<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RS Karsa Husada &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rs-karsa-husada/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Jan 2021 07:18:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RS Karsa Husada &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>178 Nakes RS Karsa Husada Didaftarkan Menerima Vaksin</title>
		<link>https://memontum.com/178-nakes-rs-karsa-husada-didaftarkan-menerima-vaksin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 07:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[nakes]]></category>
		<category><![CDATA[RS Karsa Husada]]></category>
		<category><![CDATA[sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Rumah Sakit Karsa Husada mendaftarkan sebanyak 178 tenaga kesehatan (Nakes) guna mendapatkan vaksinasi tahap pertama. Rumah sakit (RS) yang terletak di jalan A. Yani ini, menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Batu. Pada tahap pertama termin pertama, vaksinasi diberikan kepada 60 Nakes. Pendistribusian 60 vial vaksin ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Rumah Sakit Karsa Husada mendaftarkan sebanyak 178 tenaga kesehatan (Nakes) guna mendapatkan vaksinasi tahap pertama. Rumah sakit (RS) yang terletak di jalan A. Yani ini, menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Batu.</p>



<p>Pada tahap pertama termin pertama, <a href="https://memontum.com/133336-wali-kota-batu-jadi-orang-pertama-yang-di-vaksin">vaksinasi diberikan kepada 60 Nakes</a>. Pendistribusian 60 vial vaksin ke RSU Karsa Husada, telah dilakukan pada, Jumat (29/1) lalu.</p>



<p>Direktur RS Karsa Husada, Tries Anggraini, mengatakan prioritas diberikan kepada tenaga kesehatan dari ruang isolasi Covid-19, ICU, dan di laboratorium.</p>



<p>Ditambahkan Tries, saat vaksinasi pihaknya juga melakukan pengelompokan kepada tenaga kesehatan ini. Ada tiga kelompok yang menjadi sasarannya, salah satunya kelompok untuk tenaga kesehatan yang langsung bersentuhan dengan pasien covid-19.</p>



<p>“Kami sudah lakukan pengelompokan tenaga kesehatan. Jadi per harinya sesuai dengan kelompok tersebut yang akan di vaksin. Satu kelompok selesai baru kelompok berikutnya hingga semuanya dapat tervaksin,&#8221; terang Tries.</p>



<p>Tries juga mengatakan sebelum pelaksanaan vaksinisasi RS Karsa Husada telah melakukan pembentukan tim simulasi. Tim ini dibentuk agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dengan baik dan benar serta sesuai protokol kesehatan yang ketat.</p>



<p>Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Batu telah mendaftar sebanyak 2.033 tenaga kesehatan yang mendapatkan vaksinisasi.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/133391-karena-diabetes-dan-tensi-wakil-wali-kota-batu-tak-masuk-vaksinasi-covid-19">Baca Juga: Karena Diabetes dan Tensi, Wakil Wali Kota Batu Tak Masuk Vaksinasi Covid-19</a></strong></p>



<p>Hingga kini yang akan mendapatkan vaksin sejumlah 1.550 nakes. Selain itu hari ini Kota Batu juga telah kedatangan vaksin sebanyak 1.840 vial.</p>



<p>Sedangkan untuk Faskes yang dapat melakukan penyuntikan vaksin adalah Puskesmas Batu, Sisir, Beji, Bumiaji dan Junrejo.</p>



<p>Juga ada empat rumah sakit rujukan yang telah melakukan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Yakni RS Karsa Husada, RS Hasta Brata, RS Baptis, dan RS dr Etty Asharto. <strong>(bir/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga RW 12 Sisir Keluhkan Tempat Isolasi</title>
		<link>https://memontum.com/warga-rw-12-sisir-keluhkan-tempat-isolasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2020 12:54:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[keresahan warga]]></category>
		<category><![CDATA[PDP]]></category>
		<category><![CDATA[RS Karsa Husada]]></category>
		<category><![CDATA[Sisir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113879-warga-rw-12-sisir-keluhkan-tempat-isolasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mengetahui wilayahnya digunakan sebagai tempat isolasi bagi tenaga kesehatan dari RS Karsa Husada berstatus PDP. Warga RT 1 dan 2, RW 12, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu resah. Ketua RW 12, Bambang Gunadi mengatakan bahwa, bukan kekhawatiran tapi warga gelisah sebab pihak RS atau dinas tidak izin dahulu ke RT dan RW. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mengetahui wilayahnya digunakan sebagai tempat isolasi bagi tenaga kesehatan dari RS Karsa Husada berstatus PDP. Warga RT 1 dan 2, RW 12, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu resah.</p>
<p>Ketua RW 12, Bambang Gunadi mengatakan bahwa, bukan kekhawatiran tapi warga gelisah sebab pihak RS atau dinas tidak izin dahulu ke RT dan RW. Makanya, ketika ia ditegur oleh warga Bambang tak mengetahuinya.</p>
<p>&#8220;Intinya mengenai isolasi ini belum ada izin RT dan RW. Setelah ditegur warga, saya langsung ke Pak Lurah Sisir, ia pun tidak mengetahui. Sekarang kita undang pihak kelurahan bagaimana solusi selanjutnya. Karena kita tidak tahu,&#8221; keluh Bambang, Rabu (6/5/2020).</p>
<p>Harusnya, tambah Bambang, izin dahulu karena jika ada permasalahan RT dan RW bisa menyampaikan ke warga setempat. Jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>&#8220;Isolasi sendiri sejak Senin (4/5/2020) kemarin dan rencananya sampai Kamis besok (7/5/2020). Informasinya ada 25 orang diisolasi. Setelah pertemuan ini kami mohon yang punya tempat juga izin ke RT dan RW,&#8221; harapnya lagi.</p>
<p>Sebelumnya, jumlah pasien dalam perawatan (PDP) per 5 Mei 2020 di Kota Batu bertambah sebanyak 17 orang. Dengan adanya tambahan hingga 17 orang ini, total jumlah PDP yang menjalani masa perawatan di Kota Batu ada 28 orang. Sementara total akumulatifnya ada 44 orang.</p>
<p>Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Batu, M Chori menjelaskan, 15 orang PDP yang baru adalah tenaga medis dari RS Karsa Husada. Sementara dua lainnya warga biasa.</p>
<p>&#8220;PDP ada kenaikan 17 orang, yaitu 15 orang tenaga medis RS Karda Husada. Saat ini ke-15 orang tenaga medis tersebut sedang diisolasi di Wisma Talithakum, Jalan Metro, Kelurahan Sisir,&#8221; ujar Chori, Selasa (5/5/2020) kemarin.</p>
<p>Ke-15 tenaga medis tersebut telah menjalani swab namun hasilnya belum keluar. Sedangkan 2 orang lainnya merupakan warga Kota Batu yang punya riwayat perjalanan ke Malang dan juga sudah diswab hari ini.</p>
<p>&#8220;Semua PDP ada gejala pneumonia,&#8221; terang Chori.</p>
<p>Chori melanjutkan, para tenaga medis yang bertugas telah mengenakan alat pelindung diri yang sesuai standar. Kemungkinan potensi penularan terjadi karena para tenaga medis tersebut punya riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif kedua di Kota Batu.</p>
<p>“Untuk APD sudah menggunakan sesuai standar bahkan level 3, namun para tenaga medis tersebut punya riwayat kontak dengan pasien konfirm nomor 2 yang kebetulan juga sebagai tenaga medis,” imbuh Chori.</p>
<p>Hingga Selasa sore, jumlah orang dengan risiko (ODR) secara akumulatif sebanyak 1978 terdiri atas 782 orang dalam pemantauan dan 1196 selesai pemantauan. Orang tanpa gejala (OTG) ada 192 yang terdiri atas 102 orang dalam pemantauan dan 90 orang selesai pemantauan.</p>
<p>Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah 16 orang. Secara akumulatif totalnya ada 207 ODP yang terdiri atas 62 orang dalam pemantauan dan 145 orang selesai pemantauan. Sementara terkonfirmasi positif ada 3 orang yang terdiri atas 2 orang dalam perawatan dan satu orang sembuh.<strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Batu Covid-19: Satu Pasien Warga Pendem Negatif Corona</title>
		<link>https://memontum.com/batu-covid-19-satu-pasien-warga-pendem-negatif-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 07:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[ODP]]></category>
		<category><![CDATA[RS Karsa Husada]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kabar Satu pasien yang sempat dirujuk ke RS Karsa Husada dalam status orang dalam pantauan (ODP) di Kota Batu dinyatakan negatif Covid-19. Pasien tersebut berasal dari Desa Pendem Kecamatan Junrejo dan dirujuk ke RS Karsa Husada pada Senin (23/3/2020). Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso memberikan keterangan langsung kalau pasien tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kabar Satu pasien yang sempat dirujuk ke RS Karsa Husada dalam status orang dalam pantauan (ODP) di Kota Batu dinyatakan negatif Covid-19. Pasien tersebut berasal dari Desa Pendem Kecamatan Junrejo dan dirujuk ke RS Karsa Husada pada Senin (23/3/2020). Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso memberikan keterangan langsung kalau pasien tersebut negatif Covid-19.</p>
<p>“Jadi memang hasil tes keluar hari ini dan negatif,” kata Punjul.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-109796" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200325-WA0062-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200325-WA0062-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200325-WA0062-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200325-WA0062-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200325-WA0062-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Punjul pun turut bersyukur dengan hasil tes negatif tersebut. Sejauh ini, di Kota Batu belum tercatat ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Meskipun begitu, Punjul tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap berada di rumah demi menjaga diri dan orang-orang terdekat.</p>
<p>“Kalau tidak penting sekali, tidak perlu keluar. Di rumah saja, jangan ke mana-mana,” tegas Punjul, Rabu (25/3/2020).</p>
<p>Punjul menerangkan, di Kota Batu ada 389 orang dengan risiko (ODR), 54 ODP, dan 0 PDP maupun yang positif per 25 Maret 2020.</p>
<p>Pemkot Batu bersama masyarakat rutin melakukan penyemprotan disinfectan di seluruh wilayah Kota Batu. Di masing-masing kelurahan dan desa, penyemprotan dilakukan swadaya oleh masyarakat. Sementara tempat-tempat umum dan milik pemerintah dilakukan oleh petugas terkait.</p>
<p>Punjul mengapresiasi gerakan masyarakat yang turut serta berjuang untuk mencegah penularan Covid-19. Menurut Punjul, Pemkot Batu memang tidak bisa bergerak sendiri tanpa ada dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat.</p>
<p>“Hari ini jadwalnya penyemprotan di Kecamatan Kota Batu. Kebetulan kali ini rumah dinas Wakil Wali Kota juga disemprot,” kata Punjul.</p>
<p>Di sisi lain, Punjul juga mendorong agar Dinas Kesehatan Batu proaktif berkoordinasi dengan pemerintah tingkat kelurahan maupun desa. Menurut Punjul, penyampaian informasi dan edukasi kepada pemerintah tingkat kelurahan dan desa sangat penting agar kesadaran masyarakat terbangun.</p>
<p>“Harusnya ada arahan dari Dinas Kesehatan kepada para lurah atau kepala desa. Misal ada pasien bagaimana tata caranya, lalu jika ada penyemprotan bagaimana. Maka dari itu perlu dibangun komunikasi hingga tingkat bawah. Besok akan saya tegaskan dalam rapat,” kata Punjul.</p>
<p>Politisi PDI Perjuangan itu kembali mengingatkan bahwa kesehatan sangat penting. Dengan berdiam diri di rumah untuk sementara waktu, bisa berkontribusi besar untuk mengurangi potensi penularan Covid-19. Pemkot Batu sendiri tiada lelahnya untuk mengajak masyarakat disiplin menerapkan physical distance. Bahkan Pemkot Batu memasang baliho besar dengan pesan ‘Stay at Home” di Jl Panglima Sudirman. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109794</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Batu Covid-19: RS Karsa Husada Siapkan 14 Ruangan Isolasi, Sesuai Rekomendasi Gubernur</title>
		<link>https://memontum.com/batu-covid-19-rs-karsa-husada-siapkan-14-ruangan-isolasi-sesuai-rekomendasi-gubernur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2020 09:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[RS Karsa Husada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109583</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Rumah Sakit Karsa Husada milik Provinsi Jawa Timur yang beralamat di Jl. Ahmad Yani Kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu sejak kemarin (23/3/2020) resmi menjadi rumah sakit yang menangani covid-19 (corona.red). Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Direktur Karsa Husada dr. Tries Anggraini ketika dikonfirmasi oleh awak media bahwa rumah sakit yang dikelola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Rumah Sakit Karsa Husada milik Provinsi Jawa Timur yang beralamat di Jl. Ahmad Yani Kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu sejak kemarin (23/3/2020) resmi menjadi rumah sakit yang menangani covid-19 (corona.red). Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Direktur Karsa Husada dr. Tries Anggraini ketika dikonfirmasi oleh awak media bahwa rumah sakit yang dikelola olehnya ditunjuk langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.</p>
<p>&#8220;Kami menyiapkan 14 ruang isolasi dengan kapasitas ruangan antara 2 sampai 3 pasien,&#8221; jelasnya. Ia juga menambahkan ruangan ini sebelumnya merupakan ruangan baru yang telah difungsikan, namun tidak lama virus Corona terus menyebar sehingga rumah sakit ini terpilih sebagai rumah sakit yang layak untuk menangani penyakit yang ditimbulkan oleh corona.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-109585" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200324-WA0024-copy.jpg?resize=740%2C351&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="351" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200324-WA0024-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200324-WA0024-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200324-WA0024-copy.jpg?resize=600%2C285&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200324-WA0024-copy.jpg?resize=200%2C95&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih jauh, Tries menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan 20 tenaga ahli, diantaranya dokter penyakit dalam sebanyak 5 orang, dan dokter penyakit paru-paru sebanyak 3 orang. Tidak hanya itu saja, dokter anak juga ikut dilibatkan sebanyak 3 orang, radiologi sebanyak 2 orang, Lab sebanyak 1 orang, dokter bedah sebanyak 2 orang dan sisanya adalah perawat serta penunjangnya.</p>
<p>&#8220;Untuk antisipasi penularan sendiri saat ini kami lakukan pembatasan pasien. Jadi kalau memang sakitnya belum terlalu parah memang tidak kami arahkan untuk rawat inap,&#8221; imbuhnya. Tries juga menuturkan hal ini merupakan salah satu tindakan preventif karena virus corona sangat mudah menyerang orang yang memiiliki imunitas rendah.</p>
<p>Sementara itu, ketika disinggung terkait PDP (Pasien Dengan Pengawasan), Tries mengaku bahwa hingga saat ini masih belum ada masyarakat Batu yang positif mengidap corona. &#8220;Untuk data terakhir per 21 Maret terdapat 106 ODR (Orang Dalam Resiko) dan 16 ODP (Orang Dalam Pantauan),&#8221; tukasnya.<strong> (bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109583</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecewa, Pasien Keluhkan Pelayanan Rumah Sakit Karsa Husada</title>
		<link>https://memontum.com/kecewa-pasien-keluhkan-pelayanan-rumah-sakit-karsa-husada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 16:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[RS Karsa Husada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77842-kecewa-pasien-keluhkan-pelayanan-rumah-sakit-karsa-husada</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Batu &#8211; Warga Kelurahan Sisir keluhkan pelayanan di RS Karsa Husada. H. Hasan Syafa&#8217;at mengaku tidak dilayani dengan baik waktu akan berobat ke Ruang Fisioterapi siang tadi, Senin (11/2/2019). Hasan yang didampingi oleh Ipung putrinya menceritakan kronologis kekecewaanya, bersama ayahnya Ipung berangkat ke RS pukul setengah 10 pagi langsung menuju loket untuk mendaftar, usai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Batu</strong> &#8211; Warga Kelurahan Sisir keluhkan pelayanan di RS Karsa Husada. H. Hasan Syafa&#8217;at mengaku tidak dilayani dengan baik waktu akan berobat ke Ruang Fisioterapi siang tadi, Senin (11/2/2019).</p>
<p>Hasan yang didampingi oleh Ipung putrinya menceritakan kronologis kekecewaanya, bersama ayahnya Ipung berangkat ke RS pukul setengah 10 pagi langsung menuju loket untuk mendaftar, usai menunggu sekitar 1,5 jam tidak juga dipanggil, padahal antrian yang lain sudah dilayani bahkan ada juga yang langsung masuk ke ruang fisioterapi tanpa antri.</p>
<p>&#8221; Itu yang membuat kami kecewa mas. Sudah mematuhi aturan tapi kami merasa disisihkan,&#8221; keluh H. Hasan Syafa&#8217;at dirumahnya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi oleh putrinya, perawat/petugas mengatakan kalau dokter baru saja datang. Lalu, oleh dokter petugas disuruh mencari data pasien tapi masih mencari.</p>
<p>&#8221; Jujur kami kecewa, RS sebesar itu pelayanannya belum maksimal. Apa karena kami menggunakan BPJS,&#8221; ungkap Ipung.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Humas RS Karsa Husada Batu Dwi Retno menjelaskan jika semua masalah tersebut hanyalah miss komunikasi saja. Retno pun mengaku sudah mengklarifikasi dan mengkroscek masalah itu. Penyebab utama yaitu pasien kurang mengetahui prosedur RS serta perpindahan tempat pemeriksaan fisioterapi yang berpindah ke gedung baru juga menjadi kendala.</p>
<p>&#8221; Semua hanya miss komunikasi, kendalanya ya itu prosedur yang kadang kurang dipahami dan pelayanan fisioterapi yang sudah pindah ke gedung baru. Pasien bernama Pak H. Hasan adalah pasien lama yang sudah 3 kali ini memeriksakan dirinya. Dipemeriksaan pertama dan kedua tidak ada kendala lha pemeriksaan ketiga ini karena berkas masih numpuk di tempat lama jadi kami masih mencarinya,&#8221; terang Retno diruanganya.</p>
<p>Retno pun menegaskan tidak ada perbedaan antara pasien biasa dan pasien yang mempergunakan BPJS.</p>
<p>&#8221; Semua sama mas, tidak ada perbedaan. Hanya miss saja, solusinya pihak keluarga pasien besok bisa datang kesini tanpa antri dan pasti akan kami layani secara maksimal,&#8221; paparnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77842</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
