<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rintis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rintis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Sep 2023 10:29:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rintis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Beri Kesempatan Wisatawan Nikmati Suasana Kian Dalam, Pokdarwis Kayutangan Mulai Rintis Penginapan</title>
		<link>https://memontum.com/beri-kesempatan-wisatawan-nikmati-suasana-kian-dalam-pokdarwis-kayutangan-mulai-rintis-penginapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[nikmati]]></category>
		<category><![CDATA[penginapan]]></category>
		<category><![CDATA[Pokdarwis]]></category>
		<category><![CDATA[rintis]]></category>
		<category><![CDATA[suasana]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perkembangan Kawasan Kayutangan Heritage yang kian membuncah hingga nasional bahkan internasional, kini tengah mencoba merintis penginapan di dalam Kampung Kayutangan Heritage. Hal tersebut, disiapkan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke kampung Kayutangan sekaligus menikmati suasana malam bersama warga di Kayutangan. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Perkembangan Kawasan Kayutangan Heritage yang kian membuncah hingga nasional bahkan internasional, kini tengah mencoba merintis penginapan di dalam Kampung Kayutangan Heritage. Hal tersebut, disiapkan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke kampung Kayutangan sekaligus menikmati suasana malam bersama warga di Kayutangan.</p>



<p>Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati, menyampaikan jika saat ini disekeliling kawasan Kayutangan Heritage, beberapa perhotelan sudah ada di Koridor Kayutangan Heritage. Namun, tidak sedikit dari para wisatawan yang berkunjung ke dalam Kampung Kayutangan Heritage, juga ingin memiliki pengalaman tinggal bersama warga. Karenanya, ini yang akan dicoba fasilitasi.</p>



<p>“Jadi, memang untuk penginapan saat ini yang lagi kita rintis. Ini lokasinya di dalam kampung, namun kita juga tidak mewajibkan. Karena memang di sekitar kampung kita, itu ada sektor perhotelan. Wisatawan memang ada yang ingin memiliki pengalaman untuk tinggal bersama dengan warga yang ada di dalam kampung,” kata Mila, Selasa (26/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Meskipun dalam perkembangan mengenai penginapan saat ini belum signifikan, namun Kampung Kayutangan Heritage telah menyiapkan setidaknya ada tiga penginapan. &#8220;Dalam penilaian ADWI kemarin, mengenai penginapan juga sudah dilihat. Beberapa memang untuk penginapannya kita memakai kamar dari beberapa rumah warga yang bersedia. Yang ingin menginap itu tidak banyak, tapi mesti ada,” katanya.</p>



<p>Dengan adanya penginapan tersebut, diharapkan nantinya juga akan membangkitkan potensi yang ada di dalam Kampung Kayutangan Heritage. Sehingga, terus memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar kampung.</p>



<p>Sebagai informasi, perkembangan Kawasan Kampung Kayutangan Heritage tersebut telah menjadi legacy dari pimpinan sebelumnya yakni Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Bahkan, dorongan dalam pengembangan kawasan tersebut terus dilakukan. Mulai dari branding yang terus dikuatkan, tour guide hingga menjadi satu kesatuan paket wisata di wilayah Malang Raya. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Trenggalek Rintis Kampung Bebas dari Narkoba di Desa Watulimo</title>
		<link>https://memontum.com/polres-trenggalek-rintis-kampung-bebas-dari-narkoba-di-desa-watulimo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[rintis]]></category>
		<category><![CDATA[Watulimo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198022</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kepolisian Resor Trenggalek merintis berdirinya Kampung Bebas dari Narkoba di Bumi Minak Sopal. Salah satunya, berada di Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Kampung Bebas dari Narkoba ini, didirikan sebagai wadah bersama antara polisi dan masyarakat serta stakeholder terkait dalam menanggulangi dan menekan peredaran ilegal dan penyalahgunaan Narkoba. Hal ini, terungkap saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Kepolisian Resor Trenggalek merintis berdirinya Kampung Bebas dari Narkoba di Bumi Minak Sopal. Salah satunya, berada di Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Kampung Bebas dari Narkoba ini, didirikan sebagai wadah bersama antara polisi dan masyarakat serta stakeholder terkait dalam menanggulangi dan menekan peredaran ilegal dan penyalahgunaan Narkoba. Hal ini, terungkap saat kunjungan tim asistensi Polda Jatim yang dipimpin oleh Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim, AKBP Suharsono. Kehadiran tim ini, untuk meninjau secara langsung operasional dan efektivitas Kampung Bebas dari Narkoba di Watulimo.</p>



<p>AKBP Suharsono mengatakan, Kampung Bebas dari Narkoba dibentuk di seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan implementasi dan tindak lanjut dari instruksi Presiden tentang upaya pencegahan peredaran Narkoba. “Tujuannya adalah agar tiap desa punya daya tangkal dan daya cegah terhadap peredaran ilegal Narkoba,&#8221; ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/09/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menambahkan, dalam prosesnya tidak bisa parsial melainkan harus gotong royong dan saling bahu membahu. Oleh sebab itu dalam pembentukan struktur organisasi tidak hanya polisi semata tetapi melibatkan semua stakeholder dan potensi masyarakat yang ada.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono, melalui Wakapolres, Kompol Sunardi, mengatakan bahwa keberadaan Kampung Bebas dari Narkoba hendaknya benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat sehingga Desa Watulimo ini benar-benar bersih dari Narkoba. Supaya tidak ada warga yang terlibat baik sebagai pengguna maupun pengedar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita siapkan Posko sebagai wadah komunikasi dan diskusi serta merumuskan langkah-langkah ke depan. Tentunya peran serta masyarakat di sini sangat dominan. Nanti akan ada pendampingan baik dari Polres, Polsek maupun Bhabinkamtibmas,&#8221; kata Kompol Sunardi.</p>



<p>Lebih lanjut Wakapolres Trenggalek ini menuturkan, beberapa progres yang sudah berjalan dari Kampung Tangguh ini di antaranya adalah edukasi dan sosialisasi bahaya Narkoba kepada masyarakat dan kelompok rentan. Dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama dan pemuda setempat. “Ini adalah pilot project di Trenggalek dan ke depan bisa dikembangkan ke desa-desa yang lain,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Ketua Tim P2M BNN Kabupaten Trenggalek, Djainul menambahkan Desa Watulimo merupakan desa pertama yang telah mendapatkan pendampingan melalui Program Desa Bersinar pada tahun 2020.</p>



<p>“Keberhasilan program ini perlu peran serta dan komitmen dari instansi terkait dan masyarakat setempat. Kami juga berharap eksistensi Kampung Bebas dari Narkoba bisa terus berjalan dengan baik sehingga tujuan mewujudkan Trenggalek bebas dari Narkoba benar-benar dapat terwujud,&#8221; jelas Djainul.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, turut hadir Anggota Tim Asistensi, AKBP Arief Witjaksono, Kasubag Anev Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim, Kompol Kurniawan Dewi L, Kabagops Polres Trenggalek, AKP Suyono, Kasat Resnarkoba, Iptu Yoni Susilo, Forkopimcam Watulimo, tiga pilar Desa Watulimo serta sejumlah tamu undangan lainnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198022</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
