<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rekayasa lalu lintas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rekayasa-lalu-lintas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Dec 2022 12:23:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rekayasa lalu lintas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkot Malang Siapkan Rekayasa Lalin Satu Arah di Kawasan Kayutangan Heritage</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-rekayasa-lalin-satu-arah-di-kawasan-kayutangan-heritage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2022 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan satu arah]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalin]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179822</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) siapkan rencana rekayasa lalu lintas jalan satu arah di Kayutangan Heritage. Hal itu, dilakukan guna meminimalisir kemacetan yang terjadi di Kota Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa terkait dengan intruksi satu arah itu sudah dilakukan sejak lama, yakni tahun 2019. Namun, hal itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) siapkan rencana rekayasa lalu lintas jalan satu arah di Kayutangan Heritage. Hal itu, dilakukan guna meminimalisir kemacetan yang terjadi di Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa terkait dengan intruksi satu arah itu sudah dilakukan sejak lama, yakni tahun 2019. Namun, hal itu baru bisa diimplementasikan saat ini, dan penerapan uji coba baru bisa dilakukan, Januari tahun 2023, mendatang.</p>



<p>“Saya menginstruksikan segera ada rekayasa lalu lintas sudah lama, dan sekarang diimplementasikan. Untuk teknisnya nanti ke Forum Lalu Lintas,” ujar Wali Kota Sutiaji, seusai mengikuti kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di salah satu hotel Kota Malang, Senin (12/12/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Sutiaji, untuk kelancaran arus lalu lintas tersebut ada dua pendekatan yang bisa dilakukan. Yakni, infrastruktur (prasarana) dan suprastruktur, di mana yang berisikan aturan atau manajemen rekayasa lalu lintas.</p>



<p>“Saat ini yang kita lakukan manajemen rekayasa. Saya intruksikan bagaimana harus menjaga kelancaran transportasi, seminim mungkin malang tidak macet. Walaupun di Kota Malang semakin banyak orang, kendaraan juga semakin bertambah,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut, disampaikan Sutiaji jika Peraturan Wali Kota mengenai hal tersebut sudah ada, namun uji coba rekayasa lalu lintas masih belum dilakukan. Namun secepatnya, rekayasa Lalin tersebut akan dilakukan. “Prinsipnya uji coba itu nanti secepatnya kita lakukan,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika dengan dibuat satu arah tersebut bisa meminimalisir suatu resiko. Tentuny dengan kebijakan yang dibuat, juga sudah dipertimbangkan dengan matang oleh ahlinya.</p>



<p>“Jangan alergi dengan satu arah, tapi kita meminimalisir suatu resiko, ini kita pertimbangkan. Muncul skenario terbaik, namun membutuhkan waktu untuk uji coba. Ini belum kita terapkan. Kami hadir untuk memberikan yang terbaik,” ucap Widjaja.</p>



<p>Kemudian, dijelaskan oleh Widjaja, jika penerapan satu arah rekayasa lalu lintas kawasan Kayutangan Heritage, yakni mulai sepanjang ruas Jalan Jendral Basuki Rahmat dari arah utara (PLN) menuju selatan (Rajabali), sepanjang ruas Jalan Jendral Basuki Rahmat, dari arah selatan (Toko Oen) menuju utara (Rajabali), Jalan Semeru (sisi timur), dari arah timur (Rajabali) menuju barat sampai ke Pizza Hut Bromo.</p>



<p>Kemudian, sepanjang ruas Jalan Bromo (sisi utara), dari arah selatan (Bank Permata) menuju utara (Jalan Buring) sedangkan Jalan Bromo (sisi selatan) tetap dua arah, sepanjang ruas Jalan Brig Jend Slamet Riadi dari arah barat menuju timur, sepanjang ruas Jalan Majapahit, dari arah utara menuju selatan.</p>



<p>Sepanjang ruas selatan Jalan Kahuripan dari arah barat menuju timur, sepanjang ruas Jalan belakang RSU, dari arah selatan menuju utara, sepanjang ruas Jalan Merdeka Barat (depan Masjid Jami) dari arah selatan menuju arah utara, sepanjang ruas Jalan Arjuno dari arah utara menuju selatan, hingga sepanjang ruas Jalan Brawijaya, dari arah utara menuju selatan. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179822</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalin di Dua Jembatan yang Alami Penyempitan Jalur</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin-di-dua-jembatan-yang-alami-penyempitan-jalur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalin]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178806</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, bakal menyiapkan rekayasa Lalu Lintas di dua jembatan yang ada Kota Malang. Itu dilakukan, karena selama ini terjadi bottleneck (penyempitan jalur lalu lintas, red). Sehingga, perlu langkah-langkah penanganan, yang itu akan dicarikan rencana pelaksanaan rekayasa Lalinnya. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, bakal menyiapkan rekayasa Lalu Lintas di dua jembatan yang ada Kota Malang. Itu dilakukan, karena selama ini terjadi bottleneck (penyempitan jalur lalu lintas, red). Sehingga, perlu langkah-langkah penanganan, yang itu akan dicarikan rencana pelaksanaan rekayasa Lalinnya.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa dua jembatan tersebut, yakni Jembatan Kedungkandang dan Jembatan Gadang, Kota Malang. Permasalahan kedua jembatan tersebut, juga sudah dibahas dalam Forum Lalu Lintas (Lalin).</p>



<p>“Untuk rekayasa Lalin yang kita buat, kalau di Jembatan Kedungkandang itu dari arah Selatan (arah Muharto) menuju Kyai Malik dalam, itu dilarang. Jadi, mereka harus putar di bawahnya jembatan,” ujar Widjaja, saat dikonfirmasi, Jumat (25/11/2022) tadi.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, rekayasa Lalin yang kedua yakni diperbolehkan belok kanan dari arah Kyai Malik dalam. Namun, nantinya Dishub akan bekerjasama dengan Polresta Malang Kota untuk melakukan pembinaan kepada Supeltas.</p>



<p>“Untuk sementara rekayasa yang kedua, diperbolehkan belok kanan dari Kyai Malik dalam. Tetapi kami akan melakukan pembinaan kepada Supeltas, agar mereka tau cara mengatur kendaraan. Karena Supeltas disitu bukan binaan dari Polresta Malang Kota, tapi orang kampung,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Hal itu, ungkapnya, dalam waktu dekat masih belum bisa direalisasikan. Pasalnya, pihaknya masih mengajukan grill (selokan dari besi, red) yang harus disiapkan terlebih dahulu. Karena itu dinilai masih kurang pas, ketika ada kendaraan yang lewat akan bergoyang dan menimbulkan bunyi.</p>



<p>“Itu ada tiga, tapi yang dua selalu bunyi. Itu kami perbaiki dulu, apakah pakai beton atau tetap pakai besi. Itu kita koordinasi dengan Kepala DPUPRPKP, sepertinya pakai cor. Agar benar-benar manfaat,” tuturnya.</p>



<p>Sementara, pada Jembatan Gadang, yang menjadi penyebab kemacetan itu yakni parkir yang dilakukan pada dua sisi. Karena pasar Gadang, juga sedang melangsungkan bongkar muat. Hal itu dinilai sangat mengganggu perjalanan masyarakat yang melewati. Sehingga, perlu ada solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut.</p>



<p>“Untuk Jembatan Gadang, kami sudah bekerjasama dengan Diskopindag untuk mencarikan lokasi sementara untuk loading, itu ada di sebelah selatan pasar. Jadi ada tanah kosong punyanya pemda, tapi itu harus disiapkan dulu,” imbuh Widjaja.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, jika Diskopindag akan segera merehab dan menyiapkan jalur untuk masuk meletakkan kendaraan tersebut. Namun, terkait dengan keputusannya tetap dilarang oleh Dishub, agar kendaraan tidak berhenti terlalu lama. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kemacetan Depan Gedung MCC, Dishub Kota Malang Siapkan Kajian Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kemacetan-depan-gedung-mcc-dishub-kota-malang-siapkan-kajian-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 12:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178222</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, merencanakan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan depan gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, tepatnya di Jalan Jend A Yani Utara dengan Jalan LA Sucipto. Itu dilakukan, guna untuk mengurangi kepadatan arus yang terjadi, apabila nantinya gedung telah diaktifkan. Kepala Dishub Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, merencanakan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di pertigaan depan gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, tepatnya di Jalan Jend A Yani Utara dengan Jalan LA Sucipto. Itu dilakukan, guna untuk mengurangi kepadatan arus yang terjadi, apabila nantinya gedung telah diaktifkan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan jika beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pemkot Malang memang telah memanfaatkan gedung tersebut. Hal itu sebagai bentuk testimoni kondisi keramaian, dengan kapasitas pengunjung yang padat.</p>



<p>“Menghadapi situasi itu, tentu pasti akan kita lakukan rekayasa Lalin di pertigaan depan MCC. Dari berbagai kegiatan, merupakan tes kondisi keramaian bagi kami, bagaimana dengan kapasitas pengunjung seperti demikian. Lalu kira-kira rekayasa apa yang nantinya akan kita lakukan,” ujar Widjaja saat dikonfirmasi, Jumat (11/11/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dikatakannya, jika nanti kemungkinan rekayasa tersebut, yakni akan dilakukan penutupan dari arah Jalan A Yani Utara ke Jalan LA Sucipto. Tentunya, itu dilakukan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan dari arah utara menuju ke selatan saat lampu merah.</p>



<p>“Sama seperti di Jalan Letjen Sutoyo, yang dari arah utara yang mau belok ke kanan itu sekarang tidak boleh. Karena yang belok kanan itu sedikit. Maka ini dihilangin, begitu juga arah sebaliknya, itu dibuat lurus saja,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, nantinya para pengendara akan diarahkan untuk berbelok di U-turn yang telah disediakan. Untuk pembahasan rencana rekayasa Lalin di sekitar MCC tersebut, menurutnya dapat dijadikan bahasan diskusi di Forum Lalin nantinya.</p>



<p>“Ini bagian dari analisis-analisis kami dengan Forum Lalin kedepan. Ini merupakan agenda kami dan harus dilakukan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178222</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Event Rise and Shine Kayutangan, Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalin dan Lima Titik Parkir</title>
		<link>https://memontum.com/event-rise-and-shine-kayutangan-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin-dan-lima-titik-parkir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 12:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalin]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170183</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 108, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Flashmob Fashion On The Street di Kawasan Kayutangan Heritage, Minggu (05/06/2022) tadi. Plt Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto, menjelaskan untuk proses persiapan, ruas jalan tersebut ditutup total pada pukul 00.00-05.59. Lalu akan dibuka kembali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 108, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Flashmob Fashion On The Street di Kawasan Kayutangan Heritage, Minggu (05/06/2022) tadi.</p>



<p>Plt Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto, menjelaskan untuk proses persiapan, ruas jalan tersebut ditutup total pada pukul 00.00-05.59. Lalu akan dibuka kembali pada pukul 06.00-12.00 dan akan ditutup kembali pada pukul 12.00-24.00.</p>



<p>“Jadi mulai jam enam pagi dibuka satu arah. Dibuka dari sisi timur untuk arus lalin dari arah utara menuju arah selatan,” ucap Handi, Minggu (05/06/2022).</p>



<p>Untuk penutupan pukul 12.00-24.00, dikatakan akan ditutup total. Penutupan itu mulai dari perempatan Rajabali (Bank BCA) hingga Taman Chairil Anwar. Karena itu untuk pelaksanaan kegiatan dan pembersihan pasca kegiatan.</p>



<p>“Jam 12 baru kita tutup total untuk acara sampai malam. Masyarakat juga bisa memanfaatkan waktu-waktu tersebut untuk menikmati event di sepanjang pedestrian Kayutangan,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Pihaknya menghimbau kepada masyarakat, agar tidak melewati jalanan pusat kota, jika tidak memiliki keperluan yang mendesak. Apabila hendak bepergian, pihaknya meminta untuk mencari jalan-jalan alternatif lainnya.</p>



<p>“Tapi manakala memiliki keperluan mendesak, agar untuk menyesuaikan rekayasa lalu lintas yang kita lakukan. Masyarakat yang ingin menikmati untuk menonton event itu, silahkan hadir ke Kayutangan,” imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan lima titik parkir bagi pengunjung gelaran tersebut. Mulai dari Ruko Kayutangan, Telkom Kayutangan, Taman Wisata Rakyat, Lahan Eks Dinas Lingkungan Hidup dan Area parkir Alun-Alun Malang.</p>



<p>“Khusus untuk Telkom Kayutangan hanya diisi oleh tamu dan undangan saja, masyarakat masih bisa menggunakan kantong parkir lain yang sudah disediakan,” kata Handi.</p>



<p>Sebagai informasi, dijelaskan Handi untuk detail pengaturan lalu lintas dan lokasi parkir tersebut tentunya akan selalu dipantau oleh panitia, petugas Dishub, serta jajaran Polresta Malang Kota. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170183</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Rencana Pembangunan Jembatan Penghubung Tulungagung &#8211; Kediri, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-rencana-pembangunan-jembatan-penghubung-tulungagung-kediri-dishub-siapkan-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 May 2022 11:58:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalin]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Rencana pembangunan Jembatan Jeli, atau jalan penghubung antara Tulungagung-Kediri, mendapat perhatian Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, dinas pun mulai bersiap dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin). Kepala Dishub Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, mengungkapkan bahwa pihaknya pasti akan melakukan rekayasa Lalin. Itu karena, jalan dari Boro, Kecamatan Kedungwaru, Jeli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Rencana pembangunan Jembatan Jeli, atau jalan penghubung antara Tulungagung-Kediri, mendapat perhatian Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, dinas pun mulai bersiap dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin).</p>



<p>Kepala Dishub Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, mengungkapkan bahwa pihaknya pasti akan melakukan rekayasa Lalin. Itu karena, jalan dari Boro, Kecamatan Kedungwaru, Jeli hingga Mojo, Kabupaten Kediri, merupakan jalur arteri.</p>



<p>&#8220;Ya harus (rekayasa Lalin). Karena kendaraan roda empat tidak bisa melalui, ketika dalam pembongkaran oleh Pemerintah Kabupaten Kediri,&#8221; ungkap Galih Nusantoro, Senin (23/05/2022) tadi.</p>



<p>Rencananya, ungkap Kadishub, rekayasa Lalin dilakukan ketika sudah dilakukan pembongkaran yaitu pengalihan langsung dari Simpang Empat Karangrejo ke arah Jembatan Ngujang 1. Kendati demikian, pengalihan juga akan menambah volume ke kendaraan yang menuju Kediri melalui Jembatan Boro dan Ngujang 1. &#8220;Memang nanti ada tambahan beban di Jembatan Karangrejo, Boro dan Ngujang 1, khusus kendaraan yang arah ke Kediri,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Disinggung soal alternatif lain bagi kendaraan bermotor, dirinya mengaku, pihak pemrakarsa belum memberikan penjelasan tentang adanya jembatan darurat. Sehingga sementara rekayasa untuk semua kendaraan.</p>



<p>Ditambahkannya, ada edaran Kementerian supaya seluruh pekerjaan konstruksi, tidak mengganggu arus mudik maupun arus balik. Sehingga, akhirnya Rekayasa Lalin kemungkinan baru di bulan Juni. &#8220;Itu fleksibel. Nanti rekayasa akan kita lakukan ketika betul-betul jembatan darurat dibongkar, dilakukan lantai kerja pondasi jembatan yang baru,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dishub Kabupaten Tulungagung menuturkan, ketika pihak Pemerintah Kediri menyampaikan rencana untuk melakukan pembongkaran, pastinya akan diinformasikan. Pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.</p>



<p>Sebagai informasi, hingga saat ini pengendara jalan yang melintas di Jembatan Jeli, harus mengikuti sistem buka tutup. Karena jembatan darurat yang ada sekarang memiliki keterbatasan akses bersimpangan.</p>



<p>Sementara untuk Jembatan Ngujang 1, saat ini tetap bisa dioperasionalkan, meski beberapa kali harus ada penambalan jalan. Sebab bagian aspalnya berlubang dan pondasinya yang sudah menggantung. <strong>(jaz/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rekayasa Lalin Jembatan Tlogomas, Dinas Perhubungan Kota Malang Butuh Waktu Dua Pekan</title>
		<link>https://memontum.com/rekayasa-lalin-jembatan-tlogomas-dinas-perhubungan-kota-malang-butuh-waktu-dua-pekan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2022 11:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Tlogomas]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalin]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164359</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Tlogomas yang menghubungkan antara Jalan Tlogomas dengan Jalan Saxophone, Kamis (24/02/2022) akan segera diresmikan. Namun, untuk rekayasa lalu lintas (Lalin) masih harus menunggu dua pekan. Pasalnya masih belum ada data mengenai volume kendaraan yang melintas. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono. “Saya nanti akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan Tlogomas yang menghubungkan antara Jalan Tlogomas dengan Jalan Saxophone, Kamis (24/02/2022) akan segera diresmikan. Namun, untuk rekayasa lalu lintas (Lalin) masih harus menunggu dua pekan. Pasalnya masih belum ada data mengenai volume kendaraan yang melintas.</p>



<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono. “Saya nanti akan hitung, jadi 2 Minggu nanti seperti apa setelah dioperasionalkan. Oh ini volumenya meningkat sebelah sini,&#8221; ujar Heru, Rabu (23/02/2022).</p>



<p>Menurutnya, kondisi Jalan Saxophone tersebut masuk dalam kelas III. Sehingga kendaraan yang boleh melintas hanya roda dua dan roda empat. Selain itu, untuk kecepatan kendaraan yang melintas juga dibatasi yakni hanya 40 km/jam. Ditambah, untuk ketinggian maksimal empat meter, lebar dan muatan kendaraan yang melintas.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>“Truk tidak boleh, kasihan Jalan Saxophone itu. Tidak lebar dan akan padat kendaraan lalu lalang. Untuk lebar kendaraan maksimal 2,1 meter atau 210 centimeter, tonase 8 ton. Kalau segi jembatan mampu, tapi masalahnya ada diujungnya Jalan Saxophone,”tambahnya.</p>



<p>Untuk masalah revitalisasi jalan, pihaknya masih belum bisa menjawab, tetapi kemungkinan akan diperbaharui. Untuk menambah lebar jalan bisa dengan di cor samping, akan tetapi hal itu harus melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP). &#8220;Rencana hotmix nanti, tapi sementara dicor sampingnya. Itu ranahnya PU,&#8221; katanya.</p>



<p>Terpisah, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, meneruskan apa yang diharapkan oleh Wali Kota Malang Sutiaji, yakni menginginkan untuk melakukan pelebaran jalan. Akan tetapi, merealisasikan rencana tersebut bukan hal yang mudah, karena harus melihat letak tanah yang akan digunakan jalan. &#8220;Kalau jalannya masuk milik warga dilihat sampai mana. Kalau ada sampai jalan harus ganti rugi dulu, jadi tidak mudah,&#8221; ujarnya. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164359</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Uji Coba Penutupan Kayutangan Diberlakukan</title>
		<link>https://memontum.com/uji-coba-penutupan-kayutangan-diberlakukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 12:16:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Pol Leonardus Simarmata]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127191</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Uji coba penutupan jalan di sekitaran kawasan Kayutangan Heritage atau Jalan Basuki Rahmad, dilakukan mulai Senin (09/11) tadi. Kapolresta Malang, Kombes Pol Leonardus Simarmata, mengatakan bahwa penutupan dimulai pukul 14.00. “Semula jalur direncanakan mulai Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga Gereja Kayutangan, dirubah. Sekarang dari Gereja Kayutangan sampai kawasan perbankan di Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Uji coba penutupan jalan di sekitaran kawasan Kayutangan Heritage atau Jalan Basuki Rahmad, dilakukan mulai Senin (09/11) tadi. Kapolresta Malang, Kombes Pol Leonardus Simarmata, mengatakan bahwa penutupan dimulai pukul 14.00.</p>
<p>“Semula jalur direncanakan mulai Jalan Jaksa Agung Suprapto hingga Gereja Kayutangan, dirubah. Sekarang dari Gereja Kayutangan sampai kawasan perbankan di Jalan Kauman, totalnya sepanjang 634 meter,” kata Kapolresta Malang, Senin (09/11) tadi.</p>
<p>Terkait kendaraan darurat seperti ambulance dan Pemadam Kebakaran (Damkar), Kapolresta menjelaskan, akan diberikan prioritas dan jalan khusus. &#8220;Untuk ambulance dan Damkar, jelas akan disiapkan jalur khusus,” jelasnya.</p>
<p>Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dalam kesempatan itu juga melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin). Sehingga, aktifitas warga dan pelakaanaan proyek, bisa tetap berjalan.</p>
<p>Selama rekayasa Lalin dilakukan, terpantau di sekitaran Bundaran Tugu Balai Kota Malang, terjadi penumpukan kendaraan. Bahkan, sampai terjadi tiga lajur.</p>
<p>“Biasanya di situ two way, sekarang hanya one way sistem. Tujuannya untuk menghabiskan bundaran disekitar Balai Kota. Tadi juga sudah dipasang streger, yang artinya permanen baik roda 2 maupun roda 4,” jelas Leo.</p>
<p>Pihaknya juga meminta kepada pelaksana proyek untuk terus memberikan sosialisasi. Utamanya, dengan memasang banner dan spanduk. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127191</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Macet Menuju Tretes, Satlantas Polres Pasuruan Terapkan Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-macet-menuju-tretes-satlantas-polres-pasuruan-terapkan-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 14:04:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Tretes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102912-antisipasi-macet-menuju-tretes-satlantas-polres-pasuruan-terapkan-rekayasa-lalin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Libur akhir tahun atau libur Nataru,selalu saja dijadikan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata apalagi pada saat perayaan malam pergantian tahun. Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Pasuruan, beberapa tempat wisata diantaranya Taman Safari, Kebun Raya Purwodadi, Air Terjun Kakek Bodo, Saygon Water Park dan Wisata Alam Tretes-Prigen. Diprediksi akan menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Libur akhir tahun atau libur Nataru,selalu saja dijadikan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata apalagi pada saat perayaan malam pergantian tahun.</p>
<p>Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Pasuruan, beberapa tempat wisata diantaranya Taman Safari, Kebun Raya Purwodadi, Air Terjun Kakek Bodo, Saygon Water Park dan Wisata Alam Tretes-Prigen. Diprediksi akan menjadi jujugan warga untuk merayakan malam pergantian tahun mendatang.</p>
<p>Guna untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan bermotor pada jalan menuju destinasi wisata tersebut, jajaran Satlantas Polres Pasuruan setidaknya akan merekayasa arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.</p>
<p>Seperti yang disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugraha, Kamis (26/12/2019) di ruang kerjanya. &#8220;Beberapa jalan menuju destinasi wisata telah kami petakan dan antisipasi adanya kepadatan kendaraan bermotor,&#8221;tegasnya.</p>
<p>Dijelaskan olehnya, sasaran utama kami untuk merekayasa arus lalu lintas yakni berada di jalan raya Pandaan-Prigen. Dari data yang ada, warga masyarakat akan tumpah ruah di sepanjang jalan tersebut saat malam pergantian tahun.</p>
<p>Secara otomatis jalan raya Pandaan-Prigen yang hanya lebar tak lebih dari 8 sampai 10 meter, akan dipadati oleh kendaraan bermotor R2 dan R4.</p>
<p>Untuk itu nantinya sejak 31 Desember pagi hari, akan memberlakukan sistem buka tutup pada jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sistem buka tutup atau satu lajur ini akan dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan, jika terjadi kepadatan maka petugas akan mengarahkan jalan alternatif lain menuju Tretes-Prigen,&#8221; terang AKP Bayu.</p>
<p>Masih menurutnya, jalur alternatif menuju Tretes dari Malang bisa lewat simpang tiga Palang-Sukorejo melalui Dayurejo dan Ledug atau dari simpang empat Jetak-Pandaan belok kiri.</p>
<p>&#8220;Sementara dari Surabaya jalur alternatif ke Tretes-Prigen jika terjadi kemacetan, bisa melalui jalur alternatif dari arah Malang atau perempatan Kasri (belakang Mapolsek Pandaan) lurus ke barat lalu tembus ke Trawas &#8211; Lumbangrejo dan Prigen,&#8221; pungkas Kasatlantas Polres Pasuruan menerangkan. <strong>(arf/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kedua, Dishub Ubah Jalur Rekayasa Lalin Bundaran Bandung</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kedua-dishub-ubah-jalur-rekayasa-lalin-bundaran-bandung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2019 12:40:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/80879-hari-kedua-dishub-ubah-jalur-rekayasa-lalin-bundaran-bandung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemkot Malang berupaya mengurai beberapa titik kemacetan di kota Malang, seperti di kawasan jalan Bandung, jalan Jakarta, jalan Ranugrati, Soekarno Hatta, dan sejumlah titik lainnya. Kemacetan di jalan Bandung masih menyisakan pekerjaan rumah (PR), khususnya saat jam sibuk waktu keberangkatan dan perpulangan kerja, sekolah, dan kuliah. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pemkot Malang berupaya mengurai beberapa titik kemacetan di kota Malang, seperti di kawasan jalan Bandung, jalan Jakarta, jalan Ranugrati, Soekarno Hatta, dan sejumlah titik lainnya.</p>
<p>Kemacetan di jalan Bandung masih menyisakan pekerjaan rumah (PR), khususnya saat jam sibuk waktu keberangkatan dan perpulangan kerja, sekolah, dan kuliah.</p>
<p>Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang pun mencoba rekayasa lalu lintas di bundaran perempatan jalan Bandung, Mayjen. Panjaitan, BS. Riadi, dan Ijen, mulai Senin (11/3/2019).</p>
<p>Kali ini, pengendara mesti hati-hati dan memperhatikan perubahan yang terjadi. Untuk mempermudah pengguna jalan, petugas Dishub memasang sejumlah barier atau pembatas jalan, dan rambu-rambu lalu lintas.</p>
<p>Meski tak sedikit pengguna jalan yang masih kebingungan. Pasalnya, saat sistem ini diterapkan di hari pertama, ada perubahan rekayasa lalulintas pada hari kedua.</p>
<p>Jika di hari pertama, dari arah jalan Jakarta belok kiri menuju bundaran menjadi satu arah. Dan dari arah jalan M. Panjaitan/Bandung menuju jalan Ijen harus lurus dulu, kemudian belok kanan ke jalan Panggung atau Simpang Balapan menuju Ijen.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">80879</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
