<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RLTH &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rlth/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Aug 2022 08:55:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RLTH &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Luput dari Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni Warga Munder Lumajang Dibangun Tetangga</title>
		<link>https://memontum.com/luput-dari-perhatian-pemerintah-rumah-tak-layak-huni-warga-munder-lumajang-dibangun-tetangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2022 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[RLTH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173942</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bulan Muharram menjadi berkah tersendiri bagi Misnari warga RT01 RW07 Dusun Margomulyo, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah ditempatinya selama bertahun-tahun bersama anak dan istri, kini mendapat &#8216;uluran tangan&#8217; untuk dirubah menjadi rumah layak huni oleh seorang tetangganya. Adalah Hartono, tetangga atau pria yang baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bulan Muharram menjadi berkah tersendiri bagi Misnari warga RT01 RW07 Dusun Margomulyo, Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah ditempatinya selama bertahun-tahun bersama anak dan istri, kini mendapat &#8216;uluran tangan&#8217; untuk dirubah menjadi rumah layak huni oleh seorang tetangganya.</p>



<p>Adalah Hartono, tetangga atau pria yang baik hati itu. Hanya merasa iba melihat rumah Misnari, dirinya pun memberikan sebagian rezekinya untuk &#8216;merubah&#8217; rumah tersebut.</p>



<p>&#8220;Melihat kondisi rumah Pak Misnari, saya dan istri dulu punya keinginan jika nanti ada rejeki, kita akan bangun. Alhamdulillah, sekarang ini bisa kita laksanakan keinginan itu,&#8221; ujar Hartono, Rabu (17/08/2022) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa niatan untuk merubah rumah Misnari, adalah ikhlas. Itu karena, memang kondisinya layak untuk diibantu. Meski pun, informasinya rumah itu sering di survei namun tidak juga ada realisasi lanjutan pembangunan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kata Pak Misnari, rumahnya itu sudah sering di survey. Entah dari mana, tetapi katanya dari pemerintah. Hanya saja, sampai sekarang tidak juga mendapat bantuan. Jadinya, ya kasihan juga,&#8221; papar Hartono.</p>



<p>Sementara itu, Misnari sendiri saat ditanya, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan tetangganya itu. Dirinya pun berdoa, semoga rezeki yang diberikan kepadanya, diganti oleh Yang Maha Esa. &#8220;Saya berterimakasih pada Pak Hartono, yang telah berkenan membantu. Mungkin ini rejeki saya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ketika ditanya apakah dirinya pernah mendapat bantuan dari pemerintah, Misnari mengatakan, pernah mendapatkan bantuan beberapa tahun lalu. Itu pun, sebanyak satu kali atau pasca mendapat kartu Merah Putih. Lalu, juga mendapatkan bantuan satu lagi saat pandemi corona. Namun, setelah itu tidak pernah lagi.</p>



<p>&#8220;Dulu pernah dapat bantuan sekali saat menerima kartu Merah Putih. Lalu, dapat bantuan lagi saat terjadi Covid-19 senilai Rp 300 ribu, yang diberikan selama empat kali, &#8221; terangnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173942</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Sumenep Rencanakan Anggaran Senilai Rp 3,8 Miliar untuk Program Pembangunan RTLH</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-sumenep-rencanakan-anggaran-senilai-rp-38-miliar-untuk-program-pembangunan-rtlh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2022 13:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[RLTH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Warga yang tergolong tidak mampu secara ekonomi, bakal dapat kabar gembira. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PRKP) dan Perhubungan, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,8 miliar untuk program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2022. Kepala Dinas (Kadis) PRKP dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Moh Jakfar, melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Warga yang tergolong tidak mampu secara ekonomi, bakal dapat kabar gembira. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PRKP) dan Perhubungan, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,8 miliar untuk program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2022.</p>



<p>Kepala Dinas (Kadis) PRKP dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Moh Jakfar, melalui pejabat Penata Ruang Ahli Muda, Ferry Agrianto, mengatakan bahwa anggaran untuk program RTLH itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep.</p>



<p>“Alokasinya Rp 3,8 miliar. Hanya saja, setiap penerima RTLH, masing-masing akan mendapatkan Rp 20 juta. Kalau dulu nominal bantuan RTLH yang diterima beda-beda. Ada yang dapat Rp 15 juta, ada juga yang dapat Rp 17,5 juta,” kata Ferry.</p>



<p>Dijelaskannya, DPRKP dan Perhubungan Sumenep bahwa nominal bantuannya sengaja disamakan bagi penerima bantuan atau KPM tahun ini dengan nominal bantuan RTLH yang bersumber dari DAK dan APBN. Alasannya, supaya tidak ada ketimpangan bantuan. “Kalau porsi anggarannya tetap Rp 17,5 juta untuk material, sisanya untuk ongkos tukang,” jelas Ferry.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dirinya mengatakan, bahwa anggaran Rp 3,8 miliar tersebut diperuntukkan kepada 176 calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Para calon KPM RTLH 2022 tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep.</p>



<p>“Calon penerimanya tersebar di Kecamatan Sapeken, Pragaan, Manding, Dasuk, Ambunten, Pasongsongan, Bluto, Lenteng, Rubaru dan Kalianget. Untuk kepulauan tersebar di Kecamatan Talango, Raas, Gayam dan Giligenting,” tutur Ferry.</p>



<p>Fery menambahkan, pembahasan anggaran untuk program RTLH 2022 sudah dilakukan Agustus 2021. Sedangkan usulan calon KPM berasal dari proposal pengajuan, data identifikasi DPRKP dan usulan DPRD Sumenep. “Jadi, 176 itu masih calon penerima. Nanti akan kita akan lakukan verifikasi dulu. Insyaallah start bulan Maret,” ujar Ferry.</p>



<p>Selain 176 calon KPM yang melalui DPRKP, ada tambahan 7 unit RTLH yang bersumber dari TP PKK dan Pokir anggota DPRD Sumenep. “Ini beda dengan yang 176. Sebab PKK kan punya pos anggaran sendiri. Kalau yang PKK sebanyak 5 penerima, masing-masing Rp 15 jutaan. Sedangkan yang dari Pokir sebanyak 2 unit,” ujar Ferry. <strong>(dan/edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Remas An Nur Klepu Kembali Bedah RLTH</title>
		<link>https://memontum.com/remas-an-nur-klepu-kembali-bedah-rlth</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2019 11:49:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Remas An Nur]]></category>
		<category><![CDATA[RLTH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102105-remas-an-nur-klepu-kembali-bedah-rlth</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Remaja Masjid (Remas) An-Nur Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang kembali melakukan bedah rumah warga tidak mampu Minggu (15/12/2019) siang. Mereka diketahui sebagai janda jompo bernama Mboh Sadiyem (75) warga RT04/RW01 Desa Klepu. Sebelumnya, Remas An-Nur juga melakukan bedah rumah milik mbok Jaimah warga RT16/RW02 Desa setempat. Ketua Remas An-Nur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Remaja Masjid (Remas) An-Nur Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang kembali melakukan bedah rumah warga tidak mampu Minggu (15/12/2019) siang.</p>
<p>Mereka diketahui sebagai janda jompo bernama Mboh Sadiyem (75) warga RT04/RW01 Desa Klepu. Sebelumnya, Remas An-Nur juga melakukan bedah rumah milik mbok Jaimah warga RT16/RW02 Desa setempat.</p>
<p><div id="attachment_102106" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102106" decoding="async" class="size-full wp-image-102106" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191215-WA0093-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="PEDULI : Kepedulian Abah Dur terhadap Mbok Sadiyem. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191215-WA0093-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191215-WA0093-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191215-WA0093-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191215-WA0093-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102106" class="wp-caption-text">PEDULI : Kepedulian Abah Dur terhadap Mbok Sadiyem. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</p></div></p>
<p>Ketua Remas An-Nur Klepu Zainal Rahman menjelaskan,program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) dengan sasaran khusus warga miskin ini, bakal berlanjut ke desa lain, khususnya desa terdekat.</p>
<p>Hal itu bertujuan, selain menjadi contoh Remas yang lain, juga biar masyarakat tahu jika program Remas selain dalam lingkup keagamaan juga peduli dalam hal sosial.</p>
<p>&#8220;Ke depan, Remas biar menjadi kejutan yang patut dicontoh oleh Remas yang lain.Yang jelas,program Remas bukan untuk sekedar dalam lingkup agama, tetapi juga perhatian terhadap masalah sosial,&#8221; terang putra kedua H Abdul Rahman mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini ditemui di tengah berlangsungnya kegiatan.</p>
<p>Tambah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) semester 7 ini, program bedah rumah ini sengaja tidak melibatkan Pemerintah Desa Klepu.Ditambahkan Zainal, apa yang ia lakukan selama ini biar tidak ada pihak yang beranggapan jika itu program desa.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini murni program Remas.Jika program ini masih melibatkan Pemerintah Desa,otomatis kita berada dibawah pemerintah desa,termasuk dari segi pendanaannya.Jadi Remas ini betul-betul mandiri, &#8221;<br />
ulas Zainal.</p>
<p>Disinggung mengenai cara penggalian dana?,terang Zainal, melalui Media Sosial (Medsos) ia berkomunikasi dengan beberapa warga Klepu khususnya yang bekerja sebagai TKI di luar negeri dan beberapa donatur di daerah.</p>
<p>&#8220;Kami sampaikan program dan kirim foto kondisi RLTH. Alhamdulilah, beberapa saudara kita yang di luar negeri sepakat, termasuk donatur di daerah. Untuk bedah rumah mbok Sadiyem kali ini terkumpul dana sebesar Rp 6,5 juta, insaalah mencukupi,&#8221; tandas Zainal.</p>
<p>Tak hanya berhenti di situ, ke depan, Remas An-Nur juga targetkan bedah rumah di tiga titik, seperti di Dusun Prangas dan Sumber Gentong.</p>
<p>&#8220;Selain program bedah rumah,kami juga melaksanakan khotmil Qur&#8217;an sebulan sekali, haul Abah Nur pendiri masjid Nur, pengajian akbar, pengelolaan air bersih milik masjid dan koin antar jamaah untuk kemakmuran masjid,&#8221; pungkas Zainal.<br />
Sementara itu, Drs H Abdul Rahman, pembina takmir masjid An-Nur 1 Klepu mengaku,dengan kegiatan ini pihaknya sangat tersentuh.</p>
<p>&#8220;Dari sisi keagamaan sudah jelas.Tetapi dalam segi sosial, mereka perlu diarahkan, &#8221; ujar sosok yang akrab disapa abah Dur ini Minggu (15/12/2019) siang kepada Memontum.com.</p>
<p>Ditambahkan Aba Dur, ada beberapa kegiatan sosial yang sudah dilakukan Remas saat ini seperti, pengelolaan air bersih milik masjid ke rumah warga,pengumpulan koin untuk kemakmuran masjid.</p>
<p>&#8220;Intinya, koin itu dari jamaah untuk jamaah.Ketika ada diantara jama&#8217;ah dalam kondisi sakit atau meninggal,hasil pengumpulan koin itu nantinya kita sumbangkan, &#8221; ulas Abah Dur.</p>
<p>Akhirnya, Abah Dur berharap, program bedah rumah ini terus berlanjut.Karena, program ini sebagai pelajaran yang sangat berarti untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102105</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
