<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rogojampi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rogojampi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Feb 2025 10:41:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rogojampi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menko Zulhas Lakukan Pengecekan Harga Bahan Pokok di Pasar Rogojampi Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/menko-zulhas-lakukan-pengecekan-harga-bahan-pokok-di-pasar-rogojampi-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[Rogojampi]]></category>
		<category><![CDATA[zulhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218969</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau langsung harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (04/02/2025) tadi. Menko yang akrab disapa Zulhas itu, dijadwalkan selama dua hari atau sejak Senin (03/02/2025) kemarin, berada di Banyuwangi untuk melakukan kunjungan kerja. &#8220;Tadi saya lihat sendiri, di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meninjau langsung harga sejumlah bahan pokok di Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (04/02/2025) tadi. Menko yang akrab disapa Zulhas itu, dijadwalkan selama dua hari atau sejak Senin (03/02/2025) kemarin, berada di Banyuwangi untuk melakukan kunjungan kerja.</p>



<p>&#8220;Tadi saya lihat sendiri, di sini harganya paling murah. Secara umum, harga Sembako di bawah rata rata harga nasional. Jadi, termasuk yang sangat murah dan berarti di sini inflasinya sangat terjaga,&#8221; kata Menko Zulhas, saat di berada di Pasar Rogojampi.</p>



<p>Di Pasar Rogojampi, Zulhas mendatangi lapak-lapak pedagang Sembako. Dirinya mengecek sejumlah harga bahan pangan, mulai beras, daging ayam, daging sapi, minyak goreng dan telur. &#8220;Harga telur di sini Rp 26 ribu dan itu sangat murah. Kalau menurut hitungan kami, harusnya Rp 28 ribu agar ada keseimbangan harga dengan peternak,&#8221; ujar Menko.</p>



<p>Di pasar, Menko Zulhas juga mendapati daging ayam dijual Rp 30 ribu oleh pedagang. &#8220;Ayam dijual Rp 30 ribu. Bawang merah juga di sini murah, padahal bukan daerah penghasil. Hanya cabai saja yang memang masih mahal Rp 60 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kunjungan itu, diketahui harga daging sapi Rp 130 ribu perkg, beras SPHP kemasan 5 kg dijual Rp 59 ribu dan beras non SPHP kemasan 5 kg dijual Rp 73 hingga 75 ribu.</p>



<p>Dalam kunjungan itu, Menko juga meninjau langsung operasi pasar murah yang digelar Pemkab Banyuwangi bersama Bulog. Di situ, dijual sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, elpiji 3 kg, telur dan bahan-makanan lainnya seperti sarden dan mie instan.</p>



<p>Bupati Ipuk Fiestiandani dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa salah satu kunci terjaganya inflasi di Banyuwangi adalah kekompakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh stakeholder. Pemkab Banyuwangi juga secara rutin memonitoring kondisi pasar dan intens berkoordinasi dengan Bulog dan stakeholder untuk ketersediaan pangan daerah.</p>



<p>&#8220;Kami terus berkoordinasi, seperti salah satunya dengan Bulog. Koordinasi itu, terutama saat momen-momen khusus, yang sekiranya permintaan pasar meningkat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Banyuwangi juga melakukan strategi pengendalian inflasi seperti menggelar pasar murah dan Gerakan Pangan Murah yang melibatkan pelaku usaha dan Gapoktan, Asosiasi Petani Cabai, instansi vertikal, Bulog, Perpadi dan Hiswana migas. Selain itu Banyuwangi juga membuat Toko Pengendalian Inflasi (Top Si Wangi) dan perbaikan infrastruktur jalan untuk keperluan mobilitas distribusi bahan pokok. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218969</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau MBG di SMPN 2 Rogojampi Banyuwangi, Menko Zulhas Sebut Tahap Awal Jangkau 15 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-mbg-di-smpn-2-rogojampi-banyuwangi-menko-zulhas-sebut-tahap-awal-jangkau-15-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jangkau]]></category>
		<category><![CDATA[Rogojampi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<category><![CDATA[zulhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218925</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi memulai pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Senin (03/02/2025) tadi. Dalam momen itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau langsung pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, sebanyak 828 siswa menikmati makan siang program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto. Bahkan, peserta menyantap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi memulai pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, Senin (03/02/2025) tadi. Dalam momen itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau langsung pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, sebanyak 828 siswa menikmati makan siang program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto. Bahkan, peserta menyantap menu yang disediakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berupa ayam asam manis, cap cay, buah pisang dan susu.</p>



<p>“Saya lihat Banyuwangi sudah siap untuk melaksanakan program makan siang gratis,” kata menteri yang akrab disapa Zulhas, saat bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Salah satu siswa, Putri Nadita, mengaku suka dengan menu yang diberikan. Bahkan menurutnya, menu yang disajikan sangat enak. “Enak rasanya. Saya suka,” kata siswa Kelas 9 itu.</p>



<p>Siswa lainnya, Septian, juga senang ada program makan bergizi gratis, karena bisa menghemat uang sakunya. “Tidak perlu beli makan siang. Kan, sudah dapat makan gratis,” paparnya.</p>



<p>Menko Zulhas juga menjelaskan, bahwa program makan siang gratis tahun ini di tahap awal menjangkau 15 juta sasaran se-Indonesia. Jumlah tersebut, memungkinkan bertambah apabila alokasi anggaran untuk program MBG bertambah.</p>



<p>&#8220;Kalau nanti September atau Agustus dapat lagi anggaran, tambah Rp 140 triliun, maka kami akan dapat 82 juta lebih penerima manfaat,&#8221; kata Menko Zulhas.</p>



<p>Program MBG tersebut, imbuh Zulhas, sebagai ikhtiar besar untuk menyiapkan generasi masa depan yang unggul. “Inikan program besar presiden untuk menyongsong masa depan yang ebih baik. Gizi masa depan anak harus terjamin,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Zulhas juga tidak memungkiri jika masih banyak hal yang harus diperbaiki dari program MBG tersebut. Tapi, hal itu bukanlah menjadi penghambat terlaksananya program yang menyasar jutaan anak di Indonesia itu.</p>



<p>“Tentu terus kita lakukan evaluasi. Semuanya akan terstandarisasi. Mulai dari gizinya hingga proses menyiapkannya,” imbuhnya.</p>



<p>MBG sendiri, di Banyuwangi dilaksanakan secara bertahap. Pada pelaksanaan perdana ini, SPPG Banyuwangi yang berada di Kecamatan Rogojampi ini menyediakan 1.005 porsi makanan untuk sekolah di sekitarnya. Mulai jenjang TK hingga SMP.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan kesiapan Pemkab untuk mendukung program nasional itu. &#8220;Insyaallah daerah siap. Kita lakukan secara bertahap sesuai dengan arahan pusat,” tegas Bupati Ipuk.</p>



<p>Kabupaten Banyuwangi, lanjut Ipuk, yang kaya akan bahan pangan akan memberikan support maksimal untuk menyukseskan MBG tersebut. Bupati Ipuk juga mengaku tidak ragu untuk melibatkan warga dalam mendukung program tersebut.</p>



<p>“Misalnya, kita akan fasilitasi petani untuk membantu menyiapkan beras dan buah lokal. Sehingga harganya lebih terjangkau,” terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menyebut jika MBG ini bisa dikorelasikan dengan program serupa yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi selama ini. Seperti halnya pemberian bantuan makanan bergizi untuk ibu hamil resiko tinggi dalam rangka mencegah stunting.</p>



<p>“Ini kelanjutannya. Memastikan asupan gizi anak-anak kita tercukupi mulai dari kehamilan hingga tumbuh kembangnya,” paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218925</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Festival Tahu Warisan Nenek Moyang Desa Gitik Rogojampi</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-festival-tahu-warisan-nenek-moyang-desa-gitik-rogojampi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2019 14:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gitik]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[Rogojampi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Jika di Desa lain memunculkan Festival Budaya untuk memperkenalkan potensi Desanya, beda dengan Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. Dengan bergantinya tahun, Desa Gitik menggelar Festival Tahu, Sabtu (5/1/2019). Diangkatnya Tahu dijadikan festival oleh Desa Gitik, karena Desa ini salah satu produsen tahun sejak ratusan tahun lalu dan menjadi mata pencaharian warga setempat. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Jika di Desa lain memunculkan Festival Budaya untuk memperkenalkan potensi Desanya, beda dengan Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. Dengan bergantinya tahun, Desa Gitik menggelar Festival Tahu, Sabtu (5/1/2019). Diangkatnya Tahu dijadikan festival oleh Desa Gitik, karena Desa ini salah satu produsen tahun sejak ratusan tahun lalu dan menjadi mata pencaharian warga setempat.</p>
<p>Kepala Desa Gitik, Hamzyah mengatakan, Desa Gitik ini satu-satunya Desa yang mempunyai produksi tahu yang sudah terkenal, agar produksi ini lebih dikenal lagi, dikalangan masyarakat luar Banyuwangi, pihaknya menggelar festival tahu.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-71904" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190106-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Pelaksanaan festival ini untuk sementara  digelar setiap Sabtu malam Minggu saja, &#8221; kata Kades Hamzyah.<br />
Kedepannya, lanjut Hamzyah pihaknya akan menggelar festival tahu ini ini selama 2 (dua) hari, yakni digelar pada Sabtu malam Minggu hingga Minggu Malam Senin.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, tiga bulan lagi, festival ini akan saya gelar selama dua hari, mulai Sabtu malam Minggu hingga Minggu malam Senin,&#8221; ujar Kades Gitik.</p>
<p>Dengan adanya festival tahu ini, secara otomatis akan menambah produksi tahu, karena banyak warga yang datang  ke Desa Gitik untuk membeli tahu  yang mempunyai rasa yang enak dan mampu mebambah pendapatan produsen tahu  serta membuka lapangan pekerjaan Desa setempat.</p>
<p>Ronik warga Dusun Timurejo, Desa Gitik mengaku sangat senang pihak Desa menyelenggarakan festival tahu ini. Pasalnya sesuai sejarah Desa Gitik ini adalah satu-satunya yang memproduksi tahu, dan ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu, dan keahlian membuat tahu ini dilakukan turun temurun hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Sejarah sudah membuktikan, di Kecamatan Rogojampi ini satu-satunya produsen tahu, dan hingga saat ini warga Desa Gitik masih meneruskan pekerjaan warisan dari nenek moyang, dan mampu memberikan kesejahteraan keluarga, dari makanan berbahan kedelai ini,&#8221; ujar Ronik. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71900</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
