<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RSUD Dr Soegiri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rsud-dr-soegiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Mar 2023 13:57:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RSUD Dr Soegiri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>RSUD Dr Soegiri Lamongan Lengkapi Fasilitas Layanan dengan Urologi Center, Gedung IKF hingga Digitalisasi Radiologi</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-soegiri-lamongan-lengkapi-fasilitas-layanan-dengan-urologi-center-gedung-ikf-hingga-digitalisasi-radiologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yuhronur]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Yuhronur Efendi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184573</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, meresmikan Pelayanan Urologi Center, Gedung Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) dan Digitalisasi Pelayanan Radiologi (PACS) di RSUD Soegiri Lamongan, Selasa (07/03/2023) tadi. Sejumlah fasilitas itu, adalah pelengkap dari RSUD Soegiri Lamongan sebagai salah satu rumah sakit di Kabupaten Lamongan, yang terus berbenah, bertransformasi menjadi lebih baik. Bupati Yuhronur dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, meresmikan Pelayanan Urologi Center, Gedung Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) dan Digitalisasi Pelayanan Radiologi (PACS) di RSUD Soegiri Lamongan, Selasa (07/03/2023) tadi. Sejumlah fasilitas itu, adalah pelengkap dari RSUD Soegiri Lamongan sebagai salah satu rumah sakit di Kabupaten Lamongan, yang terus berbenah, bertransformasi menjadi lebih baik.</p>



<p>Bupati Yuhronur dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa diresmikannya beberapa fasilitas ini menunjukkan bahwa hal tersebut telah sesuai dengan moto Soegiri, menjadi semakin baik. &#8220;Hari ini saya meresmikan salah satu tambahan layanan Urologi Center, yang mana ini menunjukkan bahwa rumah sakit ini semakin maju, semakin modern. Dalam Urologi Center ini, ada tambahan Poli Harmoni, ESWL (pecah batu ginjal), dan CAPD. Tentunya, layanan ini menambah kemanfaatan dari rumah sakit, sehingga dalam penanganan terkait penyakit ini tidak perlu jauh-jauh ke daerah. Selamat kepada RSUD Dr. Soegiri yang terus berupaya untuk semakin baik,&#8221; ujar Bupati Yuhronur.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Direktur Utama RSUD Dr. Soegiri, dr Moh Chaidir Annas, menambahkan bahwa Urologi Center ini merupakan penggabungan dari beberapa layanan yang terdiri dari Poli Urologi (Rawat Jalan, Rawat Inap, Kamar Operasi Urologi, OK Minor Urologi, Unit Diagnostik Urologi), Poli Harmoni (Poli Disfungsi Ereksi), ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) atau pemecah batu dengan laser, dan CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) Center atau sistem cuci darah.</p>



<p>Tidak hanya itu, dr Annas juga mengungkapkan, bahwa digitalisasi layanan untuk percepatan pelayanan pasien dengan PACS (Picture Archiving Comunication System) juga sudah dimiliki RSUD Soegiri. &#8220;Digitalisasi layanan komunikasi ini berupa gambar yang nanti dikirim ke ruangan atau unit yang memerlukan, gambar real time sehingga keuntungan diagnosis semakin cepat, terapi semakin cepat, aspek manajemen dan efisiensi juga meningkat,&#8221; terangnya.</p>



<p>Selain itu, juga dilaksanakannya pengembangan Instalasi Kedokteran Forensik yang sekaligus mendukung peran Soegiri sebagai rumah sakit pendidikan, serta hadirnya poli bedah vaskuler dan endovaskuler yang merupakan sub spesialis bedah umum. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184573</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Pasien Covid-19 di RSUD Dr Soegiri Lamongan Menurun</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-pasien-covid-19-di-rsud-dr-soegiri-lamongan-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2021 11:24:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Menurun]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150488</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri Lamongan, kini mengalami penurunan secara signifikan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4. Keterangan ini, disampaikan oleh Kasubag Hukum, Organisasi dan Pemasaran RSUD Dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswoyo, Kamis (12/08) tadi. Dijelaskan Budi-sapaan akrab Budi Wignyo Siswoyo,&#160; bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri Lamongan, kini mengalami penurunan secara signifikan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4. Keterangan ini, disampaikan oleh Kasubag Hukum, Organisasi dan Pemasaran RSUD Dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswoyo, Kamis (12/08) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Budi-sapaan akrab Budi Wignyo Siswoyo,&nbsp; bahwa semenjak diberlakukan PPKM darurat untuk kasus Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri, mengalami penurunan secara signifikan. Bahkan, hingga saat ini, bahkan di setiap minggunya, selalu ada penurunan jumlah pasien Covid-19.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lamongan-terus-konsisten-tingkatkan-perbaikan-infrastruktur-jalan">Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-kemajuan-pendidikan-pemkab-lamongan-sambut-kedatangan-713-mahasiswa-unair">Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lamongan-kick-off-sppt-pbb-p2-tahun-2026">Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026</a></li>
</ul>


<p>Budi juga menuturkan, pada awal PPKM darurat yaitu pada 19 Juli, jumlah pasien di RSUD Dr Soegiri mencapai 186 pasien, dengan Bed Occupancy Rate (BOR) 61,9 persen. Selang seminggu kemudian atau 26 Juli, jumlah kunjungan pasiennya lebih menurun lagi, yaitu 151 pasien dengan BOR 49,66 persen. &#8220;Di minggu depannya atau 2 Agustus, jumlah pasien juga menurun menjadi 142 pasien dengan BOR 46,94 persen,&#8221; paparnya.</p>



<p>Kemudian dilanjut pada 8 Agustus minggu kemarin, tambahnya, pasien terus menurun yaitu jumlah pasien menjadi 83 pasien dengan BOR 27,55 persen, dan sampai saat ini pasien dengan diagnosa Covid-19 yang berada di RSUD DR Soegiri Lamongan, menurun menjadi&nbsp; 74 pasien dengan BOR 24,83 persen.</p>



<p>&#8220;Jadi selama di berlakukannya PPKM ini BORnya terus menurun, sehingga sampai saat ini sudah mencapai di angka 24,83 persen,&#8221; bebernya.</p>



<p>Selain itu, Budi juga mengatakan, selama PPKM level empat ini juga masih mendapati adanya pasien yang terkonfirmasi Covid-19, yang masuk ke RSUD DR Soegiri Lamongan, walaupun tidak sesignifikan seperti sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Kalau dulu kunjungan setiap harinya bisa sekitar lima, sepuluh samapai lima belas pasien Covid-19, sedangkan sekarang, hanya satu atau dua pasien saja, itupun di imbangi dengan pasien yang kita pulangkan dengan kategori sembuh. Jadi ada yang keluar ada yang masuk, cuman jumlah yang sembuh lebih banyak dari pada yang masuk,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Tak hanya itu, Budi juga menjelaskan, selama melonjaknya kasus Covid-19 di gelombang kedua kemarin pihaknya juga sudah mempersiapkan ruang tambahan untuk isolasi, sebab saat itu, memang kasusnya juga sangat melonjak tinggi.</p>



<p>&#8220;Tetapi seiring dengan melandainya kasus Covid-19 ini tentu pekerjaan yang kita kerjakan juga semakin ringan Karena jumlah pasien yang berkunjung juga semakin sedikit,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih jauh, kata Budi, dengan diberlakukannya PPKM ada perbedaan yang signifikan dari yang sebelumnya PPKM belum diberlakukan. terutama dari segi kebutuhan sarana prasarana, lebih-lebih kesiapan dari tenaga medis.</p>



<p>&#8220;Ketenagaan yang dulunya sempat pinjam sana pinjam sini untuk pemenuhan perawatan pasien Covid-19 dan sekarang beberapa tenaga medis juga sudah di tempatkan kembali ke tempatnya masing-masing,&#8221; urai Budi. <strong>(zud/zen/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150488</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pelayanan, RSUD dr Soegiri Lamongan Beri Tambahan TT di ICU</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-pelayanan-rsud-dr-soegiri-lamongan-beri-tambahan-tt-di-icu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 14:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan, kini menyiapkan kapasitas Tempat Tidur (TT) baru di layanan ICU. Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Moch Chaidir Annas, mengatakan bahwa setelah menambah kapasitas tempat tidur dan mesin di layanan hemodialisa (HD) atau cuci darah sebanyak 40 unit, yang semula hanya tersedia 7 TT, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan, kini menyiapkan kapasitas Tempat Tidur (TT) baru di layanan ICU.</p>



<p>Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Moch Chaidir Annas, mengatakan bahwa setelah menambah kapasitas tempat tidur dan mesin di layanan hemodialisa (HD) atau cuci darah sebanyak 40 unit, yang semula hanya tersedia 7 TT, sekarang akan dilakukan penambahan TT di ICU.</p>



<p>baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
</ul>


<p>“Pihak manajemen rumah sakit sudah menambah menjadi 24 TT di layanan ICU,” ujar Direktur RSUD dr Soegiri, dr Moch Chaidir Annas, Rabu (16/06) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Annas, penambahan kapasitas di layanan HD dan ICU, bukan untuk gagah-gagahan atau style. Melainkan, untuk menjawab kebutuhan masyarakat.</p>



<p>“Layanan HD dengan kapasitas 40 TT, sudah berjalan dan beroperasi. Sebagai rumah sakit berpelat merah, kami sudah berpikir sedemikian jauh terkait hal-hal yang terjadi di masyarakat. Seperti kasus penyakit ginjal,” ungkapnya.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, layanan ICU dengan kapasitas 24 TT, masih terbanyak di Kabupaten Lamongan. Lokasinya, juga terkoneksi dengan layanan lain seperti IGD.</p>



<p>“Lokasi ruang ICU tepat di belakang IGD. Jadi dekat juga dengan ruang operasi, ponek, HD, dan laboratorium,” terangnya.</p>



<p>Annas menuturkan, pihaknya ingin pasien-pasien yang dalam keadaan emergency, segera dapat ditangani dengan baik dan tentunya sesuai standar.</p>



<p>“Konsep layanan terintegrasi (One Stop Service) layanan rawat jalan seperti poli, laboratorium, radiologi, dan apotek berlokasi di bagian depan gedung untuk memudahkan masyarakat,” kata Annas.</p>



<p>Selain itu, sambungnya, mulai tahun ini RSUD dr Soegiri sudah bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya. Tujuannya, untuk menjadi rumah sakit type B Pendidikan.</p>



<p>“Tinggal menunggu izin dari kementerian terkait. Sudah disiapkan satu lantai khusus untuk pendidikan kedokteran di RSUD dr Soegiri Lamongan,” paparnya.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, peningkatan layanan RSUD dr Soegiri Lamongan, juga diiringi dengan perbaikan sarana prasarana. Berbagai alat kedokteran tercanggih telah digunakan diantaranya, CT Scan 128 Slice menghasilkan gambaran diagnostik dengan dosis radiasi rendah.</p>



<p>Juga ada, mamografi untuk mendeteksi dini penyakit payudara secara akurat, serta layanan tes swab PCR dengan tarif termurah. Termasuk, juga ESWL metode pemecahan batu ginjal melalui gelombang kejut dari luar tubuh pasien tanpa operasi.</p>



<p>“Alat-alat kedokteran yang digunakan merupakan yang tercanggih di Lamongan. Kami terus berkomitmen memperbaiki sarana dan prasarana untuk melayani masyarakat,” ucapnya.</p>



<p>Annas menambahkan, pelayanan pendaftaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan juga bisa diakses melalui aplikasi Soegiri Mobile. Memudahkan masyarakat agar tidak perlu antre.<strong> (son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145399</post-id>	</item>
		<item>
		<title>371 Nakes RSUD Dr Soegiri Lamongan Divaksin Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/371-nakes-rsud-dr-soegiri-lamongan-divaksin-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 09:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[nakes]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Sebanyak 371 tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri, Lamongan, secara bertahap sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Kasubbag Humas RSUD Dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswoyo, menyebutkan bahwa jumlah sasaran Nakes penerima vaksinasi yang sebetulnya kita usulkan ke pusat ada 779 orang. &#8220;Mulai hari Jumat dan Sabtu kemarin, sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Sebanyak<a href="https://memontum.com/132357-dua-kantor-pemerintahan-di-lamongan-disasar-aksi-unjuk-rasa-banjir"> 371 tenaga kesehatan (Nakes)</a> di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soegiri, Lamongan, secara bertahap sudah menjalani vaksinasi Covid-19.</p>
<p>Kasubbag Humas RSUD Dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswoyo, menyebutkan bahwa jumlah sasaran Nakes penerima vaksinasi yang sebetulnya kita usulkan ke pusat ada 779 orang.</p>
<p>&#8220;Mulai hari Jumat dan Sabtu kemarin, sudah dilakukan <a href="https://memontum.com/132357-dua-kantor-pemerintahan-di-lamongan-disasar-aksi-unjuk-rasa-banjir">vaksinasi</a> kepada mereka. Ada pun jumlahnya 371 orang tenaga kesehatan,” ujar Budi Wignyo Siswoyo, Selasa (02/02) tadi.</p>
<p>Dirinya mengatakan, hari ini dan Selasa besuk akan dilanjutkan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berikutnya kepada para nakes yang belum menjalani vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Target kami, tanggal 2 atau 3 bulan Februari ini semua Nakes di RSUD Soegiri Lamongan, sudah menerima vaksinasi tahap satu,” ungkapnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/132357-dua-kantor-pemerintahan-di-lamongan-disasar-aksi-unjuk-rasa-banjir">Dua Kantor Pemerintahan di Lamongan Disasar Aksi Unjuk Rasa Banjir</a></strong></p>
<p>Budi menjelaskan, target pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diharapkan bisa selesai sesuai dengan jadwal pada bulan Februari ini. Dan semua Nakes juga sudah mendapat vaksinasi tahap satu maupun dua.</p>
<p>&#8220;Meski sudah mendapat vaksinasi Covid-19, diharapkan mereka semua tetap mengikuti protokol kesehatan dalam menjalani aktifitas sehari-harinya,” paparnya.</p>
<p>Budi berharap, para nakes yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 agar tetap patuhi prokes dengan menerapkan 3 M, yaitu, memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak.</p>
<p>&#8220;Semua Nakes diminta kerja samanya, dalam rangka terus meyosialisasikan agar proses vaksin ini terus dapat berjalan sesuai dengan tahapan yang sudah dijadwalkan oleh pemerintah,” imbuhnya. <strong>(son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD DR Soegiri Lamongan Gelar Dialog Interaktif Sosialisasi Cegah Corona</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-soegiri-lamongan-gelar-dialog-interaktif-sosialisasi-cegah-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2020 12:10:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[dialog interaktif]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; RSUD Dr Soegiri Lamongan mengudara melalui jaringan Radio Lamongan, dengan program siaran Dialog Interaktif bersama Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan dr Moh Chaidir Annas dengan tema pencegahan penyebaran virus Corona ditengah masyarakat, Rabu (1/4/2020 ). Acara tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan situasi diwilayah Lamongan. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; RSUD Dr Soegiri Lamongan mengudara melalui jaringan Radio Lamongan, dengan program siaran Dialog Interaktif bersama Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan dr Moh Chaidir Annas dengan tema pencegahan penyebaran virus Corona ditengah masyarakat, Rabu (1/4/2020 ).</p>
<p>Acara tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan situasi diwilayah Lamongan.</p>
<p>Selain itu, Talkshow menghadirkan dua orang narasumber dari RSUD Dr. Soegiri Lamongan dan Dinas Kesehatan Lamongan. Kedua narasumber tersebut menyampaikan beberapa poin berkaitan Pelaksanaan tentang Kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan virus Corona (COVOD-19), siaran berlangsung 1 Jam waktu dimulai pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 10.00 wib.</p>
<p>Lebih lanjut kedua narasumber memberikan sosialisasi yang berkaitan denagan Penyebaran Virus Corona secara awam sehingga masyarakat Lamongan lebih mengetahui dampak penyebaran Virus Corona. Sekaligus sosialisasi tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan virus Corona (COVID-19).</p>
<p>Direktur RSUD Dr Soegiri Lamongan, dr.Moh Chaidir Annas berharap agar warga dapat mematuhi untuk tidak menyelenggarakan kegiatan kemasyarakatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak dan menjaga jarak diantara satu dengan lainnya.</p>
<p>&#8220;Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Lamongan khususnya, dan pada umumnya di indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, dr.Moh Chaidir Annas juga meminta seluruh masyarakat untuk mengawasi anak Sekolah agar tetap belajar dirumah.</p>
<p>&#8220;Selain itu mengajak untuk menjalankan pola hidup bersih dengan mencuci tangan yang benar dengan sabun atau antiseptik, mengkonsumsi makanan sehat lebih banyak makan sayur dan buah-buahan untuk menjaga imunitas tubuh,&#8221; pintanya berpesan.</p>
<p>dr.Moh Chaidir Annas juga meminta agar petugas selalu memberikan himbauan secara humanis terutama di masyarakat Lamongan bisa dijalankan dengan baik.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, selama ini masyarakat sangat mendukung langkah yang telah diambil Pemerintah sebagai upaya penanggulangan penyebaran virus Corona. Semua harus dijelaskan dengan jelas agar lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat secara awam atau belum mengetahui dampak Virus Corona,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut, penyampaian closing statement dari kedua narasumber sekali lagi mengajak masyarakat untuk selalu berpartisipasi aktif membantu menjaga demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif tentunya mengantisipasi penyeberan Virus Corona COVID 19 diwilayah Lamongan khususnya. <strong>(Fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Managemen RSUD Dr Soegiri Lamongan, Batasi Jumlah Pengunjung dan Penunggu Pasien</title>
		<link>https://memontum.com/managemen-rsud-dr-soegiri-lamongan-batasi-jumlah-pengunjung-dan-penunggu-pasien</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2020 13:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108974</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau coronavirus disease (Covid-19), Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan membatasi penunggu pasien. Berdasarkan Peraturan Direktur RSUD Dr Soegiri Lamongan Nomor 188/24/Kep 413.204/2020 tentang kesiapsiagaan dan kewaspadaan pencegahan Covid-19. Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Chaidir Annas melalui Kabag Humas Budi Wignyo menghimbau kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau coronavirus disease (Covid-19), Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Lamongan membatasi penunggu pasien. Berdasarkan Peraturan Direktur RSUD Dr Soegiri Lamongan Nomor 188/24/Kep 413.204/2020 tentang kesiapsiagaan dan kewaspadaan pencegahan Covid-19.</p>
<p>Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Chaidir Annas melalui Kabag Humas Budi Wignyo menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tak membawa anak-anak kecil atau masyarakat yang tak mempunyai kepentingan ke dalam RSUD dr Soegiri Lamongan.</p>
<p>&#8220;Saat ini sementara dibatasi, penunggu pasien maksimal 2 orang dan keluarga pasien dilarang dibesuk dan tidak diperbolehkan ada rombongan saat menjenguk pasien di RSUD dr Soegiri Lamongan,” ujar Budi, kepada awak media. Rabu (18/3/2020)</p>
<p>Selain itu, Budi menegaskan kepada siapapun yang berkepentingan masuk ke RSUD dr Soegiri harus dicek suhu badanya, dan apabila melebihi 38 derajat celsius harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.</p>
<p>&#8220;Semua kebijakan diambil dengan maksud untuk mengurangi kontak antara pasien dan pengunjung, dan pengantar juga dibatasi maksimal 1 orang,&#8221; ujarnya menegaskan.</p>
<p>Tak hanya itu, Budi juga menghimbau, guna menghindari kerumunan pengunjung, seluruh pasien di RSUD tidak boleh dijenguk oleh pengunjung, karena sudah ada yang menunggu. Dan diharapkan agar bisa mencegah kontak langsung dengan pengunjung lebih banyak.</p>
<p>&#8220;Berbagai upaya pencegahan terus dilakukan oleh managemen RSUD Dr Soegiri, sebagai langkah antisipasi, semoga di Kabupaten Lamongan tetap aman dari Covid 19,&#8221; tandasnya. <strong>(Fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108974</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Dr Soegiri Lamongan Siapkan Ruang Isolasi Corona, Bupati Fadeli Gelar Sidak Kesiapsiagaan Penanganan Pasien</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-soegiri-lamongan-siapkan-ruang-isolasi-corona-bupati-fadeli-gelar-sidak-kesiapsiagaan-penanganan-pasien</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2020 12:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107883-rsud-dr-soegiri-lamongan-siapkan-ruang-isolasi-corona-bupati-fadeli-gelar-sidak-kesiapsiagaan-penanganan-pasien</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, H Fadeli, SH, MM beserta rombongan menggelar sidak kesiapsiagaan RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk dalam melakukan penanganan bagi pasien terdampak virus corona. Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan, Dr. M. Chaidir Annas, Kamis (5/3/2020) mengatakan, pihaknya sendiri sebelumnya sudah mengantisipasi dan menyiapkan satu ruang isolasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD). &#8220;Ruangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, H Fadeli, SH, MM beserta rombongan menggelar sidak kesiapsiagaan RSUD Dr. Soegiri Lamongan untuk dalam melakukan penanganan bagi pasien terdampak virus corona. Direktur RSUD Dr. Soegiri Lamongan, Dr. M. Chaidir Annas, Kamis (5/3/2020) mengatakan, pihaknya sendiri sebelumnya sudah mengantisipasi dan menyiapkan satu ruang isolasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD).</p>
<p>&#8220;Ruangan itu akan digunakan untuk melakukan antisipasi jika terdapat masyarakat Kabupaten Lamongan yang terkena virus corona,&#8221; katanya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107885" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404254604-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404254604-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404254604-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404254604-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404254604-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu, Dr. Annas menyebutkan, RSUD Dr. Soegiri Lamongan juga mempersiapkan ruangan isolasi yang terdiri dari ruangan antara dan ruang perawatan.</p>
<p>&#8220;Sedangkan, di ruang isolasi itu disiapkan dua tempat tidur untuk pasien, mulai dari tabung oksigen hingga ventilator khusus untuk ruangan itu, dimana petugas akan mengenakan pakaian khusus agar tidak terkontaminasi penyakit pasien,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara, ujar Dr. Annas, tim kesiapsiagaan yang dibentuk juga sudah disosialisasikan mengenai penanganan pasien terduga virus corona.</p>
<p>&#8220;Pada saat simulasi sudah dicontohkan, untuk petugas yang nantinya akan menangani kasus itu juga disiapkan peralatan lengkap, mulai masker n95, penutup kepala, kacamata, hingga seragam sekali pakai. Jadi petugas yang menangani juga tidak tertular,” kata dia.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107884" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404267767-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404267767-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404267767-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404267767-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FB_IMG_1583404267767-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tak hanya itu, Dr. M Chaidir Annas juga menjelaskan, untuk ruangan isolasi sendiri merupakan ruang sebelum kontak langsung dengan pasien dimana petugas akan mengenakan pakaian khusus agar tidak terkontaminasi penyakit pasien.</p>
<p>&#8220;Tim itu juga bertugas memberikan edukasi ke masyarakat dan menangkal informasi yang tidak benar. Hal itu dilakukan agar masyarakat juga tidak panik ketika ada terduga pasien corona,&#8221; jelas Dr. Annas saat memperagakan simulasi penanganan pasien corona.</p>
<p>Lebih jauh Dr. Annas menambahkan, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.</p>
<p>&#8220;Misalnya, untuk menginformasikan agar setiap puskesmas yang akan mengirim pasien yang diduga terkena virus corona bisa memberi kabar terlebih dulu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Kendati demikian, menurut Dr. Annas, hingga saat ini di Kabupaten Lamongan belum ada laporan adanya pasien positif atau terduga pasien virus corona.</p>
<p>“Alhamdulillah, selama ini belum ada laporan, kami berharap jangan sampai ada dan terjadi di Lamongan,” harapnya.</p>
<p>Sementara, Bupati Lamongan mengatakan, RSUD Dr. Soegiri sudah memiliki pengalaman dalam menangani virus flu burung. Karena itu, ia meyakini, jika ada warganya yang terindikasi terserang virus corona dapat diobati di rumah sakit itu.</p>
<p>&#8220;Sebab, penanganan pasien virus corona tak jauh berbeda dengan flu burung. Dan kami beharap jangan sampai ada apalagi terjadi di Kabupaten Lamongan,&#8221; tandasnya. <strong>(fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi Asal Lamongan Dikarantina di Wuhan, RSUD dr Soegiri Siapkan Ruang Khusus Suspect Corona</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-penularan-virus-corona-seorang-mahasiswi-asal-lamongan-dikarantina-di-wuhan-china</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2020 12:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105124-hindari-penularan-virus-corona-seorang-mahasiswi-asal-lamongan-dikarantina-di-wuhan-china</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Seorang mahasiswa asal Lamongan, Pramesty Ardita Cahyani hingga kini masih menjalani proses karantina di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Menurut pengakuan keluarga, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya tersebut akan segera dipulangkan ke Indonesia. Pramesty berada di Wuhan dalam rangka beasiswa untuk belajar bahasa mandarin. Sedianya, Pramesty akan pulang 3 Februari 2020. &#8220;Sempat booking tiket [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Seorang mahasiswa asal Lamongan, Pramesty Ardita Cahyani hingga kini masih menjalani proses karantina di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Menurut  pengakuan keluarga, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya tersebut akan segera dipulangkan ke Indonesia. Pramesty berada di Wuhan dalam rangka beasiswa untuk belajar bahasa mandarin. Sedianya, Pramesty akan pulang 3 Februari 2020.</p>
<p>&#8220;Sempat booking tiket 3 Februari,&#8221; kata ibu Pramesty, Ely Riyati, Selasa (28/1/2020). Tak hanya itu, pihak keluarga mengaku cemas dengan kondisi Pramesty hingga saat ini. Namun komunikasi dengan Pramesty terus intens dilakukan dan dipastikan kondisnya sehat.</p>
<p>Meski demikian, Pramesty harus mejalani karantina di sebuah ruangan khusus bersama dua belas mahasiswa lainnya. Karantina ini guna menghindari penularan virus korona yang berbahaya.</p>
<p>&#8220;Komunikasi dengan KBRI dan pihak rektor lancar, kami jadi nggak begitu khawatir,&#8221; kata Ely.</p>
<p>Selain itu, Ely menfapat informasi anaknya akan segera dipulangkan. Namun, Pramesty tidak diperkanankan membawa barang-barangnya. &#8220;Bolehnya hanya badan saja, untuk barang-barang menyusul nantinya,&#8221; katanya menandaskan.</p>
<p>Di sisi lain, menanggapai peristiwa tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD dr. Soegiri) Lamongan mengaku sudah menyiapkan ruangan khusus untuk penanganan pasien yang terserang Virus Corona. Hal itu diungkapkan Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswanto, Selasa (28/1/2020).</p>
<p>&#8220;Ruang isolasi tersebut berada di ruang Kemuning,&#8221; katanya menjelaskan.</p>
<p>Tak hanya itu, Budi menjelaskan, ruangan isolasi tersebut terdiri dari ruangan antara dan ruang perawatan.</p>
<p>&#8220;Jadi di Ruang antara ini, sebelum kontak langsung dengan pasien, kita mengenakan pakaian khusus untuk melindungi diri agar tidak terkontaminasi penyakit pasien,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Hanya saja, kata Budi, meskipun ruangan khusus telah disiapkan, namun semua pasien yang terdiagnosa terserang virus corona akan ditangani oleh RSUD dr. Soegiri.</p>
<p>&#8220;Pertama dilakukan tindakan di IGD, kemudian setelah terdiagnosa, akan tetap ada dua kemungkinan, kalau dia bisa dirawat di sini (RSUD dr. Soegiri) ya dirawat di ruang isolasi ini. Tapi kalau ternyata misalnya tidak memungkinkan dirawat di sini maka akan dirujuk ke dr. Soetomo Surabaya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga telah melakukan komunikasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pemulangan Pramesti Ardita Cahyani, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) asal Desa/Kecamatan Brondong Lamongan yang berada di Kota Wuhan, Cina.</p>
<p>Menurut Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lamongan, Sudjito, Pemprov Jatim akan segera menjemput Pramesti Ardita Cahyani, yang sedang menempuh pendidikan di kota Wuhan yang menjadi titik penyebaran Virus Corona. </p>
<p>&#8220;Iya, mau dijemput ibu gubernur dan saat ini kita masih melakukan koordinasi,&#8221; kata Sudjito menandaskan. <strong> (aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105124</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meilani Alfira (2,8) Penderita Gizi Buruk di Lamongan Dikabarkan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/meilani-alfira-28-penderita-gizi-buruk-di-lamongan-dikabarkan-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2020 14:56:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Soegiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104432-meilani-alfira-28-penderita-gizi-buruk-di-lamongan-dikabarkan-meninggal-dunia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Innalillahi Wainna Ilaihi Roojiun, Minggu (19/1/2020). Kabar duka ini menimpa Meilani Alfira (2,8) setelah kurang lebih dari seminggu menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soegiri Lamongan, balita yang menderita gizi buruk yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya kendati didiagnosa mengalami Malabsorbsi akhirnya meninggal dunia. Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Innalillahi Wainna Ilaihi Roojiun, Minggu (19/1/2020). Kabar duka ini menimpa Meilani Alfira (2,8) setelah kurang lebih dari seminggu menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soegiri Lamongan, balita yang menderita gizi buruk yang sebelumnya sempat dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya kendati didiagnosa mengalami Malabsorbsi akhirnya meninggal dunia.</p>
<p>Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo Siswoyo membenarkan putri Dwi Novita (29), warga Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, ini dirujuk ke Surabaya.</p>
<p>“Iya, kemarin sore (Dirujuk),” Kata Humas RSUD dr Soegiri Lamongan Budi Wignya Siswoyo, Jumat (17/1/2020).</p>
<p>Dokter yang menangani Alfira, dr Yany Khoirurakhmawati mengatakan, Alfira dirujuk ke Surabaya berdasarkan hasil evaluasi dari dokter yang merawat. Tim dokter yang mengevaluasi menyatakan ada malabsorbsi.</p>
<p>“Malabsorsi adalah kondisi di mana makanan tidak diserap oleh tubuh dengan baik,” Terangnya.</p>
<p><strong>BACA :</strong><a href="https://lamongan.memontum.com/1370-bupati-fadeli-minta-rsud-soegiri-gratiskan-perawatan-pasien-gizi-buruk" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> Bupati Fadeli Minta RSUD Soegiri Gratiskan Perawatan Pasien Gizi Buruk</a></p>
<p>Balita Meilani Alfira mengalami gizi buruk hanya berbobot 4 kg, padahal idealnya balita yang menginjak usia 2 tahun memiliki berat badan 12 kg. Alfira diketahui masuk RSUD dr Soegiri Lamongan, Sabtu (11/1) lalu.</p>
<p>Karena ada kelainan ini, lanjut dia, sehingga butuh evaluasi lebih lanjut di rumah sakit dengan peralatan lebih baik dan spesialisasi lebih. Saat ditanya penyebabnya, Yany mengaku bisa banyak hal.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://lamongan.memontum.com/1383-dinkes-lamongan-ungkap-230-balita-gizi-buruk" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Dinkes Lamongan Ungkap 230 Balita Gizi Buruk</a></p>
<p>“Penyebabnya banyak. Bisa karena lambungnya, atau ususnya dan hormon pencernaannya,” Pungkasnya.<strong> (aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104432</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
