<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>RSUD Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rsud-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Sep 2022 10:44:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>RSUD Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>RSUD Kota Malang Disiapkan Naik Kelas Tipe C</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-kota-malang-disiapkan-naik-kelas-tipe-c</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 10:44:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, siap untuk naik status di tahun 2022 ini, dari kelas Tipe D menjadi Tipe C. Hal tersebut, diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr Husnul Muarif, Sabtu (03/09/2022) tadi. Dijelaskan oleh Husnul, bahwa kenaikan status tersebut tentu dilihat dari penunjang berbagai macam fasilitas. Seperti, jumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, siap untuk naik status di tahun 2022 ini, dari kelas Tipe D menjadi Tipe C. Hal tersebut, diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr Husnul Muarif, Sabtu (03/09/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskan oleh Husnul, bahwa kenaikan status tersebut tentu dilihat dari penunjang berbagai macam fasilitas. Seperti, jumlah tempat tidur yang ada, yakni harus mencapai sekitar 100 bed. Hal itu, menjadi salah satu syarat, untuk naik kelas menjadi tipe C.</p>



<p>“Kami siapkan RSUD naik kelas menjadi tipe C. Tetapi untuk mendukung itu, juga perlu didukung oleh tempat tidurnya. Kalau tipe D, minimalnya 50 bed, sedangkan kalau tipe C, itu harus 100 bed,” jelas Husnul.</p>



<p>Selain itu, sarana prasana penunjang kesehatan lainnya seperti tenaga kesehatan, nantinya juga akan ada penambahan. Seperti untuk tenaga spesialisasi pada radiologi dan juga anastesi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>“Jadi waktu pengajuan sudah disampaikan untuk sarana prasarananya. Termasuk, juga untuk tenaga-tenaganya,” lanjutnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung dengan kenaikan kelas Tipe C pada RSUD Kota Malang ini. Bahkan, pihaknya juga mendukung jika RSUD bisa naik menjadi Tipe B.</p>



<p>“Di sektor kesehatan ini memang untuk menaikkan kelas RSUD dari Tipe D ke Tipe C. Tapi kalau bisa, menaikkan kelas sampai Tipe B, masa Kota Malang kalah sama Tulungagung,” papar Made.</p>



<p>Tentu dengan menaikkan tipe kelas RSUD, ini menjadi prioritas bagi DPRD Kota Malang. Karena, itu dinilai untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid RSUD Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-hadiri-peletakan-batu-pertama-pembangunan-masjid-rsud-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2022 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[peletakan batu pertama]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174667</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, turut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, di Jalan Rajasa, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (02/09/2022) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama dengan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, turut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, di Jalan Rajasa, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (02/09/2022) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Wali Kota Sutiaji mengapresiasi atas pembangunan masjid tersebut. Karena, masjid itu nantinya akan menambah jumlah aset di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Selain itu, juga diperuntukkan untuk memfasilitasi masyarakat setempat, khususnya mereka yang memanfaatkan sektor kesehatan di RSUD Kota Malang.</p>



<p>“Masjid ini kita masukkan ke neraca Kota Malang. Awalnya tidak ada masjid, terus sekarang ada masjid. Maka, nilainya tambah dan administrasi juga akan dilakukan dengan tepat,” papar Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Dikatakan Sutiaji, bahwa pihaknya siap membantu, apabila nantinya masjid tersebut perlu diperluas. Mengingat, keberadaan masjid juga turut membantu penyembuhan psikologis, baik pasien dan keluarga.</p>



<p>“Saya siapkan kalau mau diperluas, monggo. Karena ini niat baik untuk membantu penyembuhan orang sakit, bagaimana psikologi pasien untuk memotivator semua,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, menjelaskan bahwa peletakan batu pertama ini merupakan inisiatif salah satu staf dari RSUD spesialis penyakit dalam sekaligus donatur, yakni Dr dr Dicky Kurniawan I SH SpPd Finasim.</p>



<p>“Pastinya dia juga memfasilitasi seperti apa agar bisa terlaksana, regulasinya, administrasinya, karena ini dibangun dibawah tanah pemerintah, asetnya Kota Malang supaya nanti tidak ada masalah ketika dibangun,” ujar Husnul.</p>



<p>Lebih lanjut Husnul mengatakan, nantinya para keluarga pasien maupun pasien yang khususnya berada di RSUD Kota Malang, dapat memanfaatkan fasilitas ibadah tersebut dengan sebaik mungkin. &#8220;Sehingga, kita bisa berdoa bersama untuk kesejahteraan dan kesehatan warga Kota Malang, utamanya yang dirawat di RS, termasuk tenaga kesehatannya,” katanya.</p>



<p>Dalam rencana pembangunan masjid yang berukuran 300 meter persegi itu, akan diperluas 1,5 meter persegi, dan pembangunan ditargetkan dapat rampung secepatnya. Pembangunan masjid ini dilakukan, lantaran selama ini di RSUD belum terdapat masjid. Bahkan, masjid terdekat berjarak kurang lebih 1,2 kilometer.</p>



<p>“Perluasan, izinnya sudah ada dari Wali Kota. Karena semua harus melalui prosedur. Ini niat baik jangan sampai kita salah langkah, hingga ada masalah dikemudian hari. Terlebih, ini aset pemerintah Kota Malang maka penaataann barangnya harus sesuai prosedur. Semata-mata juga karena area RSUD belum terdapat masjid dan masjid terdekat itu kurang lebih di atas 1,2 kilometer,” imbuhnya. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD dr Soedomo Trenggalek Targetkan Naik Kelas B Tahun 2023</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-layanan-kesehatan-rsud-dr-soedomo-trenggalek-targetkan-naik-kelas-ke-tipe-b</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2022 07:28:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173429</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; RSUD Dr Soedomo Trenggalek mentargetkan tahun 2023 mendatang, akan naik Kelas B. Guna mewujudkan hal itu, rumah sakit plat merah ini terus melakukan inovasi baik dari segi pelayanan, sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, administrasi hingga manajemen rumah sakit. Mengingat, dari segi fasilitas dan SDM, RSUD juga sudah memenuhi syarat untuk naik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; RSUD Dr Soedomo Trenggalek mentargetkan tahun 2023 mendatang, akan naik Kelas B. Guna mewujudkan hal itu, rumah sakit plat merah ini terus melakukan inovasi baik dari segi pelayanan, sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, administrasi hingga manajemen rumah sakit. Mengingat, dari segi fasilitas dan SDM, RSUD juga sudah memenuhi syarat untuk naik menjadi Kelas B.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk naik kelas dari Kelas C ke B, yang belum terpenuhi hanya sub spesialisasinya. Yakni, minimal untuk rumah sakit Kelas B, itu harus ada dua sub spesialis besar. Diantaranya, penyakit dalam termasuk dokter bedah (thorax), kandungan dan anak. Dan ini, yang masih akan kita usahakan,&#8221; ungkap Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek, Mokh Rofiq Hindiono, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (09/08/2022) siang.</p>



<p>Sementara terkait fasilitas penunjang, ujar Direktur, seperti contohnya peralatan, rumah sakit milik Pemerintah Daerah ini bisa memenuhinya. Gedung pun juga sangat layak dan memadai untuk naik menjadi rumah sakit tipe B. Bahkan, tenaga non sub spesialisasi juga dipastikan terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Kami berharap dengan inovasi-inovasi yang dilakukan, ini bisa naik ke Kelas B. Sehingga, nantinya bisa menjadi magnet bagi masyarakat Trenggalek. Termasuk, nantinya lebih memilih berobat di Trenggalek dan bukan justru berobat di daerah lain,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Rofiq dalam hal ini juga meminta dukungan Pemerintah Daerah, yang mana dalam hal ini Bupati Trenggalek. Karena, untuk mewujudkan rumah sakit Kelas B di Kota Keripik Tempe, perlu dukungan semua pihak.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Rumah sakit Kelas B ini nantinya akan menghasilkan multiple efek bagi masyarakat. Baik dari sisi perekonomian dan sisi lain, bagi masyarakat Trenggalek pada umumnya,&#8221; terang Rofiq.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, dalam rangka memenuhi akses dan kualitas pelayanan kesehatan, dukungan dari semua lapisan masyarakat sangat diperlukan. Mengingat, semua masyarakat pasti akan membutuhkan pelayanan kesehatan yang baik dan memadai. Terlebih jika datang ke RSUD dr Soedomo Trenggalek.</p>



<p>Seiring dengan selesainya pembangunan dua gedung baru saat ini, paparnya, tidak menutup kemungkinan RSUD ini secepatnya akan naik Kelas B. &#8220;Mudah-mudahan jika diberi kelancaran, tahun depan RSUD dr Soedomo Trenggalek bisa naik kelas ke Kelas B,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Rofiq menambahkan, dengan adanya penambahan dua gedung baru tersebut, fasilitas layanan kesehatan di RSUD dr Soedomo bisa menjawab dan mengakomodir semua keluhan masyarakat selama ini.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173429</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MBOIS Jadi Layanan Edukasi Kesehatan RSUD Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/mbois-jadi-layanan-edukasi-kesehatan-rsud-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 06:11:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Edukasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, berhasil meraih juara dua Apresiasi Pengaduan Publik Terbaik (APIK) 2021 pada Awarding Day di Hotel Savana Kota Malang, Selasa (09/11/2021). RSUD Kota Malang meraih juara dua Kategori Tata Kelola Pengaduan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang. Direktur RSUD Kota Malang, dr. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, berhasil meraih juara dua Apresiasi Pengaduan Publik Terbaik (APIK) 2021 pada Awarding Day di Hotel Savana Kota Malang, Selasa (09/11/2021). RSUD Kota Malang meraih juara dua Kategori Tata Kelola Pengaduan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang.</p>



<p>Direktur RSUD Kota Malang, dr. Rina Istarowati, mengatakan bahwa RSUD Kota Malang telah menggemakan semangat literasi digital. Selain itu, RSUD juga telah memanfaatkan media sosial dan website sebagai media informasi pelayanan informasi publik.</p>



<p>“Kami sadar, kemajuan teknologi atau era digital tidak bisa dihindari dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Kalau dulu layanan atau layanan informasi, serta sosialisasi dan edukasi tentang kesehatan harus dilakukan secara konvensional, harus bertemu langsung. Namun kini bisa dilakukan dengan ragam cara,” ujar dr. Rina, Rabu (10/11/2021).</p>



<p>Pengaduan ini, kata dia, lebih dikuatkan pada saat pandemi Covid-19. Hal itu yang mendasari RSUD Kota Malang melakukan optimalisasi pemanfaatan digital. Pihaknya gencar melakukan kampanye hidup sehat melalui berbagai platform media sosial. Salah satunya diberi tajuk ‘Mari Bincang bincang On Instagram Sehat (MBOIS).’</p>



<p>“Kami lakukan secara live streaming, dengan berbagai tema tentang kesehatan. Ini juga jadi wadah dokter untuk berkampanye sekaligus berinteraksi dengan warga,” tutur dr. Rina.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-style-default"><img decoding="async" width="740" height="370" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/11/REV-01-1-1.png?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-157882" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/11/REV-01-1-1.png?w=800&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/11/REV-01-1-1.png?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/11/REV-01-1-1.png?resize=768%2C384&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2021/11/REV-01-1-1.png?resize=400%2C200&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>Ditambahkan dr. Rina, bahwa yang dilakukan juga untuk mengenalkan dan mendekatkan RSUD Kota Malang dengan warga. Karena RSUD Kota Malang memang lokasinya lumayan jauh dari pusat kota, tepatnya di Kelurahan Bumiayu, Jalan Rajasa Nomor 27.</p>



<p>“Tentu bukan dalam rangka mendorong untuk masuk (inap) di RSUD, tapi warga sekitar pada khususnya bisa memanfaatkan RSUD untuk pemeriksaan rutin, langkah promotif maupun preventif,” imbuh perempuan ramah tersebut.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh">Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</a></li>
</ul>


<p>Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, merespons positif atas langkah-langkah kreatif dari RSUD Kota Malang. Karena sejatinya, rumah sakit itu adalah tempat memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Saat saya berkunjung dan bertemu dengan para dokter dan para medis di sana, saya tekankan dan titipkan, gencarkan dan utamakan langkah-langkah promotif. Membangun kota sehat tentu akan lebih bermakna bila kesadaran akan pola hidup sehat dan mencegah sebelum sakit,” kata Wali Kota Sutiaji di sela-sela upara Hari Pahlawan di Balai Kota Malang.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, S. Sos, juga mengapresiasi apa yang dilakukan RSUD Kota Malang. “Ini aktualisasi literasi digital dan pemanfaatan media sosial secara berdaya. Terima kasih untuk RSUD atas kerja kolaboratifnya,” pungkas pria ramah itu. <strong>(kom/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Kota Malang Mulai Inventarisir Kebutuhan RS Rujukan, Salah Satunya Nakes</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-kota-malang-mulai-inventarisir-kebutuhan-rs-rujukan-salah-satunya-nakes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2021 07:00:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RS Rujukan Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134708</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; RSUD Kota Malang, mulai gerak cepat dalam mensikapi penunjukkan sebagai salah satu RS rujukan di Kota Malang. Salah satunya, mengenai jumlah kebutuhan tenaga kesehatan (Nakes). &#8220;Untuk Nakes di RSUD Kota Malang, sedang kita kondisikan. Dibeberapa ruangan kita petakan beban kerjanya. Kepala ruangan maupun kepala instalasi kita rundingkan. Mana yang bisa digeser [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang </strong> &#8211; RSUD Kota Malang, mulai gerak cepat dalam mensikapi penunjukkan sebagai salah satu RS rujukan di Kota Malang. Salah satunya, mengenai jumlah kebutuhan tenaga kesehatan (Nakes).</p>



<p>&#8220;Untuk Nakes di RSUD Kota Malang, sedang kita kondisikan. Dibeberapa ruangan kita petakan beban kerjanya. Kepala ruangan maupun kepala instalasi kita rundingkan. Mana yang bisa digeser ke ruang perawatan pasien Covid-19,&#8221; terangnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (15/02) tadi.</p>



<p>Untuk jumlah nakes sendiri, disampaikan dr. Husnul, masih diangka 100 lebih. &#8220;Kita maksimalkan tenaga medis yang ada. Jumlah pasnya saya lupa, tapi kalau semua mulai dari dokter, tenaga perawat, dan petugas lain-lain, sekitar 130,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134704-rsud-kota-malang-ditetapkan-sebagai-rs-rujukan-covid-19-sarana-dan-prasarana-mulai-dilengkapi">RSUD Kota Malang Ditetapkan Sebagai RS Rujukan Covid-19, Sarana dan Prasarana Mulai Dilengkapi</a></strong></p>



<p>Lebih lanjut mantan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P ) Dinas Kesehatan Kota Malang itu, mengatakan juga belum merencanakan penambahan bed. Mengingat, saat ini BOR (Bed Occupancy Rate) di RSUD Kota Malang, masih di angka 50 hingga 55 persen.</p>



<p>&#8220;Sementara BORnya masih 50 sampai 55 persen. Sehingga kalau penambahan, kita belum ada rencana. Tetapi kalau sudah di atas 70 persen baru kita tambah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Untuk pasien Covid-19 sendiri, tersedia sebanyak 49 bed di ruang isolasi tekanan negatif. &#8220;Sedangkan untuk ventilator yang kami punya masih 5. Tapi, itu yang ada di ICU reguler,&#8221; tuturnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Kota Malang Ditetapkan Sebagai RS Rujukan Covid-19, Sarana dan Prasarana Mulai Dilengkapi</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-kota-malang-ditetapkan-sebagai-rs-rujukan-covid-19-sarana-dan-prasarana-mulai-dilengkapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2021 05:12:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dr Husnul Muarif]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[RS Rujukan Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134704</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kota Malang menambahkan 4 Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19. Sebelumnya, sudah terdapat 7 RS rujukan di Kota Malang. Sehingga, dengan penambahan RS rujukan yang salah satunya adalah RSUD Kota Malang, maka total menjadi 11 RS rujukan. Baca: Terkait Penutupan Giant MOG, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kota Malang menambahkan 4 Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.</p>



<p>Sebelumnya, sudah terdapat 7 RS rujukan di Kota Malang. Sehingga, dengan penambahan RS rujukan yang salah satunya adalah RSUD Kota Malang, maka total menjadi 11 RS rujukan.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134697-terkait-penutupan-giant-mog-ini-kata-pakar-ekonomi">Terkait Penutupan Giant MOG, Ini Kata Pakar Ekonomi</a></strong></p>



<p>&#8220;Kota Malang bertambah 4 RS rujukan, yakni RSUD Kota Malang, RS Panti Nirmala, RS Persada dan RS Lapangan Idjen Boulevard. Jadi ada 4, semuanya RS rujukan Covid di Kota Malang ada 11,&#8221; terang Direktur Utama RSUD Kota Malang, dr. Husnul Muarif, Senin (15/02) tadi.</p>



<p>Menyusul ditetapkannya RSUD Kota Malang menjadi RS rujukan, dr. Husnul mengatakan, bahwa ICU khusus untuk pasien Covid-19 telah disiapkan.</p>



<p>&#8220;Di RSUD Kota Malang sendiri kita sudah siapkan ICU khusus Covid-19. Karena ICU Covid-19 harus ada sendiri. Sedangkan selama ini, yang ada masih ICU reguler. Sehingga, sarana dan prasarana ikut kami tambah untuk menunjang ICU Covid-19 itu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, juga telah disiapkan ruangan bertekanan negatif untuk perawatan pasien Covid-19. Praktis, terdapat poli Covid-19, ruang ICU bertekanan negatif dan juga UGD untuk pasien Covid-19.</p>



<p>Lebih lanjut, antara ICU Covid-19 dan ICU reguler, dirinya mengatakan bahwa tidak terlalu signifikan perbedaannya.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya secara alat, sama. Bedanya ICU untuk covid butuh perawatan yang intensif,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ketika ditanya berkaitan dengan kriteria yang membuat RSUD Kota Malang didapuk menjadi RS rujukan, pria yang sempat menjadi jubir satgas Covid-19 Kota Malang ini mengatakan, bahwa itu kewenangan Pemerintah Provinsi.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134506-polis-tidak-cair-100-nasabah-lurug-kantor-bumi-putera">Polis Tidak Cair, 100 Nasabah Lurug Kantor Bumi Putera</a></strong></p>



<p>&#8220;Kriterianya Pemerintah Provinsi yang menentukan, dan itu ada di RS online. Di RS online tercantum update penambahan setiap bulan. Mulai dari fasilitas, penambahan tenaga, dan lain-lain,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lalu data penambahan tersebut, lanjut dr Husnul, direkap sesuai kriteria oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dan dinilai apakah bisa menjadi RS rujukan covid. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134704</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dokter Umar: New Normal Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Penerapan Jangan Tebang Pilih</title>
		<link>https://memontum.com/dokter-umar-new-normal-harus-patuhi-protokol-kesehatan-penerapan-jangan-tebang-pilih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2020 15:16:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115366-dokter-umar-new-normal-harus-patuhi-protokol-kesehatan-penerapan-jangan-tebang-pilih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di masa pandemi Covid-19, masyarakat saat ini memasuki tahap masa transisi menuju New Normal Life. New Normal Life adalah jalan tengah yang harus dihadapi terutama di sektor kesehatan dan sektor ekonomi masyarakat harus tetap berjalan. Direktur RSUD Kota Malang, dr Umar Usman mengatakan bahwa New Normal Life kini yang menjadi jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di masa pandemi Covid-19, masyarakat saat ini memasuki tahap masa transisi menuju New Normal Life. New Normal Life adalah jalan tengah yang harus dihadapi terutama di sektor kesehatan dan sektor ekonomi masyarakat harus tetap berjalan.</p>
<p>Direktur RSUD Kota Malang, dr Umar Usman mengatakan bahwa New Normal Life kini yang menjadi jalan tengah terutama di sektor kesehatan, sektor ekonomi dan sektor lainnya menyesuaikan.</p>
<p>&#8220;Ekonomi harus tetap jalan, namun kesehatan tetap aman,&#8221; ujar dr Umar Usman, Senin (1/6/2020) malam.<br />
Sebab sampai saai ini Corona/ Covid-19 belum diketahui kapan akan berhenti dan belum juga diketahui obatnya.</p>
<p>&#8220;Penyakit ini tidak tahu kapan berhentinya, belum tahu obatnya dan belum bisa terputus rantai penularannya. Anggap saja seperti demam berdarah dan lainnya. Demam berdarah juga berbahaya. Demam berdarah tidak bisa dimusnahkan, namun bisa dilakukan pencegahan dan antisipasinya. Dengan Corona beda caranya, namun prinsip yang harus dijalankan adalah pencegahan dan antisipasinya,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p>Memasuki New Normal Life, praktek sehari-hari bahwa protokol kesehatan terhadap Corona harus selalu dipatuhi. &#8220;Sering cuci tangan menjadi budaya kita, memakai masker dan menjaga jarak. Jaga jarak untuk lompatan dari bicara, maupun batuk dari seseorang andaikan diduga mempunyai Corona, jaraknya 1 meter. Imun dijaga, termasuk vitamin dan menjaga kondisi psikologi,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p>Pemerintah harus tetap melakukan pengawasan dan mengayomi masyarakat agar penularan Covid-19 tidak semakin menyebar. Juga dalam pengawasan dan menjalankan New Normal, tidak boleh tebang pilih . &#8220;Misalkan di pasar, tidak boleh lepas dari protokol kesehatan. Supaya penularannya tidak sampai booming seperti Brazil dan negera-negera lainnya,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115367" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200601-WA0269-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Secara realita bahwa menghilangkan Corona untuk saat ini sulit, sehingga realistis Corona akan ada terus. &#8220;Di New Normal ini, kita realistis bahwa menghilangkan Corona sulit, sehingga menjadi realistis Corona akan ada terus. Bagaimana kita menyikapinya. Untuk usia produktif dan kondisi sehat silahkan berusaha, bekerja dan beraktivitas. Namun bagi lansia maupun orang dengan dengan komorbid memiliki potensi jika terkena Corona menjadi berbahaya. Seperti diabetes kencing manis, jantung, paru-paru antara lain harus herhati-hati, menjaga diri sering berada di rumah,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p>Untuk masyarakat produktif tetap harus berhati-hati dan selalu melaksanakan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Untuk yang produktif, Insyallah akan bertahan. Angka kesembuhan di Indonesia cukup tinggi. Perlu diwaspadai orang yang tidak tampak gejala namun positif. Ini juga dimaknai bahwa di sekitar kita banyak Corona positif. Namun tidak nampak sakit sehingga tidak diketahui. Siapapun itu kita tidak bisa menebak. Jika protokol kesehatan tidak dijalankan maka akan bisa tertular,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p>Ada tips dalam menjaga imun tetap baik, diantaranya dengan berolahraga dan tidak boleh terlalu lelah. &#8220;Stamina harus dijaga. Corona bisa menjadi fatal kalau menembus ke paru-paru dimana itu terjadi pada orang yang imunnya menurun. Perlu dijaga dengan pola makan sehat, aktifitas dimulai berolahraga sehingga peredaran darah cukup bagus. Tidak memforsir diri dalam kerja, jangan kecapekan dan letih. Ditunjang vitamin, secara psikis harus dijaga. Jangan sampai ada kecemasan dan beban pikiran yang membuat imun tertekan. Tetap cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,&#8221; ujar dr Umar Usman. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Kota Malang Siap Jadi RS Rujukan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-kota-malang-siap-jadi-rs-rujukan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2020 13:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[RS Rujukan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113706-rsud-kota-malang-siap-jadi-rs-rujukan-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berbagai persiapan terus dilakukan oleh RSUD Kota Malang untuk menjadi RS Rujukan Covid-19. Senin (4/5/2020), Walikota Malang, Sutiaji dan Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko berkesempatan untuk meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit milik Pemkot Malamg tersebut. &#8220;Mulai dari kamar isolasi, fasilitas penunjang seperti ventilator dan alur penerimaan pasien sampai dengan pasien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berbagai persiapan terus dilakukan oleh RSUD Kota Malang untuk menjadi RS Rujukan Covid-19. Senin (4/5/2020), Walikota Malang, Sutiaji dan Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko berkesempatan untuk meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit milik Pemkot Malamg tersebut.</p>
<p>&#8220;Mulai dari kamar isolasi, fasilitas penunjang seperti ventilator dan alur penerimaan pasien sampai dengan pasien pulang telah kami cek,&#8221; ujar Walikota Sutiaji.</p>
<p>Berbagai hambatan, lanjutnya juga telah disampaikan pada kami oleh para nakes (tenaga kesehatan) yang ada di RSUD. Kami berharap RSUD dapat segera berbenah agar dapat menunjang pelayanan kesehatan di Kota Malang dalam rangka menangani penyebaran virus ini.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini, RSUD Kota Malang telah menerima beberapa orang PDP. Saat ini seluruhnya telah dinyatakan sembuh dan pulang ke rumah masing-masing,&#8221; tutur Sutiaji.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/4967-rsud-kota-malang-siap-sarana-terkendala-hanya-1-dokter-spesialis-paru" target="_blank" rel="noopener noreferrer">RSUD Kota Malang Siap Sarana, Terkendala Hanya 1 Dokter Spesialis Paru</a></p>
<p>Berbagai upaya penanganan virus Covid-19 di Kota Malang akan terus dilakukan secara masif dan sesuai dengan arahan gugus tugas pusat. Sehingga Kota Malang dapat secepatnya melewati masa-masa pandemi ini.</p>
<p>&#8220;Berbagai motivasi dan dukungan akan terus kami alirkan pada para dokter serta nakes agar tetap semangat dalam menangani para pasien di Rumah Sakit. Karena pengorbanan mereka saat ini sangat besar artinya bagi warga Kota Malang,&#8221; tandas Sutiaji.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Kota Malang Siap Sarana, Terkendala Hanya 1 Dokter Spesialis Paru</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-kota-malang-siap-sarana-terkendala-hanya-1-dokter-spesialis-paru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2020 14:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Spesialis Paru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113505-rsud-kota-malang-siap-sarana-terkendala-hanya-1-dokter-spesialis-paru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang telah bersiap sejak awal merebaknya Covid-19. Mulai dari ruang isolasi, APD dan juga para perawat sudah memadai. Namun disatu sisi, RSUD Kota Malang saat ini hanya memiliki satu dokter spesialis paru. Direktur RSUD Kota Malang, dr Umar Usman saat dikonfirmasi Memontum.com pada Jumat (1/5/2020) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang telah bersiap sejak awal merebaknya Covid-19. Mulai dari ruang isolasi, APD dan juga para perawat sudah memadai. Namun disatu sisi, RSUD Kota Malang saat ini hanya memiliki satu dokter spesialis paru.</p>
<p>Direktur RSUD Kota Malang, dr Umar Usman saat dikonfirmasi Memontum.com pada Jumat (1/5/2020) pukul 16.00, mengatakan RSUD akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saat ini kita sudah mempersiapkan sarananya. Namun tenaganya masih kurang. Saat ini PDP kita rawat 28, yakni 19 warga Kota Malang dan 9 orang warga Kabupaten Malang. Sedangkan ODP 96 orang,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p>Pihaknya sudah mengembangkan ruang isolasi. Namun sampai saat ini hanya memiliki satu dokter spesialis paru. &#8220;Awalnya dukungan dari dokter spesialis paru cukup besar. Namun dalam perkembangannya realitanya banyak rumah sakit yang juga melakukan perawatan. Sehingga mereka sibuk di rumah sakitnya sendiri-sendiri,&#8221; ujar dr Umar Usman.</p>
<p>Dijelaskan pula bahwa saat ini stok APD dan juga perawat di RSUD Kota Malang terbilang aman. &#8220;Fasilitas di RSUD aman, ruang isolasi kalau nanti tren nya naik ya kita tambah. APD bantuan pemerintah Kota Malang dan penambahan anggaran bisa kita pergunakan kembangkan ruang isolasi dan pelayanan,&#8221; ujar dr Usman.</p>
<p>RSUD Kota Malang menjadi salah satu rumah sakit rujukan PDP dan ODP. Salah satunya yakni saat ini juga merawat pasien warga Tlogomas yang beberapa hari lalu rapid test nya positif reaktif saat berada di Bali. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113505</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
