<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>refleksi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/refleksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 03:17:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>refleksi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Refleksi HUT Ke-112, DPRD Kota Malang Santuni 112 Anak Yatim dan Perkuat Sinergi</title>
		<link>https://memontum.com/refleksi-hut-ke-112-dprd-kota-malang-santuni-112-anak-yatim-dan-perkuat-sinergi</link>
					<comments>https://memontum.com/refleksi-hut-ke-112-dprd-kota-malang-santuni-112-anak-yatim-dan-perkuat-sinergi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ke-112]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Santuni]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231377</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 dengan berbagai rangkaian kegiatan refleksi dan sosial, Selasa (31/03/2026) tadi. Sebagai simbol usia lembaga, acara diawali dengan pemberian santunan kepada 112 anak yatim sebelum dimulainya rapat paripurna. Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini sengaja dikemas dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 dengan berbagai rangkaian kegiatan refleksi dan sosial, Selasa (31/03/2026) tadi. Sebagai simbol usia lembaga, acara diawali dengan pemberian santunan kepada 112 anak yatim sebelum dimulainya rapat paripurna.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini sengaja dikemas dalam nuansa tasyakuran yang sederhana namun mendalam. &#8220;Kami mengundang 112 anak yatim untuk berbagi kebahagiaan. Ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian nyata keluarga besar DPRD di usia yang ke-112 ini,&#8221; ujar Mia-sapaannya.</p>



<p>Kemudian, dilanjutkan dengan rapat paripurna yang dibuka dengan penayangan video sejarah perjalanan DPRD Kota Malang. Menurutnya, meski hari jadi DPRD jatuh pada 25 Maret 2026, namun pelaksanaannya baru digelar hari ini guna menyesuaikan dengan suasana Lebaran.</p>



<p>Bagi Mia, momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik untuk melakukan kontemplasi atas kinerja dewan selama hampir dua tahun masa jabatan berjalan. &#8220;Usia ke-112 ini adalah momentum refleksi. Kami mengevaluasi apa yang kurang dan apa yang perlu diperbaiki agar dapat bekerja lebih maksimal bagi masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain itu, DPRD Kota Malang juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang guna memastikan setiap kebijakan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. &#8220;Kami berharap bisa menjadi partner yang baik bagi eksekutif, membangun sinergi agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mia juga mengakui, bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh DPRD Kota Malang. Dia menilai kepuasan masyarakat terhadap kinerja dewan masih perlu terus ditingkatkan.</p>



<p>“Kami sadar masih jauh dari sempurna. Karena itu kami berharap masyarakat proaktif memberikan kritik dan evaluasi agar kami bisa terus berbenah,” tambahnya.</p>



<p>Di usia ke-112, DPRD Kota Malang juga berkomitmen membuka akses aspirasi masyarakat seluas-luasnya. Selain mekanisme konvensional seperti surat resmi dan reses anggota dewan, masyarakat kini dapat menyampaikan aspirasi melalui berbagai kanal digital.</p>



<p>“Media sosial seperti Instagram, YouTube, TikTok hingga pesan langsung menjadi ruang komunikasi masyarakat dengan DPRD. Banyak aspirasi disampaikan melalui direct message dan itu kami respons,” tuturnya.</p>



<p>Ke depan, DPRD Kota Malang berencana lebih masif menyosialisasikan kinerja dan kebijakan yang telah dihasilkan, agar masyarakat mengetahui dampak kerja legislatif secara langsung.</p>



<p>“Fokus evaluasi kami ada pada pola komunikasi dengan masyarakat. Bagaimana DPRD bisa semakin dekat, ramah terhadap aspirasi, dan benar-benar menjadi rumah bersama warga Kota Malang,” imbuh Mia. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/refleksi-hut-ke-112-dprd-kota-malang-santuni-112-anak-yatim-dan-perkuat-sinergi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231377</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Harjalu Ke-770, Refleksi Bersama Perjalanan Lumajang dari Masa ke Masa</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-harjalu-ke-770-refleksi-bersama-perjalanan-lumajang-dari-masa-ke-masa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[ke-770,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang memaknai peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 tahun 2025 sebagai momentum kontemplatif untuk menengok kembali perjalanan sejarah daerah yang panjang dan berlapis. Usia 770 tahun, menempatkan Lumajang sebagai salah satu wilayah dengan jejak sejarah kuat, mulai dari masa kerajaan, periode kolonial, hingga menjadi bagian dari Indonesia modern. Bupati Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang memaknai peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 tahun 2025 sebagai momentum kontemplatif untuk menengok kembali perjalanan sejarah daerah yang panjang dan berlapis. Usia 770 tahun, menempatkan Lumajang sebagai salah satu wilayah dengan jejak sejarah kuat, mulai dari masa kerajaan, periode kolonial, hingga menjadi bagian dari Indonesia modern.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut bahwa peringatan Harjalu tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi ruang refleksi bersama untuk memahami kesinambungan perjalanan Lumajang dari masa ke masa. Dalam lintasan waktu yang panjang tersebut, Lumajang tumbuh melalui berbagai dinamika, perubahan sosial, serta tantangan yang membentuk karakter dan identitas daerah hingga hari ini.</p>



<p>&#8220;Melalui peringatan Hari Jadi ke-770, pemerintah daerah mengajak masyarakat melihat sejarah sebagai bagian yang hidup dan relevan dengan pembangunan masa kini. Sejarah tidak diposisikan sebagai nostalgia, melainkan sebagai sumber nilai dan pembelajaran dalam merumuskan arah kebijakan daerah,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam acara prosesi Harjalu ke-770 di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (15/12/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah menyampaikan bahwa pemahaman terhadap sejarah menjadi fondasi penting dalam membangun daerah. Dengan mengenali perjalanan masa lalu, Lumajang dapat melangkah ke depan tanpa kehilangan jati diri dan konteks sosialnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Perjalanan panjang Lumajang mengajarkan banyak hal. Dari sejarah kita belajar tentang nilai kebersamaan, ketekunan dan kemampuan beradaptasi,” urainya.</p>



<p>Menurutnya, pembangunan daerah yang berkelanjutan harus berpijak pada pemahaman sejarah dan budaya lokal. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil tidak terlepas dari karakter masyarakat dan nilai-nilai yang telah tumbuh sejak lama.</p>



<p>Peringatan Harjalu ke-770, juga menjadi pengingat bahwa identitas Lumajang terbentuk dari proses panjang yang melibatkan berbagai generasi. Kesadaran sejarah dinilai penting untuk memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga serta mengembangkan daerah.</p>



<p>Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus membangun dengan berlandaskan nilai sejarah dan budaya. Refleksi atas masa lalu diharapkan mampu menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan yang adaptif, inklusif dan relevan dengan tantangan masa depan.</p>



<p>&#8220;Harjalu ke-770 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan usia, tetapi juga penanda kesadaran kolektif bahwa masa depan Lumajang dibangun dengan menghargai perjalanan panjang yang telah dilalui,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop Evaluasi dan Refleksi Program Sekolah Unggulan, Wabup Malang Beri Apresiasi Universitas Negeri Malang</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-evaluasi-dan-refleksi-program-sekolah-unggulan-wabup-malang-beri-apresiasi-universitas-negeri-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, hadiri sekaligus membuka pelaksanaan &#8216;Workshop Evaluasi dan Refleksi Program Sekolah Unggulan&#8217; di Lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, Selasa (09/12/2025) tadi. Turut hadir dalam pembukaan itu, Kepala LPPP Universitas Negeri Malang bersama jajaran Akademisi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepala Sekolah, guru dan tenaga kependidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, hadiri sekaligus membuka pelaksanaan &#8216;Workshop Evaluasi dan Refleksi Program Sekolah Unggulan&#8217; di Lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, Selasa (09/12/2025) tadi. Turut hadir dalam pembukaan itu, Kepala LPPP Universitas Negeri Malang bersama jajaran Akademisi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kepala Sekolah, guru dan tenaga kependidikan sekolah unggulan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wabup Lathifah mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang memberikan apresiasi kepada Universitas Negeri Malang, atas kontribusinya dalam pengembangan Program Sekolah Unggulan. Program ini, dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.</p>



<p>Pada tahun 2025 ini, tambahnya, Kabupaten Malang telah menetapkan 17 Sekolah Unggulan jenjang SD dan SMP, yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan, sebagai bagian dari pemerataan kualitas pendidikan. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Negeri Malang serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan Program Sekolah Unggulan di Kabupaten Malang,” kata Wabup Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Program ini, tambahnya, menjadi salah satu ikhtiar Pemkab Malang untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang merata, berkeadilan, dan berdaya saing, demi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di daerah. Melalui Program Sekolah Unggulan ini, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sekolah-sekolah rujukan yang unggul, tidak hanya dalam prestasi akademik dan non akademik, tetapi juga kuat dalam pendidikan karakter.</p>



<p>Program ini, diharapkan mampu membentuk satuan pendidikan yang kokoh dalam nilai keimanan dan kebangsaan, sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan global. “Saya berharap, workshop ini melahirkan rekomendasi kebijakan yang objektif dan aplikatif, inovasi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik, penguatan manajemen sekolah yang profesional dan akuntabel, serta peningkatan kapasitas guru yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.</p>



<p>Ditegaskannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berkomitmen untuk mendukung penguatan sarana prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi pendidik, serta pengembangan sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Keberhasilan Program Sekolah Unggulan, tidak hanya diukur dari ranking atau prestasi lomba semata, tetapi sejauh mana kita mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri dan mencintai daerahnya. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Malang Tekankan Refleksi Nilai Luhur Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-kesaktian-pancasila-wali-kota-malang-tekankan-refleksi-nilai-luhur-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[kesaktian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/10/2025) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa peringatan tersebut menjadi momen penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa. Terlebih, Pancasila sebagai dasar negara sejak kelahirannya telah menjadi kekuatan bangsa dalam mewujudkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/10/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa peringatan tersebut menjadi momen penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur bangsa. Terlebih, Pancasila sebagai dasar negara sejak kelahirannya telah menjadi kekuatan bangsa dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.</p>



<p>“Ada deklarasi dan ikrar yang kita bacakan hari ini. Itu mengingatkan bahwa Pancasila sampai saat ini terbukti kesaktiannya. Apa yang harus kita lakukan dan apa yang harus kita hindari, semua demi menjaga Pancasila sebagai pedoman hidup kita,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menegaskan, kedaulatan Indonesia berdiri di atas keadilan sosial dan persatuan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, merefleksikan nilai-nilai Pancasila harus menjadi langkah awal untuk menyatukan cita-cita ke depan.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu mengingatkan, akan pentingnya menyeimbangkan pembangunan dengan pelestarian lingkungan serta integrasi sosial budaya. “Selama ini, kita sering berfokus pada hasil akhir, namun melupakan keberlanjutan. Karena itu, perlu keseimbangan baru yang mengedepankan kemajuan semua kelompok masyarakat sekaligus memprioritaskan konservasi alam,” tuturnya. Di akhir, Wali Kota Wahyu menekankan bahwa semangat Merdeka Belajar akan melahirkan generasi Pelajar Pancasila yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berkebhinekaan global, mampu bergotong-royong, mandiri, kritis dan kreatif. &#8220;Mereka inilah yang akan meneruskan estafet pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berkeadilan di masa depan,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226416</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Peningkatan Kualitas Layanan Masyarakat, Bupati Jombang Tinjau Aksi Tanggap Perbaikan PJU</title>
		<link>https://memontum.com/refleksi-peningkatan-kualitas-layanan-masyarakat-bupati-jombang-tinjau-aksi-tanggap-perbaikan-pju</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222199</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati Jombang, Warsubi, meninjau pelaksanaan optimalisasi kinerja pelayanan jalan umum, yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang bersama Tim Petugas Penerangan Jalan Umum (PJU), Senin (19/05/2025) tadi. Optimalisasi yang dilakukan, yakni perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di ruas Ploso hingga batas wilayah kabupaten. Sementara dalam pelaksanaan itu, kegiatan dipimpin langsung Kadishub, Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Bupati Jombang, Warsubi, meninjau pelaksanaan optimalisasi kinerja pelayanan jalan umum, yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang bersama Tim Petugas Penerangan Jalan Umum (PJU), Senin (19/05/2025) tadi.</p>



<p>Optimalisasi yang dilakukan, yakni perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di ruas Ploso hingga batas wilayah kabupaten. Sementara dalam pelaksanaan itu, kegiatan dipimpin langsung Kadishub, Budi Winarno, yang mengimplementasikan aksi cepat tanggap dalam pemulihan fasilitas penerangan jalan pada ruas Ploso hingga batas Kabupaten Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi dalam peninjauan itu mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud merefleksikan dukungan nyata terhadap penguatan infrastruktur publik dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. &#8220;Terima kasih atas dedikasi dalam menjalankan tugas. Mari kita terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Jombang,&#8221; kata Bupati Warsubi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di tempat sama, Kadishub Budi Winarno menambahkan bahwa keberadaan PJU memegang peranan krusial dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan pengguna jalan, terutama saat malam hari. &#8220;Keberadaan PJU sangat penting, sebab menyediakan pencahayaan buatan yang esensial bagi visibilitas pengguna jalan. Sehingga, secara signifikan mengurangi potensi kecelakaan serta berkontribusi pada pencegahan tindak kriminalitas,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa proses perbaikan melibatkan tim teknis Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, yang bekerja intensif sejak pagi hingga petang. Kegiatan meliputi inspeksi, penggantian komponen yang rusak serta perbaikan instalasi listrik pada setiap titik PJU yang bermasalah.</p>



<p>&#8220;Dalam kurun waktu satu hari kerja, Tim PJU berhasil merehabilitasi sebanyak 45 titik lampu. Ini merupakan sebuah langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan mobilitas masyarakat&#8221;, ungkapnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, tuntasnya perbaikan ini, diharapkan di sekitar jalur Ploso menuju batas kabupaten beserta pengguna jalan, kini dapat merasakan manfaat optimal dari penerangan jalan yang berfungsi baik. &#8220;Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perhubungan memiliki komitmen berkelanjutan untuk memonitor dan memelihara fasilitas PJU secara periodik. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman dan tertib,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perayaan Nyepi, Menkue Ajak Refleksi Perkuat Tugas Pengelolaan Keuangan Negara</title>
		<link>https://memontum.com/perayaan-nyepi-menkue-ajak-refleksi-perkuat-tugas-pengelolaan-keuangan-negara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[menkue]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222096</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengajak seluruh jajaran pegawai Hindu Kementerian Keuangan untuk menjadikan Hari Raya Nyepi sebagai ruang jeda guna memperkuat kesadaran spiritual dan moral dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan negara. Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan pada Puncak Acara Dharma Santi Nyepi Kementerian Keuangan Tahun Saka 1947, secara daring, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengajak seluruh jajaran pegawai Hindu Kementerian Keuangan untuk menjadikan Hari Raya Nyepi sebagai ruang jeda guna memperkuat kesadaran spiritual dan moral dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan negara. Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan pada Puncak Acara Dharma Santi Nyepi Kementerian Keuangan Tahun Saka 1947, secara daring, Kamis (15/05/2025) tadi.</p>



<p>“Di dalam Nyepi, ada makna keheningan yang membuat kita mampu melakukan jeda, mendengar sesuatu yang tidak disuarakan, tapi justru sangat bermakna, suara hati kita sendiri,” kata Menkeu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menegaskan, bahwa makna Nyepi sangat relevan dalam konteks pengelolaan keuangan negara yang kini menghadapi tekanan geopolitik, perubahan iklim dan tantangan ekonomi. “Saya berharap (melalui refleksi perayaan Hari Raya Nyepi) bisa mendapatkan semangat baru, kekuatan pikiran, kekuatan fisik dan batin, untuk kita menjalankan tanggung jawab mengelola keuangan negara,” tambah Menkeu.</p>



<p>Menkeu Sri Mulyani juga mengingatkan, pentingnya nilai-nilai Kementerian Keuangan untuk senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai Kementerian Keuangan harap terus diinternalisasi, dimasukkan ke dalam hati dan pikiran dan dicerminkan dalam tindakan, ucapan, serta perbuatan oleh seluruh pegawai Kementerian Keuangan dimanapun berada.</p>



<p>“Ini adalah wujud ibadah kita dalam menjalankan pelayanan kepada Sang Maha Kuasa,” terang Menkeu. <strong>(kom/keu/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222096</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama, Bupati Banyuwangi Ajak Masyarakat Sambut 2025 Optimis</title>
		<link>https://memontum.com/refleksi-akhir-tahun-dan-doa-bersama-bupati-banyuwangi-ajak-masyarakat-sambut-2025-optimis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218033</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Malam pergantian tahun di Banyuwangi diisi dengan menggelar Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama, di RTH Marom, Kecamatan Genteng, Selasa (31/12/2024) malam. Dalam momen itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak masyarakat untuk menyambut tahun 2025 dengan semangat dan optimisme. &#8220;Mari kita sambut tahun 2025 dengan penuh semangat dan optimisme. Mari bergandengan tangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Malam pergantian tahun di Banyuwangi diisi dengan menggelar Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama, di RTH Marom, Kecamatan Genteng, Selasa (31/12/2024) malam. Dalam momen itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak masyarakat untuk menyambut tahun 2025 dengan semangat dan optimisme.</p>



<p>&#8220;Mari kita sambut tahun 2025 dengan penuh semangat dan optimisme. Mari bergandengan tangan untuk kemajuan Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, selama tahun 2024, Banyuwangi menghadapi tantangan dan dinamika yang luar biasa. Namun dengan semangat kebersamaan, banyak prestasi membanggakan yang bisa diraih oleh banyuwangi.</p>



<p>“Keberhasilan Banyuwangi merupakan hasil kerja sama, solidaritas dan kolaborasi semua pihak. Kita semua patut mensyukuri apa yang diberikan Allah SWT,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, banyak hikmah yang bisa dipetik sepanjang tahun 2024. Termasuk, hikmah tentang pentingnya mempererat persatuan dan kesatuan antar warga.</p>



<p>“Juga jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah bersama,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama tersebut, juga diisi dengan sholawatan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, serta tauziah oleh Kiai Toha Muntaha. Hadir pula Kiai Suyuti yang memimpin doa bersama, serta Kiai Ibu Nyai, pimpinan pondok pesantren.</p>



<p>Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) pun kompak hadir. Mulai dari Kapolres Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Joko Sukoyo, Letkol Laut (P) M Nazif, Kajari Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Suhardjono serta perwakilan Forkopimda lain.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Habib Syech juga mengajak para jamaah haji untuk berdoa bersama demi kebaikan Banyuwangi di tahun-tahun mendatang. “Semoga membawa keberkahan bagi masyarakat Banyuwangi,” kata Habib Syech. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Akhir Tahun, Rutan Situbondo Gelar Doa Bersama dengan WBP</title>
		<link>https://memontum.com/refleksi-akhir-tahun-rutan-situbondo-gelar-doa-bersama-dengan-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218015</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur Rutan Kelas IIB Situbondo, menggelar refleksi akhir tahun dengam doa bersama menyambut Tahun Baru 2025, Selasa (31/12/2024) tadi. Doa bersama itu, juga dihadiri oleh jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, seluruh Petugas Rutan Situbondo dan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa. Kepala Rutan Situbondo, Rudi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur Rutan Kelas IIB Situbondo, menggelar refleksi akhir tahun dengam doa bersama menyambut Tahun Baru 2025, Selasa (31/12/2024) tadi. Doa bersama itu, juga dihadiri oleh jajaran Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, seluruh Petugas Rutan Situbondo dan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa.</p>



<p>Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan sebagai langkah untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), untuk merenung, bersyukur dan merencanakan perubahan positif di tahun yang akan datang. Selain itu, juga menambah motivasi untuk menyongsong tahun 2025 dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam momen sama, dirinya juga menyampaikan sejumlah capaian di tahun 2024, yang telah diterapkan di Rutan Situbondo. Diantaranya, seperti Bidang Pembinaan, Kesehatan dan bidang pengamanan.</p>



<p>Karutan menyebutkan, capaian di Bidang Pelayanan Kesehatan di Rutan Situbondo selama 2024, semakin baik dan dapat menangani masalah kesehatan WBP secara cepat. &#8220;Pada Bidang Pengamanan, jajaran Rutan Situbondo telah berhasil menekan angka residivis dengan memperbanyak program kepribadian dan memperketat aturan di Rutan Situbondo,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pelaksanaan acara sendiri, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pembicara dari Kemenag Situbondo dan makan bakso bersama seluruh WBP. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218015</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Kota Malang Jadi Momen Refleksi Menuju Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-kebangkitan-nasional-di-kota-malang-jadi-momen-refleksi-menuju-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 116 tahun 2024, dengan tema Bangkit untuk Indonesia Emas, di Balai Kota Malang, Senin (20/05/2024) tadi. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dalam peringatan Harkitnas ini sebagai momentum refleksi untuk mencapai Indonesia Emas 2045 mendatang. Sehingga, penting untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 116 tahun 2024, dengan tema Bangkit untuk Indonesia Emas, di Balai Kota Malang, Senin (20/05/2024) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dalam peringatan Harkitnas ini sebagai momentum refleksi untuk mencapai Indonesia Emas 2045 mendatang. Sehingga, penting untuk mengambil sebuah pelajaran dari perjuangan para pahlawan terdahulu.</p>



<p>“Seperti yang disampaikan Pak Menkominfo tadi, memang kita perlu untuk melihat kembali, menjenguk atau melihat masa lalu. Kebangkitan ini harus dilandaskan pada momen yang telah dilakukan oleh para pejuang terlebih dahulu. Kebangkitan ini menjadi dasar kita untuk Indonesia Emas 2045,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa tahapan menuju Indonesia Emas 2045 sudah jelas. Terutama, dengan kemajuan teknologi digital yang berperan penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Mau tidak mau, teknologi ini menjadi faktor utama untuk meningkatkan kualitas SDM kita menuju Indonesia Emas 2045. Karena perkembangannya sekarang begitu cepat,” tambahnya.</p>



<p>Hari Kebangkitan Nasional, menurut Pj Wali Kota Wahyu, juga menjadi momen mengingatkan kembali tentang tahapan perjuangan yang telah dilalui. Tentu, itu menurutnya menjadi fondasi untuk kebangkitan menuju Indonesia Emas 2045.</p>



<p>“Dari pergerakan Budi Utomo hingga perjuangan Kartini. Itu mengingatkan kita pada awal-awal perjuangan. Itu semua menjadi satu momen untuk kita bangkit menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.</p>



<p>Diakhir, Pj Wali Kota Wahyu berharap di momen ini juga dapat mewujudkan Kota Malang untuk maju dan berkelas, sesuai dengan tema dari HUT Kota Malang ke 110. &#8220;Ini sesuai harapan dari Kemenkominfo, semua bisa maju dengan berselaras. Agar saat 2045 menjadi Indonesia Emas, kami di Kota Malang akan jadi kota yang maju dan berkelas, jadi seiring sejalan,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209586</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
