya sumur ini, masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Bunda Indah-sapaan Bunda Indah-sapaan saat meninjau bersama Wabup.</p>



<p>Bukan hanya sumur bor, pemerintah daerah juga menyiapkan proyek lanjutan berupa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Tahun Anggaran 2025, Pemkab Lumajang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 770 juta untuk pembangunan dua reservoir, rumah pompa dan rumah panel, jaringan listrik dan pompa, serta perpipaan sepanjang 6,9 kilometer.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebanyak 25 sambungan rumah (SR), akan menghubungkan air bersih langsung ke rumah warga. Pembangunan SPAM akan dimulai pada 19 Agustus 2025 dan dijadwalkan rampung dalam 90 hari kalender. Proses tender telah dilalui dengan harapan pekerjaan berlangsung sesuai rencana dan membawa dampak jangka panjang.</p>



<p>Wakil Bupati Yudha juga menegaskan pentingnya proyek ini bagi kesejahteraan warga. “Semoga sumur bor ini bisa membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Dusun Curah Bindu dan Dusun Krajan,” katanya.</p>



<p>Sebagian besar, warga penerima manfaat selama ini mengandalkan sumber air tadah hujan atau sumur dangkal yang tidak stabil, terutama saat musim kemarau. Sumur bor dan sistem pendistribusian baru ini diyakini akan mengakhiri krisis air yang bertahun-tahun melanda wilayah tersebut.</p>



<p>Langkah ini, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menyediakan layanan dasar yang merata, inklusif dan berkelanjutan. Di tengah tantangan perubahan iklim dan ketimpangan infrastruktur, Program Setor Madu menjadi jembatan penting antara aspirasi masyarakat dan solusi konkret dari pemerintah.</p>



<p>Dengan hadir langsung ke tengah masyarakat, Bunda Indah dan Mas Yudha menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar wacana di atas meja, melainkan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setor Madu di Kecamatan Ranuyoso, Bupati Lumajang Suguhkan Berbagai Pelayanan untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/setor-madu-di-kecamatan-ranuyoso-bupati-lumajang-suguhkan-berbagai-pelayanan-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali melaksanakan Program Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Kali ini, dilaksanakan di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/07/2025). Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang memimpin langsung setiap pelayanan pemerintahan dalam program unggulan Setor Madu. Program yang sudah memasuki gelombang keduanya ini, bukan sekadar perpindahan meja kerja dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kembali melaksanakan Program Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Kali ini, dilaksanakan di Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/07/2025). Bahkan, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang memimpin langsung setiap pelayanan pemerintahan dalam program unggulan Setor Madu.</p>



<p>Program yang sudah memasuki gelombang keduanya ini, bukan sekadar perpindahan meja kerja dari pendopo ke kecamatan. Namun, menjadi ruang aktualisasi keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pinggiran.</p>



<p>“Setor Madu adalah komitmen nyata kami dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintahan harus hadir, bukan hanya dalam data, tetapi dalam wajah dan aksi nyata,” tegas Bunda Indah saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Kecamatan Ranuyoso.</p>



<p>Selama sehari penuh, warga disuguhkan beragam layanan esensial secara langsung. Pemeriksaan kesehatan gratis, penanaman pohon, pemberian bantuan sosial, hingga layanan administrasi kependudukan semuanya dihadirkan tanpa birokrasi yang berbelit.</p>



<p>Layanan yang biasanya mengharuskan warga menempuh perjalanan jauh kini bisa dinikmati tepat di halaman rumah mereka. Atmosfer gotong royong sangat terasa. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Perangkat Daerah (PD), TNI, Polri, para kepala desa dan perangkat kecamatan. Semua menyatu dalam semangat pelayanan yang humanis.</p>



<p>“Kami ini pelayan rakyat. Maka sudah semestinya kami yang mendatangi rakyat, bukan rakyat yang bersusah payah mencari kami,” ucap Bunda Indah, disambut tepuk tangan ratusan warga yang memadati lokasi acara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tak hanya pelayanan administratif, kegiatan ini juga menjadi panggung penguatan sosial. Penyaluran bantuan bagi masyarakat kurang mampu dilakukan langsung oleh Bunda Indah dengan pendekatan yang penuh empati. Satu per satu warga disapa, didengar aspirasinya dan diberi perhatian yang setara tanpa sekat antara pejabat dan rakyat.</p>



<p>Setor Madu sejatinya merevolusi cara pandang terhadap hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Program ini memotret kebutuhan dasar publik, akses yang mudah, cepat dan manusiawi terhadap layanan negara. Lebih dari itu, program ini juga membangun kembali kepercayaan publik bahwa negara hadir bukan hanya saat Pemilu, tapi juga saat rakyat membutuhkan pelukan kebijakan yang adil.</p>



<p>Bunda Indah menekankan bahwa inisiatif ini akan terus berlanjut di kecamatan-kecamatan lain. “Kami ingin birokrasi ini lentur, mampu menyesuaikan diri dengan denyut kebutuhan masyarakat. Inilah wajah baru pelayanan publik yang ingin kami bangun lebih dekat, lebih responsif dan lebih menyentuh,” ujarnya.</p>



<p>Inovasi pelayanan seperti Setor Madu patut diapresiasi dalam konteks nasional. Lumajang menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan humanis bisa menjadi jawaban. Dengan melibatkan semua lapisan, dari desa hingga kabupaten, program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi vertikal-horizontal mampu menghasilkan solusi konkret.</p>



<p>Bunda Indah telah membuktikan, ketika pemimpin berani turun tangan, pelayanan bukan lagi sekadar program, melainkan bentuk cinta. Kecamatan Ranuyoso hari ini bukan sekadar lokasi kegiatan, melainkan sebuah gambaran bahwa pelayanan publik tidak harus mahal dan rumit. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bocor dan Semburkan Api, Jargas Ranuyoso dan Klakah Jadi Perhatian Warga Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/bocor-dan-semburkan-api-jargas-ranuyoso-dan-klakah-jadi-perhatian-warga-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[API]]></category>
		<category><![CDATA[bocor]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[semburkan]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peristiwa kebocoran dan keluarnya semburan api dari jaringan gas (Jargas) bumi di Kecamatan Ranuyoso dan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menuai perhatian warga. Tidak hanya takut dan khawatir dengan kejadian serupa, namun warga juga berpikir mengenai penanganan dan pertanggungjawaban kejadian. Warga Ranuyoso, Yono atau biasa disapa Pak Yon, mengaku tidak habis pikir dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peristiwa kebocoran dan keluarnya semburan api dari jaringan gas (Jargas) bumi di Kecamatan Ranuyoso dan Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menuai perhatian warga. Tidak hanya takut dan khawatir dengan kejadian serupa, namun warga juga berpikir mengenai penanganan dan pertanggungjawaban kejadian.</p>



<p>Warga Ranuyoso, Yono atau biasa disapa Pak Yon, mengaku tidak habis pikir dengan kejadian yang berlangsung di Juli itu. Meskipun dalam kejadian tersebut tidak sampai merembet kemana-mana, namun kebocoran dan keluarnya api membuatnya khawatir.</p>



<p>&#8220;Pastinya, kalau kebocoran itu sampai mengenai rumah atau sampai memunculkan api, semua khawatir. Lalu, kalau kejadian itu terulang dan berdampak, siapa yang bertanggungjawab,&#8221; ujarnya kepada Memontum.com, Senin (31/07/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkan, kalaupun sebab kebocoran adalah kedalaman pipa, tentunya itu harus sudah diantisipasi sejak awal. Sehingga, tidak sampai ada kejadian. &#8220;Kalau unsurnya kedangkalan penanaman pipa gas bumi sehingga jadi pipa bocor dan terbakar, harusnya diawal sudah diantisipasi,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, kekhawatiran serupa juga diungkapkan warga Klakah, Ricky. Menurutnya, jika pemasangan pipa yang menjadikan dua kejadian itu, maka harusnya sudah diantisipasi. Karena jika dilakukan tidak sesuai standar, maka sudah pasti akan memunculkan persoalan. &#8220;Akhirnya satu-persatu kekhawatiran masyarakat mulai muncul. Di awal, pekerjaan pipa jaringan gas bumi banyak dipersoalkan warga karena masalah kedalamannya. Sekarang, malah bocor dan keluar api,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bagaimana nanti bila akibat bocornya pipa gas bumi sampai membakar rumah warga. &#8220;Jika nanti sampai ada rumah yang terbakar akibat kebocoran pipa misalnya, lalu siapa yang bertanggung jawab. Meskipun, kita semua tidak berharap kejadian seperti itu,&#8221; tegas Ricky.</p>



<p>Sementara itu, pihak Kantor Pertamina Gas Negara atau PGN yang berada di Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian itu. Pekerja yang ada di kantor tersebut, mengaatakan tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan keterangan kepada media.</p>



<p>Sementara dari informasi yang diterima, peristiwa kebocoran itu berlangsung di tanggal 17 Juli untuk di Ranuyoso. Sementara di Kecamatan Klakah berlangsung pada 23 Juli. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>45 Anak di Kecamatan Ranuyoso Ikut Khitanan Massal</title>
		<link>https://memontum.com/45-anak-di-kecamatan-ranuyoso-ikut-khitanan-massal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 13:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Khitanan Massal]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 0821/06]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97529-45-anak-di-kecamatan-ranuyoso-ikut-khitanan-massal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebanyak 45 anak yang berusia sekitar tiga sampai tujuh tahun yang berdomisili di wilayah Kecamatan Ranuyoso mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Hal tersebut diungkapkan oleh Bati Wanwil Koramil 0821/06 Ranuyoso Serka Eko Andi Erwanto saat mendampingi kegiatan khitanan massal di Puskesmas Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebanyak 45 anak yang berusia sekitar tiga sampai tujuh tahun yang berdomisili di wilayah Kecamatan Ranuyoso mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan oleh Bati Wanwil Koramil 0821/06 Ranuyoso Serka Eko Andi Erwanto saat mendampingi kegiatan khitanan massal di Puskesmas Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (8/10/2019) kemarin.</p>
<p>Eko juga mengungkapkan, bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan dan pendampingan terhadap program-program pemerintah dari berbagai bidang, salah satunya dibidang kesehatan yang saat ini dilakukan khitanan massal bagi warga kurang mampu.</p>
<p>“Selain mempunyai tugas kemiliteran, TNI juga punya tugas untuk membantu menyukseskan program-program pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan UU Nomor 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Ranuyoso Mieke Dwi Hayuningtyas mengatakan, bahwa khitanan massal yang selenggarakan tersebut merupakan upaya realisasi program pemerintah untuk menjaga kesehatan anak.</p>
<p>Menurut dia, melalui khitan, seorang anak sejak dini diajarkan mengenai pentingnya kesehatan dan kebersihan badan, terutama alat kelaminnya. “Bagi laki-laki, khitan berfungsi untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah, khususnya yang berkaitan dengan kotoran air kencing,” katanya.</p>
<p>Selain itu, dikatakan Meike, bahwa khitan juga mempunyai manfaat bagi kesehatan, karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan bau yang tidak sedap dari air kencing.</p>
<p>&#8220;Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, kesehatan anak di wilayah Kecamatan Ranuyoso dapat terjaga, sehingga terwujud generasi milenial yang sehat dan tangguh di masa yang akan datang,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dandim Lumajang Sosialisasi Keamanan di Ranuyoso</title>
		<link>https://memontum.com/dandim-lumajang-sosialisasi-keamanan-di-ranuyoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2019 11:32:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0821]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Guna lebih memantapkan hubungan kerjasama antara Tiga Pilar di wilayah Kabupaten Lumajang, Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E. melaksanakan silaturahmi ke Muspika dan jajaran kepala desa se Kecamatan Ranuyoso, Kamis (3/1/2019). Dalam silaturahmi yang bertempat di Kantor Kecamatan Ranuyoso tersebut, Dandim 0821 menyampaikan sosialisasi keamanan masyarakat, khususnya bagi wilayah Kecamatan Ranuyoso [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Guna lebih memantapkan hubungan kerjasama antara Tiga Pilar di wilayah Kabupaten Lumajang, Dandim 0821 Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E. melaksanakan silaturahmi ke Muspika dan jajaran kepala desa se Kecamatan Ranuyoso, Kamis (3/1/2019).</p>
<p>Dalam silaturahmi yang bertempat di Kantor Kecamatan Ranuyoso tersebut, Dandim 0821 menyampaikan sosialisasi keamanan masyarakat, khususnya bagi wilayah Kecamatan Ranuyoso yang marak akan pencurian ternak sapi.</p>
<p>Disampaikan oleh Dandim, tugas Kodim sebagai komando kewilayajan bertanggung jawab untuk selalu menjaga keamanan wilayah Kabupaten Lumajang, dan itu semua tidak akan terwujud tanpa ada peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita hidup harus selalu optimis, karena kehidupan yang kita jalani setiap hari adalah atas kehendak dan karunia dari Allah SWT.  Kondisi dahulu dengan sekarang berbeda, untuk itu doa dan kekompakan di masyarakat agar selalu diuyamakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut disampaikan Dandim, dengan terjaganya kekompakan di masyarakat, niscaya pelaku kriminal akan berpikir dua kali apabila akan melaksanakan aksinya di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Rencana program pembentukan satgas keamanan desa, Kodim melalui jajaran koramil yang ada di wilayah akan selalu siap membantu, mendampingi masyarakat sampai terwujudnya keamanan di setiap wilayah,&#8221; tegas Dandim.</p>
<p>&#8220;Apa yang kita lakukan adalah untuk rakyat, karena TNI berasal dari rakyat dan nantinya akan kembali kepada rakyat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8220;Mari bersama kita jaga keamanan wilayah dengan mengaktifkan kembali siskamling di wilayah, jalin kerja sama dengan desa tetangga agar kebersamaan terwujud dengan erat.  Perbanyak doa dan ikhtiar agar kita semua terhindar dari marabaya serta diberi ketenangan dan ketentraman oleh Allah SWT,&#8221; pungkas Dandim. <strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Bulan 100 Ekor Sapi di Ranuyoso Digondol Maling</title>
		<link>https://memontum.com/3-bulan-300-ekor-sapi-di-ranuyoso-digondol-maling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2018 13:05:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[curwan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Ranuyoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62331-3-bulan-300-ekor-sapi-di-ranuyoso-digondol-maling</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Per tiga bulan kejadian pencurian hewan di wilayah Ranuyoso Kabupaten Lumajang Jawa Timur mencapai 100 ekor, hal ini di sampaikan Ketua LKMD Wates Wetan kepada Bupati Lumajang H Thoriqul Haq MML dalam acara Pembinaan Kelembagaan Rt/Rw dan LKMD di Gedung Soedjono, Rabu (31/10/2018). &#8220;Kami dari wates wetan ranuyoso, kami di ranuyoso Lkmd [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Per tiga bulan kejadian pencurian hewan di wilayah Ranuyoso Kabupaten Lumajang Jawa Timur mencapai 100 ekor, hal ini di sampaikan Ketua LKMD Wates Wetan kepada Bupati Lumajang H Thoriqul Haq MML dalam acara Pembinaan Kelembagaan Rt/Rw dan LKMD di Gedung Soedjono, Rabu (31/10/2018).</p>
<p>&#8220;Kami dari wates wetan ranuyoso, kami di ranuyoso Lkmd di samping ngajar ngaji ngimami tahlil juga ngejar maling pak,&#8221;  terang Asnawi Hanib dengan nada gurau.Dengan kejadian yang di alami warga, Asnawi menyampaikan bahwa masyarakat yang miskin makin tambah miskin. Dari 100 ekor yang hilang kalau harganya 10 juta per ekor, mencapai angka 1 miliar rupiah.</p>
<p>&#8220;Yang miskin makin tambah miskin pak,&#8221; kata Asnawi.</p>
<p>Asnawi juga menyampaikan terimakasih kepada Bupati Lumajang H Thoriqul Haq MML, yang mana selama dirinya menjadi LKMD sudah beberapa kali ganti Bupati. Baru kali ini bisa bertatap muka langsung. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pada Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang. Bahwa selain masalah curwan, problem masyarakat ranuyoso terkait keamanan adalah begal. Asnawi meminta pada Cak Thoriq agar penerangan jalan mendapat perhatian, karena lampu PJU banyak yang mati namun hingga saat ini di biarkan begitu saja.</p>
<p>&#8220;Problem kita di ranuyoso adalah ke amanan, mohon kepada bapak bupati memberikan perhatian terkait keamanan dan lampu penerangan jalan bisa di perbaiki karena banyak yang mati dan sudah lama dibiarkan begitu saja&#8221; tutur Asnawi.</p>
<p>Menanggapi keluhan warga ranuyoso tersebut Cak Thoriq menyampaikan, bahwa kedepan Pemkab Lumajang akan menganggarkan dana kepada Polisi dan TNI untuk Peningkatkan keamanan.</p>
<p> &#8220;Ke depan saya akan menganggarkan dana kepada Polisi dan TNI untuk turun di Desa-desa, yang bertujan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban yang ada di desa, terutama di wilayah rawan kriminal,&#8221;  tegas Cak Thoriq.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62331</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
