<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>retreat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/retreat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jan 2026 10:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>retreat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PWI Jatim Kirim Wartawan untuk Ikuti Retreat di Pusdiklat Kemenhan di Bogor</title>
		<link>https://memontum.com/pwi-jatim-kirim-wartawan-untuk-ikuti-retreat-di-pusdiklat-kemenhan-di-bogor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kemenhan]]></category>
		<category><![CDATA[pusdiklat]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bogor &#8211; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim mengirim sebanyak tujuh orang wartawan guna mengikuti retreat yang diselenggarakan PWI Pusat bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI di Pusat Kompetensi Bela Negara (PKBN) Kemenhan RI, Cibodas Kabupaten Bogor, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Tujuh wartawan tersebut, adalah Pengurus PWI Jatim, diantaranya Ketua PWI Jatim, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bogor</strong> &#8211; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim mengirim sebanyak tujuh orang wartawan guna mengikuti retreat yang diselenggarakan PWI Pusat bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI di Pusat Kompetensi Bela Negara (PKBN) Kemenhan RI, Cibodas Kabupaten Bogor, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Tujuh wartawan tersebut, adalah Pengurus PWI Jatim, diantaranya Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, Sekretaris, Syaiful Anam, Bendahara, Andy Setyawan, Sekretaris DK, Fery Iz Mirza. Juga PWI Malang Raya, Cahyono dan Sunavip Ra Indranata serta PWI Bojonegoro, Sasmito.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi dan Keamanan Nasional&#8217;, pelaksanaan diikuti oleh 160 peserta dari perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah seluruh Indonesia. Kegiatan sendiri, dibuka Kepala Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan RI, didampingi Ketua Umum PWI, Achmad Munir dan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.</p>



<p>Dalam pembukaan kegiatan itu, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan RI, membacakan sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, yang menekankan pentingnya peran pers dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.</p>



<p>Sementara Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa Retreat PWI menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah tantangan disinformasi dan polarisasi publik.</p>



<p>Selama mengikuti retreat, jadwal penuh diisi dengan kegiatan pemaparan materi tentang pemahaman dan hal-hal baru berkaitan dengan integritas dan wawasan kebangsaan. Sejumlah Menteri Kabinet Presiden Prabowo, pun hadir memberikan paparan materi dan berdialog dan tanya jawab.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Padatnya kegiatan, tidak bukan hanya diisi dengan pemaparan materi. Namun, juga ada olah raga mulai sebelum Salat Subuh atau sekitar pukul 04.00.</p>



<p>Selain itu, sikap disiplin juga dibentuk dengan ketepatan waktu dan apel pagi setiap pukul 07.00, yang selanjutnya masuk kelas untuk pemaparan materi. Bahkan, juga ada kegiatan gerak badan dan ketangkasan yang dipandu perwira Akmil.</p>



<p>“Pokoknya lengkap, padat dan mengasyikkan kegiatannya,” kata Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, Sabtu (31/01/2026) tadi.</p>



<p>Menurut Cak Item, panggilan akrab Ketua PWI Jatim, retreat menambah wawasan kebangsaan, membentuk integritas pribadi, sikap disiplin, olah raga kesehatan dan ada rekreasi. “Lebih dari itu bisa saling mengenal dan berkoordinasi dengan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk satu tujuan persatuan Indonesia,” ujarnya.</p>



<p>Retreat sendiri berasal dari bahasa Prancis &#8216;la retraite&#8217;, yang berarti menyepi atau menjauhkan diri. “Dalam agama berarti merenung, meditasi atau berdoa,” ujar Sekretaris PWI Jatim, Syaiful Anam.</p>



<p>Secara umum, retreat bisa diartikan mengasingkan diri dalam suasana sepi untuk menenangkan diri. “Memang selama retreat, berada di tengah area PKBN, Kemenhan. Dari Kota Bogor sekitar 30 km atau 1 jam perjalanan. Di area seluas 21,33 hektar ini alamnya sejuk dikelilingi pegunungan yang tentu saja jauh dari hingar bingar dan kebisingan,” ujar Cak Anam. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siapkan Strategi Hadapi Tekanan Fiskal, Pemprov Jatim Gelar Jatim Retreat</title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-strategi-hadapi-tekanan-fiskal-pemprov-jatim-gelar-jatim-retreat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[hadapi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tekanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229508</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan Retreat 2026 bertema &#8216;Creative Financing &#38; Value for Money&#8217; yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (15/01/2026) tadi. Kegiatan ini, menjadi momentum evaluasi capaian anggaran 2025 sekaligus penyiapan strategi menghadapi tekanan fiskal 2026. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan Retreat 2026 bertema &#8216;Creative Financing &amp; Value for Money&#8217; yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (15/01/2026) tadi.</p>



<p>Kegiatan ini, menjadi momentum evaluasi capaian anggaran 2025 sekaligus penyiapan strategi menghadapi tekanan fiskal 2026. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, serta BUMD dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD).</p>



<p>Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menggagas pelaksanaan Jatim Retreat 2026, yang diikuti oleh 135 peserta dari unsur birokrasi, BUMD, RSUD, hingga penyelenggara layanan publik di Jawa Timur. “Birokrasi harus bergerak menciptakan nilai dan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Ini hanya akan terjadi jika kita mampu memberi teladan serta kontrol hingga ke UPT-UPT agar pelaksanaan kebijakan benar-benar efektif,” kata Gubernur Jatim.</p>



<p>Sementara itu, Sekdaprov Adhy Karyono mengatakan bahwa secara kinerja, realisasi program dan anggaran 2025 tergolong positif. Pendapatan daerah Jawa Timur tercatat mencapai 104 persen, sementara realisasi belanja berada di angka 92,6 persen.</p>



<p>“Di awal tahun ini kita melakukan review terhadap apa yang sudah kita lakukan. Pertama, memang kita sudah sangat perform untuk pelaksanaan program dan anggaran tahun 2025,” kata Sekdaprov Adhy.</p>



<p>Namun, menurutnya, Pemprov Jatim menghadapi tantangan pada 2026 seiring perubahan kebijakan fiskal nasional. Salah satunya, dampak Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) yang mengubah skema bagi hasil pajak kendaraan bermotor sehingga porsi pendapatan provinsi berkurang.</p>



<p>Selain itu, kebijakan pengurangan dana transfer ke daerah juga berdampak signifikan. Adhy menyebutkan, pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) mencapai sekitar Rp 2,8 triliun.</p>



<p>“Kondisi ini membuat kita tetap harus melaksanakan program prioritas dengan baik tetapi juga harus tetap penyesuaian, tapi itu tidak cukup membiayai semua itu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menghadapi situasi tersebut, Sekdaprov Adhy mengatakan Pemprov Jatim mulai mendorong perubahan pola pikir menuju creative financing dan value for money. Strategi ini, diarahkan untuk menggali potensi pendapatan baru di luar sumber konvensional.</p>



<p>Sekdaprov Adhy menjelaskan, optimalisasi pendapatan dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak berbasis digital. Selain itu, Pemprov Jatim juga menyoroti pemanfaatan aset daerah yang nilainya mencapai sekitar Rp 61 triliun, namun dinilai belum produktif.</p>



<p>“Aset kita sangat besar Rp 61 triliun, tetapi tingkat pengembaliannya hanya satu koma atau nol koma malah. Jadi ini kan masih punya banyak peluang untuk bisa mendayagunakan aset untuk dikerjasamakan dengan pihak ketiga, baik sewa, kerja sama, pemanfaatan dan sebagainya,” katanya.</p>



<p>Sumber lain yang menjadi perhatian, adalah badan usaha milik daerah (BUMD). Menurut Adhy, Pemprov Jatim akan meningkatkan produktivitas BUMD agar kontribusinya terhadap pendapatan daerah lebih optimal.</p>



<p>“Kita bedah semua ke depan harus seperti apa, untuk beberapa BUMD di luar Bank Jatim, kita melakukan revitalisasi dari yang dilakukan oleh BUMD, baik tata kelola, proses bisnis maupun dari sisi manajemen, kita hitung kembali. Hari ini kita menyampaikan apa evaluasinya dan harus bagaimana,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, ke depan setiap BUMD didorong menyusun desain inovasi agar mampu menghasilkan skema pembiayaan kreatif dan meningkatkan profitabilitas. Di sisi belanja, Pemprov Jatim juga menekankan prinsip kehati-hatian agar program tetap berjalan dengan biaya pendukung yang lebih efisien.</p>



<p>“Kami merubah mindset bahwa kita bukan hanya menghabiskan anggaran tetapi juga sedikit banyaknya bisa sebagai penghasil,” tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229508</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertajam Pemahaman dan Satukan Program, Pemkab Lamongan Gelar Retreat untuk OPD hingga Camat</title>
		<link>https://memontum.com/pertajam-pemahaman-dan-satukan-program-pemkab-lamongan-gelar-retreat-untuk-opd-hingga-camat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[pemahaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pertajam]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[satukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar retreat untuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian hingga camat di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan pemberangkatan retreat menuju Madivif 2 Kostrad, dilaksanakan dari Halaman Gedung Pemkab Lamongan, Jumat (18/07/2025) tadi. Sesuai rencana, pelaksanaan retreat akan digelar selama tiga hari, mulai 18 Juli hingga 20 Juli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar retreat untuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian hingga camat di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan pemberangkatan retreat menuju Madivif 2 Kostrad, dilaksanakan dari Halaman Gedung Pemkab Lamongan, Jumat (18/07/2025) tadi.</p>



<p>Sesuai rencana, pelaksanaan retreat akan digelar selama tiga hari, mulai 18 Juli hingga 20 Juli mendatang. Sementara pelaksanaan itu, mengambil tema &#8216;Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Visioner dan Cinta Tanah Air Dalam Menyongsong Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas dan Adaptif&#8217;.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bahwa kegiatan retreat adalah momen pembekalan capacity building kepemimpinan strategis dan bela negara. Selain itu, retreat juga untuk meningkatkan pemahaman para pejabat terkait program-program pemerintah pusat, provinsi dan daerah.</p>



<p>&#8220;Selama tiga hari ke depan, seluruh peserta tidak hanya melakukan kegiatan capacity building. Melainkan, juga menajamkan pemahaman serta menyatukan paham terkait program dari pemerintah pusat hingga daerah,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Ditambahkannya, selain fokus pada pengembangan capacity building, pemahaman program, melalui retreat juga diharapkan dapat mempererat kerja sama serta meningkatkan kedisiplinan dan pemahaman mengenai profesionalitas kerja. Sehingga, kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan masyarakat akan kian solid. <strong>(kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Mental Atlet Porprov, Pemkot Malang Bakal Gelar Retreat</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-mental-atlet-porprov-pemkot-malang-bakal-gelar-retreat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mental,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222697</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menggelar retreat bagi para atlet yang akan mengikuti gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2025. Pelaksanaan sendiri, dijadwalkan pada pekan ini, namun ditunda karena terkendala lokasi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa retreat akan digelar di Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang. Lokasi tersebut dipilih karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menggelar retreat bagi para atlet yang akan mengikuti gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2025. Pelaksanaan sendiri, dijadwalkan pada pekan ini, namun ditunda karena terkendala lokasi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa retreat akan digelar di Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang. Lokasi tersebut dipilih karena lebih representatif dan dekat dengan pusat kota.</p>



<p>&#8220;Insyaallah minggu depan kami laksanakan di Lanal. Dari pihak Lanal juga sudah menyatakan kesiapannya. Sebenarnya hari ini, tetapi kami tunda menjadi minggu depan. Karena memang ada beberapa tempat dari TNI yang kami pilih, itu dengan jumlah 1000 lebih atlet, tidak siap tempatnya,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Rabu (04/06/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait alasan diadakannya retreat meski para atlet telah menjalani Pemusatan Latihan Kota (Puslakot), Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar latihan fisik saja. Namun, bertujuan untuk memperkuat mental, semangat dan kekompakan tim.</p>



<p>“Retreat ini penting agar setiap atlet memiliki satu semangat dan jiwa yang kompak. Kita ini punya target besar dan melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangkitkan motivasi bersama,” tambahnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga mengungkapkan, bahwa dirinya telah turun langsung ke berbagai Cabang Olah Raga (Cabor) untuk memantau kesiapan para atlet. Wahyu berharap kegiatan retreat nanti akan menjadi momentum pemersatu dan penyemangat menjelang perhelatan besar Porprov Jatim 2025.</p>



<p>&#8220;Harapannya kita bisa bersama membangkitkan semangat. Walaupun saya juga sudah datang ke setiap Cabor satu per satu,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222697</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Retreat Usai, Pemkot Malang Siap Wujudkan Birokrasi Profesional dan Pelayanan Responsif untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/retreat-usai-pemkot-malang-siap-wujudkan-birokrasi-profesional-dan-pelayanan-responsif-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<category><![CDATA[responsif]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[retret]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi menutup giat Pelatihan Leadership dan Penguatan Teamwork Building Pemerintah Kota Malang yang digelar di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang, Sabtu (17/05/2025) tadi. Dalam kegiatan retreat yang berlangsung 15 hingga 17 Mei 2025 itu, para peserta yang terdiri dari sekretaris daerah, staf ahli, asisten, kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi menutup giat Pelatihan Leadership dan Penguatan Teamwork Building Pemerintah Kota Malang yang digelar di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang, Sabtu (17/05/2025) tadi. Dalam kegiatan retreat yang berlangsung 15 hingga 17 Mei 2025 itu, para peserta yang terdiri dari sekretaris daerah, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, direktur BUMD, camat hingga lurah, ini tidak hanya ditempa secara fisik dan mental saja, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, serta semangat melayani.</p>



<p>Dengan berakhirnya pelatihan, diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk memperkuat pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, good and clean government dan percepatan reformasi birokrasi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam arahannya mendorong para peserta untuk terus menguatkan solidaritas dan sinergisitas, serta membangun kolaborasi nyata di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Dirinya menekankan, bahwa hanya dengan kerja kolaboratif, Pemkot Malang akan dapat menyukseskan program prioritas nasional dan provinsi hingga visi Kota Malang yang muaranya adalah demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Wali Kota Wahyu berharap, seusai mengikuti penggemblengan ini para peserta dapat menerapkan segala ilmu yang didapatkan. Baik dalam keseharian kerjanya, dalam memimpin tim maupun dalam mengambil keputusan yang berdampak pada pelayanan bagi masyarakat.</p>



<p>“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tapi soal keteladanan, kepekaan dan kemampuan menggerakkan potensi. Juga bagaimana membangun teamwork, ayo membentuk diri sebagai ASN yang kolaboratif, bukan kompetitif. Jadilah agen perubahan yang mampu memberi pengaruh positif di lingkungan kerja. Ajak rekan lainnya untuk bergerak bersama untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, dinamis dan responsif,” tambahnya.</p>



<p>Pasca retreat ini, Wali Kota Wahyu menyebutkan pihaknya akan melakukan monitoring ke semua unit kerja dan pelayanan di lingkungan Pemkot Malang. Harapannya, akan ada peningkatan kualitas antara kinerja dan pelayanan saat pra retret dan pasca retret.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya akan melihat langsung bagaimana langkah implementasi dari apa yang didapat selama mengikuti retreat, baik dampaknya bagi rekan-rekan lainnya maupun masyarakat. Mari perlihatkan pada masyarakat bahwa pelayanan publik kita semakin baik. Kita harus lebih mbois lagi,” ujarnya.</p>



<p>Ditemui di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengungkapkan bahwa retret ini adalah satu upaya Pemkot Malang untuk mempercepat capaian visi misi kepala daerah yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD melalui penguatan kolaborasi. “Terasa sekali dalam retret ini, semua sekat, border, cangkang-cangkang yang selama ini ada bisa terkikis. Jadi lebih mempererat persatuan dan menipiskan keberagaman. Perbedaan pola pikir juga diselaraskan dalam retret ini. Harapannya RPJMD kita dapat tercapai, bahkan lebih cepat,” ujarnya.</p>



<p>Peningkatan kapasitas dari setiap peserta dalam hal gaya kepemimpinan dan berkoordinasi, juga menjadi poin utama dalam kegiatan ini. “Bagaimana kita bisa mengelaborasi semua stakeholder dalam percepatan tercapainya RPJMD. Tak kalah pentingnya adalah tata kelola pemerintahan utamanya dalam layanan publik. Kita harapkan ada akselerasi, peningkatan kualitas,” tambahnya.</p>



<p>Apresiasi dan penilaian positif dari kegiatan retret ini diutarakan salah satu peserta, yakni Staf Ahli Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia Setda Kota Malang, Alie Mulyanto. Dirinya mengungkapkan bahwa banyak hal dan pengalaman yang didapat dari kegiatan untuk selanjutnya dapat diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari.</p>



<p>“Banyak ilmu, semangat, juga skill yang kita peroleh dalam bekerja dan memimpin tim. Pada dasarnya, tujuan kita adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Tidak mungkin kita bisa memberikan yang terbaik tanpa mengenali potensi, kondisi dan kebutuhan masyarakat. Itulah yang akan terus kita kuatkan, sekaligus bagaimana membangun relasi agar pelayanan makin prima,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Laode Muhammad Arif Mahendra, yang juga mengikuti kegiatan retret mengungkapkan penyelenggaraan retret ini mendorong semua lini di Pemkot Malang untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi masyarakat. “Ini memotivasi kami di wilayah untuk bisa memberikan pelayanan publik yang optimal. Selain itu, sinergisitas, maupun komunikasi kami terjalin lebih baik. Ini akan menunjang kinerja kami dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” ungkap Lurah Kedungkandang ini. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Sinergi Birokrasi, Pemkot Malang Siapkan Retreat untuk Kepala OPD, Camat hingga Lurah</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-sinergi-birokrasi-pemkot-malang-siapkan-retreat-untuk-kepala-opd-camat-hingga-lurah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221751</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang rencanakan menggelar kegiatan retreat selama tiga hari bagi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah, yang dijadwalkan 16 hingga 18 Mei 2025 mendatang. Kegiatan tersebut, akan dilaksanakan di salah satu akademi militer yang berlokasi cukup jauh dari pusat Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang rencanakan menggelar kegiatan retreat selama tiga hari bagi seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah, yang dijadwalkan 16 hingga 18 Mei 2025 mendatang. Kegiatan tersebut, akan dilaksanakan di salah satu akademi militer yang berlokasi cukup jauh dari pusat Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai sarana untuk memperkuat kinerja, kedisiplinan dan pemahaman aparatur terhadap arah kebijakan nasional dan daerah. &#8220;Rencananya, retreat ini kita lakukan di salah satu akademi militer yang agak jauh dari Kota Malang. Tujuannya, supaya betul-betul fokus selama tiga hari dua malam. Pesertanya dari kepala OPD, kepala bagian, camat hingga lurah,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Senin (05/05/2025) tadi.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Malang juga akan menghadirkan sejumlah nara sumber dari pemerintah pusat dan provinsi. Diantaranya, seperti Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan Arif Fakrulloh dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).</p>



<p>Kehadiran sejumlah nara sumber itu, tambahnya, diharapkan dapat memberikan wawasan strategis serta menyatukan persepsi antara kebijakan pusat dan daerah. “Kami akan hadirkan tiga narasumber. Dua di antaranya sudah siap, yakni Kepala BKN Prof Zudan dan Pak Mendagri. Sisanya akan dikombinasikan dari pusat dan provinsi, tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa dalam forum tersebut nantinya juga akan menjadi wadah konsolidasi internal bagi seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Malang untuk belajar, berbagi pandangan, serta memperkuat sinergi birokrasi dari tingkat kota hingga kelurahan. “Selain mempererat kerja sama, kami juga berharap ada peningkatan kedisiplinan dan pemahaman tentang etika demokrasi,” ujarnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu mengakui, bahwa komunikasi antara pimpinan dan perangkat daerah selama ini sudah berjalan dengan baik. Namun, dengan digelarnya retret tersebut diharapkan menjadi pengalaman belajar yang lebih mendalam dengan melibatkan ahli eksternal.</p>



<p>Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni dari Pemkot Malang, tanpa adanya instruksi langsung dari pemerintah pusat. Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan oleh pemerintah pusat dan terbukti berhasil meningkatkan komitmen birokrasi.</p>



<p>&#8220;Tidak ada instruksi dari pusat, tapi kami lihat hasil retret kepala daerah yang diadakan pemerintah pusat itu bagus. Maka kami adakan juga di Kota Malang. Pemprov Jawa Timur juga kemarin sudah melakukan retret. Tapi untuk di daerah kabupaten dan kota, sepertinya kami yang pertama,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221751</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Warga Usai Pelaksanaan Retreat, Mas Rio dan Mbak Ulfi Ajak Warga Bangun dan Majukan Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-warga-usai-pelaksanaan-retreat-mas-rio-dan-mbak-ulfi-ajak-warga-bangun-dan-majukan-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[majukan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219761</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ribuan masyarakat nampak antusias memadati Alun-Alun Situbondo, untuk menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati,&#160; Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Ulfiyah (Mbak Ulfi), Sabtu (01/03/2025) tadi. Di momen pertama paska pelaksanaan mengikuti retreat kepala daerah itu, Mas Rio langsung mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersatu memajukan Kabupaten Situbondo. &#8220;Pilkada sudah selesai. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Ribuan masyarakat nampak antusias memadati Alun-Alun Situbondo, untuk menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati,&nbsp; Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Ulfiyah (Mbak Ulfi), Sabtu (01/03/2025) tadi. Di momen pertama paska pelaksanaan mengikuti retreat kepala daerah itu, Mas Rio langsung mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersatu memajukan Kabupaten Situbondo.</p>



<p>&#8220;Pilkada sudah selesai. Jadi, ayo saatnya kita naik kelas. Ayo semua kita melihat ke depan sekarang dan bantu Situbondo. Apa mau Situbondo begini-begini saja? Tidakkan, makanya ayo kita bersama-sama membangun kabupaten yang kita cintai ini,&#8221; kata Mas Rio, saat menyapa masyarakat Situbondo.</p>



<p>Di sisi lain, Wakil Bupati Ulfi mengungkapkan bahwa dirinya dan Mas Rio berkomitmen untuk mewujudkan Situbondo naik kelas. &#8220;Ayo kita mulai mewujudkan Situbondo naik kelas. Kita bangkitkan semangat kita kembali di momentum Bulan Ramadan ini. Isyaallah doa-doa kita, khususnya untuk memajukan Kabupaten Situbondo, Allah kabulkan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Acara yang juga dikemas dalam &#8216;Selamatan Situbondo Naik Kelas, Nyare Malem Bareng Mas Rio dan Mbak Ulfi&#8217;, ditutup dengan doa bersama dan buka bersama. Dalam acara itu, ada sekitar 10 ribu takjil yang dibagikan kepada masyarakat.</p>



<p>Pelaksanaan ini, kontan mendapat respon positif warga. Salah satunya, seperti dari warga Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Mohammad Ali. Dirinya mengaku, datang ke pelaksanaan ini bersama istri dan kedua anaknya sejak sore hari.</p>



<p>&#8220;Saya dan keluarga sejak pukul 16.00, sudah di sini (Alun-alun Situbondo, red). Kami ingin tahu lebih dekat sosok Mas Rio dan Mbak Ulfi. Ternyata beliau berdua sosok yang dekat dengan rakyat dan humoris,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut pria 50 tahun ini berharap, agar Kabupaten Situbondo semakin maju di bawah kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi sebagai Bupati dan Wakil Bupati. &#8220;Slogannya Mas Rio dan Mbak Ulfi inikan Situbondo Naik Kelas ya. Tentunya, saya berharap Situbondo bisa menjadi kabupaten yang maju dan rakyatnya sejahtera,&#8221; paparnya. <strong>(kom/her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219761</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diberi Surprise Penyambutan Sepulang Retreat, Wali Kota Malang Sampaikan Ucapan Permohonan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/diberi-surprise-penyambutan-sepulang-retreat-wali-kota-malang-sampaikan-ucapan-permohonan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyambutan]]></category>
		<category><![CDATA[permohonan]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sepulang]]></category>
		<category><![CDATA[suprise]]></category>
		<category><![CDATA[surprise]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang. Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang.</p>



<p>Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi istri dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Berikutnya, secara bergantian sejumlah pejabat memberikan ucapan selamat seraya menuju ke lokasi yang sudah disiapkan.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan permohonan maaf karena adanya acara penyambutan. Itu karena, dari awal dirinya tidak berkenan, dengan pertimbangan waktu yang malam dan bakal merepotkan. Namun ternyata, ada pertimbangan lain.</p>



<p>&#8220;Menjadi hal yang bahagia, melihat penyambutan ini. Saya sebenarnya sudah sampaikan, untuk tidak perlu adanya penyambutan. Namun, Pak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang telah mengkonfirmasi jika persiapan penyambutan sudah disiapkan dengan mengundang seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Pemkot Malang harus menyambut lebih awal, sebelum Pak Wali disambut lebih dahulu oleh warga. Makanya, saya terima kasih dan mohon maaf telah merepotkan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, di momen ini dirinya juga meminta maaf, jika suaranya agak sedikit beda. Itu karena, kondisi kesehatannya yang sedang flu.</p>



<p>&#8220;Saya kurang enak badan, karena rangkaian kegiatan yang padat selama di sana (Akmil Magelang, red). Apalagi, memang menguras fisik dan tenaga akhir-akhir ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di momen yang sama, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wawali Kota Malang. Mengingat, selama dirinya mengikuti retreat, Wawali juga menggantikan kegiatannya di Pemkot Malang.</p>



<p>Seiring dengan kepulangannya usia mengikuti retreat, mantan Sekda Kabupaten Malang, itu juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Malang, bisa menerima dirinya dan Wawali. Termasuk, melepaskan perbedaan yang sebelumnya terpisah karena pelaksanaan Pilkada.</p>



<p>&#8220;Saya berharap bahwa saya dengan Pak Wawali bisa diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh masyarakat Kota Malang. Untuk itu, saya sampaikan tinggalkan semua perbedaan dan kita wujudkan kehidupan yang lebih baik. <strong>(pro/cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Retreat Kepala Daerah Rampung, Gus Fawait Optimis Bangun Jember Lebih Maju</title>
		<link>https://memontum.com/retreat-kepala-daerah-rampung-gus-fawait-optimis-bangun-jember-lebih-maju</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[kepala]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219701</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, akan segera merampungkan retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, yang dijadwalkan Jumat (28/02/2025) besok. Pria yang akrab disapa Gus Fawait, itu menilai bahwa pelaksanaan retreat merupakan pengalaman yang luar biasa. &#8220;Jelas ini akan berdampak besar bagi pembangunan di Kabupaten Jember,&#8221; kata Bupati Jember, Kamis (27/02/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, akan segera merampungkan retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, yang dijadwalkan Jumat (28/02/2025) besok. Pria yang akrab disapa Gus Fawait, itu menilai bahwa pelaksanaan retreat merupakan pengalaman yang luar biasa.</p>



<p>&#8220;Jelas ini akan berdampak besar bagi pembangunan di Kabupaten Jember,&#8221; kata Bupati Jember, Kamis (27/02/2025) tadi.</p>



<p>Gus Fawait menambahkan, bahwa dirinya mendapatkan banyak pengalaman melalui pembekalan mendalam tentang banyak hal. Mulai tata kelola pemerintahan, APBN, APBD, hingga bagaimana mengelola dengan baik.</p>



<p>Lebih dari itu, para kepala daerah juga berkesempatan membangun kedekatan dengan pemerintah pusat. &#8220;Pembekalan ini juga diisi langsung oleh Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran serta para menteri,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Gus Fawait, bahwa kehadiran Presiden Prabowo dan Wapres Gibran serta jajaran menteri dalam retreat, menjadi momentum penting dalam membangun sinergi pembangunan nasional dengan daerah. Karenanya, pelaksanaan retreat sangatlah beharga.</p>



<p>&#8220;Ini langkah out of the box yang akan memperkuat sinkronisasi perencanaan pembangunan di tingkat pusat, provinsi dan daerah. Saya yakin visi Indonesia Emas 2045 semakin cerah dengan adanya harmonisasi ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, kegiatan tersebut juga akan mempermudah kerja sama antar kabupaten, baik di Jawa Timur maupun di luar provinsi. &#8220;Ke depan, sinergi ini bisa kita manfaatkan untuk mempercepat pembangunan Jember,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagai bupati baru, Gus Fawait optimistis bahwa pengalaman selama menjalani retret akan menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Jember. &#8220;Kesempatan yang diberikan Presiden Prabowo kepada kami adalah kehormatan besar. Insyaallah, dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, kami bisa membawa Jember ke arah yang lebih maju,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219701</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
