<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RKCI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rkci/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Jan 2022 11:39:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RKCI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Raih Penghargaan RTDI dan RKCI Kategori Kota dengan Mobilitas Cerdas dari ITB</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-raih-penghargaan-rtdi-dan-rkci-kategori-kota-dengan-mobilitas-cerdas-dari-itb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2022 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Institut Teknologi Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Raih Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[RKCI]]></category>
		<category><![CDATA[RTDI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161393</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang berhasil meraih penghargaan Riset Rating Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2021 kategori kota dengan Mobilitas Cerdas (Kota Sedang) dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan ini, diumumkan pada acara penutupan RTDI dan RKCI secara virtual, Senin (27/12/2021) lalu. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa prestasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang berhasil meraih penghargaan Riset Rating Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2021 kategori kota dengan Mobilitas Cerdas (Kota Sedang) dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan ini, diumumkan pada acara penutupan RTDI dan RKCI secara virtual, Senin (27/12/2021) lalu.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa prestasi ini adalah semangat bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, untuk bekerja lebih baik lagi. Menurutnya, Kota Malang memang layak mendapatkan penghargaan ini, karena sejak Kota Malang dipimpin oleh dirinya dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarowoko, Kota Malang fokus mengembangkan Malang Smart City.</p>



<p>“Ini adalah hasil kerja keras semua pihak untuk kemajuan Kota Malang. Semoga Kota Malang lebih baik lagi. Saya berharap, perangkat daerah terus berinovasi untuk menciptakan pelayanan terbaik untuk warga Kota Malang,” ujar Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, RTDI dan RKCI merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melakukan pengukuran terhadap implementasi konsep kota cerdas di Indonesia. Kegiatan yang telah dilakukan sejak tahun 2015 ini diselenggarakan oleh Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas (PIKKC) Institut Teknologi Bandung (ITB), yang didukung oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-dinas-pendidikan-tindak-lanjuti-nasib-guru-ppg">Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Mengutip dari laman resmi RKCI dan RTDI 2021, mobilitas cerdas atau smart mobility mengukur kemampuan kota dalam menyediakan akses untuk melakukan pergerakan di ruang kota. Masyarakat diberi kemudahan untuk dapat bergerak melalui ketersediaan akses terhadap sarana dan prasarana transportasi umum yang mudah didapat, aman, dan nyaman untuk digunakan.</p>



<p>Indikator pengukuran dalam kategori mobilitas cerdas, di antaranya ketersediaan pelayanan transportasi umum, minimnya kemacetan, kondisi jalan yang baik, kemudahan informasi untuk akses terhadap transportasi dan kondisi jalan. Serta, inovasi-inovasi yang dilakukan kota dan pemerintah kota. Kegiatan yang dilakukan sejak tahun 2015 merupakan bentuk keseriusan ITB dalam membantu meningkatkan perkembangan kota-kota di Indonesia. “RTDI dan RKCI 2021 tidak hanya riset pemeringkatan. Namun menjadi ajang pembelajaran bersama untuk mendukung pembangunan Indonesia dan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang berkelanjutan,” tutur Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. I Gede Wenten, M.Sc., Ph.D.</p>



<p>Hal senada disampaikan Ketua PIKKC ITB, Prof. Suhono Harso Supangkat. Menurutnya, tujuan dari kegiatan ini untuk membantu proses evaluasi permasalahan dan mendorong akselerasi program smart city dan transformasi digital kota-kota di Indonesia. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seriusi Smart City, Wawali Sofyan Edi Hadiri RKCI 2019</title>
		<link>https://memontum.com/seriusi-smart-city-wawali-sofyan-edi-hadiri-rkci-2019</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 00:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[RKCI]]></category>
		<category><![CDATA[smart city]]></category>
		<category><![CDATA[wawali kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88038-seriusi-smart-city-wawali-sofyan-edi-hadiri-rkci-2019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) kembali digelar. Kegiatan kali ketiga ini diawali dengan forum pertemuan antara Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, dengan Walikota/Wakil Walikota se-Indonesia, yang dihelat di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Sabtu (12/7/2019). Dari Kota Malang dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Bung Edi menyampaikan, ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) kembali digelar. Kegiatan kali ketiga ini diawali dengan forum pertemuan antara Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, dengan Walikota/Wakil Walikota se-Indonesia, yang dihelat di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Sabtu (12/7/2019).</p>
<p>Dari Kota Malang dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Bung Edi menyampaikan, ada 4 hal yang disasar untuk kota, yakni (1) sebagai media evaluasi bagi kota yang menjalankan inisiatif smart city, (2) untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan yang dimiliki kota, (3) untuk mendapatkan gambaran posisi suatu kota terhadap kota lain dalam hal smart city, serta (4) mengetahui kesenjangan kondisi saat ini dengan kondisi yang diidealkan sebagai bahan acuan untuk menyusun road map smart city.</p>
<p><div id="attachment_88039" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88039" decoding="async" class="size-full wp-image-88039" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0002-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyampaikan pentingnya Smart City. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0002-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0002-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0002-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0002-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190714-WA0002-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88039" class="wp-caption-text"><strong>Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyampaikan pentingnya Smart City. (ist)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Ini (acara) krusial dan strategis. Terlebih, seperti sering ditegaskan oleh Bapak Walikota, tahun 2020 Kota Malang harus riil menjadi smart city. Dan salah satu bentuk kesungguhan akan kita bentuk Dewan Smart City Kota Malang dengan kekuatan Pentahelix, yakni komponen A (Akademi), B (Buisness), C (Community), G (Government) dan M (Media),&#8221; jelas Sofyan Edi, disela kegiatan pembukaan RKCI 2019.</p>
<p>Ditambahkan pria ramah ini, smart city tidak semata bicara teknologi, meski itu juga harus dikuatkan. &#8220;Kata kuncinya adalah (kota) mampu memberikan pelayanan, serta melayani dengan sebaik-baiknya kepada warganya dan mampu membangun satu sistem dalam penanganan permasalahan, beserta solusinya secara efektif dan efisien,&#8221; imbuh suami Ny. Elly Sofyan Edi Jarwoko itu.</p>
<p>Bung Edi menegaskan, banyak elemen dari sebuah smart city, seperti smart living, smart enviroment, smart economic, smart social, namun diinfokan Bung Edi, bahwa Pemkot Malang saat ini berfokus dulu pada smart goverment.</p>
<p>Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla dalam sambutan pembukaan menegaskan, smart city adalah satu keniscayaan yang harus dilakukan kota kota. Terlebih urban begitu bergerak sangat cepat dan dinamis, tentu itu harus diikuti oleh kesiapan sumber daya. Apakah itu sumber daya di bidang transportasi, kesehatan, pendidikan, serta yang lainnya. Dan itu diperlukan sebuah solusi yang cerdas. Konsep atau paradigma smart city hadir untuk menjawab tantangan tersebut. Satu di antaranya, seperti diutarakan JK adalah memanfaatkan secara maksimal keberadaan perguruan tinggi.</p>
<p>Ditegaskan juga oleh JK, smart city menggambarkan kepemimpinan yang cerdas dan berani. &#8220;Dan saya juga perlu ingatkan, typologi kota itu berbeda, jadi jangan jadikan luar negeri sebagai patokan (jangan study banding ke luar negeri, red). Apeksi harus jadi wadah untuk saling berbagi,&#8221; ingat JK.</p>
<p>RKCI digelar awal di tahun 2015, dan selanjutnya digelar dwi tahunan, serta tahun 2019 memasuki tahun ke -3 penyelenggaraan. Even ini sendiri digelar atas kerjasama kolaborasi antara Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC). Nampak mendampingi Wapres Kalla, Mendagri Tjahjo Kumolo, MenPAN RB Syafruddin dan Rektor ITB Kadardah Suryadi, serta hadir Ketua Dewan Apeksi Airin Rahmi Dyani dan Walikota/Wawali se Indonesia.<strong> (adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88038</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
