<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>religi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/religi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Dec 2024 11:51:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>religi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif 2024 Masuki Hari Terakhir, Ini Sasarannya</title>
		<link>https://memontum.com/program-interkoneksi-wisata-religi-edukatif-2024-masuki-hari-terakhir-ini-sasarannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[edukatif]]></category>
		<category><![CDATA[interkoneksi]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[sasarannya]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217600</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif 2024, yang diinisiasi Disporapar Kabupaten Jombang, telah menginjak hari terakhir, Senin (16/12/2024) tadi. Di hari terakhir ini, pelaksanaan kegiatan diikuti Muspika, OPD terkait hingga akademisi serta Koordinator BPD, Tokoh Agama, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Bhayangkari Ranting dan Ketua Persit Chandra Kirana Ranting Jogoroto. Kepala Disporapar Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif 2024, yang diinisiasi Disporapar Kabupaten Jombang, telah menginjak hari terakhir, Senin (16/12/2024) tadi. Di hari terakhir ini, pelaksanaan kegiatan diikuti Muspika, OPD terkait hingga akademisi serta Koordinator BPD, Tokoh Agama, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Bhayangkari Ranting dan Ketua Persit Chandra Kirana Ranting Jogoroto.</p>



<p>Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Bambang Nurwijanto, menyampaikan bahwa program interkoneksi ini salah satunya mengajak wisatawan untuk mengunjungi Destinasi Wisata Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang dan Pondok Pesantren Tebuireng di desa Cukir Kecamatan Diwek. &#8220;Perjalanan menggunakan kendaraan bus menuju Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif. Selain berziarah ke makam Mbah Bisri Syansuri, wisatawan juga diajak untuk melihat asrama putri yang lokasinya tidak jauh dari masjid induk,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kegiatan kali ini, ujarnya, ada satu nasihat bijak yang diberikan oleh Pengasuh Ponpes, Nyai Hj Noor Khodijah Khasbullah, tentang tirakat seorang istri yakni ‘Tirakatmu menentukan masa depan suamimu’. &#8220;Nasihat bijak tersebut yang menjadi salah satu motivasi pembelajaran bagi santri Ponpes Mamba’ul Ma’arif, untuk mempersiapkan tirakat sejak dini, khususnya bagi para santri putri,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk di destinasi kedua yakni Ponpes Tebuireng, wisatawan diajak untuk mengunjungi beberapa obyek seperti pada paket hari sebelumnya. Diantaranya asrama awal, masjid induk, berziarah di makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), berbelanja di lorong UMKM dan berakhir dengan foto bersama di Monumen Tauhid KWRG.</p>



<p>&#8220;Ke depan di tahun 2025, Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif akan dikembangkan menjadi paket wisata yang bisa dikelola bersama dengan pihak swasta guna memajukan pariwisata di Kabupaten Jombang,&#8221; imbuhnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217600</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Pengembangan Pariwisata hingga UMKM, Pemkab Jombang Launching Interkoneksi Wisata Religi</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-pengembangan-pariwisata-hingga-umkm-pemkab-jombang-launching-interkoneksi-wisata-religi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[interkoneksi]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217234</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata, melaunching Interkoneksi Wisata Religi di Kabupaten Jombang, di kawasan Parkir Makam Gus Dur, Rabu (04/12/2024) tadi. Kegiatan yang secara langsung dibuka Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, ini juga dihadiri Dansatradar 222 Jombang, Letkol Lek Ridar Adi Juliatmono, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, seluruh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata, melaunching Interkoneksi Wisata Religi di Kabupaten Jombang, di kawasan Parkir Makam Gus Dur, Rabu (04/12/2024) tadi. Kegiatan yang secara langsung dibuka Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, ini juga dihadiri Dansatradar 222 Jombang, Letkol Lek Ridar Adi Juliatmono, Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala OPD, camat se-Kabupaten Jombang, serta Direktur BUMD.</p>



<p>Pj Bupati Teguh Narutomo menyampaikan bahwa launching Interkoneksi Wisata Religi merupakan langkah awal luar biasa dalam mengembangkan pariwisata berbasis sejarah dan religi di Kabupaten Jombang. “Kabupaten Jombang merupakan salah satu Kota Santri terbesar di Indonesia, karena memiliki sejarah panjang yang sangat erat kaitannya dalam bidang agama dan pendidikan. Selain itu, banyak tokoh ulama besar yang berkontribusi bagi perkembangan agama Islam dan perjuangan bangsa,” kata Pj Bupati Jombang.</p>



<p>Dirinya menambahkan, beberapa tokoh besar yang lahir dan berjuang di Jombang, diantaranya seperti Kyai Haji Hasyim Asy&#8217;ari, Kyai Haji Abdul Wahab Hasbullah, Kyai Haji Bisri Syansuri dan Kyai Haji Romli Tamim. “Kabupaten Jombang juga memiliki lebih dari 220 pondok pesantren (Ponpes), dengan empat Ponpes besar yang sangat berpengaruh. Yaitu, Pondok Pesantren Tebuireng, Pondok Pesantren Mambaul Ma&#8217;arif Denanyar, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan,” ujarnya.</p>



<p>Oleh karena itu, paparnya, Program Interkoneksi Wisata Religi Edukatif Kabupaten Jombang ini hadir sebagai solusi untuk menjaga dan memperkuat keterhubungan nilai sejarah dan spiritualisme yang ada di keempat pondok pesantren besar di Jombang. “Melalui interkoneksi, wisatawan tidak hanya dapat berziarah tetapi juga belajar dan memahami lebih dalam tentang perjuangan para ulama dan tokoh agama yang ada di Jombang. Serta bagaimana mereka memberikan kontribusi terhadap sejarah bangsa Indonesia,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, dengan program ini juga dapat membantu mempromosikan usaha kreatif masyarakat dan UMKM di sekitar pesantren. Sehingga, bisa dikenal lebih luas oleh wisatawan.</p>



<p>“Saya berharap, dengan program ini dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Jombang. Tidak hanya wisata religi yang bisa dijadikan sebagai wisata interkoneksi, tetapi juga berbagai potensi wisata lain yang dimiliki oleh Kabupaten Jombang seperti wisata alam, budaya dan kuliner,” paparnya.</p>



<p>Di tempat sama, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata, Bambang Nurwijanto, menyampaikan bahwa interkoneksi ini untuk menjaga keterhubungan nilai sejarah dari keempat pondok besar yang merupakan bagian dari kekayaan budaya religi atau pariwisata di Kabupaten Jombang. &#8220;Tujuan launching Interkoneksi Wisata Religi yaitu untuk mengenalkan empat pondok pesantren besar. Kemudian, semua pondok pesantren yang ada di Kabupaten Jombang sebagai tempat ibadah maupun situs sejarah wisata alam serta ziarah makam kepada masyarakat Jombang maupun luar Jombang,” ujarnya.</p>



<p>Tujuan lainnya, ungkapnya, yakni untuk mengenalkan kepada masyarakat Jombang maupun luar Jombang, tentang tokoh nasional, tokoh agama dan tokoh pejuang dari Kabupaten Jombang. Termasuk juga, untuk meningkatkan minat masyarakat umum guna belajar tentang sejarah Indonesia. &#8220;Khususnya perjuangan para ulama dan bisa tentunya membantu promosi ekonomi kreatif masyarakat atau UMKM yang ada di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Jombang. Saya berharap, dengan interkoneksi ini dapat menambah daya tarik masyarakat luar daerah untuk berkunjung atau berwisata ke Kabupaten Jombang,” tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217234</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Ekonomi Lokal, Paslon Fren Tawarkan Pengembangan Wisata Religi di Jamsaren Kota Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-ekonomi-lokal-paslon-fren-tawarkan-pengembangan-wisata-religi-di-jamsaren-kota-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jamsaren]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216274</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari nomor urut 2 Pilkada Kota Kediri, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono (Mbak Regina), atau yang dikenal sebagai Paslon Fren, melakukan kunjungan atau menyapa warga di Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Kamis (07/11/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari nomor urut 2 Pilkada Kota Kediri, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono (Mbak Regina), atau yang dikenal sebagai Paslon Fren, melakukan kunjungan atau menyapa warga di Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Kamis (07/11/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Bunda Fey dan Mbak Regina serta tim melakukan aksinya dengan berjalan kaki menyusuri gang-gang di Jamsaren.</p>



<p>Kehadiran Paslon Fren tersebut, pun menyita perhatian warga dan disambut antusias oleh masyarakat. Bahkan dengan penuh kehangatan, warga merespon positif kedatangan Paslon Fren.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, tidak ketinggalan Bunda Fey menyampaikan komitmen Paslon Fren, yakni untuk meluncurkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu program utamanya, adalah pengembangan destinasi wisata religi di Jamsaren, yang memiliki makam tokoh agama Kyai Douglas Toha Yahya atau Gus Lik.</p>



<p>&#8220;Dengan mengembangkan wisata religi di Kelurahan Jamsaren, kami berharap dapat menarik peziarah dari berbagai daerah. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar,&#8221; jelas Bunda Fey.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyebutkan, mengenai rencana untuk mengintegrasikan makam Gus Lik dengan makam lainnya, seperti makam Syekh Syamsudin Sulaiman Al Wasil, atau yang dikenal sebagai Pangeran Mekah atau Mbah Wasil, di Kelurahan Setono Gedong. &#8220;Makam Gus Lik dan Mbah Wasil bisa diintegrasikan menjadi paket destinasi wisata religi unggulan Kota Kediri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Bunda Fey, wisata religi ini tidak hanya sebagai tempat ziarah tetapi juga sarana ekonomi bagi warga. Selain itu, calon Wakil Wali Kota, Mbak Regina juga menambahkan bahwa pengembangan wisata religi ini bisa menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda, untuk mengenal lebih dekat tokoh-tokoh agama berpengaruh di Kediri. &#8220;Potensi wisata religi di Kota Kediri sebenarnya sangat besar dan layak dikembangkan,&#8221; ungkap Mbak Regina.</p>



<p>Selain berfokus pada promosi wisata religi, Bunda Fey dan Mbak Regina juga mengadakan Turba (turun ke bawah) untuk berdialog langsung dan mendengarkan aspirasi warga. Dalam Turba tersebut, Paslon Fren turut berkunjung dan mendapat dukungan doa dari sejumlah kyai dan tokoh agama, seperti Haji Nur Nawawi, Mbah Haji Musin, H Ishomuddin dan Kyai H Zainuddin Dimyati.</p>



<p>Kyai H Zainuddin Dimyati sendiri dalam kesempatan itu mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata dari Paslon Fren kepada masyarakat dan tokoh agama. &#8220;Semoga langkah ini membawa keberkahan dan mengantarkan kemenangan untuk Paslon nomor urut 2,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Paslon Fren berharap, rencana pengembangan wisata religi di Kediri ini akan menjadi pendorong ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar. Tentunya, sekaligus memperkaya nilai budaya dan sejarah bagi generasi muda di Kediri. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tata Kawasan Religi Ampel, Wali Kota Surabaya Bakal Dirikan Pasar Syariah dan Pindahkan RPH Pegirian</title>
		<link>https://memontum.com/tata-kawasan-religi-ampel-wali-kota-surabaya-bakal-dirikan-pasar-syariah-dan-pindahkan-rph-pegirian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ampel]]></category>
		<category><![CDATA[dirikan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[pegirian]]></category>
		<category><![CDATA[pindahkan]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Surabaya &#8211; Kawasan Serambi Ampel yang berada di Jalan Pengirian, Kecamatan Semampir, Surabaya, akan dijadikan pusat perdagangan berbasis islam atau Pasar Syariah. Hal ini, disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat menggelar acara makan siang bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jumat (12/07/2024) tadi. Wali Kota Eri mengatakan, menjadikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Surabaya</strong> &#8211; Kawasan Serambi Ampel yang berada di Jalan Pengirian, Kecamatan Semampir, Surabaya, akan dijadikan pusat perdagangan berbasis islam atau Pasar Syariah. Hal ini, disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat menggelar acara makan siang bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jumat (12/07/2024) tadi.</p>



<p>Wali Kota Eri mengatakan, menjadikan Serambi Ampel sebagai Pasar Syariah adalah upaya penataan kawasan religi Ampel, serta saran dari para pedagang yang ada di sana. &#8220;Di sini (Serambi Ampel), insyaallah setelah ada masukan dari warga akan dijadikan Pasar Syariah. Jadi kita akan tata kembali,&#8221; kata Wali Kota Eri.</p>



<p>Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya itu menjelaskan, saat ini Pemkot Surabaya sedang merumuskan penataan lanjutan untuk Serambi Ampel, sembari menunggu pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian. Setelah RPH dipindahkan seluruhnya, Pemkot Surabaya akan memperluas kawasan Serambi Ampel dan menjadikannya Pasar Syariah.</p>



<p>&#8220;Kalau ini (RPH Pegirian) sudah dipindahkan, maka akan dibuat full untuk para pedagang. Sehingga, pedagang akan kita tata kembali agar lebih rapi dan menjadi terpusat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Wali Kota Eri, RPH Pegirian akan dipindahkan seluruhnya pada September 2024. Oleh karena itu, pada Oktober 2024 akan dilakukan perluasan kawasan Serambi Ampel dan penataan lanjutan.</p>



<p>&#8220;Sambil menunggu RPH pindah, kita akan penataan. September RPH pindah lalu di Bulan Oktobernya kita perluas kawasan Serambi Ampel dan tata kembali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain Serambi Ampel, Wali Kota Eri juga akan melakukan penataan lanjutan di kawasan Kalimas Timur. Sebelumnya, pedagang-pedagang di kawasan wisata religi Ampel direlokasi di dua tempat, yakni Serambi Ampel dan Kalimas Timur.</p>



<p>&#8220;Kita sudah diskusi dengan teman-teman yang ada di Kalimas Timur. Di sana akan kita buatkan tenda pinggir sungai dan akan dilengkapi dengan tempat mainan anak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, tambah Wali Kota Eri, Pemkot Surabaya juga meminta agar kendaraan besar seperti truk memiliki jam operasional untuk melintas di kawasan Kalimas Timur. &#8220;Kedepannya truk-truk yang boleh masuk hanya di atas jam 10, sehingga di Kalimas Timur bisa nyaman untuk tempat makan pengunjung,&#8221; paparnya. <strong>(pro/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gagal Salip Bus Rombongan Wisata Religi Lumajang, Warga Proppo Pamekasan Jadi Korban Laka</title>
		<link>https://memontum.com/gagal-salip-bus-rombongan-wisata-religi-lumajang-warga-proppo-pamekasan-jadi-korban-laka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2024 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[proppo]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204663</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pengendara sepeda motor Nopol M 6747 AA, Akhmad Zaini (50), warga Dusun Barat, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan (Laka) dengan bus pariwisata dengan Nopol W 7420 UP yang dikemudikan Susandi (35), asal Desa Krajan, Kecamatan Kademangan, Probolinggo di Jalan Raya Proppo, Jumat (19/01/2024) pagi. Sopir Bus, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pengendara sepeda motor Nopol M 6747 AA, Akhmad Zaini (50), warga Dusun Barat, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan (Laka) dengan bus pariwisata dengan Nopol W 7420 UP yang dikemudikan Susandi (35), asal Desa Krajan, Kecamatan Kademangan, Probolinggo di Jalan Raya Proppo, Jumat (19/01/2024) pagi.</p>



<p>Sopir Bus, Susandi, menceritakan bahwa sepeda motor korban saat kejadian terjatuh ke sebelah kanan. Kemudian, korban terbanting ke sebelah kiri. &#8220;Kami dari arah Barat dan pemotor itu dari belakang hendak menyalip namun gagal. Kemudian korban terjatuh ke kiri dan terlindas roda bus bagian belakang,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, dirinya beserta rombongan asal Lumajang hendak melanjutkan perjalanan dari Batuampar Pamekasan menuju ke Wisata Religi Joko Tarub Astah Sayyid Yusuf Kalianget Kabupaten Sumenep. &#8220;Bus berisi 60 jamaah wisata religi dari Lumajang. Kami berangkat kemarin (Kamis, red) jam 13:00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, Iptu Edy Sugiantoro, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dijelaskan, bahwa sebelum kejadian, korban hendak menyalip bus namun gagal.</p>



<p>&#8220;Sepeda motor korban oleng saat hendak menyalip bus pariwisata. Lalu terjatuh dan terlindas roda bus belakang,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204663</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
