<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RAPBD 2021 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rapbd-2021/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2020 14:37:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RAPBD 2021 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bahas RAPBD 2021, Komisi 1 DPRD Panggil Semua Camat di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-rapbd-2021-komisi-1-dprd-panggil-semua-camat-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2020 14:37:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBD 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi 1 DPRD Trenggalek menggelar rapat kerja yang membahas soal Rancangan APBD tahun 2021 bersama para camat di Kabupaten Trenggalek. Bertempat di ruang Banmus lantai 2 kantor DPRD, rapat kerja itu dibagi menjadi 2 sesi yakni pagi dan siang. Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, Mohammad Husni Tahir Hamid mengatakan, rapat kerja kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi 1 DPRD Trenggalek menggelar rapat kerja yang membahas soal Rancangan APBD tahun 2021 bersama para camat di Kabupaten Trenggalek. Bertempat di ruang Banmus lantai 2 kantor DPRD, rapat kerja itu dibagi menjadi 2 sesi yakni pagi dan siang.</p>
<p>Ketua Komisi 1 DPRD Trenggalek, Mohammad Husni Tahir Hamid mengatakan, rapat kerja kali ini membahas soal APBD tahun 2021 bersama 14 Camat yang ada di Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Rapat kerja kita hari ini agendanya adalah membahas soal APBD tahun 2021. Kami juga memanggil para Camat yang ada di 14 Kecamatan di Kabupaten Trenggalek mengingat Camat merupakan mitra kerja Komisi 1,&#8221; ungkap Husni saat dikonfirmasi usai rapat, Rabu (11/11/2020) sore.</p>
<p>Dikatakan politisi Partai Hanura ini, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga ingin mensinkronisasikan APBD tahun 2021 dengan KUA PPAS serta visi misi Pemerintah Daerah.</p>
<p>&#8220;Kita menekankan agar lebih teliti dalam hal penganggaran khususnya di tiap-tiap kecamatan sampai di tingkat desa,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Husni mencontohkan terkait pembinaan desa, bagaimana kinerja desa itu bisa sinkron dengan program &#8211; program Kabupaten. Dengan begitu, anggaran yang dikeluarkan bisa dimaksimalkan untuk proses pembangunan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kinerja desa bisa lebih ditingkatkan, sehingga pemulihan ekonomi di masyarakat bisa normal kembali,&#8221; terang Husni.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Camat Tugu Budianto menuturkan rapat kerja kali ini membahas terkait prioritas kecamatan tentang rencana anggaran tahun 2021.</p>
<p>&#8220;Pada intinya temen-temen Camat sudah mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019 Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah,&#8221; kata Budi sapaan akrabnya.</p>
<p>Pihaknya berharap agar perencanaan APBD tahun 2021 mendatang bisa lebih matang dan sesuai dengan visi misi Kabupaten Trenggalek. Yakni meningkatkan kinerja birokrasi yang bersih, kompeten dan profesional.</p>
<p>Demi pembangunan yang efektif dan efisien, serta pelayanan prima kepada masyarakat dalam pelayanan dasar khususnya kesehatan dan pendidikan. <strong>(mil/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sinkronisasi RAPBD 2021, Banggar DPRD Trenggalek Rapat Bersama TAPD</title>
		<link>https://memontum.com/sinkronisasi-rapbd-2021-banggar-dprd-trenggalek-rapat-bersama-tapd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 06:18:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banggar]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBD 2021]]></category>
		<category><![CDATA[TAPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125148</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bertempat di Graha Paripurna, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam rangka laporan hasil rasionalisasi anggaran tahun 2021. Pimpinan rapat yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi mengatakan dalam rapat kali ini pihaknya membahas sinkronisasi perjalanan RAPBD tahun 2021. &#8220;Hari ini agenda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bertempat di Graha Paripurna, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam rangka laporan hasil rasionalisasi anggaran tahun 2021.</p>
<p>Pimpinan rapat yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi mengatakan dalam rapat kali ini pihaknya membahas sinkronisasi perjalanan RAPBD tahun 2021. &#8220;Hari ini agenda rapat kita adalah sinkronisasi perjalanan RAPBD tahun 2021. Dimana sebelumnya sempat tertunda karena TAPD belum bisa berkoordinasi dengan OPD,&#8221; ucap Doding saat dikonfirmasi usai rapat, Kamis (07/10/2020) siang.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, TAPD melaporkan hasil sinkronisasi yang dilakukan dengan OPD. Selanjutnya, akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi.</p>
<p>Doding menyebut beberapa hal yang disinkronisasikan kali ini adalah masih berkutat soal penanganan Covid-19. &#8220;Yang jelas semuanya perlu disinkronisasikan. Termasuk penanganan Covid-19, baik penindakan, pencegahan dan sebagainya yang mana di tahun 2020 masih memakai dana tak terduga. Dan sekarang sudah masuk dalam program-program OPD,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Itu yang perlu disinkronisasikan agar masing-masing OPD paham program yang dibuat terkait penanganan Covid-19 dan pencegahannya.</p>
<p>Disinggung terkait prioritas dalam pembahasan RAPBD tahun 2021, politisi Partai PDIP ini menuturkan jika programnya adalah recovery. &#8220;Tahun anggaran 2020 yang belum dikerjakan, ini yang harus diutamakan. Misalkan insfratruktur jalan karena terkendala Covid-19 dan tidak bisa dikerjakan di tahun 2020, saat ini kondisinya semakin rusak,&#8221; kata Doding.</p>
<p>Sehingga, lanjutnya, pihaknya akan difokuskan di tahun 2020. Dengan begitu yang akan di recovery ada sekitar 60% untuk perencanaan di tahun 2021.</p>
<p>Selain itu, dalam rapat kali ini juga sempat ada data yang belum tersampaikan ke Banggar, Doding menyebutkan itu terkait belanja modal. &#8220;Jadi untuk belanja modal, DAK fisik dari Rp 300 milyar menjadi Rp 100 milyar. Selanjutnya belanja modal di tahun 2020 itu senilai Rp 319 milyar, di tahun 2021 hanya Rp 260 milyar. Dan dari TAPD masih menghitung nilai tersebut,&#8221; terangnya.</p>
<p>Mengingat pihaknya perlu melakukan recovery kegiatan-kegiatan yang belum dilaksanakan akibat Covid-19.</p>
<p>Bahkan, sejumlah wakil rakyat yang merasa kebingungan terkait banyaknya kebijakan yang ada, Doding membenarkan hal itu. &#8220;Berdasarkan kebijakan baru per tanggal 5 Oktober 2020 tentang program di desa dari Mendagri, memang semuanya menyesuaikan. Jadi tindak lanjutnya, untuk BTT di tahun 2020 ini mungkin banyak terfokus ke penanganan Covid-19. Sedangkan untuk tahun 2021 nanti, akan lebih fokus pada proteksi penanggulangan peningkatan ekonomi dan lain-lain,&#8221; pungkas Doding.</p>
<p>Dengan begitu, pihaknya juga akan terus menyesuaikan regulasi yang ada meski terus menerus ada perubahan dan perbaikan. Tetapi hal tersebut bertujuan untuk memaksimalkan APBD daerah. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125148</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
