<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>River Tubing &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/river-tubing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2020 12:47:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>River Tubing &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Liburan Akhir Tahun, Wajib Coba River Tubing di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/liburan-akhir-tahun-wajib-coba-river-tubing-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 12:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[River Tubing]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127710</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menjelang libur panjang akhir tahun, tak lengkap rasanya jika tak berkunjung ke Kabupaten Trenggalek. Ya, Kabupaten yang berada di pesisir Selatan Pulau Jawa ini menyimpan pesona alam yang luar biasa. Salah satunya destinasi wisata River Tubing Watu Lawang yang ada di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo. Untuk sampai di lokasi wisata Watu Lawang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menjelang libur panjang akhir tahun, tak lengkap rasanya jika tak berkunjung ke Kabupaten Trenggalek. Ya, Kabupaten yang berada di pesisir Selatan Pulau Jawa ini menyimpan pesona alam yang luar biasa. Salah satunya destinasi wisata River Tubing Watu Lawang yang ada di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo.</p>
<p>Untuk sampai di lokasi wisata Watu Lawang ini, pengunjung harus menempuh perjalanan kurang lebih satu jam dari kota Trenggalek. Akses transportasi yang mudah bisa dijangkau baik kendaraan roda 2 maupun roda 4.</p>
<p>Ketua Pokdarwis Duren Sari, Unik Winarsih mengatakan tujuan awal River Tubing ini dibuat untuk kebersihan dan kelestarian lingkungan yaitu sungai.</p>
<p>&#8220;Awalnya sungai disini sangat kotor, bahkan banyak masyarakat yang membuang sampah disini. Pada akhirnya, kami mencoba untuk melakukan bersih sungai sehingga masyarakat menjadi enggan membuang sampai ke sungai. Dan tercetuslah River Tubing (arum jeram) yang menjadi data tarik bagi wisatawan agar datang kesini,&#8221; ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (16/11/2020) sore.</p>
<p>Watu Lawang River Tubing ini adalah salah satu wisata andalan di Desa Wisata Duren Sari ini. Tak heran banyak wisatawan lokal maupun luar Trenggalek yang berkunjung ke Desa Wisata Duren Sari. Di sepanjang aliran sungai, wisatawan disuguhi sejuknya pemandangan dan arus sungai dengan bebatuan yang ada.</p>
<div id="attachment_127712" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-127712" decoding="async" class="size-full wp-image-127712" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="TRADISIONAL: Jika tak ingin menguji adrenalin, pengunjung juga bisa mencoba beragam permainan tradisional yang disediakan." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/FT-adv-galek-2.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-127712" class="wp-caption-text">TRADISIONAL: Jika tak ingin menguji adrenalin, pengunjung juga bisa mencoba beragam permainan tradisional yang disediakan.</p></div>
<p>Bagi pengunjung yang ingin menantang adrenalinnya, mencoba river tubing disini bisa menjadi pilihan. Derasnya arus sungai dan suara gemericik air, membuat siapapun yang datang ingin berlama-lama di kawasan wisata ini.</p>
<p>&#8220;Kami juga menyediakan berbagai peralatan keselamatan seperti helm, pelampung, elbow protector dan knee protector. Jadi meski baru pertama akan merasakan river tubing, dipastikan aman,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain menikmati wahana river tubing, wisatawan juga bisa beristirahat di gazebo cantik yang di pinggir sungai. &#8220;Untuk jarak river tubing disini sekitar 750 meter. Nanti juga wisatawan akan didampingi dengan profesional guide selama menyusuri sungai,&#8221; jelas Unik.</p>
<p>Yang lebih menarik lagi, wisatawan juga bisa mengambil paket permainan tradisional berupa egrang, lesan, gathok, plok plik, kekehan (gasing) dan panahan. Pasti sangat jarang, ada tempat wisata yang juga menyediakan paket permainan tradisional seperti di Desa Suren Sari ini.</p>
<p>Wisatawan bisa juga bisa memilih paket wisata yang ditawarkan. Mulai dari 60 ribu sampai 155 ribu, wisatawan bisa menikmati wahana river tubing, permainan pedesaan, menikmati makanan khas desa, outbound dan berpetualang di hutan durian.</p>
<p>Perlu diketahui di Desa Wisata Duren Sari ini juga terdapat hutan durian terbesar di Asia Tenggara yaitu 650 hektar. Yang mana setiap setahun sekali, tepatnya di bulan Februari-April akan panen raya. Tak heran, jika Kabupaten Trenggalek juga memilili varietas durian unggul jenis Ripto dengan daging buah tebal dan rasa yang khas. <strong>(adv/mil)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>River Tubing Watu Lawang Diburu Banyak Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/river-tubing-watu-lawang-diburu-banyak-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2018 15:46:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[River Tubing]]></category>
		<category><![CDATA[Watu Lawang]]></category>
		<category><![CDATA[Watulimo]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=68292</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bosan dengan tempat wisata yang begitu &#8211; begitu saja, kini telah dibuka wisata terekstrim di Kabupaten Trenggalek, wahana wisata River Tubing di kawasan sungai Watu Lawang, tepatnya di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo yang menghadirkan sensasi ekstrim bagi wisatawan dalam maupun manca negara. Selain itu, berbagai paket wisata, mulai dari wisata tradisional, seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bosan dengan tempat wisata yang begitu &#8211; begitu saja, kini telah dibuka wisata terekstrim di Kabupaten Trenggalek, wahana wisata River Tubing di kawasan sungai Watu Lawang, tepatnya di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo yang menghadirkan sensasi ekstrim bagi wisatawan dalam maupun manca negara. </p>
<p>Selain itu, berbagai paket wisata, mulai dari wisata tradisional, seperti halnya permainan tempo dulu, hingga paket wisata ekstrim yang dipadukan dengan kuliner trasidional. Sementara itu, bagi pengunjung yang hanya ingin bersantai ria, pengelola menyediakan wahana untuk duduk sambil menikmati keindahan alam di beberapa gazebo dan tempat nongkrong dengan pemandangan yang sangat indah.</p>
<div id="attachment_68295" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0144-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-68295" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0144-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="sejumlah wisatawan tampak menikmati wahana wisata River Tubing di sungai Watu Lawang Watulimo " width="650" height="333" class="size-full wp-image-68295" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0144-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0144-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-68295" class="wp-caption-text"><strong>sejumlah wisatawan tampak menikmati wahana wisata River Tubing di sungai Watu Lawang Watulimo </strong></p></div>
<p>“Untuk pecinta wisata ekstrim, salah satu wahana yang menjadi favorit wisatawan di lokasi ini adalah River Tubing. Melalui wahana ini, wisatawan diajak menikmati sensasi ekstrim menjelajahi sungai sepanjang kurang lebih 800 meter dengan cara menaiki ban mobil yang sudah dimodifikasi khusus untuk mengarungi sungai,” ungkap Muhadi, (35), salah satu pengelola wisata Watu Lawang, Rabu (12/12/2018). </p>
<p>Ia menerangkan,  untuk menjaga keamanan para pengunjung dari benturan dengan bebatuan yang ada di sungai. Wisatawan juga dilengkapi dengan safety berupa helm, pelampung, dan pelindung tubuh.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0143-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0143-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-68296" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0143-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181212-WA0143-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>“Kita jaga mereka dari benturan, sedangkan setelah sampai di ujung hilir penjelajahan, wisatawan juga akan mendapatkan fasilitas transportasi motor trail untuk kembali ke lokasi awal penjelajahan,” imbuhnya. </p>
<p>Sementara itu, untuk harga paket wisata di Watu Lawang ini cukup terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 350 ribu saja. Dari paket tersebut wisatawan juga punya kesempatan untuk menginap di home stay/villa yang ada di kawasan perumahan warga.</p>
<p>“Mungkin bonusnya, saat musim durian tiba, wisatawan juga bisa dimanjakan untuk menikmati buah durian segar yang baru dipetik dari pohonnya,” pungkas Hadi sapaan akrabnya. <strong>(mil/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68292</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
