<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>relakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/relakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Mar 2025 12:48:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>relakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Begal Bermotor Beraksi di Klakah Lumajang, Warga Tanggul harus Relakan Motor</title>
		<link>https://memontum.com/begal-bermotor-beraksi-di-klakah-lumajang-warga-tanggul-harus-relakan-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[beraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[relakan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220538</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aksi begal sepertinya tidak ada habisnya. Meskipun di Bulan Puasa, kawanan pelaku tetap saja beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kali ini, kawanan pelaku berhasil membegal warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, saat di kawasan Jalan Prayuana, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Kejadian tersebut, berlangsung, Sabtu (22/03/2025) sekitar pukul 05.00. Diperoleh informasi, saat itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aksi begal sepertinya tidak ada habisnya. Meskipun di Bulan Puasa, kawanan pelaku tetap saja beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang.</p>



<p>Kali ini, kawanan pelaku berhasil membegal warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, saat di kawasan Jalan Prayuana, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Kejadian tersebut, berlangsung, Sabtu (22/03/2025) sekitar pukul 05.00.</p>



<p>Diperoleh informasi, saat itu korban sedang dalam perjalanan dari Surabaya tujuan Jember, dengan mengendarai motor Honda Beat. Sesampainya di Jalan Prayuana-Lumajang, korban dipepet pelaku tidak dikenal, yang juga mengendarai motor Honda Beat secara berboncengan.</p>



<p>&#8220;Sepeda motor yang dibegal Honda Beat,&#8221; kata warga, Emi.</p>



<p>Kapolsek Klakah Polres Lumajang, AKP Rudi Isyanto, saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya aksi pembegalan itu. Selain motor korban berhasil dibawa kabur pelaku, korban teridentifikasi juga warga Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Benar (terjadi aksi, red) TKP nya di Jalan Prayuana, Klakah pukul 05.00. Korban atas nama Sugianto warga Tanggul Jember,&#8221; terangnya, kepada Memontum.com, Minggu (23/03/2025) tadi.</p>



<p>AKP Rudi menjelaskan, bahwa awalnya korban mengisi BBM di SPBU Klakah. Setelah selesai mengisi, korban langsung meluncur ke arah Randuagung menuju Tanggul.</p>



<p>&#8220;Setelah beli BBM di SPBU, korban melaju ke arah Timur. Saat sampai di Jalan Prayuana, korban dipepet pelaku yang berboncengan. Salah satu pelaku kemudian menendang motor korban hingga jatuh dan motor korban diambil pelaku,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, di Jalan Prayuana Klakah Lumajang sendiri sudah sering terjadi peristiwa begal sepeda motor. Bahkan dalam menjalankan aksinya, kawanan begal ini tidak segan-segan melukai para korbannya. Masyarakat berharap, ada tindakan tegas dari aparat yang berwenang untuk bisa melumpuhkan komplotan begal.</p>



<p>&#8220;Kalau pak polisi tidak mau bergerak (patroli, red) dan menunggu laporan, ya merajalela begalnya. Bukan hadir dan memberi rasa aman namanya,&#8221; ungkap salah seorang warga, Piko. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220538</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Jember harus Relakan Istri dan Anak Akibat Bus Wisata Bali Tabrakan di Kota Batu dan Regut 4 Nyawa</title>
		<link>https://memontum.com/warga-jember-harus-relakan-istri-dan-anak-akibat-bus-wisata-bali-tabrakan-di-kota-batu-dan-regut-4-nyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[relakan]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218236</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Patimura dan Jalan Ir Soekarno, Kota Batu, yang diakibatkan Bus Pariwisata Sakhindra Trans mengalami rem blong, Rabu (08/01/2025) kemarin, menyisakan duka mendalam bagi M Saifudin (30), warga asal Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Bagaimana tidak, selain membuatnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Patimura dan Jalan Ir Soekarno, Kota Batu, yang diakibatkan Bus Pariwisata Sakhindra Trans mengalami rem blong, Rabu (08/01/2025) kemarin, menyisakan duka mendalam bagi M Saifudin (30), warga asal Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember. Bagaimana tidak, selain membuatnya harus menjalani perawatan serius, korban juga harus merelakan kepergian istri dan seorang anaknya yang masih Balita.</p>



<p>Ya, Saifudin masih sama sekali tidak menyangka, bahwa acara liburannya ke Kota Batu, bakal kehilangan Anis, istrinya dan anaknya Sf yang masih berusia 20 bulan. Tangis pilu itu juga, yang masih terlihat jelas saat Saifudin mendapat perawatan medis di RS Hasta Brata Kota Batu. Saifudin sendiri, hingga Kamis (09/01/2025) tadi, harus menjalani perawatan serius karena mengalami luka patah tulang pada bagian tangan kanan dan luka-luka di sekujur badan.</p>



<p>Kapolres Kota Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, tampak hadir di RS Hasta Brata. Melihat kondisi Saifudin, Kapolres juga turut berusaha menenangkan Saifudin. Dirinya turut prihatin atas musibah itu, apalagi keluarga tersebut baru datang jauh-jauh dari Jember untuk menghibur keluarga kecilnya di Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Kami turut berduka. Apalagi, mereka (korban, red) ini Pasutri muda yang tengah berkunjung ke Kota Batu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Informasinya, keluarga ini merencanakan berlibur di Kota Batu dengan menaiki transportasi umum. Sesampainya di Kota Malang, mereka menyewa sepeda motor dari rental di Stasiun Blimbing Kota Malang dan berkunjung ke Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Niatnya mau berlibur dan belum tahu sudah berapa hari di sini. Kondisinya sekarang masih syok,&#8221; ujar AKBP Andi.</p>



<p>Kapolres juga menegaskan, bahwa Pemkot bersama Polres Batu akan melakukan penanganan terbaik kepada seluruh korban. &#8221;Kami pastikan seluruh unsur di Kota Batu akan bertanggung jawab atas penanganan seluruh korban. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Jasa Raharja, termasuk santunan untuk yang meninggal. Jika tidak terkover, maka kami dari Forkopimda yang akan menjamin,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, dalam kecelakaan ini mengakibatkan empat korban meninggal dunia. Selain Anis dan anaknya yaitu Sf, dua korban meninggal lainnya adalah Mumun Sugianto (44), warga Jalan Kasan Kaiso, Ngaglik, Kota Batu dan Agus Darianto (60), warga Jalan Terusan Palemraha, Desa Sidomulyo, Kota Batu.</p>



<p>Sementara itu, sebagaimana diberitakan sebelumnya, bus pariwisata Sakhindra Trans Nopol DK 7942 GB yang mengangkut rombongan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung, tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang, mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, Rabu (08/01/2025) kemarin. Bus tersebut melaju kencang menabrak beberapa mobil dan motor di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga Jalan Patimura dan Jalan Ir Soekarno tepat di depan SMPN 3 Beji Kota Batu. Akibatnya, empat orang dikabarkan meninggal dunia dan beberapa pengendara lain harus menjalani perawatan serius. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218236</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanjakan SMPN 1 Klakah Kembali Makan Korban Pembegalan, Bapak-Anak Harus Relakan Motor</title>
		<link>https://memontum.com/tanjakan-smpn-1-klakah-kembali-makan-korban-pembegalan-bapak-anak-harus-relakan-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[bapak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pembegalan]]></category>
		<category><![CDATA[relakan]]></category>
		<category><![CDATA[tanjakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214836</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Untuk ketiga kalinya, kawanan pelaku begal melakukan aksinya di tanjakan SMPN 1 Klakah (sebutan, red), Kabupaten Lumajang. Kali ini korbannya adalah seorang laki-laki bersama anaknya. Kejadian sendiri, berlangsung Senin (30/09/2024) sekitar pukul 05.00. Menurut Mbok Seh, warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), mengatakan bahwa dirinya mengetahui dugaan aksi itu saat bertemu dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Untuk ketiga kalinya, kawanan pelaku begal melakukan aksinya di tanjakan SMPN 1 Klakah (sebutan, red), Kabupaten Lumajang. Kali ini korbannya adalah seorang laki-laki bersama anaknya. Kejadian sendiri, berlangsung Senin (30/09/2024) sekitar pukul 05.00.</p>



<p>Menurut Mbok Seh, warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), mengatakan bahwa dirinya mengetahui dugaan aksi itu saat bertemu dengan korban. Kalau itu, dirinya yang hendak ke pasar, bertemu dengan korban bersama anaknya, dengan kondisi menenteng helm dan berjalan kaki. Sementara kaki korban, itu juga mengalami luka.</p>



<p>&#8220;Saat saya mau ke pasar untuk jualan, saya bertemu dengan mereka (korban, red). Korban seorang bapak bersama anak laki-lakinya. Pagi itu, mereka berjalan dengan menenteng helm dengan luka di kakinya. Saat ditanya, mereka mengaku habis dibegal di tanjakan SMPN 1 Klakah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Karena korban juga mengalami luka (kaki, red), ujar Mbok Seh, dirinya enggan memperpanjang pembicaraan. Sebaliknya, hanya melemparkan pertanyaan kepada korban, mengenai identitas dan tujuan perjalanan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat saya tanya, katanya dari Surabaya mau pulang ke Tanggul-Jember. Cuma saya tidak sempat tanya, seperti bagaimana kejadian atau motor apa yang berhasil dibawa kabur pelaku begal,&#8221; ungkap Mbok Seh kepada Memontum.com.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Klakah Polres Lumajang, Aipda Lukas, ketika dikonfirmasi terkait aksi pembegalan ini, apakah korban sudah melapor ke Polsek Klakah atau belum? Pihaknya meminta agar Memontum.com menghubungi petugas jaga.</p>



<p>&#8220;Monggo konfirmasi kepada petugas jaga. Siapa tau sudah melaporkan ke Polsek,&#8221; terang Kanit Reskrim via telepon WhatsApp.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa sebelumnya di lokasi sama juga terjadi aksi serupa. Adapun korbannya, warga Maron Probolinggo, yang dibegal di tanjakan SMPN 1 Klakah. Bahkan beberapa hari kemudian, seorang anggota Polres Probolinggo, warga Selok Besuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, juga menjadi korban pembegalan di tanjakan SMPN 1 Klakah. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214836</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
