<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ribuan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ribuan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Mar 2026 14:49:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ribuan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Pasuruan Gelar Salat Id bersama Ribuan Umat Muslim di Masjid Agung Bangil</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[muslim]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231188</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama puluhan ribu Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Id (Hari Raya Idul Fitri) 1447 hijriah di Masjid Agung Bangil, Sabtu (20/03/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sejak pukul 05.00, jamaah sudah memenuhi Masjid Jami&#8217; di Kecamatan Bangil ini. Bahkan, di sepanjang jalan menuju masjid sampai Alun-Alun Bangil, jamaah sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama puluhan ribu Umat Islam melaksanakan ibadah Salat Id (Hari Raya Idul Fitri) 1447 hijriah di Masjid Agung Bangil, Sabtu (20/03/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sejak pukul 05.00, jamaah sudah memenuhi Masjid Jami&#8217; di Kecamatan Bangil ini. Bahkan, di sepanjang jalan menuju masjid sampai Alun-Alun Bangil, jamaah sudah memenuhi lokasi.</p>



<p>Tepat pukul 06.30, Salat Id dimulai. Sebagai imam adalah Habib Ubaidillah bin Idrus Al Habsyi dari Surabaya. Sementara sebelum Salat Id berlangsung, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, diminta untuk memberikan sambutan di hadapan para jamaah.</p>



<p>&#8220;Selamat berlebaran bersama keluarga tercinta. Minal Aidzin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,&#8221; kata Bupati Pasuruan.</p>



<p>Mas Rusdi juga memohon doa agar rencana Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk melakukan banyak pembangunan, mulai dari revitalisasi Alun-Alun Bangil, pembangunan jalan lingkar dan program pembangunan penting lainnya, dapat berjalan lancar dan sesuai harapan masyarakat. &#8220;Kami mohon dukungan kepada seluruh masyarakat, agar rencana pembangunan di ibu kota Kabupaten Pasuruan di Bangil tahun ini dan tahun depan, dapat terealisasi dengan baik dan tanpa kendala apapun,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak selesai sampai di situ, Mas Rusdi juga meminta masyarakat, apabila menemui banyak anak-anak yang putus sekolah atau bahkan tidak bersekolah karena tidak mampu, warga miskin yang sangat kekurangan atau bahkan warga kurang mampu yang dalam kondisi kesakitan, hingga warga sangat miskin yang belum dapar bantuan dari pemerintah, untuk segera dilaporkan ke pemerintah terdekat. Baik itu pemerintah desa atau kelurahan maupun Kecamatan.</p>



<p>&#8220;Kalau ada warga yang tidak bisa makan atau putus sekolah, panjenengan yang mengetahui tolong beritahu ke pemerintah terdekat. Karena dari pemerintah, ada banyak program untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Kesehatan kita punya UHC. Janda yatim yang belum dapat bantuan, dibantu dimasukkan data agar dapat bantuan dari pemerintah. Anak putus atau tidak bisa sekolah ada Program Sekolah Rakyat dan itu gratis,&#8221; terang Mas Rusdi.</p>



<p>Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka dalam menerima kritik, saran dan masukan untuk perbaikan pelayanan pemerintahan Kabupaten Pasuruan. &#8220;Pemerintah punya keterbatasan, mari sama-sama rukun dan bersatu. Insyaallah, kita akan bisa mewujudkan pembangunan yang inklusif, maju dan sejahtera. Saran, kritik dan masukan kami tunggu demi pembangunan yang semakin maju di Kabupaten Pasuruan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seusai pelaksanaan salat berjamaah, acara pun diakhiri dengan sesi bersalam-salaman dengan seluruh jamaah yang hadir, sebagai tanda saling memaafkan di momen Idul Fitri. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Jamaah Muhammadiyah Rayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di Stadion Gajayana</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-jamaah-muhammadiyah-rayakan-idul-fitri-1447-hijriah-di-stadion-gajayana</link>
					<comments>https://memontum.com/ribuan-jamaah-muhammadiyah-rayakan-idul-fitri-1447-hijriah-di-stadion-gajayana#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 01:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[hijriah,]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[rayakan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231157</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ribuan jamaah sejak pukul 05.30 WIB, mulai berdatangan memadati Stadion Gajayana untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/03/2026) tadi. Mereka tampak mengenakan pakaian terbaik, dengan didominasi berwarna putih, serta membawa sajadah dan perlengkapan ibadah. Suasana khidmat langsung terasa menyelimuti kawasan stadion, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Salat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ribuan jamaah sejak pukul 05.30 WIB, mulai berdatangan memadati Stadion Gajayana untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/03/2026) tadi. Mereka tampak mengenakan pakaian terbaik, dengan didominasi berwarna putih, serta membawa sajadah dan perlengkapan ibadah.</p>



<p>Suasana khidmat langsung terasa menyelimuti kawasan stadion, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Salat Id bagi warga Muhammadiyah. Tepat pukul 06.10 WIB, salat dimulai dengan Syawaludin Usman bertindak sebagai imam.</p>



<p>Bertindak sebagai khatib, Prof Dr Ahsan, S Kp M Kes, yang juga Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang. Dalam khutbahnya, menekankan pentingnya muhasabah atau introspeksi diri sebagai bagian dari perjalanan spiritual manusia. Dirinya mengingatkan, setiap individu perlu merenungkan asal-usul kehidupan, posisi saat ini, serta tujuan akhir yang akan dituju.</p>



<p>“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan muhasabah. Dari mana kita berasal, saat ini berada di mana, dan ke mana kita akan menuju,” ujar Ahsan, di hadapan jamaah.</p>



<p>Menurutnya, tanpa proses introspeksi, manusia berpotensi kehilangan arah di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat. Oleh karena itu, momentum Idul Fitri harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk memperbaiki diri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Ahsan juga menyoroti pentingnya memaknai ilmu dan profesi sebagai sarana ibadah kepada Allah SWT. Dirinya menegaskan, setiap pekerjaan memiliki nilai ibadah apabila dilandasi niat yang benar dan memberikan manfaat bagi sesama.</p>



<p>“Setiap profesi yang dijalankan dengan niat yang benar dan memberikan manfaat bagi orang lain, sejatinya adalah bagian dari ibadah,” tegasnya.</p>



<p>Momentum Idul Fitri tahun ini juga diwarnai perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah antara Muhammadiyah dan pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Ahsan menilai perbedaan itu tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan.</p>



<p>“Tidak masalah. Itu tergantung metode yang digunakan dan sudah jelas. Muhammadiyah menggunakan hisab, sedangkan pemerintah dan Nahdlatul Ulama menggunakan rukyat atau hilal,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut ditambahkannya, bahwa masing-masing metode memiliki dasar dan standar yang telah disepakati. Karena itu, perbedaan tersebut harus disikapi dengan saling menghormati.</p>



<p>“Kita harus saling menghargai. Masing-masing sudah punya standar nilai,” imbuhnya.</p>



<p>Usai pelaksanaan salat, suasana hangat silaturahmi terlihat di antara para jemaah. Mereka saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan mempererat kebersamaan di hari kemenangan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ribuan-jamaah-muhammadiyah-rayakan-idul-fitri-1447-hijriah-di-stadion-gajayana/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231157</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler untuk Pendonor di Bulan Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/pmi-jember-siapkan-ribuan-tumbler-untuk-pendonor-di-bulan-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[pendonor]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tumbler]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, menyiapkan ribuan suvenir berupa tumbler bagi pendonor yang akan mengikuti kegiatan donor darah sepanjang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Hal ini dilakukan, guna meningkatkan partisipasi masyarakat meskipun ketersediaan stok darah tetap aman selama Ramadan. Program pembagian tumbler sendiri, resmi dimulai bersamaan dengan dibukanya Gerai Donor Darah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, menyiapkan ribuan suvenir berupa tumbler bagi pendonor yang akan mengikuti kegiatan donor darah sepanjang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Hal ini dilakukan, guna meningkatkan partisipasi masyarakat meskipun ketersediaan stok darah tetap aman selama Ramadan.</p>



<p>Program pembagian tumbler sendiri, resmi dimulai bersamaan dengan dibukanya Gerai Donor Darah Ramadan di depan Masjid Jami’ Al Baitul Amin serta layanan Bus Donor Darah di Double Way Universitas Jember, Selasa (18/02/2026) kemarin.</p>



<p>Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan bila pemberian tumbler berlogo PMI merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang tetap antusias mendonorkan darah meski sedang menjalankan ibadah puasa. “Kami sangat mengapresiasi para pendonor yang bersedia meluangkan waktu setelah Salat Tarawih, untuk membantu sesama. Tumbler ini adalah simbol terima kasih kami agar para pendonor tetap semangat menjaga hidrasi dan kesehatan selama bulan puasa,” ujarnya, Rabu (18/02/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama Ramadan, tambahnya, layanan donor darah digelar di beberapa titik. Gerai Donor Darah Ramadan di Masjid Jami’ Al Baitul Amin sendiri, melayani pendonor setiap malam setelah Tarawih, sementara Bus Donor Darah disiagakan di kawasan kampus sebagai layanan jemput bola.</p>



<p>Selain itu, Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember juga akan berkeliling ke di sejumlah lokasi. Termasuk, seperti masjid, kantor kecamatan, hingga kantor desa dan kelurahan. Langkah ini dilakukan, untuk menjaga ketersediaan stok darah yang biasanya menurun selama Ramadan. PMI pun juga menggeser jadwal pelayanan, ke malam hari serta memberikan suvenir menarik guna mendorong partisipasi masyarakat.</p>



<p>Sebelum Ramadan, PMI Kabupaten Jember juga telah melakukan penguatan stok melalui berbagai kegiatan donor darah. Hasilnya, hingga menjelang Ramadan stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember telah mencapai sekitar 1.700 kantong. Sehingga, kebutuhan darah masyarakat diharapkan tetap terpenuhi hingga mendekati Idul Fitri. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230312</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Calon Jamaah Haji Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-calon-jamaah-haji-pasuruan-ikuti-manasik-terintegrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[manasik]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[terintegrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230169</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, secara resmi membuka kegiatan manasik haji terintegrasi di HM Roeslan Hall Purwosari, Rabu (11/02/2026) tadi. Pelaksanaan sendiri, diikuti ribuan calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Pasuruan. Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, mengatakan bahwa jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat haji tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, secara resmi membuka kegiatan manasik haji terintegrasi di HM Roeslan Hall Purwosari, Rabu (11/02/2026) tadi. Pelaksanaan sendiri, diikuti ribuan calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, mengatakan bahwa jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat haji tahun ini ada sebanyak 1.613 orang. Dengan rincian, 806 jamaah perempuan dan 807 jamaah laki-laki.</p>



<p>Ditambahkannya, seluruh jamaah tersebut wajib mengikuti manasik haji massal pertama dan terakhir ini. &#8220;Semua calon jamaah haji Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat tahun ini, itu wajib mengikuti manasik haji terintegrasi seperti sekarang. Ini pertama dan terakhir,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Gus Anis-sapaan akrab Ahmad Marzuqi, ini menjelaskan tujuan digelarnya manasik. Salah satunya, agar para tamu Allah SWT ini dapat menjalankan ibadah secara mandiri, tertib dan sesuai syariat.</p>



<p>&#8220;Mengingat dinamika di lapangan yang seringkali memerlukan adaptasi cepat. Jadi setiap jamaah harus bisa mandiri dan semua yang dilakukan sesuai syariat dan tertib,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Setelah manasik haji terintegrasi, lanjutnya, para jamaah dapat mengikuti manasik haji tingkat kecamatan yang digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing. Kata Gus Anis, manasik bisa dilakukan dengan menggabungkan beberapa kecamatan jika jumlah jumlahnya sedikit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau manasik kecamatan dilakukan 4 kali, kalau jamaahnya kurang dari 45 orang, bisa gabung antara kecamatan satu dengan lainnya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Wabup Gus Shobih, mengucapkan selamat kepada ribuan warga Kabupaten Pasuruan yang akan menunaikan rukun Islam kelima pada tahun ini. Sebab orang yang berangkat haji adalah tamu yang dipilih oleh Allah SWT.</p>



<p>&#8220;Bapak ibu semuanya wajib bersyukur, karena berapa juta orang di Indonesia menginginkan berangkat haji walaupun bisa melaksanakan umroh tiap bulan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dalam sambutannya, Gus Shobih menekankan bahwasanya 90 persen haji adalah ibadah fisik. Oleh sebab itu, jamaah diminta menjaga kesehatan fisik dengan rajin berolahraga, menkonsumsi vitamin dan asupan yang bergizi.</p>



<p>&#8220;90 persen haji itu ibadah fisik, karena kita ketahui bersama bahwa lebih afdholnya ibadah adalah haji, karena semua jenis ibadah ada di haji. Ibadah fisik, ibadah harta dan semuanya. Maka dari itu, jaga kesehatan dengan sangat baik,&#8221; imbaunya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wabup Pasuruan yang setiap tahun hampir selalu berhaji dan umroh ini menekankan pentingnya pemahaman alur perjalanan haji, mulai dari persiapan pra embarkasi hingga teknis ibadah selama di embarkasi. &#8220;Periksa kelengkapan dokumen sebelum diberangkatkan menuju asrama transit, itu sangat penting. Jamaah harus memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, baik saat di asrama maupun selama aktivitas di dalam pesawat. Perjalanan udara yang panjang membutuhkan kesiapan mental dan fisik,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230169</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Peresmian, Alun-Alun Merdeka Kota Malang Dipadati Ribuan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-peresmian-alun-alun-merdeka-kota-malang-dipadati-ribuan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[dipadati]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229791</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang peresmian, Alun-Alun Merdeka Kota Malang dipadati ribuan pengunjung pada Rabu (28/01/2026) malam. Sejak pukul sekitar 18.00 WIB, warga tampak memadati kawasan pusat kota tersebut meski hujan sempat mengguyur. Antusiasme pengunjung tidak hanya datang dari warga Kota Malang, tetapi juga dari luar daerah. Salah satunya, Paiti, warga Lawang, Kabupaten Malang, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang peresmian, Alun-Alun Merdeka Kota Malang dipadati ribuan pengunjung pada Rabu (28/01/2026) malam. Sejak pukul sekitar 18.00 WIB, warga tampak memadati kawasan pusat kota tersebut meski hujan sempat mengguyur.</p>



<p>Antusiasme pengunjung tidak hanya datang dari warga Kota Malang, tetapi juga dari luar daerah. Salah satunya, Paiti, warga Lawang, Kabupaten Malang, yang datang bersama suaminya demi menyaksikan keindahan air mancur baru di Alun-Alun Merdeka.</p>



<p>“Dari TikTok lihatnya bagus, jadi penasaran. Makanya ke sini meskipun hujan-hujanan,” ujar Paiti.</p>



<p>Dirinya mengaku, sudah di lokasi sejak pukul 18.00 WIB dan tiba saat hujan turun. Meski sempat kehujanan, hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk melihat langsung air mancur yang tengah viral di media sosial.</p>



<p>“Kayaknya bagus lihatnya di media sosial, jadi pengin lihat langsung,” tambahnya, sambil mengantre untuk masuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain Paiti, pengunjung juga datang dari berbagai wilayah di Kota Malang. Siti, warga Sawojajar, mengaku datang bersama dua anaknya karena ingin kembali menikmati Alun-Alun Merdeka yang sempat ditutup selama proses penataan.</p>



<p>“Anak-anak yang minta ke sini. Sudah lama tidak datang ke alun-alun karena ditutup,” kata Siti.</p>



<p>Menurutnya, keberadaan playground baru menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Dia berharap fasilitas bermain seperti ini bisa semakin diperbanyak di Kota Malang.</p>



<p>“Sekarang mainannya lebih banyak, anak-anak jadi senang. Tidak perlu jauh-jauh ke Batu. Harusnya di Kota Malang playground seperti ini diperbanyak,” lanjutnya.</p>



<p>Pantauan di lokasi, pengunjung tampak memadati area sekitar Alun-Alun Merdeka sisi selatan. Sejumlah keluarga datang bersama dengan anak-anaknya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalin Guna Antisipasi Ribuan Bus Masuk saat Mujahadah Kubro</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin-guna-antisipasi-ribuan-bus-masuk-saat-mujahadah-kubro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mujahadah]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229776</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mendekati pelaksanaan Mujahadah Kubro yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana, Pemkot Malang terus mematangkan berbagai persiapannya. Salah satunya, seperti yang akan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dengan menyiapkan skema pengaturan arus lalu lintas. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan survei lapangan bersama dengan Polresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mendekati pelaksanaan Mujahadah Kubro yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana, Pemkot Malang terus mematangkan berbagai persiapannya. Salah satunya, seperti yang akan dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, dengan menyiapkan skema pengaturan arus lalu lintas.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan survei lapangan bersama dengan Polresta Malang Kota dan Polda Jawa Timur, terkait titik drop zone dan titik parkir. Walaupun, sebelumnya survei dan pembahasan juga telah dilakukan bersama tim dari PWNU Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>“Namun ini masih bagian dari rencana. Dengan waktu yang cukup terbatas, kami akan segera memfinalkan titik-titik mana saja yang benar-benar akan ditetapkan,” ujar Jaya, sapaannya, Selasa (27/01/2026) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa skala kegiatan Mujahadah Kubro diperkirakan sangat besar. Berdasarkan estimasi sementara, jumlah kendaraan bus yang masuk ke Kota Malang dapat mendekati 1.000 unit, belum termasuk kendaraan pribadi para jamaah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Antusiasme sangat tinggi, apalagi ketika mendengar Kota Malang. Ini menjadi tantangan tersendiri, karena dengan keterbatasan infrastruktur jalan, kami harus mengoptimalkan lokasi-lokasi yang memungkinkan digunakan sebagai drop zone, parkir, sekaligus tempat istirahat atau maktab bagi para tamu,” jelasnya.</p>



<p>Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dishub melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polresta Malang Kota, Polda Jawa Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), hingga pihak kecamatan dan kelurahan. “Kita semua adalah tuan rumah. Jadi bukan hanya Dishub atau Polresta saja, tetapi semua pihak harus terlibat agar kegiatan ini berjalan lancar,” tegasnya.</p>



<p>Terkait lokasi drop zone, Jaya menyebutkan beberapa titik yang disiapkan berada di kawasan Jalan Ijen dan Jalan Semeru. Sementara untuk kantong parkir, Dishub menyiapkan sejumlah lokasi alternatif, di antaranya Lapangan Rampal, Islamic Center, Ratawu, Wilis, Jalan Veteran, serta beberapa aset milik pemerintah daerah lainnya.</p>



<p>“Penempatannya bersifat sementara dan menyesuaikan kondisi di lapangan, dengan mempertimbangkan jarak yang tidak terlalu jauh dari lokasi kegiatan,” tambahnya.</p>



<p>Mengenai kemungkinan penutupan atau pengalihan arus lalu lintas, Jaya menegaskan bahwa hal tersebut masih bersifat insidentil. “Kami akan melihat kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan Polresta apakah saat itu diperlukan pengalihan atau bahkan penutupan jalan,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229776</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Daya Tarik Wisata Favorit, Kota Probolinggo Diserbu Ribuan Turis Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-daya-tarik-wisata-favorit-kota-probolinggo-diserbu-ribuan-turis-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229035</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr Evariani Aminuddin, sambut kedatangan penumpang Kapal Pesiar Westerdam, yang membawa ribuan wisatawan mancanegara (Wisman) dari 50 negera. Kapal ini, datang di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kamis (25/12/2025) tadi. Tentunya, kedatangan ribuan wisatawan mancanegara ini tidak lepas dari daya tarik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, dr Evariani Aminuddin, sambut kedatangan penumpang Kapal Pesiar Westerdam, yang membawa ribuan wisatawan mancanegara (Wisman) dari 50 negera. Kapal ini, datang di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kamis (25/12/2025) tadi.</p>



<p>Tentunya, kedatangan ribuan wisatawan mancanegara ini tidak lepas dari daya tarik wisata di Kota Probolinggo. Saat di Pelabuhan Tanjung Tembaga, para wisatawan langsung dihibur dengan tarian tradisional berjudul Probolinggo Ning Ati yang diiringi Kelabang Songo Jagadsari sebagai suguhan penyambutan. Usai kapal berlabuh, sebagian Wisman melanjutkan perjalanan menuju Gunung Bromo, sementara lainnya mengikuti agenda city tour di Kota Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di sela kegiatan, Wali Kota Aminuddin menyampaikan sambutan hangat sekaligus mengapresiasi kepercayaan para Wisman yang berkunjung ke Kota Probolinggo. “Wonderful, kita semua menyambut kedatangan para Wisman di Kota Probolinggo,” ujar Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Adapun rute city tour di Kota Probolinggo, meliputi kunjungan ke Rumah Sentra Batik, dilanjutkan ke Museum Probolinggo, untuk menikmati pertunjukan kesenian tradisional. Rombongan kemudian menuju Gereja Merah, melewati Alun-alun Kota sembari melihat Masjid Agung dan singgah di Kelenteng Sumber Naga.</p>



<p>Usai dari Kelenteng Sumber Naga, rombongan melanjutkan agenda ke pasar tradisional untuk berbelanja produk lokal, sebelum kembali ke pelabuhan. Diketahui, setelah berwisata di Kota Probolinggo, Kapal Pesiar Westerdam melanjutkan perjalanan menuju Pulau Bali. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi Peringati Hari Ibu bersama Ribuan Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-peringati-hari-ibu-bersama-ribuan-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228950</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membaur bersama ribuan pelajar dalam Festival Hari Ibu di Pendopo Sabha Swagata, Senin (22/12/2025) tadi. Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu, itu di Banyuwangi diwarnai dengan aksi kreatif ribuan pelajar yang menyampaikan tanda cinta pada sosok seorang Ibu. Kreativitas itu, dituangkan mulai dalam bentuk gambar, surat hingga pengakuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membaur bersama ribuan pelajar dalam Festival Hari Ibu di Pendopo Sabha Swagata, Senin (22/12/2025) tadi. Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu, itu di Banyuwangi diwarnai dengan aksi kreatif ribuan pelajar yang menyampaikan tanda cinta pada sosok seorang Ibu.</p>



<p>Kreativitas itu, dituangkan mulai dalam bentuk gambar, surat hingga pengakuan langsung para pelajar. Festival Hari Ibu sendiri, diikuti oleh 1200 pelajar mulai tingkat SD, SMP dan SMA se Banyuwangi.</p>



<p>Sebelumnya, mereka mengirimkan kreativitas dalam tiga kategori lomba yakni Poster dan Wawarah/Presentasi dengan tema &#8216;Ibu Cahaya Dalam Setiap Langkah&#8217; dan Surat Untuk Bupat Banyuwangii. Para finalis berkesempatan tampil langsung di hadapan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Salah satu pesertanya adalah Kia, siswi kelas 4 dari SDIT AL Uswah Banyuwangi. Dirinya menceritakan, bagaimana peran ibu yang sangat berarti dalam hidupnya. &#8220;Ibu itu suka berbohong, lelah tapi bilang tidak. Bilang sudah makan, padahal lapar. Itulah keistimewaan ibu. Semoga ibu kita selalu sehat dan diberi umur yang panjang,” kata Kia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk memberikan apresiasi kepada para pelajar yang telah tampil dengan baik. Dia pun memeluk setiap anak dengan hangat. “Terima kasih anak-anakku semua atas penghargaan kalian untuk Ibu nya. Jadikan semua jasa dan pengorbanan ibu menjadi motivasi dan inspirasi bagi kalian untuk berbakti dan menjadi yang terbaik di masa depan,” kata Ipuk, seusai menyaksikan penampilan para finalis lomba.</p>



<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, bahwa sosok ibu berperan strategis tidak hanya dalam kehidupan keluarga tapi juga masyarakat dan bangsa. Karena ibulah yang menjadi madrasah pertama, pendidik yang menanamkan niai-nilai karakter pada anak yang akan terbawa kemanapun anak berada.</p>



<p>“Di balik generasi yang tangguh dan masyarakat yang berdaya, ada peran ibu yang mendidik dan menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal anak dalam mengarungi kehidupannya,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya melanjutkan, untuk memaksimalkan peran strategis seorang Ibu, Pemkab Banyuwangi turut mendukung lewat kebijakan dan program pemberdayaan. Dimulai dari perencanaan pembangunan inklusif yang melibatkan perempuan dan anak serta Kebijakan Ramah Perempuan dalam akses pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan ruang partisipasi publik yang aman.</p>



<p>“Kami ingin para ibu tidak hanya kuat di ranah domestik, tetapi juga percaya diri memimpin di ruang ekonomi dan sosial. Salah satunya lewat pemberdayaan melalui bantuan modal usaha, pelatihan dan lainnya,” imbuh Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siap Layani Ribuan Penumpang, PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Apel Pasukan Angkutan Nataru</title>
		<link>https://memontum.com/siap-layani-ribuan-penumpang-pt-kai-daop-7-madiun-gelar-apel-pasukan-angkutan-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Madiun]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[layani]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228819</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Madiun &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kantor Daop 7 Madiun, Kamis (18/12/2025) tadi. Gelaran apel sendiri, dipimpin Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, yang sekaligus menandai dimulainya Posko Angkutan Nataru KAI. Posko Angkutan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Madiun</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kantor Daop 7 Madiun, Kamis (18/12/2025) tadi. Gelaran apel sendiri, dipimpin Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, yang sekaligus menandai dimulainya Posko Angkutan Nataru KAI.</p>



<p>Posko Angkutan Nataru ini ditetapkan berlangsung selama 18 hari, atau mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Ali Afandi menegaskan, bahwa seluruh jajaran KAI Daop 7 Madiun berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, kenyamanan dan ketepatan waktu perjalanan kereta api.</p>



<p>“Kami memastikan seluruh aspek kesiapan, baik sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun sistem pelayanan, telah dipersiapkan secara optimal untuk melayani masyarakat selama masa angkutan Nataru,” kata Ali Afandi.</p>



<p>KAI Daop 7 Madiun memastikan, bahwa seluruh petugas operasional, termasuk masinis dan asisten masinis, dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, bebas Narkoba, serta siap bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Petugas pelayanan seperti kondektur, prama atau prami dan customer service juga disiagakan untuk memberikan pelayanan yang informatif dan ramah kepada pelanggan</p>



<p>Untuk mendukung keselamatan perjalanan, Daop 7 Madiun menambah personel prasarana ekstra, terdiri dari 117 Petugas Penjaga Jalan Lintas (PJL), 30 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), serta 6 Petugas Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus). Selain itu, Alat Material Untuk Siaga (AMUS) ditempatkan di 15 titik strategis guna mengantisipasi kondisi darurat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari sisi keamanan dan ketertiban, KAI Daop 7 menyiapkan 310 personel Kamtib yang melibatkan internal KAI serta dukungan TNI dan Polri. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan aparat setempat, untuk meningkatkan pengamanan di stasiun, jalur KA dan daerah perhatian khusus.</p>



<p>Kesiapan sarana dan prasarana, tambahnya, juga turut menjadi perhatian utama. Melalui kegiatan ramp check bersama Kementerian Perhubungan, KAI memastikan kelaikan operasi lokomotif dan rangkaian kereta. &#8220;Daop 7 Madiun menyiapkan 10 lokomotif jenis CC 201 dan CC 203 serta 96 kereta siap operasi selama masa Nataru,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, fasilitas pelayanan penumpang di stasiun dan di atas kereta, juga dipastikan dalam kondisi bersih dan nyaman, termasuk ruang tunggu, toilet dan area pelayanan lainnya.</p>



<p>Pada Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun menyediakan total 82.656 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh Komersial, KA Jarak Jauh PSO dan KA Lokal PSO. Berdasarkan data hingga Rabu (17/12/2025) kemarin, sebanyak 51.325 tiket KA Jarak Jauh keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun telah terjual, atau sekitar 78 persen dari total kapasitas yang tersedia.</p>



<p>Dalam menyukseskan angkutan Nataru, KAI juga berkolaborasi dengan berbagai pihak. Antara lain, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, BNN, pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, serta komunitas pecinta kereta api.</p>



<p>KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat, untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan layanan informasi resmi KAI melalui Contact Center 121, WhatsApp 081-122-233-121, email cs@kai.id, serta media sosial @KAI121. <strong>(hms/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228819</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
