<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Reaktif rapid test &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/reaktif-rapid-test/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Oct 2020 17:08:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Reaktif rapid test &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>&#8216;Nginap&#8217; di Safe House,  20 Pengunjuk Rasa Reaktif Jalani Swab Test</title>
		<link>https://memontum.com/nginap-di-safe-house-20-pengunjuk-rasa-reaktif-jalani-swab-test</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2020 17:08:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[isolasi]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif rapid test]]></category>
		<category><![CDATA[Safe House Jl Kawi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125315</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meskipun sebanyak 128 pengunjuk rasa tolak Omnibus Law yang sempat diamankan petugas sudah diperbolehkan pulang, namun masih ada 20 orang yang masih belum bisa pulang ke rumah. Mereka harus mampir terlebih dahulu ke safe house Jl Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Dikarenakan saat di rapid test ke 20 orang ini hasilnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Meskipun sebanyak 128 pengunjuk rasa tolak Omnibus Law yang sempat diamankan petugas sudah diperbolehkan pulang, namun masih ada 20 orang yang masih belum bisa pulang ke rumah. Mereka harus mampir terlebih dahulu ke safe house Jl Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>
<p>Dikarenakan saat di rapid test ke 20 orang ini hasilnya reaktif. Mereka dibawa ke safe house untuk jalani swab test. Tentunya jika hasilnya swab test positif, maka harus menjalani isolasi di safe house.</p>
<p>Kasat Reskrim AKP Azi Pratas Guspitu SIK MH mengatakan bahwa ke 20 orang yang reaktif dibawa ke safe house Jl Kawi untuk Swab Test. &#8220;Saat ini isolasi mandiri sudah tidak diperbolehkan. Maka jika nantinya ada yang hasil swab test nya positif harus menjalani isolasi di safe house&#8221; ujar AKP Azi, Jumat (9/10/2020) malam.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya unjuk rasa penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja berlangsung anarkis di depan Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (8/10/2020). Baik pengunjuk rasa maupun petugas Polri banyak yang mengalami luka.</p>
<p>Bus Polres Batu yang di parkir tak jauh dari lokasi dirusak dengan cara dilempari batu, mobil CRV Satpol PP Patwal Wakil Wali Kota Malang yang di parkir di Jl Majapahit, digulingkan dan dibakar. Truk Polres Blitar juga dilempari batu. Sebanyak 4 motor dinas Polresta Malang Kota dibakar di Jl Kahuripan. Serta beberapa mobil milik Pemkot Malang mengalami pecah kaca. Bagian depan gedung dewan juga alami kerusakan.</p>
<p>Akibat unjuk rasa yang anarkis ini petugas melakukan penindakan hukum. Diantaranya mengamankan 129 pengunjuk rasa. Rincian sebanyak 59 mahasiwa, 14 pelajar SMA, 15 pelajar SMK, 2 pelajar SMP, 1 buruh, 15 pengangguran, 1 security, dan 5 orang kuli bangunan. Dari 129 orang itu sebanyak 5 orang perempuan.</p>
<p>Mereka menjalani pemeriksaan dan pendataan juga rapid test. Pada Jumat sore sebanyak 128 pengunjuk rasa informasinya sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan AN (21) kuli bangunan, warga Wagir, Kabupaten Malang masih menjalani pemeriksaan di Polresta Malang Kota, karena terlibat pengerusakan bus milik Polres Batu. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125315</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 129 Pengunjuk Rasa Diamankan, 20 Orang Reaktif Rapid Test</title>
		<link>https://memontum.com/sebanyak-129-pengunjuk-rasa-diamankan-20-orang-reaktif-rapid-test</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2020 08:26:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif rapid test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 129 pengunjuk rasa Omnibus Law masih diamankan di Polresta Malang Kota, Jumat (9/10/2020) siang. Semuanya sudah menjalani rapid test. Dari hasil rapid test terssbut sebanyak 20 orang dinyatakan reaktif. Dalam konferensi pers Jumat (9/10/2020) siang, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 129 pengunjuk rasa Omnibus Law masih diamankan di Polresta Malang Kota, Jumat (9/10/2020) siang. Semuanya sudah menjalani rapid test. Dari hasil rapid test terssbut sebanyak 20 orang dinyatakan reaktif.</p>
<p>Dalam konferensi pers Jumat (9/10/2020) siang, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH mengatakan bahwa terkait kerusakan akibat aksi demo anarkis, ada mobil dinas Satpol PP dan 4 motor dinas Polri di bakar pengunjuk rasa, bus Polres Batu dan Truk Polres Blitar di rusak. &#8220;Juga termasuk kerusakan yang terjadi di kantor DPRD Kota Malang dan Kantor Pemerintahan Kota Malang, juga pengerusakan lampu-lampu taman,&#8221; ujaf Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Tentunya aksi bentrok kemarin mengakibatkan kedua belah pihak antara pengunjuk rasa dan anggota Polri alami luka-luka. Sebanyak 15 petugas Polri alami luka-luka karena terkana lemparan batu. Bahkan ada 3 anggota Brimob yang masih dirawat di UGD RSSA Malang karena luka parah di kepala.</p>
<div id="attachment_125257" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Diamankan.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-125257" decoding="async" class="wp-image-125257 size-full" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Diamankan.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Pengunjuk rasa yang diamankan. (gie)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Diamankan.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Diamankan.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Diamankan.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Diamankan.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Diamankan.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-125257" class="wp-caption-text">Pengunjuk rasa yang diamankan. (gie)</p></div>
<p>Petugas melakukan penegakan hukum dan sebanyak 129 orang diamankan. &#8220;Sebanyak 59 mahasiwa, 14 pelajar SMA, 15 pelajar SMK, 2 pelajar SMP, 1 buruh, 15 pengangguran, 1 security, dan 5 orang kuli bangunan. Dari 129 orang itu sebanyak 5 orang perempuan. Kami lakukan pendalaman hingga 1 ×24 jam. Kami lakukan pendalaman untuk menentukan status yang diamankan ini. Kalau memenihi unsur ya akan kita proses. Namun kalau mereka tidak terlibat akan kita kembalikan,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Sementara itu 20 orang yang reaktif rapid tes akan menjalani swab test. &#8220;Segera akan kami swab test. Untuk 129 orang yang kami amankan, kita lakukan pemeriksaan dilakukan secara persuasif dan humanis. Mereka juga sudah kami berikan makan dan minum. Kita berikan hak-hak yang bersangkutan. Mereka dominan dari Malang, ada yang dari Banyuwangi, Jombang, Pasuruan dan beberapa kawasan lainnya dari luar Malang,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125255</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
