<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rekor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rekor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Jul 2023 02:25:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rekor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Angkat Kearifan Lokal, Gelaran 1.569 Penari Boran dan Gebyar 4.540 Sego Boran Lamongan Pecahkan Rekor Muri</title>
		<link>https://memontum.com/angkat-kearifan-lokal-gelaran-1-569-penari-boran-dan-gebyar-4-540-sego-boran-lamongan-pecahkan-rekor-muri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[boran]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kearifan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[pecahkan]]></category>
		<category><![CDATA[penari]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[sego]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan mengangkat kearifan lokal dengan menyuguhkan Pagelaran Kolosal Tari Boranan yang diikuti 1.569 penari dari tingkat pelajar, dalam rangka rangkaian Peringatan Hari Jadi Lamongan Ke-454. Selain itu, juga melaksanakan Gebyar Sego Boran 4.540 porsi di Alun-alun Kota Lamongan, Minggu (23/07/2023) tadi. Melalui kegiatan yang disuguhkan itu, Kabupaten Lamongan berhasil memecahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan mengangkat kearifan lokal dengan menyuguhkan Pagelaran Kolosal Tari Boranan yang diikuti 1.569 penari dari tingkat pelajar, dalam rangka rangkaian Peringatan Hari Jadi Lamongan Ke-454. Selain itu, juga melaksanakan Gebyar Sego Boran 4.540 porsi di Alun-alun Kota Lamongan, Minggu (23/07/2023) tadi.</p>



<p>Melalui kegiatan yang disuguhkan itu, Kabupaten Lamongan berhasil memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Bahkan, hal tersebut dikukuhkan dengan diberikannya Piagam Penghargaan MURI dengan Nomor 11.081-11.082/R.MURI/VII/2023, dari Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, yang diserahkan oleh perwakilan Tim MURI, Sri Widayati kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.</p>



<p>Disampaikan Sri Widayati, bahwa pencatatan Muri ditujukan untuk mengapresiasi karsa dan karya superlatif yang diciptakan oleh putra-putri Indonesia. Juga, sebagai sarana pencatat sejarah yang menginspirasi profesionalisme dan integritas generasi penerus bangsa.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sebelumnya, di Kabupaten Lamongan sendiri telah tercatat beberapa Rekor Muri, diantaranya pembuatan Wingko Babat terbesar, bakar ikan di atas kapal terbanyak, pembuatan tenun ikat colet terpanjang dan masih banyak lainnya. Ditambah, dengan pemecahan kali ini yakni Pagelaran Kolosal Tari Boran 1.569 peserta dan Gebyar 4.540 Sego Boran.</p>



<p>&#8220;Setelah diverifikasi, dilakukan penghitungan dan tepat dengan angka tersebut (1.569 penari dan 4.540 porsi Sego Boran). Sehingga, kegiatan ini luar biasa tentunya, sebagai wujud nyata dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam hal Handarbeni (memiliki), Hangrungkebi (mempertahankan), Nguri-uri (merawat, menjaga, melestarikan) kebudayaan asli Lamongan. Mengangkat kearifan lokal dari Kabupaten Lamongan, maka oleh Ketua Umum MURI, Bapak Jaya Suprana, Rekor MURI ini tidak hanya dicatat sebagai rekor nasional namun dikukuhkan sebagai rekor dunia,&#8221; kata Sri Widayati.</p>



<p>Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Nasi Boranan merupakan kuliner budaya asli Lamongan yang sudah berlangsung lama. Kemudian, ini diekspresikan dalam bentuk tarian yang saat ini dijadikan sebagai muatan lokal untuk bisa ditarikan oleh seluruh siswa yang ada di Kabupaten Lamongan.</p>



<p>&#8220;Seiring dengan pencapaian Rekor MURI ini tentu kita akan semakin menegaskan bahwa Lamongan ini memiliki sebuah tarian yang sudah membudaya. Dan tentu di dalam Tarian Nasi Boran itu ada nilai-nilai filosofi yang merupakan nilai-nilai masyarakat Lamongan yakni kemandirian, loyal, nyaman, dan sebagainya, yang berusaha untuk ditunjukkan dalam bentuk tarian itu,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Ditambahkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubikah, kegiatan bertajuk &#8216;Lamongan Menari&#8217; kolaborasi antara berbagai sektor (Dinas Pendidikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan) ini ditujukan untuk mengenalkan seni tradisi Tari Boranan kepada khalayak luas. &#8220;Seluruh Penari Boran yang ada di Kabupaten Lamongan ini adalah pelajar yang terdiri dari tingkat SD sebanyak 400 siswa, tingkat SMP 600 siswa, SMA/SMK 400 siswa, MA-MTS-MI sebanyak 169 siswa, total adalah 1.569 penari. Dimana angka tersebut adalah kita ambil dari semangat Hari Jadi Lamongan yang ditetapkan lahirnya di tahun 1569 M. Berikutnya kami juga menyajikan sejumlah 4.540 porsi Sego Boran yang berfilosofi dari umur Lamongan yang menginjak angka 454 tahun,&#8221; terang Siti Rubikah.<strong>&nbsp;(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati 1 Abad NU, PCNU Kota Batu Torehkan Dua Catatan di Rekor MURI</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-1-abad-nu-pcnu-kota-batu-torehkan-dua-catatan-di-rekor-muri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2023 10:57:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[NU]]></category>
		<category><![CDATA[PCNU]]></category>
		<category><![CDATA[PCNU Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati 1 Abad]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor MURI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182616</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu berhasil menorehkan dua rekor di Musium Rekor Indonesia (MURI) saat memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu. Dikatakan Costumer Relation Manager MURI, Lutfi Syah Pradana, mengatakan bahwa ada dua rekor yang berhasil dicetak oleh PCNU Kota Batu. Pertama, pengibaran bendera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu berhasil menorehkan dua rekor di Musium Rekor Indonesia (MURI) saat memperingati 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu.</p>



<p>Dikatakan Costumer Relation Manager MURI, Lutfi Syah Pradana, mengatakan bahwa ada dua rekor yang berhasil dicetak oleh PCNU Kota Batu. Pertama, pengibaran bendera organisasi terbesar dengan ukuran 40 meter x25 meter yang telah terpasang di Lereng Gunung Panderman.</p>



<p>&#8220;Jadi, MURI dengan senang hati mengapresiasi kegiatan sore ini sebagai rekor Indonesia dengan bendera ukuran 40&#215;25 meter yang telah terpampang dengan indah di Lereng Gunung Panderman. Terukur, pemasangan berada di ketinggian sekitar 2.000 mdpl dan sudah mendekati puncak,&#8221; ujarnya, saat berada di Madrasah Ibtidaiyah Bustanul Ulum, Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu, Minggu (05/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Peringati 1 Abad NU, PCNU Kota Batu Bentangkan Bendera 1 Ribu Meter di Lereng Gunung Panderman" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/GGUqg4FFrWg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Rekor kedua, tambahnya, yaitu pengibaran 10 ribu bendera NU dari PCNU Kota Batu. Pengibaran itu, di satu wilayah kota yang tersebar di seluruh Kota Batu. &#8220;Dua rekor yang dicatat PCNU Kota Batu, ini adalah yang pertama kali mulai MURI berdiri. Tentunya, secara nasional satu-satunya di Indonesia. Yang artinya, belum pernah ada catatan yang sejenis. Oleh karenanya, MURI dengan senang hati mengapresiasi kegiatan sore ini,&#8221; jelas Lutfi.</p>



<p>Dalam rangka hari lahir NU yang ke 100 atau 1 abad NU ini, dirinya berharap bahwa NU tetap menjadi organisasi yang istiqomah dalam mencerdaskan bangsa dan mencerahkan umat. &#8220;Nomor rekor, pembentangan bendera terbesar di lereng gunung dicatat dengan nomor 10817/R.MuRI/II/2023. Lalu, pengibaran bendera organisasi terbanyak di satu wilayah kota, dicatat dengan nomor 10818/R.MuRI/II/2023,&#8221; jelas Lutfi. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182616</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyandang Disabilitas Trenggalek Catatkan Rekor MURI dan Dunia Pembuatan Batik Shibori</title>
		<link>https://memontum.com/penyandang-disabilitas-trenggalek-catatkan-rekor-muri-dan-dunia-pembuatan-batik-shibori</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Shibori]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Penyandang Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor MURI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180446</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ratusan penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek, mencatatkan Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) pembuatan Batik Shibori terbanyak. Diprakarsai Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, rekor yang diraih ini bahkan tercatat pada rekor dunia. Dalam kesempatan itu, Istri Bupati Trenggalek, mengatakan jika di tengah keterbatasan yang dimiliki tidak membuat para penyandang disabilitas menyerah untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ratusan penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek, mencatatkan Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) pembuatan Batik Shibori terbanyak. Diprakarsai Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, rekor yang diraih ini bahkan tercatat pada rekor dunia.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Istri Bupati Trenggalek, mengatakan jika di tengah keterbatasan yang dimiliki tidak membuat para penyandang disabilitas menyerah untuk menciptakan sebuah karya. &#8220;Hari ini kita mencetak sejarah. Di tengah keterbatasan, kita bisa menghasilkan sebuah karya. Di mana keterbatasan tidak ada artinya kalau kita bergandengan tangan,&#8221; ungkap Novita Hardiny, Kamis (22/12/2022) siang.</p>



<p>Dikatakan ibu tiga anak ini, menjadi sumber inspirasi seluruh kelompok disabilitas di Indonesia, bahwa keterbatasan itu bukan menjadi halangan untuk bisa meraih prestasi. Bukan halangan untuk membuat gerakan yang bermanfaat bagi pribadi, keluarga dan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Harapan saya apa yang kita raih hari ini menjadi dorongan, tidak sendiri, kita memberi power (kekuatan) penyandang disabilitas agar menjaga semangatnya,&#8221; imbuhnya. ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD, semua pendamping dan seluruh yang terlibat karena acara ini tidak akan bisa digelar tanpa adanya kolaborasi yang baik antar pihak.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, menambahkan kerja keras yang dilakukan hari ini bisa mencatatkan rekor di Indonesia dan di dunia. &#8220;I love you semua, terima kasih partisipasinya. Saya hanya bisa mengucapkan selamat karena sudah mendapatkan rekor MURI Indonesia bahkan dunia. Ini juga sekaligus kado terbaik bagi seluruh ibu di Kabupaten Trenggalek tahun ini,&#8221; katanya</p>



<p>Bupati Arifin juga turut berterima kasih, khususnya kepada para pendamping yang selalu setia sabar melakukan kebaikan. Dalam hal ini membimbing dan memberi semangat kepada para disabilitas untuk melakukan sebuah karya. &#8220;Pokoknya sarangheyo, I love you,&#8221;&nbsp; tutur Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Salah satu perwakilan MURI, Sri Widarti, menuturkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang spektakuler. Karena pihak MURI mencatat rekor pembuatan kain Batik Shibori oleh penyandang disabilitas terbanyak.</p>



<p>&#8220;Totalnya ada 659 peserta, yang hari ini telah berhasil membuat Batik Shibori dan resmi kami catat di MURI dengan kategori rekor dunia. Kemudian kami anugerahkan piagam penghargaan itu kepada Ibu Novita Hardiny sebagai pemrakarsa dan penyelenggara,&#8221; terang Widarti.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Rekor ini merupakan rekor yang ke-7. Sebelumnya ada beberapa rekor yang sudah dicatat dari Trenggalek. Di antaranya cabut gigi susu terbanyak, sajian nasi gegok terbanyak, Rekor MURI pribadi Bupati Trenggalek yang kala itu masih menjadi Wakil Bupati. Rekor seni barongan terbanyak, menggunakan atau memakai Batik Shibori terbanyak, kemudian juga prosesi adat penyajian Ayam Lodho terbanyak.</p>



<p>Museum Rekor Dunia Indonesia sendiri, sambungnya, adalah lembaga pencatat rekor pertama di Indonesia yang didirikan dengan tujuan untuk mencatat dan mendokumentasikan beragam prestasi superlative di Indonesia.</p>



<p>Hingga saat ini, pihaknya sudah mencatat lebih dari 10.000 rekor yang memberikan inspirasi menggugah semangat juang putra-putri Indonesia untuk terus menunjukkan karsa dan karya terbaik di bidangnya masing-masing, demi mengobarkan semangat kebanggaan nasional dari segenap komponen masyarakat Indonesia.</p>



<p>&#8220;Hari ini, 22 Desember 2022 bertepatan dengan Hari Ibu Nasional, hari yang luar biasa, dari jam 8 pagi penyandang disabilitas mulai berdatangan. Kemudian mereka mulai berproses untuk membuat Batik Shibori. Menjadi luar biasa karena dikerjakan oleh para penyandang disabilitas yang ternyata mempunyai kemampuan yang setara dengan kita,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pencatatan rekor MURI pada Hari Ibu Nasional ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia. Kedatangan Angkie sendiri untuk memberikan support kepada para penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Kedatangan Staf Khusus Presiden yang berkebutuhan khusus ini, seolah menghipnotis semua kalangan yang hadir. Meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki, perempuan cantik ini bisa mengukir prestasi, diangkat Presiden menjadi salah satu staf khususnya.</p>



<p>Pemerintah pusat selalu memberikan perhatian kepada teman-teman disabilitas. Berbagai peraturan telah dikeluarkan sebagai bentuk kebijakan pemerintah kepada semua penyandang disabilitas di seluruh Indonesia, supaya mendapatkan haknya dalam pendidikan, pekerjaan, UMKM dan banyak lainnya.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan, disabilitas di Trenggalek bisa ditingkatkan potensinya dan Trenggalek menjadi percontohan untuk seluruh kabupaten se-Indonesia. Memiliki SDM yang cukup banyak dan Trenggalek menjadi ramah terhadap penyandang disabilitas. Trenggalek menjadi kabupaten yang inklusi dan ramah terhadap disabilitas,&#8221; harapnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jombang Pecahkan Rekor MURI untuk Pagelaran Tari Remo Boletan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jombang-pecahkan-rekor-muri-untuk-pagelaran-tari-remo-boletan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2022 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor MURI]]></category>
		<category><![CDATA[Tari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176627</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemkab Jombang berhasil pecahkan Rekor MURI Pagelaran Tari Remo Boletan dengan peserta sebanyak 41.112 orang. Sejumlah penari yang tampil, berasal dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK serta instansi pemerintahan. Turut hadir dalam kesempatan itu, pejabat MURI, Sri Widayati, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Jombang, Sumrambah beserta segenap Forkopimda Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemkab Jombang berhasil pecahkan Rekor MURI Pagelaran Tari Remo Boletan dengan peserta sebanyak 41.112 orang. Sejumlah penari yang tampil, berasal dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK serta instansi pemerintahan.</p>



<p>Turut hadir dalam kesempatan itu, pejabat MURI, Sri Widayati, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab didampingi Wakil Bupati Jombang, Sumrambah beserta segenap Forkopimda Kabupaten Jombang, Perwakilan Segenap Kepala OPD Kabupaten Jombang. Kegiatan sendiri, berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Jombang, Selasa (11/10/2022) tadi.</p>



<p>Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih untuk perhatian serta dukungan semua pihak, terutama seluruh peserta pagelaran Tari Remo Boletan. &#8220;Kegiatan ini dipersiapkan selama sebulan. Atas kerja sama ini, mudah-mudahan Allah SWT, memberikan kemudahan kepada kita semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Kesenian Remo Boletan merupakan kesenian daerah asli Jombang, yang harus dipertahankan. Kegiatan pemecahan rekor MURI Pagelaran Tari Remo Boletan dengan peserta sebanyak 41.112 orang, ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-112 Kabupaten Jombang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Terima kasih kepada MURI yang nanti akan mencatat bahwa di Kabupaten Jombang tahun 2022, telah mendapatkan Rekor MURI yaitu Remo Boletan terbesar di tingkat Nasional. Semoga, ini bermanfaat serta menjadi suatu kegiatan positif. Sehingga, dapat mencetak anak-anak yang cerdas, berkualitas, sholeh, sholehah, bermanfaat serta berguna bagi agama, nusa dan bangsa untuk menyongsong Indonesia Maju. Masa depan bangsa dan negara ini terletak di pundak anak-anak muda saat ini,&#8221; tuturnya</p>



<p>Di tempat sama, pejabat MURI Indonesia, Sri Widayati, juga menyampaikan selamat ulang tahun Ke-112 untuk Kabupaten Jombang. Semoga semakin jaya, semakin maju serta masyarakatnya semakin sejahtera. Karya serta prestasi, ini akan diabadikan dalam Museum Rekor Dunia Indonesia</p>



<p>&#8220;Kami bersyukur dan bangga untuk kembali mencatat prestasi dari Kabupaten Jombang. Prestasi kali ini merupakan yang ke 14, sebab sebelumnya ada sebanyak 13 prestasi dari Kabupaten Jombang, yang sudah diabadikan di Museum Rekor Dunia Indonesia. Kali ini Kabupaten Jombang menggelar Pagelaran Tari Remo Boletan dengan peserta terbanyak yaitu 41.112 Penari Remo,&#8221; paparnya.</p>



<p>Semarak Pagelaran Tari Remo Boletan, merupakan budaya kearifan lokal yang harus terus di hidupkan dan jangan sampai melupakan jati diri bangsa. Spirit ini yang ingin ditanamkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang</p>



<p>&#8220;MURI memberikan apresiasi sebesar-besarnya dengan mengumumkan serta mengesahkan bahwa Pagelaran Tari Remo Boletan dengan penari terbanyak 41.112 peserta resmi tercatat di Museum Rekor MURI Indonesia sebagai rekor ke 10.603,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176627</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Lodho Sego Gurih di Upacara Adat Larung Sembonyo Trenggalek Catatkan Rekor MURI</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-lodho-sego-gurih-di-upacara-adat-larung-sembonyo-trenggalek-catatkan-rekor-muri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2022 16:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor MURI]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170956</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sajian Lodho Sego Gurih dalam rangkaian upacara adat Labuh Laut Larung Sembonyo di Teluk Prigi Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, catatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Tidak hanya rekor Indonesia, penyajian Lodho Sego Gurih dalam upacara adat ini juga dicatatkan sebagai rekor terbanyak se-dunia oleh Ketua MURI, Prof Jaya Suprana. Perwakilan MURI, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sajian Lodho Sego Gurih dalam rangkaian upacara adat Labuh Laut Larung Sembonyo di Teluk Prigi Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, catatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Tidak hanya rekor Indonesia, penyajian Lodho Sego Gurih dalam upacara adat ini juga dicatatkan sebagai rekor terbanyak se-dunia oleh Ketua MURI, Prof Jaya Suprana.</p>



<p>Perwakilan MURI, Sri Widayati, selaku Representatif MURI yang hadir dalam acara tersebut menyatakan jika ini merupakan penyajian terbanyak yang diajukan ke MURI. &#8220;1.000 sajian Ayam Lodho Sego Gurih yang diajukan dalam acara adat selamatan Sembonyo Teluk Prigi, ini tercatat sebanyak 1.029. Dan ini merupakan sajian terbanyak yang ada,&#8221; ucapnya sebelum menyerahkan piagam rekor MURI kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini, Jumat (17/06/2022) malam.</p>



<p>Rekor MURI yang dicatat dalam acara ini, ujarnya, adalah kategori Upacara Adat dengan Penyajian Lodho Sego Gurih Terbanyak. Penghargaan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek serta panitia penggagas kegiatan ini. Rekor ini tercatatkan sebagai rekor ke 10.371.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa rekor MURI yang sudah dicatatkan oleh Trenggalek. Seperti halnya rekor wakil bupati termuda, oleh Mochamad Nur Arifin kala itu. Juga pencabutan gigi susu terbanyak, pemakaian Batik Shibori terbanyak dan masih banyak rekor yang tercatat lainnya,&#8221; jelas Sri.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK, Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, dalam pencapaian Rekor MURI itu mengapresiasi upaya pencapaian rekor oleh pemerintah, nelayan Teluk Prigi dan seluruh masyarakat yang ikut menyukseskan acara ini.</p>



<p>Menurutnya, upacara adat dan makanam khas seperti Sembonyo dan Ayam Lodho ini perlu terus dilestarikan agar tidak dicaplok dan diakui oleh daerah maupaun negara lain. &#8220;Ini warisan leluhur yang tetap harus kita jaga dam lestarikan,&#8221; kata istri Bupati Trenggalek ini.</p>



<p>Selain itu, momentum yang terus membaik ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk pemulihan ekonomi paska pandemi. &#8220;Ini momentum yang bagus, karena Teluk Prigi memberikan kehidupan bagi nelayan. Tidak hanya nelayan lokal Watulimo saja, melainkan banyak nelayan baik lokal maupun nelayan dari luar,&#8221; paparnya.</p>



<p>Diharapkan Bunda PAUD Trenggalek ini, perwujudan rasa syukur yang dilakukan ini bisa membawa kebaikan bagi seluruh para nelayan dan masyarakat di Kecamatan Watulimo. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170956</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akhir Semester Pertama, MTsN 1 Catatkan Rekor 160 Prestasi</title>
		<link>https://memontum.com/akhir-semester-pertama-mtsn-1-catatkan-rekor-160-prestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2018 14:47:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[MTsN 1 Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69206-akhir-semester-pertama-mtsn-1-catatkan-rekor-160-prestasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hingga akhir semester pertama tahun pelajaran 2018/2019, MTsN 1 Kota Malang mencatatkan 160 prestasi. Meski catatan prestasi ini ditutup hingga akhir November 2018, sebab kegiatan di bulan Desember hanya diisi Ujian Akhir Semester (UAS) dan liburan semester. Jika dibandingkan dengan total raihan prestasi akademik dan non akademik tahun ajaran sebelumnya, yaitu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hingga akhir semester pertama tahun pelajaran 2018/2019, MTsN 1 Kota Malang mencatatkan 160 prestasi. Meski catatan prestasi ini ditutup hingga akhir November 2018, sebab kegiatan di bulan Desember hanya diisi Ujian Akhir Semester (UAS) dan liburan semester. </p>
<p>Jika dibandingkan dengan total raihan prestasi akademik dan non akademik tahun ajaran sebelumnya, yaitu 195 prestasi (2017/2018) dan 191 prestasi (2016/2017), tentunya catatan prestasi MTsN 1 Kota Malang di semester pertama tahun ajaran 2018/2019 lebih baik. Sebab dengan catatan 160 prestasi ini pun telah melebihi target 100 prestasi untuk semester pertama.</p>
<p><div id="attachment_69207" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-69207" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181218-WA0152-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="Luluk Hariroh, S.Pd, M.Si, juara harapan 1 kategori Guru Madrasah Tsanawiyah Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI 2018, bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (ist)" width="650" height="450" class="size-full wp-image-69207" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181218-WA0152-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181218-WA0152-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-69207" class="wp-caption-text">Luluk Hariroh, S.Pd, M.Si, juara harapan 1 kategori Guru Madrasah Tsanawiyah Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI 2018, bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (ist)</p></div></p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, hasil yang luar biasa atas pencapaian prestasi MTsN 1 Kota Malang yang selalu berkembang dan meningkat lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan tercapainya catatan prestasi melebihi target ini, sebagai sebuah percepatan atas sinergi dan kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua. Semoga dengan pencapaian ini menjadikan MTsN 1 Kota Malang semakin berkembang lebih baik dari tahun ke tahun,&#8221; ungkap Kepala MTSN 1 Malang, Drs Samsudin MPd, didampingi Waka Kesiswaan MTsN 1 Kota Malang Winarta, ditemui Memontum.com di ruang kerjanya.</p>
<p>Dibandingkan target, tentunya perolehan 160 prestasi ini over 60 persen, atau mencapai 160 persen. Disinggung target hingga akhir tahun ajaran 2018/2019, Samsudin menargetkan kisaran angka 200-250 prestasi. &#8220;Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kami selalu optimis. Namun tak perlu terlalu muluk untuk target. InsyaAllah sekitar 200-250 prestasi,&#8221; optimisnya.</p>
<p>Untuk memberikan apresiasi atas prestasi siswa dan guru MTsN 1 Kota Malang hingga akhir semester pertama tahun ajaran 2018/2019, selain menyebutkan nama siswa atas raihan prestasi saat upacara, siswa dan guru diberikan kesempatan unjuk gigi menampilkan beberapa formasi prestasi di lapangan tengah sekolah. Diakhir formasi membentuk angka 1 (satu). &#8220;Dengan apresiasi tersebut, tentunya selain memotivasi para siswa yang sudah berprestasi untuk terus menambah dan meningkatkan pundi-pundi prestasi, juga memotivasi siswa lainnya untuk ikut berprestasi,&#8221; tandas Sam, sapaan akrabnya.</p>
<p>Memulai catatan baru pada tahun pelajaran 2018/2019, MTsN 1 Kota Malang menorehkan 33 prestasi hingga pertengahan Agustus 2018. Pada pertengahan Agustus 2018 hingga pertengahan September 2018, MTsN 1 Kota Malang berhasil menorehkan 28 prestasi, hingga total 61 prestasi. Di triwulan pertama hingga pertengahan Oktober, MTsN 1 Kota Malang mencatatkan 27 prestasi, hingga total 88 prestasi. Dilanjutkan hingga pertengahan November, melesat bertambah 47 prestasi menjadi total 135 prestasi. Dan ditutup dengan 25 prestasi hingga genap 160 prestasi hingga akhir semester pertama.</p>
<p>Khusus catatan prestasi pertengahan November hingga akhir November 2018, tercatat 3 prestasi tingkat Kota dan Malang Raya, dan 18 prestasi tingkat Jawa, Bali dan Jatim, dan 4 prestasi tingkat nasional.</p>
<p>Rincian 3 prestasi tingkat Kota Malang dan Malang Raya, diantaranya juara 2 100 M gaya bebas dalam Kejuaraan Renang Antar SMP/MTs; harapan 2 Olimpiade Fisika IX tingkat SMP/MTs; dan juara 1 Catur kelompok umur 15-20 tahun dalam Pekan Olahraga Kabupaten Malang (PARKAB) 2018.</p>
<p>Sementara, 18 prestasi tingkat Jawa, Bali dan Jatim, yaitu juara 3 standart 500 M KUD Putri, juara 3 standart 1.000 M KUD Putri, juara 2 marathon kelas bebas, juara 2 5.000 M speed Putri KU Jun-Sen, dan juara 3 1.000 M speed Putri KU Jun-Sen dalam Heroes Competition Koni Cup 2018 Open Lumajang; juara 1 Olimpiade IPS (Olips) ke-II; juara 3 MOBA Cup 2018; juara 1 seni tunggal IPSI Pra Remaja dalam Invitasi Pencak Silat Tapak Suci Skariga 2018; serta 2 juara 1 dan 8 juara 2 dalam Kejuaraan Taekwondo UM Cup IV.</p>
<p>Sedangkan 4 prestasi tingkat Nasional, di antaranya juara 1 bidang teknologi, juara 1 bidang lingkungan, dan juara umum bidang lingkungan dalam Lomba Karya Inovasi Pelajar (LKIP) VI 2018; dan harapan 1 kategori Guru Madrasah Tsanawiyah Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI 2018 oleh Luluk Hariroh, S.Pd, M.Si.<strong> (rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jet Coaster Slider Hawai Waterpark, Uji Nyali Satu-Satunya di Asia Tenggara</title>
		<link>https://memontum.com/jet-coaster-slider-hawai-waterpark-uji-nyali-satu-satunya-di-asia-tenggara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2018 14:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hawai Waterpark]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=68698</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hawai Waterpark Malang mencatatkan rekor memiliki Jet Coaster Slider terpanjang dan satu-satunya di Asia Tenggara. Water Slider dengan ketinggian 20 meter di atas permukaan tanah ini, diresmikan pada Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 10.00. Tarian Asmaradana yang mengusung tarian dari berbagai daerah, mewarnai prosesi launching Jet Coaster Slider. Sebelumnya, Yogi Kurniawan, Owner [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hawai Waterpark Malang mencatatkan rekor memiliki Jet Coaster Slider terpanjang dan satu-satunya di Asia Tenggara. Water Slider dengan ketinggian 20 meter di atas permukaan tanah ini, diresmikan pada Sabtu (15/12/2018) sekitar pukul 10.00. </p>
<p>Tarian Asmaradana yang mengusung tarian dari berbagai daerah, mewarnai prosesi launching Jet Coaster Slider. Sebelumnya, Yogi Kurniawan,  Owner  Hawai Waterpark dan Bambang Judi Utomo, Direktur Utama Hawai Waterpark, melepas balon ke udara. </p>
<p><div id="attachment_68701" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0079-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-68701" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0079-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Yogi Kurniawan,  Owner  Hawai Waterpark dan Bambang Judi Utomo, Direktur Utama Hawai Waterpark meresmikan wahana Jet Coaster Slider. (gie)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-68701" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0079-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0079-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-68701" class="wp-caption-text"><strong>Yogi Kurniawan,  Owner  Hawai Waterpark dan Bambang Judi Utomo, Direktur Utama Hawai Waterpark meresmikan wahana Jet Coaster Slider. (gie)</strong></p></div></p>
<p>Jet Coaster Slider diharapkan menjadi salah satu ikon di Hawai Waterpark, setelah sukses dengan ikon Tsunami-nya untuk tingkatkan pariwisata di Malang Raya, khususnya Kota Malang. </p>
<p>Pengunjung Hawai Waterpark bisa merasakan sensasi meluncur di water slide sepanjang 225 meter. Di atas ban karet dengan bahan khusus yang bisa menampung berat 180 kg, pengunjung dapat memacu andrenalinnya.<br />
Meluncur dengan tekanan gravitasi dan kecuraman hampir 90 derajat,  pengunjung dapat merasakan sensasi melaju dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan sensasi dilontarkan naik sepanjang jalur dengan air dari jet tube. </p>
<p><div id="attachment_68702" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0081-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-68702" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0081-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Tarian Asmaradana . (gie)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-68702" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0081-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181215-WA0081-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-68702" class="wp-caption-text"><strong> Tarian Asmaradana . (gie)</strong></p></div></p>
<p>Yogi Kurniawan, owner Hawai Waterpark, mengatakan bahwa Jet Coaster Slider ini adalah yang pertama di Asia Tenggara. &#8221; Kita datangkan dari Turki. Ini sudah bertaraf internasional. Polin Waterpark sebagai salah satu supplier yang memiliki lisensi terbaik di dunia.Ini adalah salah satu teknologi terbaru dan terbaik  di dunia untuk Water Slide. Kalau biasanya Water Slide hanya menurun, namun kalau Jet Coaster Slider ini dapat naik turun karena memakai mesin jet. Kami hadirkan yang terbaik di musim liburan ini,&#8221; ujar Yogi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>12 Ribu Personil Gabungan TNI, Siap Pecahkan Rekor MURI Tarian Gemu Famire</title>
		<link>https://memontum.com/12-ribu-personil-gabungan-tni-siap-pecahkan-rekor-muri-tarian-gemu-famire</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2018 14:24:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[HUT TNI]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=53409</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Hari Ulang Tahun ke-73 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2018 bakal spektakuler. Ada 12.000 personel gabungan dari TNI matra darat, laut dan udara serta Garnisun bakal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Tarian Gemu Famire. Jelang pelaksanaan 4 September Oktober 2018 sebagai awal rangkaian HUT TNI 5 Oktober , gladi bersih dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Hari Ulang Tahun ke-73 Tentara Nasional Indonesia (TNI)  tahun 2018 bakal spektakuler. Ada 12.000 personel gabungan dari TNI matra darat, laut dan udara serta Garnisun bakal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Tarian Gemu Famire.</p>
<p>Jelang pelaksanaan 4 September Oktober 2018 sebagai awal rangkaian HUT TNI 5 Oktober , gladi bersih dilakukan di Dermaga Madura Mako Koarmada II Surabaya, Selasa (28/8). Bertindak sebagai ketua pelaksana adalah Komandan Satuan Kapal Amfibi (Dansatfib) Koarmada II Kolonel Laut (P) Kunto Tjahjono.</p>
<p><a href="https://memontum.com/53409-12-ribu-personil-gabungan-tni-siap-pecahkan-rekor-muri-tarian-gemu-famire/28-12-ribu-tni-gabungan-siap-pecahkan-rekor-muri-tarian-gemufamire" rel="attachment wp-att-53412"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/28-12-RIBU-TNI-GABUNGAN-SIAP-PECAHKAN-REKOR-MURI-TARIAN-GEMUFAMIRE.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-53412" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/28-12-RIBU-TNI-GABUNGAN-SIAP-PECAHKAN-REKOR-MURI-TARIAN-GEMUFAMIRE.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/28-12-RIBU-TNI-GABUNGAN-SIAP-PECAHKAN-REKOR-MURI-TARIAN-GEMUFAMIRE.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Sekadar diketahui, Gemu Famire merupakan tarian yang berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun pada pemecahan rekor akan ada ada sedikit perubahan pada gerakannya. Tarian itu akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 4 September 2018 dan ditargetkan memecahkan rekor Muri. Mako Koarmada II menjadi salah satu tempat berlangsungnya kegiatan membanggakan itu.</p>
<p>“Lagu Gemu Famire yang memiliki syair serta irama yang sederhana  ini telah banyak dikenal oleh masyarakat dan menjadi fenomena tersendiri sejak tahun 2012. Khususnya di instansi TNI maupun di instansi lainya,” terang Kadispenkoarmada II Letkol Laut (KH) Suratno, S.S. </p>
<p>Menurutnya, gerakan tarian ini sangat sederhana namun bisa dapat mengajak orang yang mendengarnya menjadi ikut bergoyang. Selain itu, dapat menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Tarian ini juga bisa dijadikan sebagai hiburan bagi yang melaksanakan dan melihatnya karena gerakanya sangat muda untuk diikuti.</p>
<p>Selain melibatkan Anggota TNI, kata Suratno, Gemu Famire juga melibatkan ibu-ibu dari anggota Jalasenastri, Persit Kartika Chandra Kirana, PIA Ardhya Garini serta Dharma Wanita yang menambah semarak kegiatan.<strong> (ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53409</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3500 Warga Sidoarjo Dukung Senam Poco-Poco Pecahkan Rekor Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/3500-warga-sidoarjo-dukung-senam-poco-poco-pecahkan-rekor-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2018 13:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Rekor]]></category>
		<category><![CDATA[Senam Poco-Poco]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50249-3500-warga-sidoarjo-dukung-senam-poco-poco-pecahkan-rekor-dunia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sekitar 3.500 orang memgikuti Senam Poco-Poco di Alun-Alun Sidoarjo, Minggu, (05/08/2018). Ribuan warga Sidoarjo ini turut ambil bagian dalam pemecahan rekor dunia Senam Poco-Poco yang dipusatkan di Jakarta hari ini. Senam Poco-Poco ini dimulai usai acara semonial pembukaannya. Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah hadir untuk membuka pelaksanaannya. Turut hadir Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sekitar 3.500 orang memgikuti Senam Poco-Poco di Alun-Alun Sidoarjo, Minggu, (05/08/2018). Ribuan warga Sidoarjo ini turut ambil bagian dalam pemecahan rekor dunia Senam Poco-Poco yang dipusatkan di Jakarta hari ini. Senam Poco-Poco ini dimulai usai acara semonial pembukaannya. </p>
<p>Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah hadir untuk membuka pelaksanaannya. Turut hadir Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin serta Kapolsek Sidoarjo dan Danramil Sidoarjo Kota.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/682363ed-a49f-43f7-8a39-5526dfb2ce61-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-10988" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tidak hanya sekedar membuka kegiatan, Bupati Sidoarjo juga turut senam bersama ribuan masyarakat Sidoarjo itu. Seluruh undangan juga ikut berjajar mengikuti Senam Poco-Poco. Usai Senam Poco-Poco acara dilanjutkan dengan senam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).</p>
<p>Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Pemkab Sidoarjo, Djoko Supriyadi mengatakan Senam Poco-Poco kali ini untuk mendukung pelaksanaan pemecahan rekor dunia Senam Poco-Poco. Menurutnya, di Jakarta hari ini sedang dilaksanakan pemecahan rakor dunia The Largest Guinness Word Records Poco-Poco Dance. Pemecahan rakor dunia senam tradisional itu, dipimpin langsung Presiden RI, Joko Widodo.</p>
<p>&#8220;Saat ini di Jakarta dilaksanakan pula kegiatan pemecahan rekor dunia Senam Poco-Poco yang dihadiri dan dipimpin langsung Bapak Presiden RI,&#8221; terangnya kepada Memo X, Minggu (05/08/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2018/08/682363ed-a49f-43f7-8a39-5526dfb2ce61-copy-1.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-10989" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih jauh, Djoko Supriyadi menguraikan pelaksanaan senam kali ini juga untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke 73 Tahun 2018. Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan Asian Games yang akan segera dilaksanakan di Jakarta dan Palembang. Menurutnya, perkirakan ada 3500 orang yang ikut senam di Alun-Alun Sidoarjo kali ini.</p>
<p>&#8220;Pesertanya mulai dari komunitas senam serta organisasi olahraga yang ada di Kabupaten Sidoarjo,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Djoko menyebutkan peserta senam itu diantaranya berasal dari komunitas senam Lin Tien Kung, komunitas senam Jantung Sehat maupun dari Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (Porpi) Sidoarjo. Selain itu, para pelajar Sidoarjo juga ikut ambil bagian dalam senam kali ini. </p>
<p>&#8220;Kami berharap kegiatan senam seperti ini akan mampu mendorong masyarakat melaksanakan pola hidup sehat melalui Germas,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50249</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
