<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rombongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rombongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 12:38:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rombongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Wanti-Wanti Rombongan Tak Terkoordinir di Gelaran Harlah 1 Abad NU</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-wanti-wanti-rombongan-tak-terkoordinir-di-gelaran-harlah-1-abad-nu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Harlah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[terkoordinir]]></category>
		<category><![CDATA[wanti-wanti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mewanti-wanti potensi kehadiran rombongan tak terkoordinir dalam kegiatan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Menurutnya, rombongan yang tidak terkoordinasi tersebut, berpotensi menimbulkan keruwetan, terutama pada arus lalu lintas dan pergerakan jemaah. Pria yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mewanti-wanti potensi kehadiran rombongan tak terkoordinir dalam kegiatan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Menurutnya, rombongan yang tidak terkoordinasi tersebut, berpotensi menimbulkan keruwetan, terutama pada arus lalu lintas dan pergerakan jemaah.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, menyampaikan bahwa dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi rombongan tak terkoordinir yang dimungkinkan datang secara tiba-tiba dan tidak terdata. “Kalau rombongan yang terdata itu jelas, jam masuk dan jam keluarnya. Tapi rombongan tak terkoordinir ini kadang datang mendadak, bawa mobil sendiri dan sepeda motor sendiri. Itu yang nanti akan betul-betul dicek oleh kepolisian,” ujar Wali Kota Wahyu, Jumat (06/02/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, rombongan tersebut akan berpotensi memicu penumpukan massa dan kemacetan, karena tidak mengikuti skema waktu dan jalur yang telah ditentukan panitia. Evaluasi dari jajaran kepolisian menunjukkan, persoalan ketidakdisiplinan waktu masuk dan keluar, kerap menjadi penyebab utama terjadinya kemacetan total.</p>



<p>“Evaluasi dari Pak Kapolresta kemarin jelas, salah satu penyebab keruwetan itu karena ketidakdisiplinan jam masuk dan keluar. Akhirnya terjadi penumpukan, pergerakan jadi stuck, tidak bergerak sama sekali,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk itu, Wali Kota Wahyu menekankan perlunya pendisiplinan rombongan, termasuk rombongan liar. Dalam hal ini, Pemkot Malang bersama aparat keamanan akan melakukan pengaturan, termasuk kemungkinan penempatan rombongan liar di rest area atau titik tertentu, agar tidak mengganggu alur utama jamaah.</p>



<p>“Kita akan atur dari mana mereka datang dan ke mana. Mudah-mudahan rombongan liar ini tidak terlalu banyak, tapi kita tahu sendiri, kalau kegiatan akbar seperti ini biasanya ada yang datang tiba-tiba dan tidak terkoordinir oleh PCNU masing-masing,” katanya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Mujahadah Kubro, agar terdaftar melalui PCNU. Menurutnya, pendataan jemaah penting untuk ketertiban sekaligus faktor keselamatan.</p>



<p>“Yang terdaftar itu ada aturannya. Disuruh bawa botol minum sendiri, bawa plastik, bawa sajadah, bawa makanan kering. Yang terpenting, mereka punya PIC. Kalau ada apa-apa, sakit atau kondisi darurat, langsung bisa dikontrol,” tuturnya.</p>



<p>Sebaliknya, rombongan liar dinilai berada di luar kendali panitia dan pemerintah, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan di lapangan. “Kalau rombongan liar, ada apa-apa kita di luar kontrol. Tapi kami tetap berupaya meminimalisir, termasuk melibatkan Banser untuk membantu pengamanan dan penertiban,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230027</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Meninggal, Bus Brimob Bawa Rombongan Pelajar SMAN 1 Porong Laka Tunggal di Tol Purwodadi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-meninggal-bus-brimob-bawa-rombongan-pelajar-sman-1-porong-laka-tunggal-di-tol-purwodadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[porong]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218885</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73. Akibat kecelakaan ini, sopir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bus milik Brimob yang mengangkut rombongan 31 siswa SMAN 1 Porong dan dua guru pendamping, mengalami kecelakaan lalu lintas di persimpangan pintu keluar Tol Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (01/02/2025) sekitar pukul 11.38. Bus yang dikemudikan Khoirul (60), pensiunan, warga Mojokerto tersebut, menabrak Duadrill Chevron Purwodadi KM 72-73.</p>



<p>Akibat kecelakaan ini, sopir bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sejumlah siswa menderita luka-luka dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Selain sopir bus, ada satu korban perempuan yang dilaporkan juga meninggal dunia dalam peristiwa ini.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa rombongan bus tersebut berencana ke salah satu tempat rekreasi di Malang. Namun saat melintas di exit Tol Purwodadi, bus kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan tol yang terbuat dari besi baja. Akibatnya, terjadi benturan cukup keras hingga membuat bagian depan bus rusak parah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sopir bus, Khoirul, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan para korban luka-luka telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat, termasuk RS Lawang Medika, RS Bangil, Puskesmas Purwodadi, hingga IGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan medis.</p>



<p>Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Prayoga, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. &#8220;Korban lainnya masih dalam proses pendataan, karena mengingat tadi kami fokusnya pada evakuasi dan penyelamatan korban lebih dulu,&#8221; kata AKP Derie</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas RSUD Saiful Anwar, Dony Iryan Vebry Prasetyo, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan sementara ini pihaknya telah menerima tujuh korban dalam peristiwa kecelakaan itu. &#8220;Lima orang korban sedang dalam perawatan. Dua korban meninggal dunia sudah di kamar jenazah. Korban yang mengalami luka-luka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Dua korban meninggal yang sudah berada di kamar jenazah, itu satu laki-laki dan satu perempuan,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Rombongan Pelajar Asal Bogor Terlibat Laka di Tol Pandaan-Malang, Empat Orang Dilaporkan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/bus-rombongan-pelajar-asal-bogor-terlibat-laka-di-tol-pandaan-malang-empat-orang-dilaporkan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pandaan-malang,]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bus yang membawa rombongan pelajar SMP dari Bogor mengalami kecelakaan di KM 77.200 A arah Malang, atau di Jalan Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024) tadi. Akibat kejadian yang berlangsung di wilayah Kecamatan Lawang itu, sedikitnya empat orang yang berada di dalam bus, dilaporkan meninggal dunia. Sementara beberapa penumpang lain, juga harus menjalani perawatan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bus yang membawa rombongan pelajar SMP dari Bogor mengalami kecelakaan di KM 77.200 A arah Malang, atau di Jalan Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024) tadi. Akibat kejadian yang berlangsung di wilayah Kecamatan Lawang itu, sedikitnya empat orang yang berada di dalam bus, dilaporkan meninggal dunia. Sementara beberapa penumpang lain, juga harus menjalani perawatan.</p>



<p>Kepala Unit (Kanit) PJR Tol Jatim 4, AKP Puguh Winarno, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai musibah itu. Adapun korban meninggal, pengemudi dan penumpang di bus.</p>



<p>&#8220;Jenazah keempatnya sudah dievakuasi ke di RS Medika Lawang. Sedangkan penumpang lain dirawat di rumah sakit lain,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait dugaan sementara musibah itu, dijelaskannya bahwa ada dugaan truk boks muatan pakan ternak yang berada di kiri jalan, tidak kuat jalan menanjak. Sehingga, bergerak mundur meski sudah dicoba untuk diganjal. Hingga akhirnya, truk kemudian melintang ke badan jalan lalu ditabrak bus.</p>



<p>Akibat kejadian itu, arus lalu lintas pun menjadi macet. Bahkan, sejumlah kendaraan menuju Malang untuk sementara dialihkan keluar melalui Gate Tol Purwodadi.</p>



<p>&#8220;Kendaraan yang akan menuju ke lokasi diarahkan keluar Gate Tol Purwodadi,&#8221; tambahnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pjs Bupati Jember Terima Kedatangan Rombongan Fam Trip Kementerian Luar Negeri</title>
		<link>https://memontum.com/pjs-bupati-jember-terima-kedatangan-rombongan-fam-trip-kementerian-luar-negeri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Nov 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216809</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pjs Bupati Jember, Imam Hidayat, bersama OPD Jember menyambut kedatangan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar beserta perwakilan Kedutaan Besar Amerika dan Eropa, yang diketuai Ardian Wicaksono, serta didampingi Khasan Ashari selaku wakil ketua rombongan dan Hendra Oktavianus selaku Wakil Direktur kerja sama intra dan antar kawasan Amerika dan Eropa, di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pjs Bupati Jember, Imam Hidayat, bersama OPD Jember menyambut kedatangan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar beserta perwakilan Kedutaan Besar Amerika dan Eropa, yang diketuai Ardian Wicaksono, serta didampingi Khasan Ashari selaku wakil ketua rombongan dan Hendra Oktavianus selaku Wakil Direktur kerja sama intra dan antar kawasan Amerika dan Eropa, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (20/11/2024) tadi.</p>



<p>Sementara peserta dari Familirization Trip (Fam Trip) sendiri, yakni dari Duta Besar dan perwakilan Kedutaan Besar Romania, Denmark, Chile, Colombia, Inggris, Belgia, Suriname dan Uni Eropa. Sedangkan rombongan Fam Trip Kementerian Luar Negeri itu, rencananya akan melaksanakan kegiatan di Jember hingga Kamis (21/11/2024) besok. Adapun sasarannya datang ke Jember, karena tertarik melihat potensi kopi, kakao dan tembakau.</p>



<p>“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Fam Trip. Kabupaten Jember ini memiliki keunggulan dalam berbagai komoditas. Termasuk tembakau, Kopi Robusta dan Kopi Arabika,” kata Pjs Bupati Bupati Imam.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Pemkab Jember memberikan ruang seluas-luasnya bagi rombongan, untuk mengetahui lebih dalam terkait kopi, kakao dan tembakau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara dalam kunjungannya itu, rombongan direncanakan juga mengunjungi fasilitas produksi Cerutu Linting Tangan hingga berdialog dengan petani di Kabupaten Jember serta kota lain di Jawa Timur. Sedangkan sejauh ini, komoditas tembakau Jember telah banyak berkontribusi dalam produksi tembakau nasional. Bahkan, produk tembakau Jember telah menembus pasar internasional.</p>



<p>&#8220;Keputusan melakukan Fam Trip di Jember merupakan keputusan yang tepat. Jember merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki Puslit Kopi dan Kakao. Selain itu, produksi tembakau juga sukses menembus pasar dunia,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Rombongan, Ardian Wicaksono, mengucapkan terima kasih atas sambutan kedatangan yang luar biasa. Dirinya berharap, kunjungan ke Puslitkoka di Kabupaten Jember ini bisa memberikan manfaat dan mendukung pengembangan industri kopi dan kakao yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jember yang telah memberikan fasilitas dengan baik. Kami berharap Fam Trip di Jember dapat mendukung pengembangan industri kopi, kakao dan tembakau,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216809</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bekali CJH Kediri Sambal Pecel, Mas Dhito Ingatkan Rombongan saling Jaga di Tanah Suci</title>
		<link>https://memontum.com/bekali-cjh-kediri-sambal-pecel-mas-dhito-ingatkan-rombongan-saling-jaga-di-tanah-suci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bekali]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[saling]]></category>
		<category><![CDATA[sambal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Hanindhito, Himawan Pramana, melepas keberangkatan 1.221 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri, yang akan diberangkatkan pada 31 Mei 2024 mendatang. Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan bekal berupa sambal pecel kepada CJH. &#8220;Pemkab menyiapkan beberapa bekal untuk para jamaah, mulai dari sambel pecel, abon dan macem-macem,&#8221; kata Mas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Hanindhito, Himawan Pramana, melepas keberangkatan 1.221 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri, yang akan diberangkatkan pada 31 Mei 2024 mendatang. Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan bekal berupa sambal pecel kepada CJH.</p>



<p>&#8220;Pemkab menyiapkan beberapa bekal untuk para jamaah, mulai dari sambel pecel, abon dan macem-macem,&#8221; kata Mas Dhito, saat acara pembinaan manasik massal dan pelepasan jamaah haji Kabupaten Kediri di Convention Hall, Selasa (21/05/2024) tadi.</p>



<p>Bekal sambel pecel diberikan Pemerintah Kabupaten Kediri kepada CJH, ujarnya, bukan kali pertama. Tahun sebelumnya, para jamaah justru senang dengan bekal sambel pecel, karena dapat mengobati kerinduan dengan makanan di Tanah Air.</p>



<p>&#8220;Karena sekitar 40 hari nanti di sana (ibadah, red), maka begitu 20 hari kecenderungannya kangen atau rindu masakan Indonesia,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito juga menyampaikan pesan kepada jamaah, yaitu ketika nantinya berada di Tanah Suci, agar saling menjaga dan bergandengan tangan. Sehingga, tidak sampai terlepas dari rombongan.</p>



<p>&#8220;Karena rawan sekali lepas dari rombongan. Jadi pesan saya, untuk saling bergandengan dan melihat satu sama lain,&#8221; paparnya.</p>



<p>Yang tidak kalah penting, Mas Dhito juga berharap kepada jamah yang berusia lebih muda, bisa menjaga jamah yang lebih tua. Terlebih dari ribuan jamaah yang akan diberangkatkan, terdapat 32 jamaah prioritas Lansia.</p>



<p>Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ahmad Faiz, menambahkan bahwa semua jamaah telah dibekali manasik haji baik dari Kantor Kementerian Agama maupun Kantor Urusan Agama (KUA) dari tiap Kecamatan. Total keseluruhan jamaah haji dan petugas yang akan diberangkatkan sebanyak 1.137 jamaah. Adapun jamaah haji paling tua dari Kabupaten Kediri berusia 94 tahun dan paling muda 19 tahun.</p>



<p>&#8220;Jamaah yang diberangkatkan akan dibagi dalam tiga kloter. Yakni kloter 93, 94 dan 95,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Berangkatkan Rombongan Santri Balik ke Pesantren</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-berangkatkan-rombongan-santri-balik-ke-pesantren</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208616</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, memberangkatkan rombongan santri untuk kembali menimba ilmu ke pesantrennya masing-masing, Sabtu (20/04/2024) tadi. Pelepasan rombongan sendiri, berlangsung dari depan Pendopo Wahyawibawagraha Jember. Bupati Hendy menyampaikan, bahwa Kabupaten Jember adalah Kota Santri dimana mayoritas penduduknya adalah santri. Menurutnya, santri adalah mereka yang mencari ilmu agama untuk bekal hidup. Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, memberangkatkan rombongan santri untuk kembali menimba ilmu ke pesantrennya masing-masing, Sabtu (20/04/2024) tadi. Pelepasan rombongan sendiri, berlangsung dari depan Pendopo Wahyawibawagraha Jember.</p>



<p>Bupati Hendy menyampaikan, bahwa Kabupaten Jember adalah Kota Santri dimana mayoritas penduduknya adalah santri. Menurutnya, santri adalah mereka yang mencari ilmu agama untuk bekal hidup.</p>



<p>Bupati Hendy juga berkomitmen, untuk terus mengawal pendidikan santri serta memberikan perhatian khusus untuk kaum santri. “Tentunya, Pemkab Jember harus mengawal (santri, red), karena adik-adik santri sedang pergi perang fi sabilillah (di jalan Allah, red),” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Pendidikan di pondok pesantren (Ponpes), ujarnya, mempunyai nilai khusus. Karena, gemblengannya luar biasa untuk menjalankan hidup sesuai petunjuk agama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, orang tua yang mengarahkan anaknya menjadi santri, juga mendapat pahala yang besar. “Orang tua mana yang tega berpisah dengan anaknya untuk belajar ilmu agama, tidak ada. Namun, demi masa depan anak sesuai anjuran agama, maka dimondokkanlah kalian semua. Anak saya juga mondok. Pondoknya di Jakarta International Boarding School,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, Musoddaq, menjelaskan program pengembalian santri adalah program rutin tiap tahun. Bahkan, program tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2021 hingga sekarang.</p>



<p>“Jadi yang pertama-tama harus dipahami, itu adalah program rutin tiap tahun,” ujarnya.</p>



<p>Menurut Musoddaq, pengembalian santri berdasarkan proposal yang diajukan oleh pesantren bersangkutan sebelum anggaran tahun 2024 didok. Saat ini yang mengajukan proposal pengembalian santri, hanya ada empat pesantren. Yaitu Annuqayah (Sumenep), Nurul Jadid (Probolinggo), Al-Falah Ploso (Kediri) dan Lirboyo (Kediri). Total santri yang pengembaliannya difasilitasi oleh Pemkab Jember dari empat pesantren tersebut mencapai 800 orang, dengan menggunakan 14 bus. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208616</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gagal Salip Bus Rombongan Wisata Religi Lumajang, Warga Proppo Pamekasan Jadi Korban Laka</title>
		<link>https://memontum.com/gagal-salip-bus-rombongan-wisata-religi-lumajang-warga-proppo-pamekasan-jadi-korban-laka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2024 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[proppo]]></category>
		<category><![CDATA[religi]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204663</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pengendara sepeda motor Nopol M 6747 AA, Akhmad Zaini (50), warga Dusun Barat, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan (Laka) dengan bus pariwisata dengan Nopol W 7420 UP yang dikemudikan Susandi (35), asal Desa Krajan, Kecamatan Kademangan, Probolinggo di Jalan Raya Proppo, Jumat (19/01/2024) pagi. Sopir Bus, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pengendara sepeda motor Nopol M 6747 AA, Akhmad Zaini (50), warga Dusun Barat, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan (Laka) dengan bus pariwisata dengan Nopol W 7420 UP yang dikemudikan Susandi (35), asal Desa Krajan, Kecamatan Kademangan, Probolinggo di Jalan Raya Proppo, Jumat (19/01/2024) pagi.</p>



<p>Sopir Bus, Susandi, menceritakan bahwa sepeda motor korban saat kejadian terjatuh ke sebelah kanan. Kemudian, korban terbanting ke sebelah kiri. &#8220;Kami dari arah Barat dan pemotor itu dari belakang hendak menyalip namun gagal. Kemudian korban terjatuh ke kiri dan terlindas roda bus bagian belakang,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, dirinya beserta rombongan asal Lumajang hendak melanjutkan perjalanan dari Batuampar Pamekasan menuju ke Wisata Religi Joko Tarub Astah Sayyid Yusuf Kalianget Kabupaten Sumenep. &#8220;Bus berisi 60 jamaah wisata religi dari Lumajang. Kami berangkat kemarin (Kamis, red) jam 13:00,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, Iptu Edy Sugiantoro, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Dijelaskan, bahwa sebelum kejadian, korban hendak menyalip bus namun gagal.</p>



<p>&#8220;Sepeda motor korban oleng saat hendak menyalip bus pariwisata. Lalu terjatuh dan terlindas roda bus belakang,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204663</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Karna Ajak Rombongan Pengusaha Tembakau Jakarta Nikmati Tembakau Tambeng Khas Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-karna-ajak-rombongan-pengusaha-tembakau-jakarta-nikmati-tembakau-tambeng-khas-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Sep 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[nikmati]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tambeng]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197354</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membawa rombongan pengusaha tembakau dari Jakarta ke petani tembakau di Kecamatan Besuki. Salah satu pengusaha tembakau yang dibawa, yaitu aktor Jeremy Thomas. Dalam kesempatan itu, aktor usia 52 tahun mengatakan bahwa kualitas tembakau tambeng Situbondo, sangat bagus. Terutama, tembakau yang berasal dari Dusun Tambeng, Desa Lubawang, Kecamatan Besuki, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, membawa rombongan pengusaha tembakau dari Jakarta ke petani tembakau di Kecamatan Besuki. Salah satu pengusaha tembakau yang dibawa, yaitu aktor Jeremy Thomas.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, aktor usia 52 tahun mengatakan bahwa kualitas tembakau tambeng Situbondo, sangat bagus. Terutama, tembakau yang berasal dari Dusun Tambeng, Desa Lubawang, Kecamatan Besuki, yang memiliki rasa nikmat.</p>



<p>Jeremy juga mengatakan, bahwa dirinya baru pertama kali menghisap tembakau tambeng. &#8220;Saya senang sekali ternyata rasanya sesuai dengan apa yang disampaikan Pak Bupati. Rasanya nendang. Kalau ke Situbondo belum menikmati tembakau tambeng, berarti belum pas,&#8221; katanya, Sabtu (02/09/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Jeremy menyampaikan, dirinya dan para penguasa tembakau akan membawa beberapa sampel tembakau tambeng ke Jakarta. Tujuannya, untuk menguji lebih mendalam kualitas tembakau itu.</p>



<p>&#8220;Seperti yang disampaikan Pak Bupati, kalau barangnya enak sampai ke pelosokpun akan dikejar. Aroma tembakau tambeng ini menarik dan rasanya punya ciri khas tersendiri,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Jeremy mengajak pera petani tembakau tambeng agar menjaga kualitas. Sehingga, tembakau tambeng bisa menjadi salah satu tembakau terbaik di Indonesia, bahkan dunia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Yang terpenting jaga kualitas. Menghasilkan produk tanpa menjaga kualitas, itu tidak baik. Mudah-mudahan tahun depan saya ke sini dan gudang tembakau tambeng ini bertambah dua lagi,&#8221; papar Jeremy.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengungkapkan bahwa Pemkab Situbondo bakal terus memberikan pendampingan kepada petani tembakau tambeng. Sehingga, tembakau tambeng ke depan akan semakin dikenal.</p>



<p>&#8220;Dengan kualitas yang bagus, saya yakin pembeli itu akan datang dengan sendirinya. Sekali lagi saya sampaikan, hindari tembakau tambeng ini dicampur dengan gula. Saya minta betul-betul dihindari, karena itu yang berpengaruh terhadap harga yang turun dan rasanya itu bukan semakin manis tetapi semakin pahit,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, para petani tembakau tambeng juga berkesempatan ngobrol bareng bersama Bupati Situbondo, para buyer hingga pengusaha tembakau. Acara tersebut berlangsung di Rumah Produksi Tembakau Tambeng, Kampung Curahguno, Desa Lubawang, Kecamatan Besuki.</p>



<p>Sebelum acara dimulai, para buyer dan pengusaha tembakau tersebut menikmati rokok linting yang menggunakan tembakau tambeng. Setidaknya ada tiga jenis tembakau tambeng yang disajikan kepada mereka. Yakni tembakau tambeng krepek, tembakau tambeng kecubung dan tembakau tambeng bukabuh. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rombongan Drumband Pelajar Asal Ronggosukowati Pamekasan Alami Laka Tunggal, Tiga Orang Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/rombongan-drumband-pelajar-asal-ronggosukowati-pamekasan-alami-laka-tunggal-tiga-orang-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Drumband]]></category>
		<category><![CDATA[kritis]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[ronggosukowati]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Rombongan Drumband Ronggosukowati asal Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, yang menaiki Mobil Pikup L300 Nopol M 8830 E, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Tampojung Pregi, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Senin (28/08/2023) pagi. Salah satu personel Drumband, Rn (16), menjelaskan bahwa sebelum kejadian, dirinya bersama teman-temannya hendak menuju ke lokasi karnaval peringatan HUT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Rombongan Drumband Ronggosukowati asal Desa Tlagah, Kecamatan Pegantenan, yang menaiki Mobil Pikup L300 Nopol M 8830 E, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Tampojung Pregi, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Senin (28/08/2023) pagi.</p>



<p>Salah satu personel Drumband, Rn (16), menjelaskan bahwa sebelum kejadian, dirinya bersama teman-temannya hendak menuju ke lokasi karnaval peringatan HUT Republik Indonesia. Namun sesampai di Jalan Raya Tampojung Pregi, mobil tiba-tiba oleng kanan saat akan berbelok kiri.</p>



<p>&#8220;Saya kurang tahu jumlah teman saya di atas mobil. Posisi saya di belakang, saat diperjalanan. Saat itu, tiba-tiba mobil oleng ke kanan saat hendak berbelok,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, sebelum kejadian itu, mobil pikup tersebut sempat berganti sopir di tengah perjalanan. Kendati demikian, dirinya belum mengetahui secara detail siapa sopir dan pemilik mobil pikup tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sekitar 20 meter sebelum kecelakaan, sopir sempat diganti, mas. Saya kurang tahu siapa pemilik mobil pikup itu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Suryono, menuturkan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 06.10. &#8220;Kronologisnya, kendaraan pikup yang dikemudikan Ramlan (25), diduga saat melaju tidak menguasai jalan di wilayah Tampojung. Kendaraan itu dari Pamekasan hendak menuju ke Waru. Saat di TKP, mobil itu tidak berbelok dan lurus memasuki (menerobos, red) teras rumah warga,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Suryono menambahkan, sesuai olah TKP, mobil pikup berpenumpang sebanyak 15 orang mayoritas pelajar. Sedangkan, yang luka saat ini di larikan ke rumah sakit sebanyak 11 orang. Diantaranya, delapan mengalami luka ringan dan tiga pelajar kritis.</p>



<p>&#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Nanti kami beritahu lebih lanjut terkait info mobil dan sopirnya,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196880</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
