<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Resmikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/resmikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 11:28:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Resmikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gubernur Jatim Resmikan Pabrik Infus di Wonorejo Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-pabrik-infus-di-wonorejo-pasuruan</link>
					<comments>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-pabrik-infus-di-wonorejo-pasuruan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wonorejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232043</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meresmikan Pembukaan Line 4 PT Satoria Aneka Industri, Selasa (28/04/2026) tadi. Keberadaan pabrik infus yang terletak di Desa Sambisirah Selatan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, ditandai gubernur dengan melakukan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti dengan disaksikan CEO and Founder of Satoria Group, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meresmikan Pembukaan Line 4 PT Satoria Aneka Industri, Selasa (28/04/2026) tadi. Keberadaan pabrik infus yang terletak di Desa Sambisirah Selatan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, ditandai gubernur dengan melakukan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti dengan disaksikan CEO and Founder of Satoria Group, Alim Satria, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekusor dan Zat Adiktif Badan POM dan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.</p>



<p>CEO and Founder of Satoria Group, Alim, mengatakan peresmian Line 4 PT Satoria Aneka Industri ini menjadi bukti kerja keras selama 12 tahun, hingga akhirnya menjadi pabrik infus terbesar di Indonesia. Sebab, kapasitas produksi tahunan ditargetkan mencapai 230 juta botol infus.</p>



<p>&#8220;Setelah Line ke-4 mulai beroperasi, kapasitas produksi tahunan kami dapat mencapai 230 juta botol per tahun, menjadikan kami sebagai pabrikan infus terbesar di Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan diresmikannya Line 4 PT Satoria AnekaIndustri, Alim menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan memastikan ketersediaan produk secara optimal guna mendukung tercapainya kemandirian industri dalam negeri. &#8220;Sekaligus sejalan dengan tujuan besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian nasional serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Alim menegaskan, bahwa pihaknya berencana membangun Line ke-5 dengan kapasitas tahunan sekitar 170 juta botol, serta total kapasitas produksi akan mencapai 400 juta botol pertahun di tahun 2028 mendatang. &#8220;Peresmian Line ke-4 hari ini bukan hanya berarti peningkatan kapasitas, tetapi juga menandai kemajuan baru dalam manufaktur cerdas dan pengendalian kualitas terbaik,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ke depan, PT Satoria Aneka Industri akan terus fokus mengembangkan bidang cairan infus, sekaligus secara aktif memperluas produk-produk baru seperti infus terapeutik tingkat tinggi dan infus nutrisi. Selain itu, pihaknya menurut Alim juga merencanakan pelaksanaan IPO pada tahun 2027 sebagai bagian dari strategi untuk memperluas pengembangan usaha, memperkuat struktur permodalan, serta membangun fondasi yang lebih kokoh agar dapat memasuki pasar ethical dan sektor alat kesehatan secara lebih kompetitif.</p>



<p>&#8220;Kami berharap seluruh langkah ini dapat mendorong kemandirian industri farmasi Indonesia serta pengembangan berkualitas tinggi, demi memberikan kontribusi bagi kesehatan masyarakat Indonesia,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa subtitusi impor bisa dilakukan oleh industri dalam negeri, salah satunya seperti yang telah diinisiasi Satoria Pharma. &#8220;Bagaimana industri farmasi dirintis, dibesarkan dan dikembangkan. Saya rasa ini industri yang menjadi subtitusi impor, hilirisasi di segala tempat. Sehingga harapan kita, subtitusi impor bisa diinisiasi melalui PT Satoria Aneka Industri ini,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan, bahwa Pemprov Jatim berencana membangun kerja sama dengan Satoria Pharma dalam hal suplai infus ke 14 RSUD yang dikelola Pemprov Jatim dan nanti dapat diteruskan ke seluruh RSUD di 38 kota dan kabupaten se-Jawa Timur. &#8220;Hadirnya Line 4 bagi kami adalah sebuah good news, karena kita berharap bahwa peningkatan produksi infus, umumnya industri farmasi dapat memberikan garansi pemenuhan kebutuhan cairan infus, terutama untuk seluruh RSUD yang dikelola Pemprov dan RSUD di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur,&#8221; paparnya.</p>



<p>Di akhir acara, Gubernur Khofifah dan undangan kehormatan lainnya diajak untuk melihat proses produksi infus di PT Satoria Aneka Industri serta segala sarana prasarana yang ada di Line 4. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-pabrik-infus-di-wonorejo-pasuruan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232043</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala BGN Resmikan SPPG di Jember, Targetkan 800 Ribu Penerima Program MBG</title>
		<link>https://memontum.com/kepala-bgn-resmikan-sppg-di-jember-targetkan-800-ribu-penerima-program-mbg</link>
					<comments>https://memontum.com/kepala-bgn-resmikan-sppg-di-jember-targetkan-800-ribu-penerima-program-mbg#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[penerima]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231737</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia, Dadan Hindayana, secara resmi melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Jember, Kamis (16/04/2026) tadi. Dalam agenda itu, Kepala BGN meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Langkah yang dilakukan ini, menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat implementasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia, Dadan Hindayana, secara resmi melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Jember, Kamis (16/04/2026) tadi. Dalam agenda itu, Kepala BGN meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.</p>



<p>Langkah yang dilakukan ini, menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat implementasi program strategis nasional di tingkat daerah. Dengan target, menyasar 800 ribu penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>



<p>Dalam sambutannya, Kepala BGN Dadan menekankan bahwa Kabupaten Jember dipilih sebagai salah satu daerah percontohan (pilot project), karena keunggulan akurasi datanya. Diantaranya, berdasarkan integrasi data pendidikan, keagamaan dan kependudukan.</p>



<p>&#8220;Tercatat sekitar 800 ribu jiwa di Jember, akan menjadi penerima manfaat Program MBG. Angka ini, merepresentasikan sekitar 30 persen dari total populasi penduduk Jember,&#8221; kata Kepala BGN.</p>



<p>Dirinya kemudian memberikan apresiasi khusus, terhadap pola pendataan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Menurutnya, ketelitian data hingga level akar rumput menjadi kunci keberhasilan program ini.</p>



<p>“Jember ini menjadi contoh, karena pendataan dilakukan sampai ke tingkat desa, RT dan RW. Sehingga, lebih akurat,” kata Kepala BGN Dadan.</p>



<p>Meski demikian, Dadan mengakui masih terdapat tantangan dalam pendataan kelompok rentan tertentu. Dirinya mencatat, masih banyak calon penerima yang belum masuk dalam sistem formal, mulai dari santri di pondok pesantren hingga Balita yang terkendala masalah administrasi kependudukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Masih banyak calon penerima manfaat yang belum terdata, seperti santri, Balita tanpa Nomor Induk Kependudukan (NIK), hingga anak dari pernikahan dini atau siri,” tambahnya.</p>



<p>Peresmian SPPG di Desa Wringin Agung ini, diharapkan menjadi pemicu bagi pembangunan ratusan unit serupa di seluruh wilayah Jember untuk memastikan distribusi gizi yang merata dan tepat sasaran. Implementasi Program MBG di Kabupaten Jember, diprediksi akan membawa dampak ekonomi yang masif bagi daerah.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa potensi perputaran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui program ini mencapai nilai yang fantastis, yakni hampir Rp 4 triliun per tahun. Angka tersebut, hampir menyamai total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember yang saat ini berada di kisaran Rp 4,3 triliun.</p>



<p>Bupati Fawait juga optimistis, bahwa aliran dana sebesar ini akan menjadi motor penggerak utama bagi ekonomi kerakyatan, mengingat sebagian besar anggaran akan dialokasikan untuk sektor riil di tingkat desa. &#8220;Perputaran ekonomi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pada akhirnya berdampak pada pengentasan kemiskinan,” ujar Bupati Fawait.</p>



<p>Dirinya juga menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak, mengenai potensi kenaikan harga atau inflasi akibat meningkatnya konsumsi pangan di masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan ketat agar stabilitas ekonomi tetap terjaga.</p>



<p>“Kekhawatiran terkait inflasi tidak perlu berlebihan selama masih terkendali dan berada di bawah laju pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Jember juga berencana menerbitkan regulasi atau kebijakan yang mendorong SPPG untuk memprioritaskan pembelian komoditas pangan dari petani dan peternak lokal. Hal ini dilakukan, agar rantai pasokan Program MBG tidak hanya menyehatkan anak-anak secara fisik, tetapi juga menyehatkan ekonomi para produsen pangan lokal di Jember. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kepala-bgn-resmikan-sppg-di-jember-targetkan-800-ribu-penerima-program-mbg/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231737</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Layanan Pemenuhan Gizi, Wali Kota Malang Resmikan SPPG Sukoharjo 2</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-layanan-pemenuhan-gizi-wali-kota-malang-resmikan-sppg-sukoharjo-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemenuhan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sukoharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN), Harjito, meresmikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Sukoharjo 2, yang berlokasi di Jalan Aries Munandar 60 Sukaharjo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (27/03/2026) tadi. Usai meresmikan, Wali Kota Wahyu meninjau berbagai fasilitas yang tersedia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN), Harjito, meresmikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Sukoharjo 2, yang berlokasi di Jalan Aries Munandar 60 Sukaharjo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (27/03/2026) tadi.</p>



<p>Usai meresmikan, Wali Kota Wahyu meninjau berbagai fasilitas yang tersedia di dalam SPPG tersebut. Dirinya menilai, operasional SPPG Sukoharjo 2 telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan gizi, mulai dari proses produksi makanan hingga distribusi kepada penerima manfaat.</p>



<p>&#8220;Bangunan SPPG ini berada di gedung yang berkonsep heritage dan untuk penempatan ruang, serta sirkulasinya sudah sesuai SOP. Sarana dan prasarana pendukungnya juga sangat baik, mulai dari proses memasak, pengaturan suhu makanan, hingga sistem pengemasan yang tertata,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Ditambahkannya, proses produksi makanan dilakukan secara steril dengan pembagian tugas yang jelas pada setiap petugas guna mencegah kontaminasi silang. Tahapan pengemasan juga dilakukan secara cepat agar kualitas makanan tetap terjaga hingga diterima penerima manfaat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, untuk proses pembersihan peralatan dilakukan menggunakan teknologi suhu tinggi hingga 130 derajat Celsius, yang bertujuan untuk memastikan bakteri mati setelah proses produksi. “Mulai dari memasak, pengemasan, hingga pencucian peralatan semuanya diawasi ketat. Ini menunjukkan, bahwa pelayanan gizi membutuhkan tahapan yang tidak sederhana karena menyangkut jaminan kebersihan dan kualitas gizi,” katanya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu berharap, SPPG Sukoharjo 2 dapat menjadi percontohan bagi SPPG lain di Kota Malang maupun wilayah lainnya dalam penerapan standar pelayanan gizi. Untuk saat ini, SPPG tersebut melayani sekitar 600 penerima manfaat yang mayoritas merupakan anak sekolah.</p>



<p>&#8220;Produksi makanan dilakukan tiga kali dalam sehari, dengan sistem batch agar tidak terjadi jeda waktu terlalu lama antara proses memasak, distribusi, hingga konsumsi makanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di Kota Malang sendiri,telah terdapat sekitar 75 titik SPPG dari total kuota pembangunan sebanyak 87 titik, yang akan direalisasikan secara bertahap. Sementara itu, untuk jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara keseluruhan di Kota Malang telah mencapai sekitar 170 ribu orang.</p>



<p>&#8220;Penerima manfaat tersebut terdiri dari siswa sekolah serta kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Harapannya program ini mampu memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat terpenuhi dengan standar keamanan pangan yang ketat,” ungkap Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP</title>
		<link>https://memontum.com/tahun-pertama-kepemimpinan-mas-dhito-di-periode-dua-berhasil-kuatkan-layanan-publik-hingga-resmikan-mpp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[periode]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230381</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, sempat dihadapkan berbagai tantangan di tahun pertama periode kedua kepemimpinannya memimpin pemerintahan Kabupaten Kediri. Selain dihadapkan pada kerusuhan akhir Agustus tahun lalu, Pemkab Kediri juga mengalami efisien anggaran hingga ratusan miliar. Pada awal periode ke dua itu, Pemkab Kediri menghadapi kebijakan penyesuaian dan efisiensi anggaran dari pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, sempat dihadapkan berbagai tantangan di tahun pertama periode kedua kepemimpinannya memimpin pemerintahan Kabupaten Kediri. Selain dihadapkan pada kerusuhan akhir Agustus tahun lalu, Pemkab Kediri juga mengalami efisien anggaran hingga ratusan miliar.</p>



<p>Pada awal periode ke dua itu, Pemkab Kediri menghadapi kebijakan penyesuaian dan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada fiskal daerah dengan nilai efisiensi mencapai Rp 265 miliar. Kemudian pada 30 Agustus 2025, Kabupaten Kediri sempat dilanda kerusuhan massa yang menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas publik, termasuk di lingkungan kantor pemerintahan.</p>



<p>Meskipun demikian, Pemkab Kediri bergerak cepat melakukan pemulihan fisik maupun pelayanan. Proses normalisasi layanan dilakukan secara bertahap, agar masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan administratif tanpa hambatan berarti.</p>



<p>Meski begitu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, mencatatkan capaian signifikan dalam sektor pelayanan publik selama setahun belakang di tahun 2025. Bahkan, Mall Pelayanan Publik (MPP) juga&nbsp; diresmikan sebulan pasca terjadi kerusuhan.</p>



<p>MPP sendiri, dirancang sebagai pusat layanan terpadu untuk memudahkan masyarakat dalam urusan administrasi pemerintahan. Sejak dibuka hingga Januari 2026, MPP telah melayani lebih dari 11.360 kunjungan masyarakat, dengan rata-rata 100–130 pengunjung perhari, capaian ini menunjukkan kebutuhan publik terhadap layanan terpadu yang efisien dan ramah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Meski di tengah efisiensi, MPP harus tetap jalan. Ini salah satu bentuk konsistensi Pemkab Kediri dalam melayani masyarakat,” kata Mas Dhito, Sabtu (21/02/2026) tadi.</p>



<p>Selain MPP, capaian lain adalah terbukanya layanan administrasi kependudukan (Adminduk) di seluruh desa di Kabupaten Kediri. Sebelumnya, pelayanan Adminduk hanya terpusat sebatas kantor kecamatan dan Dinas Dukcapil. Sementara di tahun pertama kepemimpinannya, titik layanan bertambah di kantor desa sesuai domisili warga.</p>



<p>Bahkan, kini masyarakat bisa menikmati layanan yang diberi nama Satu Hari Jadi Masuk Desa (Sahaja Suka) di 326 desa atau 95 persen dari seluruh desa di Kabupaten Kediri. Program ini, ditujukan agar proses pengurusan hingga pengambilan dokumen dapat dilakukan lebih dekat.</p>



<p>Adapun dokumen yang dilayani di kantor desa yaitu paket Akta Kelahiran (KK dan KIA), paket Akta Kematian (KK dan KTP elektronik), serta Kartu Keluarga (pecah KK, update elemen data, perubahan KK lama menjadi barcode atau TTE). Sejak diluncurkan pada awal tahun 2025 hingga berita ini dibuat, layanan Sahaja Suka di tingkat desa telah menerbitkan 9.501 dokumen administrasi kependudukan, yang terdiri dari 4.942 Kartu Keluarga, 1.144 Akta Kelahiran, 1.144 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 2.271 Akta Kematian.</p>



<p>Memasuki tahun kedua periode kepemimpinannya, Bupati Hanindhito menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pelayanan berbasis desa dan digitalisasi. “Keberhasilan pemerintah diukur bagaimana masyarakat mendapatkan kemudahan dari layanan-layanan yang diberikan,“ imbuhnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230381</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Grati Resmikan Fasilitas Ruang Operasi Smart Operating Theatre</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-rsud-grati-resmikan-fasilitas-ruang-operasi-smart-operating-theatre</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[operating]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[theatre]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Yudha Triwidya Sasongko dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, meresmikan sarana prasarana medis RSUD Grati berupa fasilitas Ruang Operasi Smart Operating Theatre di Aula Gedung Graha Sayyid Sulaiman RSUD Grati, Rabu (18/02/2026) tadi. Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Yudha Triwidya Sasongko dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, meresmikan sarana prasarana medis RSUD Grati berupa fasilitas Ruang Operasi Smart Operating Theatre di Aula Gedung Graha Sayyid Sulaiman RSUD Grati, Rabu (18/02/2026) tadi. Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh pemerintah daerah, RSUD Grati terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih canggih dan efektif.</p>



<p>Melalui penambahan ini, diharapkan mampu mempermudah operator ruang operasi dalam melakukan tindakan dengan tampilan data-data rekam medis terbaru pasien yang langsung dapat diakses.</p>



<p>Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari, mengatakan bila penambahan fasilitas tersebut bagian dari inovasi terbarukan. Targetnya, mampu menjawab tantangan kesehatan modern yang semakin kompleks.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>“Alhamdulillah, kami terus berupaya mengoptimalkan layanan dengan menghadirkan Ruang Operasi Smart Operating Theatre. Tentunya, dengan kelebihannya yang berbeda dari ruang operasi lain. Jadi modul alatnya itu canggih dan bisa untuk mensetting tekanan negatif positif yang berfungsi untuk melindungi pasien dan Nakesnya. Juga lebih meminimalkan infeksius,” jelasnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa ruang operasinya bisa langsung terintegrasi dengan SIM RS. Semua data rekam mediknya real time dan sesuai dengan tindakan yang dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seperti radiologi, pemeriksaan laborat dan sebagainya. Di situ langsung bisa melihat data-data pasien dan terintegrasi, terhubung dengan layanan penunjang lainnya,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Shobih menyambut baik serta mengapresiasi Ruang Operasi Smart Operating Theatre. Menurutnya, layanan baru tersebut menjadi bagian dari tugas dan peran RSUD Grati dalam memberikan perawatan terbaiknya kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas infrastruktur. Tidak terkecuali, dalam mendukung keselamatan dan efisiensi kerja tenaga medis.&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>“Alhamdulillah, RSUD Grati terus melakukan pengembangan-pengembangan layanan. Seperti yang hari ini kita resmikan bersama, penambahan ruang operasi Smart Operating Theater. Saya mengapresiasi penambahan fasilitas dan inovasi yang terus diupayakan bersama,” ujar Gus Shobih.</p>



<p>Di sisi lain, Wabup Shobih juga meminta kepada seluruh jajaran hospitalia RSUD Grati untuk terus meningkatkan kualitas. Baik SDM, fasilitas sarana dan prasarana maupun perencanaan yang tepat sesuai kebutuhan dan prioritas. Berikut, pengembangan-pengembangan pelayanan dan inovasi agar tidak tertinggal dalam kancah perumahsakitan. Khususnya, di Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>“Saya berharap, seluruh tenaga kesehatan di RSUD Grati memberikan pelayanan maksimal. Semoga ke depannya, RSUD Grati terus maju berkembang, kaya inovasi dan semakin bagus dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas dan profesional,” paparnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Healing Ramadan hingga Resmikan Jalan, Gubernur Jatim Beri Pesan Khusus Sambut Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/healing-ramadan-hingga-resmikan-jalan-gubernur-jatim-beri-pesan-khusus-sambut-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[healing]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230270</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pelaksanaan Healing Ramadan bertema &#8216;Tenang Jiwa kuat raga&#8217; dan Peresmian Toilet VIP Difabel serta Jalan Raya Sisi Utara dan Timur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/02/2026) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, dirinya juga menyampaikan pesan khusus, terutama terkait datangnya Bulan Ramadan. &#8220;Menjelang Ramadan di tata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pelaksanaan Healing Ramadan bertema &#8216;Tenang Jiwa kuat raga&#8217; dan Peresmian Toilet VIP Difabel serta Jalan Raya Sisi Utara dan Timur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/02/2026) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, dirinya juga menyampaikan pesan khusus, terutama terkait datangnya Bulan Ramadan.</p>



<p>&#8220;Menjelang Ramadan di tata hatinya masing-masing, di tata pikirannya. Kalau sebelum atau di luar Ramadan dzikirnya agak kurang, maka saat Ramadan harus ditingkatkan. Insyaallah diparingi ketenangan,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gubernur Jatim berharap, memasuki Ramadan, masyarakat bisa melaksanakan puasa dengan khusyuk, tarawehnya lengkap tidak bolong-bolong, qiyamullail-nya juga lengkap khusyuk. &#8220;Mudah-mudahan Allah menjadikan kita semua hamba-hamba yang akan mendapatkan kemenangan, menang lahir, menang batin, maturnuwun semuanya, semoga ini bagian dari amal kebaikan jariyah panjenengan semua, ketemu di surganya Allah, aamiin maturnuwun semuanya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), KH Sudjak, menambahkan bahwa program unggulan Healing Ramadan dengan tema &#8216;Tenang jiwa, kuat raga&#8217;, punya empat kegiatan. Pertama adalah program ibadah, kedua program dakwah, ketiga program kreatif yaitu menampilkan museum yang diberi nama Masjid Al Akbar tempo dulu dan Masjid Al Akbar saat ini.</p>



<p>&#8220;Keempat, adalah Marbot mini soccer yakni pertandingan persahabatan antara marbot masjid-masjid yang ada di Jawa Timur. <strong>(kom/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Resmikan Musala RH Jago Karangduren Pakisaji</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-resmikan-musala-rh-jago-karangduren-pakisaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[karangduren]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musala]]></category>
		<category><![CDATA[pakisaji]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230264</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan Musala RH Jago di Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Dalam momentum ini, Bupati Sanusi menyampaikan rasa bangganya atas peran serta partisipasi masyarakat, yang telah berupaya meningkatkan pembangunan di bidang keagamaan dan spiritual. &#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyambut baik kegiatan ini. Serta, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meresmikan Musala RH Jago di Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Dalam momentum ini, Bupati Sanusi menyampaikan rasa bangganya atas peran serta partisipasi masyarakat, yang telah berupaya meningkatkan pembangunan di bidang keagamaan dan spiritual.</p>



<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyambut baik kegiatan ini. Serta, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Karangduren dan juga semua pihak yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan Musala RH Jago,&#8221; katanya.</p>



<p>Bupati Sanusi berharap, selain diniatkan sebagai amal jariyah, semoga pembangunan Musala RH Jago ini nantinya dapat membawa kemaslahatan bagi umat. &#8220;Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rida serta keberkahan terhadap Musala ini. Sehingga, dapat terus dipergunakan dan mampu menjadi wadah dakwah yang berguna bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, sejumlah pencapaian dan program kerja Pemerintah Kabupaten Malang. Tidak ketinggalan, apresiasi tinggi diberikan Bupati Malang atas peran serta masyarakat Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tentunya akan dibutuhkan waktu bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk mewujudkan pembangunan yang berhasil dan berdaya guna,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Momen pertemuan ini, diuraikannya, bukan sekadar untuk memperkuat jalinan silaturahmi, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan serta kekeluargaan sebagai umat Muslim, sekaligus untuk merajut kembali hubungan antara Pemerintah Kabupaten Malang, para alim ulama, para santri, dan juga dengan masyarakat secara luas. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk terus dibina, mengingat tantangan zaman di era modern saat ini semakin kompleks, bahkan dapat dikatakan bergerak lebih cepat dibanding pengaruh dakwah dan pendidikan.</p>



<p>&#8220;Perubahan nilai-nilai dan pandangan hidup masyarakat akhir-akhir ini begitu terasa. Pembinaan umat harus dilakukan secara bijak, terarah dan terpadu serta mempunyai dimensi yang luas. Seperti penguatan akidah umat, pencerdasan umat, pembinaan kehidupan keluarga, pembangunan akhlak dan budi pekerti, pembinaan karakter bangsa, penguatan ukhuwah Islamiyah, kesadaran lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan umat secara material dan spiritual,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim Resmikan RSNU Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-resmikan-rsnu-pasuruan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229752</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Senin (26/01/2026) tadi. Hadirnya infrastruktur kesehatan tersebut, diproyeksikan mampu melayani kebutuhan medis warga hingga ke pelosok desa di Kabupaten Pasuruan. Prosesi peresmian sendiri, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan untaian bunga melati yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Ketua PWNU [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Senin (26/01/2026) tadi. Hadirnya infrastruktur kesehatan tersebut, diproyeksikan mampu melayani kebutuhan medis warga hingga ke pelosok desa di Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Prosesi peresmian sendiri, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan untaian bunga melati yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Kyai Kikin, Wakil Bupati Pasuruan, KH Shobih Asrori, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Aida Fitraiti, serta Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin.</p>



<p>Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan kehadiran fasilitas kesehatan baru ini menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pengobatan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. &#8220;Peresmian RSNU Pasuruan ini jadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan layanan medis di satu wilayah, dalam hal ini Kabupaten Pasuruan,&#8221; katanya.</p>



<p>Gubernur Khofifah juga menegaskan, bahwa standar layanan kesehatan yang mumpuni harus dapat dinikmati oleh warga tanpa adanya sekat ekonomi. “Harapannya adalah cakupan layanan kesehatan berkualitas itu makin merata, makin bisa terjangkau dan dijangkau masyarakat,” ujar Gubernur Khofifah.</p>



<p>Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan bahwa operasional rumah sakit ini merupakan perwujudan cita-cita lama para sesepuh organisasi. Melalui fasilitas yang ada, diharapkan menjadi pusat penyembuhan yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, meskipun baru memulai operasional, manajemen rumah sakit berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan fasilitas dan layanan secara bertahap. “Semoga dengan dibukanya rumah sakit ini seluruh warga yang dirawat bisa sembuh,” jelas ulama yang akrab disapa Gus Ipong.</p>



<p>Pembangunan gedung medis sendiri, menyerap total investasi yang cukup besar, yakni mencapai angka Rp 70 miliar. Anggaran tersebut, difokuskan pada konstruksi fisik bangunan utama serta pengadaan berbagai alat kesehatan dengan teknologi modern.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Pasuruan sendiri turut memberikan dukungan finansial melalui alokasi dana APBD senilai Rp 10 miliar, untuk menyukseskan proyek ini. Sinergi anggaran tersebut, membuktikan adanya kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat di sektor pelayanan publik.</p>



<p>Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, yang turut hadir dalam pelaksanaan itu mengapresiasi bantuan stimulan dari Pemerintah Provinsi Jatim, serta kontribusi dari berbagai pihak swasta maupun pribadi. Dirinya menilai, kerja sama lintas sektoral merupakan kunci utama di balik keberhasilan pembangunan RSNU Pasuruan.</p>



<p>Gus Shobih-sapaan Wabup juga mengingatkan, bahwa jaminan kesehatan merupakan kewajiban pemerintah yang harus dikerjakan secara sinergis dan berkelanjutan. “Kesehatan itu harus diperhatikan oleh pemerintah, mulai dari pemerintah provinsi sampai Kabupaten Pasuruan,” tegasnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229752</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Resmikan Jalan Beton Penghubung Desa Kalisemut–Dadapan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-resmikan-jalan-beton-penghubung-desa-kalisemut-dadapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kalisemut–dadapan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[penghubung]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229737</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan jalan penghubung Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, dengan Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Minggu (25/01/2026) tadi. Perlu diketahui, jalan poros sepanjang sekitar 1,4 kilometer yang menghubungkan dua desa ini, sudah puluhan tahun mengalami kerusakan. Karenanya, pemerintah daerah kemudian melakukan perbaikan dengan menggunakan kontruksi beton. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan jalan penghubung Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, dengan Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Minggu (25/01/2026) tadi.</p>



<p>Perlu diketahui, jalan poros sepanjang sekitar 1,4 kilometer yang menghubungkan dua desa ini, sudah puluhan tahun mengalami kerusakan. Karenanya, pemerintah daerah kemudian melakukan perbaikan dengan menggunakan kontruksi beton.</p>



<p>Sementara, akibat kerusakan jalan sebelumnya, tentu menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan selesainya pembangunan, akses menuju pusat-pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi menjadi lebih mudah dan aman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan rasa syukur karena pembangunan dapat terealisasi dan diresmikan. Infrastruktur jalan, menurutnya merupakan bagian penting untuk mendukung kegiatan masyarakat sehari-hari.</p>



<p>“Jalan yang layak, akan memudahkan masyarakat dalam beraktivitas dan meningkatkan konektivitas antar wilayah. Semoga, manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang secara bertahap, ujarnya, akan menangani jalan rusak di berbagai wilayah Lumajang, dengan perencanaan berbasis prioritas. Ruas-ruas strategis yang menghubungkan desa dan pusat aktivitas ekonomi, menjadi fokus utama sehingga mobilitas warga dan distribusi barang dapat berjalan lancar.</p>



<p>Dengan terselesaikannya pembangunan Jalan Kalisemut–Dadapan, Bunda Indah berharap akses yang lebih baik ini dapat mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat, sekaligus memperlancar transportasi harian warga. Dirinya juga mengimbau masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kondisi jalan agar manfaatnya dapat dinikmati lebih lama. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229737</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
