<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rekening &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rekening/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jun 2026 17:24:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rekening &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sosialisasi Program Kejar dan Rabu, Bupati Malang Dorong Pelajar Miliki Rekening Tabungan Sejak Dini</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-program-kejar-dan-rabu-bupati-malang-dorong-pelajar-miliki-rekening-tabungan-sejak-dini</link>
					<comments>https://memontum.com/sosialisasi-program-kejar-dan-rabu-bupati-malang-dorong-pelajar-miliki-rekening-tabungan-sejak-dini#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, secara resmi membuka Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dan Program Rajin Menabung (Rabu) Kabupaten Malang 2026, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (30/06/2026) tadi. Gelaran yang mengusung tema &#8216;Pelajar Makmur Cerdas Finansial&#8217;, dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Farid Faletehan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, secara resmi membuka Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dan Program Rajin Menabung (Rabu) Kabupaten Malang 2026, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (30/06/2026) tadi. Gelaran yang mengusung tema &#8216;Pelajar Makmur Cerdas Finansial&#8217;, dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Farid Faletehan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi, Forkopimda, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Malang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Direktur Utama BPR Artha Kanjuruhan, kepala sekolah, ketua komite, tenaga pendidik, serta pelajar SD, SMP, MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Malang, yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sosialisasi program kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malang bersama OJK, Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Melalui Program Kejar dan Rabu, para siswa didorong untuk memiliki rekening tabungan sejak dini, sekaligus membangun budaya menabung sebagai bekal menuju kemandirian finansial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan merupakan bekal penting yang harus ditanamkan sejak usia dini. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk semakin mudahnya akses terhadap berbagai layanan keuangan dan transaksi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan yang harus diantisipasi, agar generasi muda tidak terjebak pada perilaku konsumtif maupun praktik keuangan ilegal akibat rendahnya pemahaman terhadap pengelolaan keuangan. “Di era digital saat ini, anak-anak dan remaja semakin dekat dengan berbagai layanan keuangan dan transaksi elektronik. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan sejak dini agar mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung sebagai bagian dari perencanaan masa depan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga menjelaskan, bahwa pendidikan finansial bukan hanya mengajarkan bagaimana memperoleh uang, melainkan juga bagaimana mengelola, menggunakan dan merencanakan keuangan secara bijaksana. Oleh karena itu, Program Kejar dan Program Rabu menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian finansial bagi para pelajar di Kabupaten Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, keberadaan rekening pelajar bukan sekadar sarana menabung, tetapi juga menjadi media edukasi agar siswa terbiasa mengelola keuangan secara terencana sejak usia sekolah. Kebiasaan tersebut, diharapkan akan membentuk generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi juga menyampaikan apresiasi kepada OJK, Bank Indonesia, seluruh lembaga perbankan, BPR Artha Kanjuruhan, serta jajaran dunia pendidikan yang telah bersinergi mendukung pelaksanaan Program Kejar dan Rabu di Kabupaten Malang. “Sinergi antara pemerintah daerah, regulator sektor jasa keuangan, lembaga jasa keuangan, serta satuan pendidikan merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan generasi yang cerdas finansial,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga mengungkapkan, bahwa hingga saat ini Program Kejar dan Rabu di Kabupaten Malang telah mencatat sekitar 1,35 juta rekening pelajar, yang tersebar di berbagai lembaga perbankan. Capaian tersebut, menjadi indikator positif meningkatnya akses layanan keuangan bagi peserta didik sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperluas kepemilikan rekening pelajar di seluruh satuan pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, madrasah, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB), dapat menjadikan budaya menabung sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran sehari-hari. Kebiasaan menabung tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi budaya yang tumbuh dan mengakar di lingkungan sekolah maupun keluarga,&#8221; urainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara khusus, Bupati Malang juga memberikan motivasi kepada para pelajar agar mulai belajar mengelola uang secara bertanggung jawab sejak saat ini. “Tidak perlu menunggu memiliki uang dalam jumlah besar untuk mulai menabung. Kebiasaan menyisihkan sedikit demi sedikit secara rutin akan membentuk karakter disiplin, tanggung jawab dan menjadi bekal penting bagi masa depan. Kesuksesan selalu diawali dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi menambahkan, bahwa pelaksanaan Program Kejar dan Rabu juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) serta rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Malang berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kecakapan finansial, mampu memanfaatkan teknologi keuangan secara bijaksana, serta memiliki daya saing dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sanusi juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, lembaga jasa keuangan, sekolah, guru, orang tua, hingga para pelajar, untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang mendukung lahirnya generasi yang gemar menabung, cakap mengelola keuangan dan mampu mengambil keputusan finansial secara bijaksana. “Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, saya yakin budaya menabung dapat tumbuh menjadi karakter generasi muda Kabupaten Malang. Melalui Program Kejar dan Rabu, kita sedang menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam mengelola keuangan sebagai bekal mewujudkan Kabupaten Malang yang Makmur dan Indonesia Emas 2045,” tambahnya. <strong>(pro/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sosialisasi-program-kejar-dan-rabu-bupati-malang-dorong-pelajar-miliki-rekening-tabungan-sejak-dini/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelajar Jombang Jadi Project Implementasi Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/pelajar-jombang-jadi-project-implementasi-sosialisasi-program-satu-rekening-satu-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[project]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192995</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang serta Bidang Perekonomian menggelar Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Sosialisasi itu, dihadiri Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asisten Administrasi Umum Provinsi Jawa Timur, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang serta Bidang Perekonomian menggelar Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Sosialisasi itu, dihadiri Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asisten Administrasi Umum Provinsi Jawa Timur, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, OPD dan direksi sejumlah bank, Selasa (11/07/2023) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah, Erdiriyo, dalam kesempatan itu lebih banyak menyampaikan pesan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Dimana, bahwa tingkat partisipasi menabung masyarakat Indonesia, sebesar 30 persen. Itu artinya, termasuk dalam kategori negara kaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Evita Manthovani, mengatakan bahwa gerakan satu rekening satu pelajar merupakan bagian dari inklusif keuangan sekaligus gerakan nasional revolusi mental dalam program Gerakan Indonesia Mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapan dari pemerintah pusat, bahwa kegiatan menabung menjadi awal upaya bersama pemerintah pusat, daerah, industri, pendidikan dan dunia. Dimana usaha itu untuk meningkatkan budaya menabung di kalangan pelajar dan akan menjadi penerus estafet pembangunan Indonesia mendatang,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Staf Ahli Bidang Pemerintahan Jombang, Moh Sholeh, menerangkan bahwa Jombang dipilih oleh Kementerian Bidang Perekonomian dalam rangka mensosialisasikan program kerja dan sekaligus menjadi project implementasi program kerja di Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Program satu rekening pelajar merupakan satu upaya membentuk pembangunan pendidikan berkarakter budaya menabung. Program nasional ini, dalam rangka untuk melakukan revolusi mental bangsa ini,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192995</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
