<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RSUD Bangil &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rsud-bangil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2020 08:53:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RSUD Bangil &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>29 Warga Kabupaten Pasuruan Positif Corona, Rekor Tertinggi Dalam Sehari</title>
		<link>https://memontum.com/29-warga-kabupaten-pasuruan-positif-corona-rekor-tertinggi-dalam-sehari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 08:53:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Corona]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, mencatatkan rekor baru yang memprihatinkan. Dalam sehari, setidaknya ada 29 warga terjangkit penyakit yang menyerang paru-paru itu. Puluhan kasus baru itu ditemukan dari beberapa kecamatan. Paling dominan, dari kluster Kuwung, Kecamatan Gempol. Sebanyak 18 penderita corona yang baru, berasal dari kluster Kuwung. Sisanya, berasal dari sembilan kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, mencatatkan rekor baru yang memprihatinkan. Dalam sehari, setidaknya ada 29 warga terjangkit penyakit yang menyerang paru-paru itu.</p>
<p>Puluhan kasus baru itu ditemukan dari beberapa kecamatan. Paling dominan, dari kluster Kuwung, Kecamatan Gempol. Sebanyak 18 penderita corona yang baru, berasal dari kluster Kuwung.</p>
<p>Sisanya, berasal dari sembilan kecamatan yang lain. Tersebar di Kecamatan Kraton, Purwosari, Sukorejo, Nguling, Grati, Beji, Purwodadi, Rembang dan Pandaan. Serta, satu pasien asal Pungging, Kabupaten Mojokerto, yang menjalani perawatan di RSUD Bangil.</p>
<p>“Ini hal yang memprihatinkan. Karena jumlah penderita Covid-19 kian bertambah, signifikan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad.</p>
<p>Ifud-sapaannya akrab Kepala Dinas Kominfo Kab.Pasuruan menyampaikan,&#8221; ke 29 pasien itu berasal dari kluster berbeda-beda. Mereka semuanya sudah menjalani tes swab. Dan hasilnya turun, Selasa (16/6/2020) siang.</p>
<p>Dari 29 kasus korona terbaru itu, sebanyak 18 orang diantaranya merupakan kluster Kuwung, Kecamatan Gempol. Mereka merupakan karyawan perusahaan pengolahan ikan di wilayah Gempol. Mereka positif Covid-19, setelah menjalin kontak dengan pasien Covid-19 di wilayah setempat.</p>
<p>Mereka tersebar di sejumlah desa yang ada di Gempol. Tidak hanya di Karangrejo sendiri. Tetapi juga dari Bulusari, Jerukpurut, Kejapanan, Ngerong, Wonosari, hingga Kepulungan.</p>
<p>“Ada yang laki-laki ada pula yang perempuan. Rata-rata berusia 39 tahun hingga 51 tahun,” kata Ifud.</p>
<p>Sedangkan untuk sebelas kasus Covid-19 baru lainnya, tersebar di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Kraton, seorang bayi 3 tahun terpapar korona. Pasien asal Asemkandang, Kecamatan Kraton ini, kini menjalani perawatan di RSUD Grati.</p>
<p>Kasus lainnya, dari kluster perusahaan rokok yang ada di Purwosari. Seorang laki-laki 52 tahun, terpapar Covid-19 setelah menjalin kontak dengan penderita korona dari kluster setempat sebelumnya.</p>
<p>Di Kecamatan Sukorejo, 2 orang dinyatakan positif Covid-19. Mereka berasal dari Desa Glagahsari dan Ngadimulyo. Dan untuk wilayah Grati, Nguling, Beji, Purwodari, Rembang serta Pandaan, ada satu penderita korona di masing-masing kecamatan tersebut. Sebagian besar dari mereka, berusia produktif. Antara 28 tahun hingga 31 tahun. Hanya satu orang yang berada di usia kepala lima, yakni 51 tahun asal Nguling.</p>
<p>“Mereka berasal dari berbeda kluster,” sambungnya.</p>
<p>Satu pasien lainnya, adalah warga Pungging, Mojokerto. Ia merupakan perempuan 28 tahun, yang kini tengah menjalani perawatan di RSUD Bangil.</p>
<p>“Totalnya, ada 29 kasus Covid-19 baru yang hasil swabnya turun hari ini (kemarin, red). Kami juga akan melakukan tracing dan tracking terhadap mereka-mereka yang menjalin kontak dengan pasien tersebut,” urainya.</p>
<p>Menurutnya ke 29 penderita Covid-19 itu, sebagian menjalani perawatan di RSUD Bangil. Namun sebagian lainnya, ada yang isolasi mandiri, lantaran OTG. Namun, nantinya mereka akan diarahkan ke RSUD Bangil untuk kemudian diisolasi di rumah isolasi atau SKB Pandaan.</p>
<p>Tingginya kasus Covid-19 inipun membuat tanda-tanda akan berakhirnya kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, tak kunjung tampak. Karena jumlah kasusnya, terus melejit. Sementara, penurunan kasus dengan jumlah pasien sembuh, tidak sebanding.</p>
<p>Pihaknya juga mengingatkan, agar masyarakat patuh dalam menjalankan protocol kesehatan. Selain physical distancing juga penggunaan masker harus dilakukan. Selain itu, masyarakat juga diimbau agar senantiasa mencuci tangan untuk menghindari penyebaran Covid-19.</p>
<p>Tambahan ini, tentunya menjadi rekor baru atas kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya, ada sebanyak 155 kasus korona di Kabupaten Pasuruan. Dengan tambahan itu, jumlah kasus korona di Kabupaten Pasuruan mencapai 184 orang. Di mana, 42 orang diantaranya, sudah sembuh,&#8221; pungkas Juru Bicara Satgas Covid-19 Pemkab Pasuruan.<strong>(mil/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>7 PDP Baru, Dirawat Intensif Tim Medis RSUD Bangil, Total 54 PDP</title>
		<link>https://memontum.com/7-pdp-baru-dirawat-intensif-tim-medis-rsud-bangil-total-54-pdp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2020 13:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[PDP]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112842-7-pdp-baru-dirawat-intensif-tim-medis-rsud-bangil-total-54-pdp</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, terus meningkat setiap harinya. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mencatat, jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga Kamis (23/04/2020) sore mencapai 54 orang. Jumlah ini meningkat sebanyak 7 orang yang berstatus PDP baru, dan kini sudah dirawat di RSUD Bangil. Juru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan </strong>&#8211; Jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, terus meningkat setiap harinya. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mencatat, jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga Kamis (23/04/2020) sore mencapai 54 orang. Jumlah ini meningkat sebanyak 7 orang yang berstatus PDP baru, dan kini sudah dirawat di RSUD Bangil.</p>
<p>Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, 7 PDP baru terdiri dari 1 warga Kecamatan Bangil, 1 warga Kejayan, 2 warga Kraton dan 3 warga Prigen. Dari ketujuh PDP tersebut, 5 diantaranya dinyatakan rapid positif (reactive).</p>
<p>“Penambahan jumlah PDP tak lain karena kami melakukan rapid test kepada PDP, ODP smpai OTG. Terutama orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien terconfirm Covid-19,” kata Anang, dalam keterangan persnya, di Posko Covid-19 Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>Untuk 5 warga yang dinyatakan rapid positif diantaranya Laki-laki (25) dari Kecamatan Bangil yang memiliki riwayat perjalanan dari Gresik dan bekerja sebagai Kontraktor dan kembali ke Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/04/2020) dengan mengeluh sakit. Setelah dirawat, ternyata memiliki pneumonia atau paru-paru basah dan dirapid dengan hasil reactive.</p>
<p>Ada juga Laki-laki (40) dari Kecamatan Bangil yang datang ke RSUD Bangil pada Kamis (23/04/202) pagi dengan keluhan batuk selama 6 hari, demam disertai sesak nafas. Begitu dirapid tes, hasilnya positif (reactive).</p>
<p>Selanjutnya adalah 3 warga Prigen. Yakni Laki-laki (66) yang memiliki kontak erat dengan pasien terconfirm Covid-19 dan dibawa ke RSUD Bangil dengan penyakit penyerta berupa bronchitis. Hasil rapid dinyatakan positif.</p>
<p>Warga prigen berikutnya yakni dua orang Laki-laki berusia 49 dan 56 tahun. Keduanya pulang dari acara Tabligh Akbar di Brunei Darussalam dan Malaysia, dan tiba di Indonesia pada tanggal 19 April 2020 malam. Keduanya tanpa gejala apapun, tapi ketika dilakukan rapid test, hasilnya positif (reactive).</p>
<p>“Ketujuh PDP ini sudah berada di RSUD Bangil, dan sudah diswab hari ini juga, tapi hasilnya menunggu sampai keluar,” singkatnya.</p>
<p>Berbeda dengan 7 PDP positif rapid, dua PDP lain dinyatakan negative rapid. Mereka laki-laki berusia 66 dan satu bayi yang masih berusia 20 hari yang berasal dari Kecamatan Kraton.</p>
<p>Khusus untuk bayi PDP yang merupakan warga Kraton, saat ini memiliki keluhan ISPA (infeksi saluran pernafasan akut). Sedangkan pria 66 tahun memiliki penyakit pneumonia dan suspect TB (tuberculosis).</p>
<p>“Semoga swab nya negative semua. Karena kami juga terus melakukan tracing dan tracking dengan kontak erat pasien terconfirm positif, maupun yang punya riwayat perjalanan dari daerah pandemic,” tegas Anang.</p>
<p>Seperti diketahui, ke-54 PDP Covid -19 di Kabupaten Pasuruan berasal dari 19 kecamatan. Yakni 6 warga Bangil, 5 warga Beji, 3 warga Gempol, 1 warga Gondangwetan, 4 warga Grati, 1 warga Kejayan, 3 warga Kraton, 2 warga Lekok, 2 warga Nguling, 4 warga Pandaan, 10 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 3 warga Purwosari, 1 warga Rejoso, 3 warga Rembang, 2 warga Sukorejo, 1 warga Tosari dan 2 warga Wonorejo.</p>
<p>Sementara itu, jumlah ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan juga bertambah 4 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 179 orang. 4 orang tersebut terdiri dari 2 warga Tutur dan 2 warga Grati. Sedangkan secara keseluruhan, 179 ODP berasal dari 22 kecamatan, minus kecamatan Wonorejo dan Sukorejo. <strong>(bw/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ODP PDP Terus Naik, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan kunjungi RSUD Bangil</title>
		<link>https://memontum.com/odp-pdp-terus-naik-ketua-dprd-kabupaten-pasuruan-kunjungi-rsud-bangil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2020 12:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112508-odp-pdp-terus-naik-ketua-dprd-kabupaten-pasuruan-kunjungi-rsud-bangil</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Sebagai wujud tanggungjawab terhadap amanah masyarakat Kabupaten Pasuruan terkait pelayanan kesehatan pandemi corona, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan HM.Sudiono Fauzan, mengunjungi RSUD Bangil pada Senin (20/4/2020) sore. Kunjungan itu dilakukan dalam rangka melihat kesiapan rumah sakit menampung pasien covid 19. &#8220;Kita meninjau sejauh mana kesiapan RSUD Bangil menangani pasien terindikasi covid-19, sebab Pemkab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sebagai wujud tanggungjawab terhadap amanah masyarakat Kabupaten Pasuruan terkait pelayanan kesehatan pandemi corona, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan HM.Sudiono Fauzan, mengunjungi RSUD Bangil pada Senin (20/4/2020) sore.</p>
<p>Kunjungan itu dilakukan dalam rangka melihat kesiapan rumah sakit menampung pasien covid 19.</p>
<p>&#8220;Kita meninjau sejauh mana kesiapan RSUD Bangil menangani pasien terindikasi covid-19, sebab Pemkab menunjuk RSUD Bangil sebagai rumah sakit rujukan,&#8221; ujar kader PKB ini.</p>
<p>Selain itu, peninjauan juga untuk memastikan apakah APD lengkap atau tidak serta apa yang perlu ditambah lagi.</p>
<p>Kang Dion sapaanya akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan, hasil kunjungan dinyatakan RSUD Bangil memenuhi persyaratan dan pelayanan yang ada bisa disebut sudah bagus, karena RSUD ini mengutamakan pasien yang terindikasi covid-19 dari pada penyakit lainnya.</p>
<p>&#8220;Peralatan APD memang perlu ditambah, agar kenyamanan perawat terjaga dan penyebaran virus corona dapat diminimalisir,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kepada perawat dan petugas RSUD Bangil untuk tetap waspada dan pakailah masker dalam melayani pasien. Utamakan keselamatan diri sebelum menjadi korban nantinya.</p>
<p>&#8220;Melayani pasien, kita harap tenaga medis mengutamakan keselamatan. Sebab paramedis ini adalah orang yang sangat rawan terdampak, karena langsung berinteraksi bahkan bersentuhan dengan pasien terpapar Covid-19 itu,&#8221; pungkas politisi PKB asal Kecamatan Bangil.</p>
<p>Untuk diketahui, pasien terpapar virus corona dirawat khusus di Gedung Pelayanan Terpadu Jantung dan Paru RSUD Bangil. Mereka (para pasien covid) baik PDP ataupun yang positif di rawat dilantai dua dan tiga. Dengan pengawasan ketat dari petugas medis. Ada 25 perawat khusus merawat pasien covid-19, para perawat disiapkan asrama oleh pihak RSUD untuk istirahat yakni di lantai dasar. Dan dibagi tiga shift merawat pasien.</p>
<p>Untuk pasien positif Covid-19, pihak rumah sakit plat merah menyediakan 30 tempat tidur. Lantai dua digunakan pasien PDP disiapkan 14 tempat tidur. Dan saat ini tinggal 7 pasien positif COVID-19 masih dirawat, 4 pasien dinyatakan sembuh.</p>
<p>Sementara di tempat terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan-Penanganan Covid-19 dalam rilisnya menyampaikan.</p>
<p>&#8220;Untuk update hari ini ( Senin,20/4/2020) ada kenaikan PDP sejumlah 3 dari Kecamatan Rembang, Prigen dan Beji. Dari hasil pemeriksaan sementara, 3 orang PDP tersebut diketahui memiliki riwayar menderita sakit bronkitis,gagal ginjal dan diabetes. Lain halnya adanya peningkatan ODP, hal itu hasil dari trasing sebanyak 6 orang. Dari data yang berhasil dikumpulkan tim satgas, ke 6 orang yang dinyatakan masuk ODP itu, terdeteksi sering beraktivitas ke luar kota,&#8221; pungkas Anang Saiful Wijaya Juru Bicara Satgas Corona Pemkab Pasuruan. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112508</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Negatif Rapid Tes, 1 PDP Asal Prigen Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/negatif-rapid-tes-1-pdp-asal-prigen-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 05:55:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Negatif Corona]]></category>
		<category><![CDATA[pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111937-negatif-rapid-tes-1-pdp-asal-prigen-meninggal-dunia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Setelah menjalani perawatan intensif tim medis RSUD Bangil, Tupa (67) warga asal Dusun/Desa Sekarjoho, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pasien berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan), akhirnya pada Selasa pagi(14/4) sekitar pukul 06:00 Wib menghembuskan nafas terakhirnya. Menurut Juru Bicara Satgas Corona Pemkab Pasuruan Anang Saiful Wijaya, pasien meninggal dunia pagi ini (Selasa,14/4) sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Setelah menjalani perawatan intensif tim medis RSUD Bangil, Tupa (67) warga asal Dusun/Desa Sekarjoho, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pasien berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan), akhirnya pada Selasa pagi(14/4) sekitar pukul 06:00 Wib menghembuskan nafas terakhirnya.</p>
<p>Menurut Juru Bicara Satgas Corona Pemkab Pasuruan Anang Saiful Wijaya, pasien meninggal dunia pagi ini (Selasa,14/4) sekitar pukul 06:00 Wib.</p>
<div id="attachment_111938" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111938" decoding="async" class="size-full wp-image-111938" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Negatif-Rapid-Tes-1-PDP-Asal-Prigen-Meninggal-Dunia.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Petugas medis memakamkan korban sesuai protap kesehatan. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Negatif-Rapid-Tes-1-PDP-Asal-Prigen-Meninggal-Dunia.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Negatif-Rapid-Tes-1-PDP-Asal-Prigen-Meninggal-Dunia.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Negatif-Rapid-Tes-1-PDP-Asal-Prigen-Meninggal-Dunia.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111938" class="wp-caption-text">Petugas medis memakamkan korban sesuai protap kesehatan. (ist)</p></div>
<p>Dijelaskan lebih lanjut, dari hasil rekam medik tim medis RSUD Bangil. Pasien tersebut sebelumnya memiliki riwayat sakit paru-paru dan sebelum di rujuk ke RSUD Bangil, yang bersangkutan menjalani perawatan dirumah sakit Prima Husada dan kemudian dirujuk ke RSUD Bangil.</p>
<p>Perujukan dari RS Prima Husada, setelah yang bersangkutan mengalami batuk,demam dan sesak nafas. Oleh pihak tim medis RSUD pasien dimasukan dalam status PDP serta dilakukan protap kesehatan yang ada. Hasil rapid test yang dilakukan, pasien tersebut negatif terpapar covid-19, sementara hasil swab test dari RS Unair Surabaya masih belum keluar&#8221; ungkap Anang.</p>
<p>Masih menurut jubir satgas corona, saat ini tim medis RSUD bersama Satgas serta Muspika Prigen sedang melakukan pemakaman sesuai protap kesehatan yang telah ditentukan,&#8221;pungkas pria yang juga menjabat sebagai Asisten 1 Pemkab Pasuruan.</p>
<p>Sementara itu dari pihak keluarga pasien yakni Mujianto menuturkan.</p>
<p>&#8220;Ibu menderita sakit paru-paru sejak beberapa tahun lalu. Pada tanggal 8 April lalu, kami merawatnya di RS Prima Husada. Karena kondisinya semakin menurun, akhirnya dirujuk ke RSUD Bangil,&#8221; tutunya. <strong>(arf/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111937</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkompimda Apresiasi Tim Medis, Bupati Anggarkan Rp 77 Milyar</title>
		<link>https://memontum.com/forkompimda-apresiasi-tim-medis-bupati-anggarkan-rp-77-milyar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 15:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111190</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan dan Forkompimda Kab.Pasuruan memberikan apresiasi kepada dokter RSUD Bangil yang bertugas dalam menangani virus corona yang telah mewabah. Pemberian motivator kepada dokter itu di beikan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan jajaran forkopimda antara lain, Kapolres Pasuruan AKBP Rofik Ripto Himawan, Ketua Pengadilan Negeri Bangil Kabupaten Pasuruan AFS [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan dan Forkompimda Kab.Pasuruan memberikan apresiasi kepada dokter RSUD Bangil yang bertugas dalam menangani virus corona yang telah mewabah.</p>
<p>Pemberian motivator kepada dokter itu di beikan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan jajaran forkopimda antara lain, Kapolres Pasuruan AKBP Rofik Ripto Himawan, Ketua Pengadilan Negeri Bangil Kabupaten Pasuruan AFS Dewantoro menjelaskan, Ketua DPRD Sudiono Fauzan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111192" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0141-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0141-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0141-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0141-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0141-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tugas dalam menangani covid 19 yang dilakukan oleh dokter RSUD itu patut diberikan apresiasi, sebab tugasnya sangat mulia,&#8221; terang Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.</p>
<p>Bupati Irsyad Yusuf yang juga sebagai ketua gugus tugas covid 19 juga berupaya melakukan dalam menanggulangi wabah covid 19, dalam menyikapi pandemic corona itu pemda rencana akan menyiapkan amggaran diperkirakan Rp 77 miliar.</p>
<p>&#8220;Rencana anggaran yang besar itu untuk berjaga- jaga kemungkinan buruk jika virus ini berdampak di pasuruan,&#8221; tegas Irsyad.</p>
<p>Disisi lain, Dokter Budi Santoso, sp pd. Ketua tim dokter covid 19 di RSUD mengatakan dalam menangani wabah virus corona ini, akan menerima pasien rujukan dari Rumah sakit atau puskesmas.</p>
<p>Ia memaparkan bahwa RSUD telah menyediakan ruangan 15 kamar, 7 kamar dengan HCU, total 84 kamar isolasi 1 kamar bisa di isi oleh 4 orang. Kita masih menunggu dari lab tim medis.</p>
<p>&#8220;Masyarakat jangan ikut mengucilkan terhadap penderita covid 19. Yang terpenyingan kita waspada dan mengerti serta menjaga jarak,&#8221; ujar Budi.</p>
<p>Kemudian secara simbolis Bupati Pasuruan memberikan alat perlengkapan dalam mengatisipasi vismrus korona kepada dokter yang menangani covid 19.</p>
<p>Kemudian diahir acara tersebut, Bupati memberikan penghormatan kepada dokter-dokter yang bertugas menangani covid 19.</p>
<p>Dalam acara tersebut, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf juga telah menyiapkan anggaran Rp.77 Milyar untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Anggaran tersebut diambil hasil refocusing seluruh anggaran daerah atau OPD yang dianggap kurang perlu dan pelaksaannya dapat di tunda.</p>
<p>&#8220;Anggaran dari DAK maupun DAU, saya minta untuk direfokus pada setiap OPD,&#8221; imbuh Bupati Pasuruan. <strong>(arf/hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111190</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasien PDP Lekok Pasuruan Tewas,  Negatif Covid-19 Lewat Rapid Tes</title>
		<link>https://memontum.com/pasien-pdp-lekok-pasuruan-tewas-negatif-covid-19-lewat-rapid-tes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 12:06:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111135</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Seorang warga Kabupaten Pasuruan yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia, Minggu (5/4/2020) pagi. Itu setelah ia menjalani proses isolasi di RSUD Bangil. Meninggalnya salah satu warga di wilayah setempat ini, dinyatakan negatif Covid-19 setelah melalui proses rapid tes. Saat dikonfirmasi, juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Seorang warga Kabupaten Pasuruan yang masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia, Minggu (5/4/2020) pagi. Itu setelah ia menjalani proses isolasi di RSUD Bangil. Meninggalnya salah satu warga di wilayah setempat ini, dinyatakan negatif Covid-19 setelah melalui proses rapid tes.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, membenarkan bahwa ada seorang PDP di wilayah Kabupaten Pasuruan (Kecamatan Lekok) tersebut, yang meninggal masih dalam isolasi.</p>
<p>“Ya, pasien dalam pengawasan (PDP) ini meninggal karena punya riwayat sakit batuk dan sesak nafas seperti gejala flu,” ujar Anang Saiful Wijaya saat dihubungi, Minggu malam.</p>
<p>Lebih lanjut Anang mengatakan bahwa PDP tersebut, sejatinya sudah dipulangkan sesuai prosedur kesehatan.Kendati demikian, Anang menegaskan bahwa pasien ini bukanlah positif corona sebagaimana yang sedang ramai dibicarakan di media sosial (Medsos).</p>
<p>“Perlu dicatat bahwa pasien ini bukan positif corona. Hal ini didasari dari hasil rapid test yang telah dilakukan oleh tim medis. Karena hingga hari ini di kabupaten Pasuruan, tidak ada yang positif terpapar virus corona,” tegasnya.</p>
<p>Selain itu ia menambahkan bahwa dari total 27 warga yang masuk PDP, 19 orang di antaranya masih menunggu Lab swab tes. Lalu, 5 orang lainnya dipulangkan dan dinyatakan negatif seusai swab test. Dan kemudian 2 orang lainnya masih menjalani isolasi mandiri setelah rapid test.</p>
<p>“Seluruh pasien dalam pengawasan ini masih diisolasi,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini tidak ada peningkatan, tetap masih berjumlah 31 orang.</p>
<p>“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi instruksi dari pemerintah untuk selalu menjaga kesehatan, serta tidak ikut dalam kerumunan dan tetap di dalam rumahnya masing-masing,” pungkasnya. <strong>(oci/hen/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111135</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Pasuruan Negatif Corona,  Ternyata 10 Tahun Mengidap TBC</title>
		<link>https://memontum.com/warga-pasuruan-negatif-corona-ternyata-10-tahun-mengidap-tbc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2020 08:14:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108552</guid>

					<description><![CDATA[Hoax Viral Corona di Pasuruan Memontum Pasuruan &#8211; Pesan berantai tersebar melalui media sosial WA dan group FB, Sabtu (14/3/2020) terkait adanya salah satu warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan terinfeksi virus corona yang mematikan dan dirawat secara intensif di RSUD Bangil. Dampaknya, viral dan banyak warga panik. Faktanya, ia negatif corona dan terkena TBC. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Hoax Viral Corona di Pasuruan</h2>
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pesan berantai tersebar melalui media sosial WA dan group FB, Sabtu (14/3/2020) terkait adanya salah satu warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan terinfeksi virus corona yang mematikan dan dirawat secara intensif di RSUD Bangil. Dampaknya, viral dan banyak warga panik. Faktanya, ia negatif corona dan terkena TBC.</p>
<p>Saat Memontum.com mencoba mencari kebenaran atas informasi tersebut di RSUD Bangil dan menemui Humas setempat M Hayat. Pihaknya tegas membantah adanya pasien yang terinfeksi virus Covid-19 atau Corona.</p>
<p>&#8220;Jumat (13/3/2020) kami memang menerima pasien rujukan dari RSUD Grati yang sebelumnya mengalami batuk, pilek dan suhu badannya meningkat. Setelah kami lakukan observasi medis terhadap pasien tersebut. Hasilnya menyatakan bahwa yang bersangkutan negatif suspect corona, melainkan menderita sakit Tuberkolosis atau TBC, &#8221; tegas Hayat kepada Memontum.com.</p>
<p>Menurut Hayat, secara kasat mata pasien penderita TBC hampir sama dengan Corona, akan tetapi ada perbedaan yang sangat menyolok antara TBC dengan Corono. Jika pada penderita TBC pasien menderita batuk berkepanjangan, demam, nyeri pada dada saat batuk, batuk mengeluarkan darah, lemas dan nafsu makan menurun.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk gejala seorang terinfeksi virus Corona yakni mengalami gejala flu seperti hidung selalu berair (meler), sakit kepala, batuk, demam, nyeri pada tenggorokan dan sesak nafas. Namun secara umum ada 3 gejala yang bisa menandakannya yaitu demam, batuk dan sesak nafas,&#8221;papar M Hayat.</p>
<p>Sementara pasien yang kami tangani saat ini (rujukan dari RSUD Garti) dan hasil observasi Tim Krisis Kesehatan RSUD Bangil, pasien tersebut tidak terinfeksi Covid-19 atau Corona.</p>
<p>Artinya pasien tersebut telah menderita sakit TBC sejak 10 tahun lalu dan telah menjalani pengobatan (terapi/kontrol) namun akhir-akhir ini yang bersangkutan putus terapi atau kontrol.</p>
<p>Jadi adanya kabar bahwa ada warga Kabupaten Pasuruan terinfeksi Covid-19 atau virus Corona adalah tidak benar. Buktinya si pasien masih kita rawat di sini (RSUD Bangil).</p>
<p>&#8220;Jika ada pasien positif terinfeksi corona, maka protap kami rujuk ke RS DR Soetomo Surabaya. Kami meminta agar masyarakat selalu membiasakan diri mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau antiseptik,&#8221;pungkas Humas RSUD Bangil.</p>
<p>Pada lain tempat, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat diminta tanggapannya terkait viralnya kabar tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau pada masyarakat, agar tidak begitu saja menshare atau membagikan secara berantai atau memposting kabar adanya seseorang terinfeksi virus corona, sebelum dilakukan cek kebenarannya terlebih dahulu melalui instansi terkait,&#8221; ungjap Rofiq.</p>
<p>Kata Rofiq, perlu dipahami bersama, saat ini isu virus corona menjadi trending topik.Tak sedikit warga yang panik dengan kabar bahwa kotanya atau daerahnya telah ada orang yang terinfeksi corona. Padahal pemerintah telah membuka tempat layanan informasi terkait hal itu semua.</p>
<p>&#8220;Intinya marilah kita bersama-sama saling menjaga suasana kondusif di masyarakat. Toh sudah banyak sekali cara mencegah terjangkit virus corona, salah satunya yaitu menjaga kebersihan diri dengan sering mencuci tangan menggunakan anti septik atau sabun, mengkonsumsi empon-empon dan membiasakan diri tetap terjaga dari wudhu,&#8221; himbau Rofiq. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPJS Tunggak Rp 41 Miliar Pada RSUD Bangil</title>
		<link>https://memontum.com/bpjs-tunggak-rp-41-miliar-pada-rsud-bangil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 14:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[penunggakan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107356-bpjs-tunggak-rp-41-miliar-pada-rsud-bangil</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Klaim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil Kabupaten Pasuruan terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pasuruan, baru dibayar sebesar Rp 9 miliar di bulan Februari tahun 2020. Padahal hutangnya sebesar Rp 41 milyar terhitung dari bulan November tahun 2019. Jadi masih ada sisa hutang sebesar Rp 32 milyar. Untuk bulan Januari, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Klaim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil Kabupaten Pasuruan terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pasuruan, baru dibayar sebesar Rp 9 miliar di bulan Februari tahun 2020. Padahal hutangnya sebesar Rp 41 milyar terhitung dari bulan November tahun 2019.</p>
<p>Jadi masih ada sisa hutang sebesar Rp 32 milyar. Untuk bulan Januari, tagihannya belum kelihatan dan masih diverifikasi. Informasi ini disampaikan Azam, Kepala Bidang Umum dan SDM Publik BPJS Kesehatan Pasuruan di kantornya Jalan Sultan Agung Kota Pasuruan.</p>
<p>Azam menuturkan, keterlambatan bayar tersebut disebabkan oleh keputusan bayar (miss mach) kepatuhan bayar peserta BPJS mandiri masih sangat rendah.</p>
<p>&#8220;Akibatnya, terjadi iur macet sebesar 50% lebih,&#8221; iur macet sebesar itu membawa dampak terhadap likuiditas BPJS,&#8221; ungkap Azam.</p>
<p>Masalah keterlambatan bayar juga menimpa RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. Bedanya, Kota Pasuruan sudah melaksanakan UHC (Universal Healt Coverage), atau mengikutkan warganya sebagai peserta BPJS klaster 3.</p>
<p>&#8220;Jadi, soal pembayaran jelas sudah dianggarkan di APBD. Namun pencairan di awal tahun biasanya mundur hingga bulan April, &#8220;terang Azam.</p>
<p>Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah iur macet, secara nasional, pemerintah pusat telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Yaitu menaikan iur BPJS mandiri di semua kelas.</p>
<p>Skema lain yang dilakukan pemerintah adalah Supply Chain Financing(SCF) yaitu kerja sama rumah sakit atau faskes dengan pihak bank. Ketika klaim faskes masih belum dibayar oleh BPJS, rumah sakit bisa pinjam dulu ke bank. Setelah ada pencairan dari BPJS, pihak rumah sakit wajib mengembalikan dana tersebut ke bank bersangkutan.</p>
<p>Teknisnya, faskes akan mengajukan tagihan klaim dan BPJS Kesehatan akan melakukan verifikasi untuk memberikan persetujuan pembayaran. Setelah BPJS Kesehatan menerima tagihan dan memberikan persetujuan atas tagihan itu, bank dapat mencairkan pinjaman kepada faskes yang telah memenuhi syarat pengajuan klaim.</p>
<p>Namun masalahnya, yang bisa melakukan SCF adalah rumah sakit atau fasilitas kesehatan (Faskes) swasta. Sedangkan untuk faskes milik pemerintah harus dibuatkan dulu payung hukumnya berupa Peraturan Daerah (Perda).</p>
<p>&#8220;Dengan adanya Perpres yang baru, harapannya ditahun 2020, BPJS Kesehatan sudah dapat melunasi pembayaran ke faskes mitra BPJS,&#8221; harap Azam. <strong>(arf/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107356</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Irsyad Resmikan IGD RSUD Bangil</title>
		<link>https://memontum.com/gus-irsyad-resmikan-igd-rsud-bangil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2017 13:44:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7049-gus-irsyad-resmikan-igd-rsud-bangil</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8212; Akhirnya gedung baru milik RSUD Bangil diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati, Sabtu (18/11/2017) pagi pukul 07.30. Dalam sambutannya, Gus Irsyad sapaannya mengatakan, difungsikan gedung baru RSUD Bangil diharapkan bisa meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat. &#8220;Khususnya masyarakat yang mengalami penyakit yang dinilai darurat,&#8221; ucapnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8212; Akhirnya gedung baru milik RSUD Bangil diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati, Sabtu (18/11/2017) pagi pukul 07.30.</p>
<p>Dalam sambutannya, Gus Irsyad sapaannya mengatakan, difungsikan gedung baru RSUD Bangil diharapkan bisa meningkatkan mutu pelayanan pada masyarakat. &#8220;Khususnya masyarakat yang mengalami penyakit yang dinilai darurat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Gedung dengan lima lantai ini, juga dilengkapi ruang operasi, ruang bersalin dan IGD. Gedung baru rsud ada lima lantai, gedung dan peralatan baru bisa melayani segala macam penyakit darurat. Di gedung ini bisa melayi gedung baru ibu hamil dan persalinan. <strong>(dik/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7049</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
