<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Reaktif &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/reaktif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2021 08:31:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Reaktif &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Kunjungi Penghuni Yayasan Bhakti Luhur yang Reaktif dan Isolasi Mandiri di Asrama</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-kunjungi-penghuni-yayasan-bhakti-luhur-yang-reaktif-dan-isolasi-mandiri-di-asrama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2021 08:31:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ijen Boulevard]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[layanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif]]></category>
		<category><![CDATA[RS Lapangan Ijen Boulevard]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135882</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, meninjau Yayasan Bhakti Luhur, Rabu (03/03) siang ini. Pasalnya orang nomor satu di Kota Malang itu ingin mengetahui kondisi isolasi mandiri yang dijalankan penghuni Yayasan Bhakti Luhur paska 170 penghuninya yang terdiri dari pengasuh dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) reaktif covid-19. Disampaikan Sutiaji pada awak media usai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, meninjau Yayasan Bhakti Luhur, Rabu (03/03) siang ini. Pasalnya orang nomor satu di Kota Malang itu ingin mengetahui kondisi isolasi mandiri yang dijalankan penghuni Yayasan Bhakti Luhur paska 170 penghuninya yang terdiri dari pengasuh dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) reaktif covid-19.</p>



<p>Disampaikan Sutiaji pada awak media usai peninjauan bahwa sarana dan prasarana di yayasan ini sudah memadahi untuk dilakukan isolasi mandiri.</p>



<p>&#8220;Disini sarana prasarana tercukupi dan alhamdulillah ini sudah ada dr. Totok, dimana beliau adalah penanggung jawabnya. Jadi saya kira ini sudah sesuai dengan SOP protokol Covid-19 ketika melakukan isolasi mandiri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tak hanya itu, tersedianya lapangan, pengetahuan para pengasuh tentang cara memberi asupan makanan, dan terlibatnya tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Mulyorejo, diharapkan mampu menunjang penghuni yang lakukan isolasi mandiri.</p>



<p>Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa isolasi mandiri dilakukan karena mayoritas yang terpapar adalah ABK. Dimana mereka harus mendapat perlakuan khusus, dan pengasuh di yayasan ini sudah terlatih untuk itu.</p>



<p>&#8220;Kenapa kok tidak ditaruh di rumah isolasi atau di Rumah Sakit Lapangan? Ini ada yang harus mapah masuknya, pakai kursi roda, dan seterusnya. Jadi diperlukan keahlian untuk mengurus adik-adik disini, dan itu oleh para pengasuh nya sudah lebih ngerti. Cuma tetap pakai protokol kesehatan (prokes) Covid-19,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menurut pemilik kursi N1 ini, mitigasi sudah dilakukan secara cepat dengan mengambil Swab Antigen.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135828-mall-pelayanan-publik-kota-malang-soft-launching-agustus-2021#ixzz6o2GST8A5" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Mall Pelayanan Publik Kota Malang Soft Launching Agustus 2021</a></strong></p>



<p>&#8220;Kita lihat lagi besok kita pantau terus, dan akan antigen ulang, masih reaktif atau tidak.&nbsp; Jadi yang terpenting mitigasi dini dulu, perlu waspada,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Dirinya turut heran dari mana awal mula penyebaran ini berasal. Pasalnya, para pengasuh dan ABK sudah 1 tahun tidak pernah keluar dari asrama.</p>



<p>&#8220;Mereka sekolah pun juga di dalam, jadi kita tidak tahu awalnya dari mana. Entah mungkin ketika pengasuh belanja makanan keluar atau bagaimana. Makanya semuanya harus waspada,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr. Husnul Muarif, mengatakan saat ini ada penambahan 16 orang penghuni yayasan yang dibawa ke RS Lapangan Ijen Boulevard.</p>



<p>&#8220;Ada 16 yang reaktif covid-19 dibawa ke RS Lapangan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya mengatakan bahwa total 170 reaktif Covid-19 tidak semua masuk dalam penambahan kasus terkonfirmasi positif. Karena berdasar Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 446 Tahun 2021, pasien dikatakan terkonfirmasi Covid-19 setelah mendapatkan hasil positif pada pemeriksaan PCR-Swab.</p>



<p>&#8220;Tetapi tetap masuk data di Dinkes namun belum tahap konfirmasi. Karena proses Swab-PCR juga terus berjalan, sehingga jumlahnya dinamis. Jadi masuknya ke suspek atau probable,&#8221; kata dokter berkacamata itu.</p>



<p>Berkaitan dengan perlunya penambahan pengasuh, dirinya mengatakan bahwa yayasan ini masih mampu. &#8220;Disini sudah cukup pengasuhnya, saya rasa tidak perlu ada penambahan. Yang terpenting kami akan berkoordinasi lakukan evaluasi klinis, secara bertahap atau periodik,&#8221; kata dr. Husnul. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135882</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rapid Tes Covid-19, Delapan Pegawai UPT Pasar Besar Batu Reaktif</title>
		<link>https://memontum.com/rapid-tes-covid-19-delapan-pegawai-upt-pasar-besar-batu-reaktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 06:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif]]></category>
		<category><![CDATA[UPT Pasar Besar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130972</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, kembali merlakukan rapid test untuk pegawai UPT Pasar Besar Kota Batu, Rabu (30/12) tadi. Kegiatan tersebut, merupakan tindak lanjut atau kegiatan lanjutan pelaksanaan pada Senin (27/12) lalu, yang menyasar pada sejumlah PKL yang berjualan di sekitar Alun-alun Kota Batu. Diskumdag menggandeng Puskesmas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, kembali merlakukan rapid test untuk pegawai UPT Pasar Besar Kota Batu, Rabu (30/12) tadi.</p>
<p>Kegiatan tersebut, merupakan tindak lanjut atau kegiatan lanjutan pelaksanaan pada Senin (27/12) lalu, yang menyasar pada sejumlah PKL yang berjualan di sekitar Alun-alun Kota Batu.</p>
<p>Diskumdag menggandeng Puskesmas Sisir, dalam pelaksanaan rapid test yang ditujukan kepada pegawai UPT Pasar Besar Batu.</p>
<p>Dari total 52 pegawai, hanya 38 orang yang mengikuti rapid test. Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan reaktif positif rapid test.</p>
<p>&#8220;14 orang yang tidak hadir, akan mengikuti test rapid lanjutan. Untuk waktunya, masih belum ditentukan,&#8221; kata Kepala Puskesmas Sisir, Yongki Orris.</p>
<p>Yongki meminta, kepada delapan orang yang dinyatakan reaktif, untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Lalu, Puskesmas Sisir akan melakukan tracing pergerakan delapan orang beberapa hari ke belakang.</p>
<p>Pada bulan Juli dan Agustus lalu, pihaknya telah melakukan rapid test kepada para pedagang Pasar Besar Batu.</p>
<p>Ada sekitar 300 pedagang yang mengikuti rapid test bulan Juli lalu. Serta 400 pedagang mengikuti rapid test pada Agustus lalu. Pihaknya siap jika diminta untuk melakukan rapid test kali ketiga kepada para PKL.</p>
<p>&#8220;Ini ditujukan agar memberi rasa aman dan masyarakat tak khawatir saat berkunjung ke Pasar Batu. Untuk tahap ketiga belum ada perintah. Puskesmas Sisir selalu siap untuk melaksanakan rapid test jika diperlukan,&#8221; ujar Yongki.</p>
<p>Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono, mengatakan pelaksanaan rapid test ini bukan karena menghadapi libur panjang. Lebih dari itu, bagaimana upaya mengantisipasi penularan agar tak menyebarluas. Maka, perlu pemantauan untuk mendeteksi dini agar bisa cepat ditangani.</p>
<p>“Jadi berpikirnya bukan hanya ketika libur panjang ini. Maka harus ada antisipasi. Bagaimanapun itu harus ada antisipasi,” kata Eko.</p>
<p>Kepala UPT Pasar Besar Kota Batu, Agus Suyadi, mengatakan bahwa akan terus melakukan antisipasi penyebaran covid-19. Kepada yang teridentifikasi sementara, tidak diperbolehkan bekerja dan isolasi mandiri terlebih dahulu.</p>
<p>&#8220;Untuk yang reaktif akan kita lakukan swab dan bagi yang belum akan kami rapid, besok ada 10 satpam yang shift malam melakukan rapid,&#8221; jelasnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130972</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalani Rapid Test, Ratusan Santri di Trenggalek Dipulangkan</title>
		<link>https://memontum.com/jalani-rapid-test-ratusan-santri-di-trenggalek-dipulangkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 08:58:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menjalani pemeriksaan Rapid Test secara massal, ratusan santri yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Desa Baruharjo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek dinyatakan reaktif. Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ratusan santri yang non reaktif dipulangkan. Rapid Test massal ini dilakukan sebagai tindak lanjut pasca ditemukannya 77 santri yang dinyatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menjalani pemeriksaan Rapid Test secara massal, ratusan santri yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Desa Baruharjo Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek dinyatakan reaktif.</p>
<p>Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ratusan santri yang non reaktif dipulangkan.</p>
<p>Rapid Test massal ini dilakukan sebagai tindak lanjut pasca ditemukannya 77 santri yang dinyatakan positif Covid-19.</p>
<p>&#8220;Pasca ditemukannya 77 santri yang positif Covid-19 kemarin, kami sudah melakukan rapid test secara massal terhadap 432 santri yang ada di Ponpes Kecamatan Durenan. Hasilnya 123 orang dinyatakan reaktif, sedangkan 309 lainnya non reaktif,&#8221; ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, dr Saeroni saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020) pagi.</p>
<p>Pihaknya menerangkan, santri yang reaktif, saat ini tengah melakukan isolasi di Ponpes. Selanjutnya, santri &#8211; santri tersebut akan dilakukan tes lebih lanjut dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).</p>
<p>&#8220;Dan bagi 123 santri yang reaktif akan dilakukan swab test hari ini secara bertahap. Hal ini guna menambah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>dr Saeroni juga menyampaikan saat ini santri positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 1 orang dari 16 menjadi 17. Sedangkan dari 77 santri yang positif Covid-19, 60 lainnya masih menjalani karantina di asrama Covid-19 Trenggalek.</p>
<p>Demi mencegah adanya penyebaran Virus Corona di lingkungan pondok pesantren, ratusan santri yang non reaktif dipulangkan kerumah masing-masing.</p>
<p>Kasat Binmas Polres Trenggalek, AKP Suyono menuturkan pemulangan santri pondok pesantren ini dilakukan sejak kemarin hingga hari ini.</p>
<p>&#8220;Untuk jumlah santri yang dipulangkan kemarin adalah santri putra sebanyak lebih dari 600 orang. Dan rencananya hari ini santri putri yang akan dipulangkan,&#8221; terang Suyono.</p>
<p>Pemulangan seluruh santri ponpes ini dilakukan sejak pukul 07.00 hingga 16.00, dengan sistem setiap kelas. Jadwal pemulangan juga akan diberikan jeda waktu satu jam.</p>
<p>&#8220;Bagi yang menjemput santri, jalan masuk ke pondok diarahkan melalui pintu sebelah timur dan melalui pintu utama sebelah barat untuk keluar pondok. Dengan begitu, tidak akan ada kerumunan orang yang bisa mengakibatkan penyebaran virus nantinya,&#8221; tegasnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rapid Test Dewan, Satu Staf Reaktif</title>
		<link>https://memontum.com/rapid-test-dewan-satu-staf-reaktif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2020 15:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124735</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Rapid test anggota DPRD Pamekasan untuk kesekian kalinya dilakukan. Hasilnya, satu staf Dewan reaktif. Itu diketahui setelah tenaga kesehatan (Nakes) merapid test di ruang pertemuan lantai dua kantor setempat, Rabu (30/08/20). Sebanyak 48 anggota dan staf Sekretariat DPRD secara bergantian dilakukan rapid tes oleh tim medis. Hal itu, sebagai langkah preventif awal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Rapid test anggota DPRD Pamekasan untuk kesekian kalinya dilakukan. Hasilnya, satu staf Dewan reaktif. Itu diketahui setelah tenaga kesehatan (Nakes) merapid test di ruang pertemuan lantai dua kantor setempat, Rabu (30/08/20).</p>
<p>Sebanyak 48 anggota dan staf Sekretariat DPRD secara bergantian dilakukan rapid tes oleh tim medis. Hal itu, sebagai langkah preventif awal untuk screening personal pasca berbagai kegiatan dan kedinasan yang dilakukan selama pandemi.</p>
<p>Menurut dr Hasrawi, tim medis PKM Teja sebagai perwakilan dari Dinkes Pamekasan, sebenarnya yang dijadwalkan ada 60 orang untuk dites. Namun, ada beberapa orang yang tidak bisa hadir dan mengikuti kegiatan, karena ada kesibukan dan keperluan dinas lainnya.</p>
<p>&#8220;Hal ini dilakukan sesuai permintaan sekretariat DPRD Pamekasan kepada Dinkes. Hasilnya, ada 1 staf perempuan yang reaktif. Jadi nantinya akan ditindak lanjuti oleh PKM setempat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Secara keseluruhan proses rapid tes ini berjalan baik dan mendapat antusias yang bagus dari peserta. Namun, ketika singgung tentang siapa saja anggota DPRD yang belum melakukan Rapid Test, Pihaknya enggan memberikan komentar.</p>
<p>&#8220;Saya lupa mas yang pasti ada dalam daftar hadir bagi yang sudah dites rapid. Semoga semua bermanfaat dan selalu terapkan 3M meski di rumah dan saat beraktifitas juga,&#8221; ujarnya</p>
<p>Makin mengkhawatirkan penyebaran pandemi, membuat banyak pihak makin getol antisipasi penyebarannya. Mulai dari 3M, hingga strategi 3T untuk Test, Tracing dan Treatment, juga dilakukan.</p>
<p>Salah satu, alasannya, aktifitas yang tinggi para wakil rakyat, rupanya juga menjadi perhatian khusus dari Pemkab Pamekasan untuk melakukan uji awal covid 19. Buktinya mulai dilakukannya, tes rapid yang dikhususkan pada anggota DPRD Kabupaten Pamekasan, Selasa pagi. <strong>(adi/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124735</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
