<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RS covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rs-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Feb 2021 12:14:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RS covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemen PUPR Bangun RS Covid di Area RS UMM, Disiapkan 5 Ribu Meter Persegi dan Mampu Tampung 90 Pasien</title>
		<link>https://memontum.com/kemen-pupr-bangun-rs-covid-di-area-rs-umm-disiapkan-5-ribu-meter-persegi-dan-mampu-tampung-90-pasien</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2021 12:14:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RS covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RS UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135642</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) menerima kunjungan rombongan perwakilan Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sabtu (27/02) tadi. Kunjungan tersebut, diagendakan oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, guna mengecek lokasi rencana pembangunan RS covid di area RS UMM. &#8220;Jadi agendanya Bu Dirjen Cipta Karya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang &#8211;</strong> Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) menerima kunjungan rombongan perwakilan Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sabtu (27/02) tadi.</p>



<p>Kunjungan tersebut, diagendakan oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, guna mengecek lokasi rencana pembangunan RS covid di area RS UMM.</p>



<p>&#8220;Jadi agendanya Bu Dirjen Cipta Karya ini, adalah untuk mengecek lokasi rencana pembangunan rumah sakit Covid yang akan dibangun di area Rumah Sakit UMM. Ini sebagai kunjungan final,&#8221; ungkap rektor UMM, Dr M Fauzan MPd.</p>



<p>Berdasarkan keterangan Fauzan, RS ini adalah bentuk kerjasama Kementerian PUPR dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bahkan, saat ini persiapannya pun sudah sampai pada pemetaan.</p>



<p>&#8220;Persiapan sudah sampai pemetaan dan ada dua hal yang perlu dipersiapkan. Pertama legalitas, sedang proses. Kemudian secara fisik ini masih menunggu finalnya kawan-kawan dari Cipta Karya Surabaya,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://memontum.com/135604-kota-malang-sebagai-pilot-project-vaksinasi-massal-siapkan-10-ribu-warga-sehari">Kota Malang Sebagai Pilot Project Vaksinasi Massal, Siapkan 10 Ribu Warga Sehari</a></strong></p>



<p>Disamping itu, Direktur RS UMM, Prof Dr dr Djoni Djunaedi SpPD KPTI, menerangkan bangunan RS yang akan dibangun seluas kurang lebih 5 ribu meter persegi. Dimana, nantinya mampu menampung 80 hingga 90 pasien Covid-19 nantinya.</p>



<p>&#8220;Akan dibangunkan di area RS UMM sini seluas 5 ribu meter persegi. Itu bukan main-main, dan kita akan bisa merawat pasien sekitar 80 sampai 90 khusus untuk Covid-19,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dirinya mencanangkan ke depan, jika pandemi Covid-19 sudah berakhir, RS yang dibangun itu bisa menjadi RS untuk pengobatan infeksi.</p>



<p>&#8220;Covid-19 ini bisa nantinya hilang, tapi infeksi tidak bisa hilang. Saya mengatakan pada Dirjen, bahwasanya tidak usah khawatir kalau Covid-19 hilang. Karena kita masih bisa pergunakan RS untuk penyembuhan infeksi. Seperti HIV dan TB itukan masih banyak,&#8221; jelasnya.</p>



<p>dr Djoni berujar, bahwa RS ini nantinya bisa menjadi pusat pengobatan infeksi di Jatim. Jika selepas pandemi bisa difungsikan menjadi tempat pengobatan infeksi seperti RSPI Sulianti Saroso.</p>



<p>Oleh karena itu, fasilitas yang disiapkan juga tidak sedikit. Pihaknya mengatakan, terdapat perawatan rontgen, ICU berventilator dan non-ventilator, serta masih banyak lagi.</p>



<p>Untuk pembangunannya, pun ditargetkan dalam waktu 40 hari, dimulai awal bulan depan. &#8220;Oleh Dirjen diberi target dalam 40 hari harus selesai, jadi sebelum puasa sudah bisa selesai. Karena dikhawatirkan pegawai yang melakukan pembangunan terkendala puasa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Terakhir, dirinya menegaskan, meski angka tren penambahan pasien terkonfirmasi positif menurun, bukan berarti masyarakat tidak waspada dan berjaga-jaga.</p>



<p>&#8220;Selalu ada serangan kedua seperti di Italia dan Inggris itu kan ada second attack,&#8221; tuturnya.<strong> (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135642</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
