<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rapid Tes &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rapid-tes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Jan 2021 12:28:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rapid Tes &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Muspika Sumberasih Lakukan Swab Onside di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/muspika-sumberasih-lakukan-swab-onside-di-pelabuhan-tanjung-tembaga-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2021 12:28:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[operasi yustisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Swab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132229</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo – Giat Operasi Yustisi dalam rangka pendisipilan masyarakat terhadap kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) kembali dilaksanakan oleh Muspika Sumberasih bersama TNI, Polri dan Pol PP juga KSOP Klas IV Probolinggo, Sabtu (16/01) siang. Warga Kabupaten Probolinggo, khususnya warga Pulau Gili Ketapang, yang kedapatan melanggar Prokes di area public atau tempat keramaian lainnya, kini mendapatkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> – Giat Operasi Yustisi dalam rangka pendisipilan masyarakat terhadap kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) kembali dilaksanakan oleh Muspika Sumberasih bersama TNI, Polri dan Pol PP juga KSOP Klas IV Probolinggo, Sabtu (16/01) siang.</p>



<p>Warga Kabupaten Probolinggo, khususnya warga Pulau Gili Ketapang, yang kedapatan melanggar Prokes di area public atau tempat keramaian lainnya, kini mendapatkan sanksi baru. Mereka langsung di Swab di tempat oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Hal ini terpantau saat operasi yustisi gabungan oleh Satpol PP, TNI, Polri, dan DKK serta KSOP Klas IV Probolinggo di Dermaga Perahu Penumpang Gili Ketapang Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Kecamatan Mayangan.</p>



<p>Dalam operasi ini petugas langsung menyisir dan memeriksa penumpang saat turun dari kapal. Puluhan warga terjaring karena tidak patuh Prokes. Selanjutnya, mereka dibawa petugas menuju titik pengambilan spesimen Swab.</p>



<p>Dengan Swab metode rapid antigen ini, hasil dapat diketahui dengan cepat. Tak sampai satu jam, hasil langsung keluar dan semuanya dinyatakan nonreaktif.</p>



<p>Camat Sumberasih, Wiwit, mengatakan sanksi berupa Swab di tempat ini memang diberlakukan sekarang. Hal ini telah dikoordinasikan bersama para institusi penegak hukum di Wilayah Kabupaten Probolinggo. Razia serupa juga akan terus digencarkan.</p>



<p>”Kami menyebutnya Swab onside. Jadi siapapun yang tidak patuh protokol kesehatan seerti tidak memakai masker langsung kami Swab,” ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya, razia dengan Swab di tempat merupakan peningkatan upaya satgas dalam menekan angka kasus Covid-19. Harapannya, masyarakat akan lebih jera dibandingkan dengan razia masker yang tidak dibarengi dengan Swab di tempat,” imbuhnya</p>



<p>Sementara itu, Petugas Status Hukum dan sertifikasi Kapal Kantor KSOP Klas IV Probolinggo, Herman, mengatakan hingga saat ini wilayah Pelabuhan Tanjung Tembaga bisa dikatakan aman dari sebaran Covid-19.</p>



<p>Petugas KSOP selalu melakukan himbauan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat nelayan maupun umum yang mau masuk pelabuhan.</p>



<p>“Selain itu di wilayah pelabuhan selalu ditempatkan tempat cuci tangan hingga alat untuk mengukur suhu tubuh. Ayo kita sama sama perangi Covid-19 melalui disiplin prokes dengan menjalankan 4M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak serta Menjauhi Kerumunan),” terang Herman. <strong>(geo/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132229</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Hendak &#8216;Ho ho hi he&#8217; Malam Tahun Baru, Lima Pasangan Terjaring Operasi Yustisi di Hotel Melati</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-hendak-ho-ho-hi-he-malam-tahun-baru-lima-pasangan-terjaring-operasi-yustisi-di-hotel-melati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2021 07:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepergok]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131101</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Malam pergantian tahun dioptimalkan sejumlah petugas gabungan dengan terus inten melakukan operasi yustisi. Tidak hanya menyasar pada titik-titik keramaian atau kerumunan yang menjadi potensi penularan Covid-19. Namun, operasi juga menyasar pada tamu-tamu penginapan atau hotel di wilayah Situbondo. Hasilnya, dalam operasi Kamis (31/12) malam hingga Jumat dini hari itu, Satgas Covid-19 Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Malam pergantian tahun dioptimalkan sejumlah petugas gabungan dengan terus inten melakukan operasi yustisi. Tidak hanya menyasar pada titik-titik keramaian atau kerumunan yang menjadi potensi penularan Covid-19. Namun, operasi juga menyasar pada tamu-tamu penginapan atau hotel di wilayah Situbondo.</p>
<p>Hasilnya, dalam operasi Kamis (31/12) malam hingga Jumat dini hari itu, Satgas Covid-19 Kecamatan Kota Situbondo, berhasil mendapati lima pasang muda-mudi bukan suami-istri, di sebuah kamar hotel kelas melati di Jalan Wijaya Kusuma. Mereka yang diduga hendak &#8216;ho ho hi he&#8217; itu, langsung diamankan petugas.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui salah satu perempuan yang terjaring razia, mengaku masih berstatus sebagai salah satu mahasiswi di Kabupaten Jember. Untuk memberikan efek jera, pasangan muda-mudi itu langsung dibawa ke Kantor Kecamatan Kota.</p>
<p>“Kita tidak menyangka pada malam tahun baru ini, mengamankan lima pasangan muda-mudi bukan suami isteri berada di kamar salah satu hotel. Bahkan, salah satunya mengaku berstatus sebagai mahasiswi di Jember,” kata Camat Kota Situbondo, Qurratul Aini, Jumat (01/01).</p>
<p>Usai diamankan, tambahnya, pasangan muda-mudi ini kemudian dilakukan pendataan dan pembinaan oleh petugas. Menurutnya, lima pasangan muda-mudi yang kepergok hendak menyalurkan syahwat itu, juga akan diberikan sanksi. Petugas juga bakal memanggil para orang tua untuk diberikan pembinaan.</p>
<p>“Usai didata dan dibina, kami langsung menyerahkan 10 muda-mudi tersebut kepada orang tuanya masing-masing, untuk dilakukan pembinaan lanjutan,” imbuh Qurratul.</p>
<p>Selain mengamankan lima pasang muda-mudi di kamar hotel, Satgas Covid-19, juga membubarkan kerumunan anak muda disejumlah cafe di Kota Situbondo. Petugas juga mengamankan barang bukti puluhan botol bekas minuman keras (miras).</p>
<p>Menurut Qurratul Aini, penertiban protokol kesehatan Covid-19, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Situbondo Nomor 44/0759/431/2020. Di mana, setiap tamu hotel diwajibkan melakukan rapid test antigen. Selain itu, penertiban kerumunan masa pada momen malam pergantian tahun, guna menekan angka penyebaran Covid-19. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131101</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Malam Pergantian Tahun, Forkopimda dan Forkopimka Langsung Rapid Tes Antigen Kepada Pelanggar</title>
		<link>https://memontum.com/malam-pergantian-tahun-forkopimda-dan-forkopimka-langsung-rapid-tes-antigen-kepada-pelanggar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2021 07:03:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131098</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo – Ketaatan masyarakat dalam menjalankan Prokes hingga jam malam, tidak membuat unsur Forkopimda Kota Probolinggo, menurunkan intensitas operasi yustisi di lapangan. Sebaliknya, Polres Probolinggo Kota bersama-sama dengan sejumlah unsur Forkopimda Kota Probolinggo, tetap menggelar operasi yustisi secara mobile dan stasioner dibeberapa titik perbatasan dan pusat keramaian. Pemandangan itulah, yang terlihat selama malam pergantian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> – Ketaatan masyarakat dalam menjalankan Prokes hingga jam malam, tidak membuat unsur Forkopimda Kota Probolinggo, menurunkan intensitas operasi yustisi di lapangan.</p>
<p>Sebaliknya, Polres Probolinggo Kota bersama-sama dengan sejumlah unsur Forkopimda Kota Probolinggo, tetap menggelar operasi yustisi secara mobile dan stasioner dibeberapa titik perbatasan dan pusat keramaian.</p>
<p>Pemandangan itulah, yang terlihat selama malam pergantian tahun. Polres Probolinggo Kota bersama-sama dengan sejumlah unsur Forkopimda Kota Probolinggo, tetap menggelar operasi yustisi.</p>
<p>Dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo bersama Kapolresta Probolinggo dan rombongan unsur Muspida Kota Probolinggo yang terdiri dari Kodim 0820/Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, Sat Pol PP,BPBD dan Dishub Kota Probolinggo. Secara mobile dengan mengendarai sepeda motor, menyusuri beberapa ruas jalan protokol.</p>
<p>Sejumlah kendaraan dinas yang telah dihiasi imbauan protokol kesehatan dan tim penegakan hukum protokol kesehatan, pun diikut sertakan dalam operasi Yustisi gabungan secara mobile tersebut.</p>
<p>Diawali sekitar pukul 20.00, Forkopimda bersama tim gabungan TNI-Polri-Satpol PP-BPBD berangkat dari Rumah Dinas Wali Kota usai apel.</p>
<p>Sasarannya, ada toko atau tempat usaha yang masih buka dan kerumunan masyarakat. Sementara jalur yang dilalui malam itu antara lain Jalan Panglima Sudirman, Jalan Suroyo, Alun-alun, Jalan Patimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gatot Subroto, Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto, Gladak Serang.</p>
<p>Berlanjut ke Jalan TGP, Taman Maramis, Asabri, Jalan Supriyadi, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Panjaitan, Jalan Ahmad Yani, Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, pos Alun-alun berakhir kembali di rumah dinas.</p>
<p>Di beberapa ruas jalan yang dilalui, rombongan petugas operasi yustisi tersebut acap kali berhenti untuk memberikan edukasi kepada sejumlah masyarakat yang terlihat lalai tidak menerapkan protokol kesehatan saat di luar rumah, Kamis (31/12) malam.</p>
<p>Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi, mengaku bahwa masyarakat sudah disiplin mematuhi imbauan dari pemerintah.</p>
<p>“Kami melihat di lapangan tentang aturan di malam pergantian tahun baru untuk tidak keluar rumah, cukup di rumah saja karena pandemi. Masyarakat sudah disiplin mentaati imbauan, mudah-mudahan bisa menurunkan Covid-19 di area Kota Probolinggo,” harapnya.</p>
<p>“Kami memantau di sejumlah titik, termasuk di kelurahan dan kecamatan untuk mengantisipasi aktivitas masyarakat yang keluar rumah. Kami juga menyediakan rapid tes antigen hingga pukul 01.00, Jumat (01/01) dini hari. Untuk sementara (hingga pukul 22.00, Kamis (31/12) di Wonoasih ada 2 orang yang di tes, di Kanigaran ada sekitar puluhan dan semua hasilnya non reaktif. Tentunya, kami akan menunggu info terus,” terang Habib Hadi</p>
<p>Kapolresta Probolinggo, AKBP RM Jauhari, menyampaikan jika di tempat wisata seperti PPP Mayangan, sudah ditempatkan petugas.</p>
<p>“Petugas gabungan akan melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan akan terus dilakukan mulai dari perbatasan Kota Probolinggo dan area wisata. Kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan harus dilakukan secara terus menerus baik oleh dirinya sendiri, keluarga dan aparat pemerintah,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditambahkan, aparatur diharapkan tidak lelah untuk terus melakukan edukasi. Kemudian, masyarakat juga semoga terus meningkat kesadaran mereka pentingnya penerapan Prokes.</p>
<p>“Sampai saat ini zonasi masih tetap, hanya kita memperkuat kepada masyarakat, tentang edukasi. Jadi tracking, tracing memang kami lakukan terus menerus dalam rangka penemuan kasus baru yang cepat. Karena ketika kita bisa cepat menemukan kasus baru, advokasi atau pelaksanaan treatmentnya akan lebih baik,” jelas Kapolresta.</p>
<p>Di malam jelang pergantian tahun, operasi yustisi dengan perketat prokes yang dilakukan oleh Forkopimka Kanigaran, berhasil mengamankan puluhan orang masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Mereka langsung di rapid antigen dan hasilnya banyak non reaktif.</p>
<p>Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wiowo, menambahkan jika pihaknya bersama Wali Kota juga Polresta sudah menyiapkan pos pelayanan dan keamanan, penyekatan masuk Kota Probolinggo, pos keramaian, patroli berskala besar, penyemprotan disinfektan.</p>
<p>Sesuai, dengan imbauan keputusan bersama dari Provinsi Jawa Timur atau Walkil Kota hingga operasi di sejumlah titik.</p>
<p>“Patroli dilakukan terus menerus, hasilnya masyarakat sudah mentaati aturan, wilayah sudah mulai sepi, warung toko jam 8 malam sudah tutup. Kami berharap sampai seterusnya masyarakat patuh prokes di masa pandemi ini,&#8221; katanya. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131098</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Kendaraan Diminta Putar Balik oleh Satgas Pencegahan Covid-19 Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-kendaraan-diminta-putar-balik-oleh-satgas-pencegahan-covid-19-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2020 07:24:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Pospam Pendem]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131063</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Puluhan kendaraan yang menuju ke Kota Batu, dipaksa ‘balik kanan&#8217; oleh Satgas Pencegahan Covid-19. Pasalnya, kendaraan tersebut tidak memiliki surat laporan non reaktif dan rapid antibody. “Di sini tadi sekitar 10 kendaraan roda empat harus putar balik. Mereka dari luar kota dan tidak membawa suratnya (negatif rapid tes antibody atau antigen),” [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Puluhan kendaraan yang menuju ke Kota Batu, dipaksa ‘balik kanan&#8217; oleh Satgas Pencegahan Covid-19. Pasalnya, kendaraan tersebut tidak memiliki surat laporan non reaktif dan rapid antibody.</p>
<p>“Di sini tadi sekitar 10 kendaraan roda empat harus putar balik. Mereka dari luar kota dan tidak membawa suratnya (negatif rapid tes antibody atau antigen),” ungkap Padal (Perwira Pengendali) Pospam Pendem, Ipda Hendik, Kamis (31/12) tadi.</p>
<p>Dirinya juga menjelaskan, Nopol yang dipaksa untuk kembali yakni berasal dari Jakarta, Sidoarjo, Gresik, Surabaya, Lamongan dan Mojokerto.</p>
<p>Sementara itu, untuk kendaraan yang diloloskan di Pospam Pendem, sekitar 25 kendaraan. Karena, telah memiliki surat keterangan rapid test dengan hasil non reaktif.</p>
<p>Terpisah, di Pospam Pandanrejo, petugas juga telah memaksa 55 roda empat dan 45 roda dua, untuk putar balik.</p>
<p>“Tadi juga ada rapid test bagi yang tidak menggunakan masker meskipun memiliki surat rapid test dengan hasil non reaktif,” imbuh salah satu petugas Dishub Kota Batu, Deby Meyrandi Putra.</p>
<p>Dirinya juga menambahkan, kendaraan yang tidak mengantongi surat rapid test juga tak luput dari rapid test.</p>
<p>“Disuruh nunggu hasilnya, baru boleh putar balik. Sampai saat ini, sementara tidak ada hasil tes yang reaktif,” paparnya.<strong> (cw2/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rapid Tes Covid-19, Delapan Pegawai UPT Pasar Besar Batu Reaktif</title>
		<link>https://memontum.com/rapid-tes-covid-19-delapan-pegawai-upt-pasar-besar-batu-reaktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 06:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif]]></category>
		<category><![CDATA[UPT Pasar Besar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130972</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, kembali merlakukan rapid test untuk pegawai UPT Pasar Besar Kota Batu, Rabu (30/12) tadi. Kegiatan tersebut, merupakan tindak lanjut atau kegiatan lanjutan pelaksanaan pada Senin (27/12) lalu, yang menyasar pada sejumlah PKL yang berjualan di sekitar Alun-alun Kota Batu. Diskumdag menggandeng Puskesmas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, kembali merlakukan rapid test untuk pegawai UPT Pasar Besar Kota Batu, Rabu (30/12) tadi.</p>
<p>Kegiatan tersebut, merupakan tindak lanjut atau kegiatan lanjutan pelaksanaan pada Senin (27/12) lalu, yang menyasar pada sejumlah PKL yang berjualan di sekitar Alun-alun Kota Batu.</p>
<p>Diskumdag menggandeng Puskesmas Sisir, dalam pelaksanaan rapid test yang ditujukan kepada pegawai UPT Pasar Besar Batu.</p>
<p>Dari total 52 pegawai, hanya 38 orang yang mengikuti rapid test. Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan reaktif positif rapid test.</p>
<p>&#8220;14 orang yang tidak hadir, akan mengikuti test rapid lanjutan. Untuk waktunya, masih belum ditentukan,&#8221; kata Kepala Puskesmas Sisir, Yongki Orris.</p>
<p>Yongki meminta, kepada delapan orang yang dinyatakan reaktif, untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Lalu, Puskesmas Sisir akan melakukan tracing pergerakan delapan orang beberapa hari ke belakang.</p>
<p>Pada bulan Juli dan Agustus lalu, pihaknya telah melakukan rapid test kepada para pedagang Pasar Besar Batu.</p>
<p>Ada sekitar 300 pedagang yang mengikuti rapid test bulan Juli lalu. Serta 400 pedagang mengikuti rapid test pada Agustus lalu. Pihaknya siap jika diminta untuk melakukan rapid test kali ketiga kepada para PKL.</p>
<p>&#8220;Ini ditujukan agar memberi rasa aman dan masyarakat tak khawatir saat berkunjung ke Pasar Batu. Untuk tahap ketiga belum ada perintah. Puskesmas Sisir selalu siap untuk melaksanakan rapid test jika diperlukan,&#8221; ujar Yongki.</p>
<p>Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono, mengatakan pelaksanaan rapid test ini bukan karena menghadapi libur panjang. Lebih dari itu, bagaimana upaya mengantisipasi penularan agar tak menyebarluas. Maka, perlu pemantauan untuk mendeteksi dini agar bisa cepat ditangani.</p>
<p>“Jadi berpikirnya bukan hanya ketika libur panjang ini. Maka harus ada antisipasi. Bagaimanapun itu harus ada antisipasi,” kata Eko.</p>
<p>Kepala UPT Pasar Besar Kota Batu, Agus Suyadi, mengatakan bahwa akan terus melakukan antisipasi penyebaran covid-19. Kepada yang teridentifikasi sementara, tidak diperbolehkan bekerja dan isolasi mandiri terlebih dahulu.</p>
<p>&#8220;Untuk yang reaktif akan kita lakukan swab dan bagi yang belum akan kami rapid, besok ada 10 satpam yang shift malam melakukan rapid,&#8221; jelasnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130972</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PMI Malang Rekomendasikan Rapid Tes Antigen untuk Menekan Zona Merah</title>
		<link>https://memontum.com/pmi-malang-rekomendasikan-rapid-tes-antigen-untuk-menekan-zona-merah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2020 08:05:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antibody]]></category>
		<category><![CDATA[Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130898</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang tahun baru, kasus Covid-19 meningkat secara signifikan hingga menjadikan Kota Malang, berada di zona merah. Kebijakan melakukan rapid tes bagi wisatawan, pun mendapat perhatian lebih. Terutama, rapid tes antigen yang dianggap lebih direkomendasikan, ketimbang rapid tes antibody. Kepala UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, Dr Enny Sekar Rengganingati, menjelaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang tahun baru, kasus Covid-19 meningkat secara signifikan hingga menjadikan Kota Malang, berada di zona merah.</p>
<p>Kebijakan melakukan rapid tes bagi wisatawan, pun mendapat perhatian lebih. Terutama, rapid tes antigen yang dianggap lebih direkomendasikan, ketimbang rapid tes antibody.</p>
<p>Kepala UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, Dr Enny Sekar Rengganingati, menjelaskan bahwa rapid tes antigen digunakan untuk mendeteksi antigen yang diproduksi di dalam tubuh.<br />
Antigen sendiri adalah zat racun dari virus.</p>
<p>&#8220;Rapid tes antigen direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan. Di PMI sendiri, ada fasilitas untuk membantu masyarakat dalam melakukan rapid tes antigen,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Rapid tes antigen ini, tambahnya, paling baik dilakukan ketika orang baru saja terinfeksi. Bahkan, tingkat akurasinya mencapai 92 persen, dari tingkat sensitivitas.</p>
<p>Sebaliknya, pemeriksaan rapid tes antigen dinilai belum seakurat Swab PCR, untuk mendiagnosis Covid-19.</p>
<p>“Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, pemeriksaan rapid tes antigen perlu dilakukan paling lambat lima hari setelah munculnya gejala Covid-19. Waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan, kurang lebih hanya 15 menit,” papar wanita yang akrab disapa Enny itu.</p>
<p>Sejak seminggu yang lalu, layanan rapid tes antigen sudah disediakan oleh PMI. Bahkan, peralatan yang digunakan juga sudah mendapat rekomendasi satgas Covid-19.</p>
<p>Hasil pemeriksaan, berlaku secara nadional dengan harga pelayanan rapid tes antigen sebesar Rp 230 ribu.</p>
<p>Selain itu, tambahnya, saat ini plasma darah juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan dan dibutuhkan.</p>
<p>Syarat yang diperlukan untuk menjadi pendonor plasma darah, yaitu di dalam darahnya memang ada antibodi virus utamanya Covid-19.</p>
<p>Plasma darah pendonor itu diencerkan hingga 1/160 dan akan di tes. Dengan pengenceran seperti itu, jika hasilnya masih reaktif, maka bisa dipakai untuk orang yang menerima donor plasma.</p>
<p>Kabid Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono, menuturkan saat ini pihaknya juga tengah mengajak pasien Covid-19 yang sudah sembuh, untuk membantu sesama dengan mendonorkan plasmanya.</p>
<p>“Kami ajak pasien Covid-19 yang sudah sembuh, untuk ikut donor. Kami juga edukasi bagaimana masyarakat yang sakit Covid-19, sudah sembuh agar mendonorkan plasmanya. Alhamdulillah, pendonor lumayan banyak sampai kami kesulitan memenuhi kit (peralatan untuk kebutuhan donor plasma konvalensen),” ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya mengaku kewalahan dan belum bisa melayani semua. Tetapim, meskipun pendonor banyak, namun jumlah ini tidak sebanding dengan permintaan dari rumah sakit.</p>
<p>“Permintaan plasma banyak sekali. Selain terbatasnya kit, tidak semua pendonor pasti lolos,” ujar dia. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harris Hotel Sediakan Fasilitas Layanan Rapid Tes</title>
		<link>https://memontum.com/harris-hotel-sediakan-fasilitas-layanan-rapid-tes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2020 12:38:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130734</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Menanggapi Surat Edaran (SE) Nomor 34 Tahun 2020, Harris Hotel &#38; Convention Malang menyediakan fasilitas rapid tes bagi tamu hotel. Fasilitas yang jadi satu paket dengan layanan kamar itu, berlaku sejak 24 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021. “Baru-baru ini sektor pariwisata Kota Malang, khususnya perhotelan punya regulasi baru berdasarkan SE [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Menanggapi Surat Edaran (SE) Nomor 34 Tahun 2020, Harris Hotel &amp; Convention Malang menyediakan fasilitas rapid tes bagi tamu hotel.</p>
<p>Fasilitas yang jadi satu paket dengan layanan kamar itu, berlaku sejak 24 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021.</p>
<p>“Baru-baru ini sektor pariwisata Kota Malang, khususnya perhotelan punya regulasi baru berdasarkan SE yang dikeluarkan Wali Kota. Dimana untuk seluruh wisatawan yang menginap di Kota Malang wajib menyertakan hasil rapid tes antibody atau rapid tes antigen. Bisa pilih salah satu,” ungkap General Manager Harris Hotel &amp; Convention Malang, Romain Huet.</p>
<p>Berangkat dari situ, pihaknya menyediakan rapid tes di hotel khusus untuk para tamu yang akan menginap. Tidak lain dan tidak bukan, ini untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para tamu.</p>
<p>“Harris Malang bekerjasama dengan laboratorium dan klinik terdekat, seperti Klinik Kendedes dalam penyediaan rapid tes. Baik rapid tes antibody ataupun rapid tes antigen,” jelasnya.</p>
<p>Penyediaan rapid tes sendiri mulai pukul 13.00 sampai dengan 21.00 dan ditangani oleh tenaga medis. Tak hanya itu, rapid tes juga tersedia dengan paket promo kamar.</p>
<p>“Harga paket promo kamar include rapid tes mulai dari Rp 958.000 per malam. Harga itu sudah termasuk rapid test antibodi. Selain itu fasilitas lainnya juga mendapatkan potongan 15% potongan untuk food &amp; beverages,” tandasnya.</p>
<p>Hingga Sabtu (26/12) pagi, total ada 20 kamar yang sudah menggunakan fasilitas layanan rapid tes cornes Harris Hotel &amp; Convention Malang. “Selain itu, tamu juga ada yang sudah membawa hasil rapid tes sendiri,” imbuhnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130734</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Luar Kota yang Masuk Trenggalek Harus Jalani Rapid Test Antigen</title>
		<link>https://memontum.com/warga-luar-kota-yang-masuk-trenggalek-harus-jalani-rapid-test-antigen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2020 12:29:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antigen]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130647</guid>

					<description><![CDATA[Berlaku Selama Libur Panjang, Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung operasi yustisi gabungan dan pemeriksaan rapid test antigen di perbatasan Trenggalek-Tulungagung tepatnya Puskesmas Baruharjo. Dalam operasi ini, petugas gabungan Pemkab Trenggalek, Polres, serta Kodim 0806 melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan dari luar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Berlaku Selama Libur Panjang, Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021</strong></h3>
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung operasi yustisi gabungan dan pemeriksaan rapid test antigen di perbatasan Trenggalek-Tulungagung tepatnya Puskesmas Baruharjo.</p>
<p>Dalam operasi ini, petugas gabungan Pemkab Trenggalek, Polres, serta Kodim 0806 melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan dari luar kota yang hendak masuk ke Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Jadi mulai hari ini sampai tanggal 4 Januari 2021, para pelaku perjalanan yang masuk Trenggalek akan diperiksa petugas mulai dari KTP dan hingga pemeriksaan kondisi kesehatan dengan menjalani rapid tes antigen,&#8221; ungkap Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (24/12/2020) sore.</p>
<p>Dijelaskan Bupati, operasi ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan resiko lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dimasa libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.</p>
<p>Terdapat 2 titik lokasi yang disiapkan Pemkab Trenggalek untuk melakukan operasi yustisi dan rapid tes antigen.</p>
<p>Yang pertama di perbatasan timur Trenggalek tepatnya Puskesmas Baruharjo, Durenan dan perbatasan barat di Puskesmas Pucanganak, Tugu.</p>
<p>Pihaknya mengatakan operasi menyasar pelaku perjalanan yang masuk ke Kabupaten Trenggalek, dan memiliki tujuan menetap di Kabupaten Trenggalek untuk beberapa waktu selama libur Natal dan Tahun Baru.</p>
<p>“Kita terus melakukan target tetapi fase pertama kita satu kelompok lima puluh orang, dan ini fase pertama di pagi hari ini. Tadi kita cek sudah ada data 20 orang yang masuk pengecekan dan 17 diantaranya non reaktif yang 3 masih menunggu hasil dan masih ada beberapa yang mengantri,” imbuhnya</p>
<p>Pria yang akrab disapa Mas Ipin tersebut menjelaskan apabila terdapat pelaku perjalanan kendaraan umum yang hasil rapid tesnya reaktif maka akan dipisahkan dari pelaku perjalanan lain.</p>
<p>&#8220;Bagi mereka yang reaktif juga harus menjalani karantina di tempat yang telah disiapkan oleh Pemkab Trenggalek di ruang karantina Puskesmas Baruharjo maupun Pucanganak,&#8221; kata Bupati.</p>
<p>Suami Novita Hardini ini menyebut Pemkab Trenggalek saat ini tengah menyiapkan sekitar 3000 hingga 5000 rapid antigen.</p>
<p>Jumlah tersebut kemungkinan bisa saja ditambah melihat kondisi satu dua hari dari prosentase sampling yang dilakukan.</p>
<p>“Kalau prosentasenya besar kita akan semakin menggencarkan dan kita akan semakin tambah, atau bahkan mungkin kita akan kembali pada fase-fase di awal covid dulu kita berlakukan lagi pembatasan wilayah,” terangnya.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan di Kabupaten Trenggalek saat ini kondisinya adalah pengurangan resiko dalam wilayah. Mengingat angka kasus baru Covid-19 di Kabupaten Trenggalek meningkat dalam kurun waktu beberapa waktu terakhir.</p>
<p>“Kalau sekarang kita masuk ke fase pengurangan resiko dan pemisahan resiko di dalam wilayah,” pungkas Bupati Arifin. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130647</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Ibu, PKK Lamongan Gelar Rapid Tes</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-ibu-pkk-lamongan-gelar-rapid-tes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2020 14:30:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[PKK Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Sebagai bentuk dukungan dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan, mengadakan tes rapid gratis, Kamis (17/12) tadi. Pelaksanaan yang bertempat di Halaman Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, digelar juga dalam Peringatan ke-92 Hari Ibu. Pelaksanaan tersebut, sesuai dengan intruksi dari TP PKK Pusat, tentang pelaksanaan tes rapid [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Sebagai bentuk dukungan dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan, mengadakan tes rapid gratis, Kamis (17/12) tadi.</p>
<p>Pelaksanaan yang bertempat di Halaman Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, digelar juga dalam Peringatan ke-92 Hari Ibu.</p>
<p>Pelaksanaan tersebut, sesuai dengan intruksi dari TP PKK Pusat, tentang pelaksanaan tes rapid gratis untuk kaum perempuan yang diselenggarakan mulai tanggal 14 sampai 21 Desember.</p>
<p>Karenanya, TP PKK Lamongan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Lamongan, mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan rapid tes. TP PKK Lamongan, menyiapkan rapid test kit sebanyak 100 buah untuk perempuan Lamongan yang ingin melakukan tes.</p>
<p>Ketua TP PKK Lamongan, Makhdumah Fadeli, mengajak kaum wanita untuk tetap menjaga kesehatan dengan konsumsi makanan bergizi serta berolahraga.</p>
<p>Tidak ketinggalan, menerapkan protokol kesehatan melalui 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau menghindari kerumunan).</p>
<p>“Jangan takut untuk melakukan rapid tes. Dengan rapid, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan kita. Kalau sakit agar bisa segera ditindaklanjuti dan diobati. Tidak perlu takut dan malu terkait virus ini,” kata Makhdumah.</p>
<p>Ketua TP PKK Lamongan juga berharap, pelaksanaan tes rapid ini dapat diperluas hingga tingkat kecamatan, desa atau kelurahan.</p>
<p>“Mudah-mudahan di Lamongan, sudah tidak ada penambahan kasus baru lagi. Saya doakan, semoga yang saat ini masih dirawat segera sembuh dan kita semua tetap sehat,” pungkasnya. <strong>(fiq/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130219</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
