<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Relawan Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/relawan-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jul 2021 05:45:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Relawan Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peduli Keselamatan Warga dari Bahaya Covid-19, Seorang Jurnalis Menjadi Relawan Penyemprotan Disinfektan Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-keselamatan-warga-dari-bahaya-covid-19-seorang-jurnalis-menjadi-relawan-penyemprotan-disinfektan-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2021 05:45:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148353</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Panggilan hati untuk menyelamatkan warga dari bahaya Covid-19, seorang bapak 2 anak rela menghabiskan malamnya dengan menjadi relawan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Apa yang dilakukan oleh Junaedi, warga Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini cukup menginspirasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Bagaimana tidak, pria berumur 42 tahun yang sehari-harinya berprofesi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Panggilan hati untuk menyelamatkan warga dari bahaya Covid-19, seorang bapak 2 anak rela menghabiskan malamnya dengan menjadi relawan penyemprotan disinfektan secara mandiri. Apa yang dilakukan oleh Junaedi, warga Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini cukup menginspirasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.</p>



<p>Bagaimana tidak, pria berumur 42 tahun yang sehari-harinya berprofesi sebagai seorang jurnalis media online ini, dengan hati ikhlas mencurahkan tenaga dan waktunya untuk keliling kampung ditemani istrinya melakukan penyemprotan disinfektan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Menjadi relawan karena panggilan hati. Saat Covid-19, mulai muncul di Kota Malang kalau tidak salah pada Maret 2020, saya bergabung di Malang Crisis Corona (MCC), kami melakukan penyemprotan disinfektan, membagi sembako dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Saat makukan penyemprotan disinfektan, Junaedi dan teman-temannya terus mensosialisasikan protokol kesehatan demi keselamatan masyarakat. &#8220;Pada Bulan November 2020, saat penularan Covid-19, semakin turun, saya sempat vakum di MCC. Meskipun demikian, saya terus bergerak memberikan edukasi ke masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Namun pada Bulan Juni 2021, saat Covid-19 kembali melonjak di Kota Malang, Junaedi kembali bergerak. Namun kali ini dia bergerak secara mandiri melakukan penyemprotan disinfektan baik di Kota Malang dan sekitarnya. Dengan berbekal pengalaman sebagai relawan, dia sudah terbiasa membuat komposisi disinfektan yang aman untuk disemprotkan ke rumah-rumah warga.</p>



<p>&#8220;Pada Juni lalu, saya sendirian melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kidul Dalem. Ini saya lakukan inisiatif sendiri untuk memutus penyebaran Covid-19,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Penyemprotan disinfektan secara mandiri ini kemudian diunggah di Facebook dan status WhatsApp. Dari foto yang diunggah itu, Junaedi mendapat respon positif dari masyarakat.</p>



<p>&#8220;Saya hanya ingin menolong warga membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dari postingan di media sosial itu, kemudian banyak yang menghubungi saya agar lingkungannya disemprot disinfektan. Permintaan itu baik dari orang yang saya kenal maupun dari warga yang tidak saya kenal,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Karena panggilan hati, Junaedi harus ikhlas mencurahkan tenaga dan juga materi untuk membeli disinfektan. &#8220;Saya ikhlas. Terkadang ada yang tanya biaya penyemprotan disinfektan. Kalau ditanya seperti itu, saya jawab seikhlasnya untuk beli disinfektan. Namun kalau tidak ada biaya, tetap saya melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi yang diminta. Karena sekali lagi ini adalah panggilan hati untuk menyelamatkan warga dari bahaya Covid-19,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Biasanya, Junaedi dengan ditemani Evi Widiasari, istrinya mendatangi lokasi yang meminta untuk dilakukan penyemprotan.</p>



<p>&#8220;Pada dua Minggu ini penyemprotan bisa sampai 6 kali dalam seminggu di beberapa lokasi. Saya hanya ditemani istri saya. Seringkali istri saya menemani untuk membawakan persediaan disinfektan. Kalau di tangki penyemprot disinfektan telah habis, maka disinfektan cadangan yang dibawa istri saya siap dipakai untuk penyemprotan,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Biasanya Junaedi melakukan penyemprotan setelah jam 19.00, yakni setelah merampungkan tugas jurnalistiknya. Namun untuk Sabtu dan Minggu, bisa melakukan penyemprotan dari pukul 09.00.</p>



<p>&#8220;Saya akan melakukan dengan semaksimal mungkin untuk masyarakat. Semoga yang saya lakukan ini berguna bagi masyarakat. Jika ada warga yang isolasi mandiri, saya juga ditugasi Pak RW memberikan arahan dan mengantar makanan,&#8221; ujar Junaedi.</p>



<p>Junaedi juga secara terus-menerus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk disiplin dalam protokol kesehatan.</p>



<p>&#8220;Selalu patuhi protokol kesehatan terutama dalam 5M, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah,&#8221; ujar Junaedi, Senin (19/07). <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148353</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Penambahan Pasien Covid-19, RSSA Rekrut Relawan Nakes dan Non-Nakes</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-penambahan-pasien-covid-19-rssa-rekrut-relawan-nakes-dan-non-nakes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 09:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147718</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang, masih sangat tinggi. Hal itu, menyebabkan para tenaga kesehatan (Nakes) harus ekstra dalam memberikan layanannya sebagai upaya penyembuhan. Bahkan, RS Dr Syaiful Anwar (RSSA) telah membuka relawan baik posisi Nakes maupun non-Nakes. &#8220;Jika melihat Bed Occupancy Rate (BOR) yang semakin tinggi, saya kira penambahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang, masih sangat tinggi. Hal itu, menyebabkan para tenaga kesehatan (Nakes) harus ekstra dalam memberikan layanannya sebagai upaya penyembuhan. Bahkan, RS Dr Syaiful Anwar (RSSA) telah membuka relawan baik posisi Nakes maupun non-Nakes.</p>



<p>&#8220;Jika melihat Bed Occupancy Rate (BOR) yang semakin tinggi, saya kira penambahan Nakes memang perlu. Sehingga, RSSA menambah relawan dalam rangka kebutuhan tenaga,&#8221; ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, Sabtu (10/07) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Total ada 67 relawan tambahan yang saat ini ditempatkan di RSSA demi tercukupinya kebutuhan nakes karena makin banyaknya pasien Covid-19. Antara lain dokter umum sejumlah 1 orang, perawat sebanyak 45 orang, apoteker 2 orang, dan asisten apoteker ada 3.</p>



<p>&#8220;Lalu ada tambahan relawan pranata laboratorium kesehatan sebanyak 4 orang dan radiografer 2 orang. Untuk yang non-medis di bagian pramu bakti ada tambahan 10 orang,&#8221; lanjut dr Husnul.</p>



<p>Ke 67 relawan baru RSSA tersebut akan menjalani masa kontrak selama 3 bulan, terhitung dari bulan Juli hingga September 2021. &#8220;Namun bisa diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Pria yang pernah menjabat sebagai Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang itu berharap dengan adanya relawan baru di RSSA mampu menstabilkan rotasi tenaga kerja disana.</p>



<p>&#8220;Supaya tenaga disitu bisa lebih banyak untuk istirahat. Jadi cukup recovery untuk tugas besoknya. Nah itu salah satu upaya mengurangi resiko paparan Covid-19 pada Nakes,&#8221; ujar dr Husnul.<strong> (mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147718</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Surabaya Ajak Petugas Jihad Fi Sabilillah Lawan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-surabaya-ajak-petugas-jihad-fi-sabilillah-lawan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 14:25:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad Fi Sabilillah]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146557</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau kesiapan peralatan dan personel sambil mengobarkan semangat kepada para TNI-Polri.&#160; Saat itu, ia berkali-kali menegaskan bahwa perjuangan ini adalah jihad fi sabilillah. &#8220;Semangat ya, ini demi keluarga kita semua. Insyallah mulai hari ini kita jihad fi sabilillah menghadapi pandemi Covid-19. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar,” [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau kesiapan peralatan dan personel sambil mengobarkan semangat kepada para TNI-Polri.&nbsp; Saat itu, ia berkali-kali menegaskan bahwa perjuangan ini adalah jihad fi sabilillah.</p>



<p>&#8220;Semangat ya, ini demi keluarga kita semua. Insyallah mulai hari ini kita jihad fi sabilillah menghadapi pandemi Covid-19. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar,” kata Eri menyebut takbir oleh para petugas, Senin (28/06).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, kata Eri bahwa sampai dengan hari ini, yang terkonfirmasi positif dan menjalani isolasi di Hotel Asrama Haji (HAH) sebanyak 490 orang, kemudian yang dirawat di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 500 lebih, sehingga total yang terkonfirmasi positif di Surabaya sebanyak 1.060 orang.</p>



<p>Bahkan, ada 300 orang yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Data ini tinggi karena memang dari awal, Pemkot Surabaya bergerak sangat masif untuk melakukan tracing ketika ada warga yang positif, tanpa menunggu diclare. Bahkan, kemampuan tracing Surabaya 1:40, termasuk yang tertinggi dibanding daerah lainnya.</p>



<p>“Saya tidak akan pernah menutupi data ini kepada warga Surabaya. Makanya, ini waktunya kita untuk bangkit. Kita sudah pernah melewati masa-masa sulit mengatasi Covid-19 di zona merah. Itu jangan sampai terulang kembali. Kita harus sadar betul bahwa sudah banyak korban, ayo kita selamatkan orang tua kita, selamatkan anak cucu kita dari Covid-19,” tegas Eri.</p>



<p>Eri juga menegaskan bahwa dia akan terus mendampingi anak buahnya itu yang bertugas ke lapangan.</p>



<p>“Mulai hari ini, insyallah saya tidak akan berkantor di Balai Kota Surabaya ini. Saya akan mendampingi anak buah saya yang turun ke lapangan, karena saya yakin sebagai manusia pasti mereka juga punya rasa takut dan khawatir ketika harus bersentuhan atau menangani Covid-19, makanya tadi saya juga pimpin doa untuk menghilangkan rasa takut itu,” kata dia.</p>



<p>Pada saat memimpin doa, Wali Kota Eri memohon kepada Allah SWT semoga para petugas yang turun langsung ke lapangan itu dilindungi dari segala penyakit, karena mereka sedang menjalankan jihad fi sabilillah. “Selamatkan warga Kota Surabaya Ya Allah, sudah 300 yang meninggal dalam seminggu ini dengan pemakaman protokol kesehatan Ya Allah. Hamba mohon kabulkanlah doa kami Ya Allah. Allahu akbar&#8230; allahu akbar&#8230; allahu akbar. Matur nuwun semuanya, selamat berjuang teman-teman,” ujar Wali Kota Eri. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146557</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSSA Rekrut 148 Relawan Penanganan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 06:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Rekrutmen]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA]]></category>
		<category><![CDATA[Saiful Anwar Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132841</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) terus mengupayakan optimalisasi dalam penanganan Covid-19. Selain dengan penambahan bed untuk pasien terkonfirmasi positif covid-19, pihak RSSA juga membuka pendaftaran relawan penanganan Covid-19. &#8220;Sebelumnya, bed untuk pasien Covid-19 masih sekitar 126, lalu kami rekrut relawan. Sehingga, berani menambah bed sampai 141. Supaya tidak kekurangan pegawai juga,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) terus mengupayakan optimalisasi dalam penanganan Covid-19.</p>



<p>Selain dengan penambahan bed untuk pasien terkonfirmasi positif covid-19, pihak RSSA juga membuka pendaftaran relawan penanganan Covid-19.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, bed untuk pasien Covid-19 masih sekitar 126, lalu kami rekrut relawan. Sehingga, berani menambah bed sampai 141. Supaya tidak kekurangan pegawai juga,&#8221; ungkap Kabag Humas RSSA, Donny Iryan, Jumat (22/01) tadi</p>



<p>Relawan yang direkrut, tambahnya, mencakup perawat, pranata laboratorium kesehatan, pramu bakti, dan pemulasaran jenazah. Dengan jumlah yang sudah diterima dan mulai bekerja, sejak minggu ini sebanyak 148 relawan.</p>



<p>&#8220;Mereka statusnya adalah relawan, tidak ada ikatan menjadi pegawai kami. Jika pandemi berakhir dan dirasa beban kerja berkurang, maka relawan bisa kami berhentikan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Meski relawan, Donny menjelaskan, ada gaji perbulan yang diberikan untuk mereka sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar.</p>



<p>&#8220;Kami kan RS pemerintah, tapi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Jadi kita fleksibel tentang keuangan. Sehingga, kita bisa mengatur sendiri,&#8221; ujarnya.<strong> (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132841</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
