<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ruang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ruang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Dec 2023 13:33:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ruang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Refleksi Kepemimpinan Selama 5 Tahun, Wali Kota Probolinggo Hadirkan &#8216;Ruang Rindu&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/refleksi-kepemimpinan-selama-5-tahun-wali-kota-probolinggo-hadirkan-ruang-rindu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[refleksi]]></category>
		<category><![CDATA[rindu’]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rangkaian acara Refleksi Kepemimpinan 5 Tahun Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, dimulai dengan meriah, Sabtu (16/12/2023) malam. Kegiatan ini, rencananya bakal berlangsung hingga tanggal 23 Desember nanti, dengan beragam acara yang dihadirkan Pemkot Probolinggo. Bahkan, untuk menyemarakkan refleksi kepemimpinan terakhir di masa jabatan periode pertama, Wali Kota Habib Hadi, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Rangkaian acara Refleksi Kepemimpinan 5 Tahun Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, dimulai dengan meriah, Sabtu (16/12/2023) malam. Kegiatan ini, rencananya bakal berlangsung hingga tanggal 23 Desember nanti, dengan beragam acara yang dihadirkan Pemkot Probolinggo.</p>



<p>Bahkan, untuk menyemarakkan refleksi kepemimpinan terakhir di masa jabatan periode pertama, Wali Kota Habib Hadi, dalam pembukaan kegiatan ini menghadirkan band asal Yogyakarta, Letto, untuk menghibur masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya. Sebelum band yang terkenal dengan lagu &#8216;Ruang Rindu&#8217; itu manggung, Wali Kota Probolinggo menerima 120 dokumen arsip tentang Kota Probolinggo. Dokumen tersebut, memuat beragam tulisan tentang Kota Mangga ini dari tahun 1857 sampai sekarang yang diserahkan langsung oleh Plt Kepala Arsip Nasional, Imam Gunarto. Wali Kota Habib Hadi pun menyambut baik, dokumen arsip yang diberikan. Dirinya berharap, dokumen tersebut akan bermanfaat untuk pembangunan Kota Probolinggo di masa depan.</p>



<p>Dalam sambutannya, bapak empat anak itu juga menjelaskan jika acara refleksi kepemimpinan 5 tahun ini adalah kesempatan untuk membuktikan apa yang sudah dijanjikannya sebagai wali kota. &#8220;Apa yang saya lakukan harus disampaikan langsung kepada masyarakat Kota Probolinggo. Karena saya ingin, memberikan informasi yang transparan. Sesuai amanah yang telah diberikan kepada saya. Sekaligus, untuk mencegah informasi yang dipelintir menjadi tidak benar. Saya menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat memahami satu persatu apa yang dilakukan dan dampak manfaatnya secara langsung,” kata Wali Kota Habib Hadi.</p>



<p>Konsep refleksi ini, paparnya, digagasnya sejak awal pemerintahan di tahun 2019, agar masyarakat memahami apa yang telah dijalankannya. “Saya dipilih rakyat, menggunakan program dari uang rakyat. Maka, saya harus mempertanggungjawabkan kinerja saya di hadapan rakyat. Harus mendengar langsung dari saya, agar tidak ada informasi yang dipelintir menjadi tidak benar,” paparnya.</p>



<p>Wali Kota Habib Hadi mengingat kembali, bagaimana perjuangannya dengan almarhum Wakil Wali Kota, Soufis Subri, yang di tengah perjalanan menjalankan amanah dipanggil Sang Khalik karena Covid-19. “Alhamdulillah, saya masih didampingi oleh Ibu Sekda, para kepala OPD dan jajaran yang bersatu padu saling menguatkan. Tentunya untuk terus melanjutkan perjuangan mewujudkan visi-misi hingga 100 persen. Semua berkat kepercayaan dan doa dari seluruh warga Kota Probolinggo,” ujarnya.</p>



<p>Tidak lupa, Wali Kota Habib Hadi menyebut kekompakan tiga pilar, TNI Polri dan ASN dalam mengatasi badai pandemi Covid-19. Termasuk, upaya mendirikan RSUD Ar Rozy. “Dahulu pembangunan rumah sakit ini hampir tidak jadi. Ada yang menolak, padahal dengan adanya rumah sakit ini dampak manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga Kota Probolinggo,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya pun mengajak warga menghadiri pembukaan RSUD Ar Rozy, yang akan secara resmi digelar pada Sabtu (23/12/2023) mendatang. “Begitu diresmikan, masyarakat Kota Probolinggo bisa merasakan layanan yang sudah saya siapkan. Semua gratis, karena sudah 100 persen warga sudah tercover UHC. Ini saya lakukan, semata-mata agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” ucapnya.</p>



<p>Wali Kota Habib Hadi pun menyebut, sebagai wali kota dirinya tidak ingin dilayani. Namun, justru harus melayani warga Kota Probolinggo.</p>



<p>Suami Aminah Hadi ini pun menjelaskan, jika penjelasan lebih detail akan dijabarkannya pada Senin (18/12/2023) malam, dalam orasi yang akan dilakukannya di panggung yang sama. “Karena itu, saya ajak seluruh warga Kota Probolinggo, untuk datang ke Alun-alun dan nanti tanggal 22. Berdoa bersama, bersholawat bersama sebelum rumah sakit kita buka untuk warga Kota Probolinggo. Yang tidak sempat datang, bisa mengikuti dari media sosial saya atau media sosial resmi pemerintah Kota Probolinggo,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya pun meminta, agar masyarakat tidak gampang diadu domba dengan isu-isu yang sengaja dipelintir oleh pihak-pihak yang menginginkan adanya perpecahan. “Masyarakat harus cerdas, jangan sampai karena kepentingan orang tertentu, menjadi mudah diadu domba. Karena kalau tidak dengan dukungan warga, tidak bisa saya lakukan semua itu,” jelasnya.</p>



<p>Habib Hadi pun bersyukur bisa menuntaskan semua janjinya 100 persen. Bahkan, sebelum masa kepemimpinannya selesai. “Karena itu, jangan mudah percaya pada isu-isu yang dibuat oleh golongan tertentu hanya untuk kepentingan mereka. Saya tidak terima jika masyarakat dibodohi dengan informasi-informasi yang salah hanya untuk kepentingan kelompoknya,” urainya.</p>



<p>Wali Kota Habib Hadi pun mengakhiri sambutannya dengan mengajak warga untuk menikmati sajian musik dari band asal Yogyakarta, Letto. Setelahnya, Letto menghibur warga dengan menyanyikan sejumlah lagu hitsnya seperti, Ruang Rindu, Sebelum Cahaya, Sandaran Hati hingga Sampai Nanti, Sampai Mati.</p>



<p>Sementara, jajaran Forkopimda yang terdiri Wali Kota, Kapolresta, Dandim hingga Ketua PN, bahkan turut menghibur warga dengan menyanyikan lagu &#8216;Rumah Kita&#8217;. Acara pembuka dalam rangkaian Refleksi Kepemimpinan 5 Tahun Wali Kota Probolinggo ini, berakhir dengan tertib sekira pukul 22.00. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Diskusi di Alun-alun Tulungagung, Kemenkominfo Bahas Peluang Profesi Cuan di Ruang Digital</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-diskusi-di-alun-alun-tulungagung-kemenkominfo-bahas-peluang-profesi-cuan-di-ruang-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[bahas]]></category>
		<category><![CDATA[cuan]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[profesi]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193335</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Internet dan media sosial (Medsos) kini bukan lagi tempat untuk mencari hiburan, menambah teman, belajar dan beropini. Namun, banyak orang yang kini menjadikan kemajuan teknologi digital untuk menopang pekerjaan dan media berkarya yang produktif. Media sosial yang sudah menjadi bagian hidup saat ini, pun mampu memberikan peluang pekerjaan yang berpotensi menghasilkan cuan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Internet dan media sosial (Medsos) kini bukan lagi tempat untuk mencari hiburan, menambah teman, belajar dan beropini. Namun, banyak orang yang kini menjadikan kemajuan teknologi digital untuk menopang pekerjaan dan media berkarya yang produktif. Media sosial yang sudah menjadi bagian hidup saat ini, pun mampu memberikan peluang pekerjaan yang berpotensi menghasilkan cuan.</p>



<p>Untuk membuka cakrawala pemahaman peluang profesi cuan di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Relawan Anti Narkoba akan menggelar diskusi literasi digital di Alun-alun Tulungagung, Minggu (16/07/2023) besok pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Peluang Profesi Cuan di Ruang Digital&#8217;, itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, Wakil Ketua Relawan TIK Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, pelatih Pusdikatcab Tulungagung, Mohamad Subaweh, Kaprodi Ekonomi Syariah STAI Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi dan Mohammad Noviyanto, selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung1607. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Sabtu (15/02023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, peluang profesi yang bisa mendatangkan cuan di era digital, sangat luas dan ada di berbagai sektor. Salah satunya, sektor pertanian dan perkebunan yang banyak dijumpai di daerah. Dengan memanfaatkan teknologi digital, profesi cuan dapat diraih dengan menjadi petani digital.</p>



<p>”Kemenkominfo kini sudah memiliki aplikasi pertanian yang disebut Go Online. Dengan aplikasi tersebut, petani bisa belajar pola tanam (musim), memasarkan produk hasil panen secara langsung, informasi cuaca, bahkan penyuluh berbasis online,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam diskusi yang digelar &#8216;chip in di acara Campaign Run 2023 itu, Kemenkominfo mengatakan, kemajuan teknologi digital dan media sosial juga memunculkan profesi baru, seperti influencer dan kreator konten. &#8220;Selain itu, kini juga bermunculan bisnis online dan konsultan media sosial yang bertugas mengelola akun-akun bisnis atau orang lain dengan konten dan desain. Semua profesi itu mendatangkan cuan,&#8221; tegas Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, kebebasan dalam mengakses media digital hendaknya mampu dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat luas. ”Manfaatkan marketplace, media sosial (Instagram, Facebook, Tiktok dan lainnya) sebagai media promosi yang menghasilkan,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pengusaha Kolam Renang di Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Karaoke Pribadi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pengusaha-kolam-renang-di-tulungagung-ditemukan-tak-bernyawa-di-ruang-karaoke-pribadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[renang]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192165</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Pasangan pengusaha kolam renang Tirta Mutiara di Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, ditemukan tidak bernyawa di sebuah ruang karaoke pribadi, Kamis (29/06/2023) petang. Kedua tubuh keduanya, kali pertama ditemukan oleh anak korban. Belum diketahui pasti, apa yang menjadi penyebab keduanya meninggal. Namun, dugaan pembunuhan ditemukan dari hasil olah TKP jenazah keduanya. Kapolres Tulungagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Pasangan pengusaha kolam renang Tirta Mutiara di Desa/Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, ditemukan tidak bernyawa di sebuah ruang karaoke pribadi, Kamis (29/06/2023) petang. Kedua tubuh keduanya, kali pertama ditemukan oleh anak korban.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apa yang menjadi penyebab keduanya meninggal. Namun, dugaan pembunuhan ditemukan dari hasil olah TKP jenazah keduanya.</p>



<p>Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto, mengatakan bahwa kedua korban ditemukan meninggal oleh anaknya. Dari temuan itu, kemudian diteruskan kepada petugas.</p>



<p>&#8220;Dilihat sekilas, memang ini ada dugaan pembunuhan. Karena saya lihat, ada tanda-tanda kekerasan,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait penemuan jenazah, Kapolres menjelaskan, saat itu anak korban mencari keberadaan kedua orang tuanya yang sejak pagi tidak ada. Karenanya, mengecek ruang karaoke pribadi dan diketahui sudah meninggal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Awal saksi mencari kedua orang tuanya yang sejak pagi tidak ada. Makanya, kemudian ke lokasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terkait dengan penyelidikan, Kapolres menjelaskan, bahwa saat ini Satreskrim Polres Tulungagung masih melakukan pendalaman. Termasuk, beberapa barang bukti yang diharapkan bisa mengurai dugaan tersebut.</p>



<p>&#8220;Semoga segera terungkap,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, kabar dugaan pembunuhan pasutri asal Tulungagung, Tri Harno dan Ning ini viral di sosial media. Akibatnya, banyak warganet yang merasa kasihan dengan nasib pasutri asal Tulungagung itu. Terlebih, mereka mengenal sosok Harno dan Ning, sebagai sosok pasutri yang religius dan ahli salat jamaah.</p>



<p>“Ket esuk jane wes diarep2 wong kog gk muncul. Ahli jamaah kabeh,” tulis akun Berkah Bibit yang mengaku tetangga dekat korban pada kolom komentar postingan itu.</p>



<p>Netizen lain memuji sifat Ning yang ramah terhadap orang lain. “Ning Nur Rahayu koncoku, bocahe ayu grapyak,” tulis Utami Jaya yang mengaku sebagai teman korban. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192165</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aktivitas Dakwah di Ruang Digital Jadi Tema Diskusi Literasi Kemenkominfo dengan Komunitas Digital Nganjuk</title>
		<link>https://memontum.com/aktivitas-dakwah-di-ruang-digital-jadi-tema-diskusi-literasi-kemenkominfo-dengan-komunitas-digital-nganjuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas digital wilayah Nganjuk di Bendungan Semantok, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (25/06/2023) besok sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Aktivitas Dakwah di Ruang Digital&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, dosen dan digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas digital wilayah Nganjuk di Bendungan Semantok, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (25/06/2023) besok sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Aktivitas Dakwah di Ruang Digital&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, dosen dan digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Chief Operating Regional ACSB East Java, Muhajir Sulthonul Aziz dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarKabNganjuk2506. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (24/06/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, bahwa era digital telah banyak dimanfaatkan oleh para pendakwah untuk menyampaikan ajaran agama dengan mengajak dan menebar kebaikan. Aktivitas para pendakwah ini, diharapkan mampu mengidentifikasi sekaligus menyikapi pelanggaran dan perilaku kurang etis di ruang digital.</p>



<p>Pelanggaran etika di ruang digital, lanjut Kemenkominfo, pada umumnya bisa berupa informasi hoaks, ujaran kebencian, pornografi, perundungan dan konten negatif lainnya. Untuk itu, interaksi, partisipasi dan kolaborasi para pendakwah diharapkan mampu memberi rasa nyaman ruang digital.</p>



<p>”Adapun prinsip dan ruang lingkup etika yang harus dijunjung, yakni: kesadaran, tanggung jawab, integritas, dan kebajikan,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Disampaikan Kemenkominfo, selain menjunjung tinggi etika, para pendakwah perlu menghindari pesan dakwah yang tidak ramah di media digital. Diantaranya, membuat klaim kebenaran, mempersulit ajaran agama, bertindak keras, kasar dan emosional, berburuk sangka terhadap pihak di luar golongan, dan mudah mengkafirkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Dakwah sebaiknya dilakukan dengan aman dan gaul. Kreasikan dakwah digital lewat media sosial, seperti Facebook, Twitter, IG, YouTube, TikTok dengan berbagai kisah dan tulisan inspiratif penuh kebaikan,” sebut Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo berharap, penggunaan ruang digital untuk aktivitas berdakwah harus disesuaikan dengan empat pilar utama literasi digital. Yakni, kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.</p>



<p>&#8220;Selain itu, periksa sumber informasi dari lembaga keagamaan yang terpercaya dan punya kredibilitas, membaca komentar dan review tentang konten tersebut sebagai pertimbangan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, paparnya, untuk diketahui merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191790</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aman di Ruang Digital, Kemenkominfo Gandeng Petani dan Durian Mania Trenggalek Gelar Diskusi Literasi</title>
		<link>https://memontum.com/aman-di-ruang-digital-kemenkominfo-gandeng-petani-dan-durian-mania-trenggalek-gelar-diskusi-literasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 02:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[mania]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191795</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Musim durian telah tiba. Buat durian mania, ini saat yang dinanti untuk berburu durian. Kabupaten Trenggalek, adalah salah satu gudang durian terlegit di Jawa Timur dan telah bersiap menyambut anda. Yakni, lewat hajatan &#8216;Kontes Durian Kabupaten Trenggalek&#8217; yang akan digelar di Lapangan Karanganom, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, 25 hingga 26 Juni ini. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Musim durian telah tiba. Buat durian mania, ini saat yang dinanti untuk berburu durian. Kabupaten Trenggalek, adalah salah satu gudang durian terlegit di Jawa Timur dan telah bersiap menyambut anda. Yakni, lewat hajatan &#8216;Kontes Durian Kabupaten Trenggalek&#8217; yang akan digelar di Lapangan Karanganom, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, 25 hingga 26 Juni ini.</p>



<p>Selain diisi dengan kegiatan kontes, obral durian dan bazar bibit durian, hajatan ini juga akan disemarakkan dengan bazar UMKM dan diskusi literasi digital. Khusus diskusi literasi digital, nantinya akan digelar chip in di kegiatan Kontes Durian, yang dihadirkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek, sebagai mitra pelaksana, membidik petani dan durian mania sebagai peserta.</p>



<p>&#8220;Diskusi yang mengangkat tema ’Jaga Data Pribadi Agar Diri Aman di Ruang Digital’, ini dapat diikuti secara gratis. Caranya, cukup dengan mendaftar di link registrasi https://s.id/DaftarTrenggalek2506. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (24/06/2023) tadi.</p>



<p>Dijadwalkan, pelaksanaan ini akan berlangsung Minggu (25/06/2023) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Diskusi luring (offline) ini, akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas Tulungangung dan pemilik ELiT Computer, Mokhamad Eldon, Dosen UIN SATU dan RTIK Tulungagung, Denny Yudiantoro, konsultan IT dan pengurus Relawan TIK Tulungagung, Ary Sunaryo, serta penyiar radio Ari Utami sebagai moderator.</p>



<p>Terkait kegiatan diskusi di acara kontes durian, Kemenkominfo menjelaskan, hal itu tidak lepas dari penyelenggaraan program &#8220;diskusi literasi digital masuk desa&#8217; yang sudah dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia. Selain kontes durian, diskusi serupa dengan tema berbeda antara lain telah dilaksanakan chip in di kegiatan bersih desa, bazar UMKM, pagelaran wayang kulit hingga konser musik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menambahkan, diskusi kali ini sengaja mengusung tema ihwal pentingnya menjaga data pribadi di ruang digital, mengingat transformasi di era digital dengan segala kelebihan, manfaat dan kekurangannya tidak lepas dari risiko kejahatan. &#8220;Kejahatan siber seperti phising, doxing ataupun scam, bisa mengincar siapa pun dan kapan pun saat menjelajah ruang digital,&#8221; ujar Kemenkominfo dalam rilis.&nbsp;</p>



<p>Menjaga data pribadi agar diri aman di ruang digital, lanjut Kemenkominfo, merupakan sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring dapat dilakukan secara aman. ”Tidak hanya untuk mengamankan data yang kita miliki, melainkan juga melindungi data yang bersifat pribadi,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk itu, masih menurut Kemenkominfo, pengguna digital perlu memahami kompetensi keamanan digital. Kompetensi tersebut di antaranya meliputi pemahaman terkait perangkat digital, identitas digital, penipuan digital, rekam jejak digital, serta pemahaman keamanan digital bagi anak.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191795</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sederhanakan Layanan Administrasi Jember, Bupati Hendy Resmikan Ruang Paten Kelurahan Wirolegi</title>
		<link>https://memontum.com/sederhanakan-layanan-administrasi-jember-bupati-hendy-resmikan-ruang-paten-kelurahan-wirolegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[administrasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hendy]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[PATEN]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sederhanakan]]></category>
		<category><![CDATA[wirolegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191861</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, H Hendy Siswanto, meresmikan ruang Pelayanan Administrasi Terpadu (Paten) Kantor Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jumat (23/06/2023) tadi. Ruang Paten itu, dilengkapi dengan Jember Sahabat Perempuan dan Anak (J-SAPA) serta Kampung Remaja Sehat (KRS) yang mempunyai misi dalam memberikan pelayanan dan edukasi seputar gender, serta kesehatan. Dalam sambutannya, Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, H Hendy Siswanto, meresmikan ruang Pelayanan Administrasi Terpadu (Paten) Kantor Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jumat (23/06/2023) tadi. Ruang Paten itu, dilengkapi dengan Jember Sahabat Perempuan dan Anak (J-SAPA) serta Kampung Remaja Sehat (KRS) yang mempunyai misi dalam memberikan pelayanan dan edukasi seputar gender, serta kesehatan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Hendy mengapresiasi lahirnya Paten, yang bertujuan menyederhanakan pelayanan administrasi. Baik itu mulai dari permohonan sampai ketahap terbitnya dokumen dan hingga dilakukan dalam satu loket atau meja pelayanan. Paten sendiri, juga dapat diakses masyarakat dari jarak jauh melalui smarphone.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Alhamdulilah, pelayanan administrasi terpadu juga dapat diakses melalui smartphone. Pihak Kelurahan Wirolegi membuatkan e-form, jadi saya pesan tolong adminnya harus satset balasnya. Jadi, harus selalu standby karena itulah fungsi pelayanan digital agar bisa diakses kapanpun dan cepat direspon,” kata Bupati Hendy.</p>



<p>Bupati Hendy dalam kesempatan itu juga terus mendorong para lurah serta kepala desa, untuk juga menyediakan Paten di wilayahnya masing-masing. Sehingga, bisa mempercepat dan mudah layanan masyarakat.</p>



<p>“Paten ini memperpendek proses pelayanan, mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, murah, transparansi dan terjangkau serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191861</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gelar Literasi Digital di Tulungagung Bertema Jaga Data Pribadi di Ruang Digital</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gelar-literasi-digital-di-tulungagung-bertema-jaga-data-pribadi-di-ruang-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[bertema]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[jaga]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Data dan informasi menjadi komoditas paling berharga di era digital. Karenanya, tidak berlebihan jika Presiden Joko Widodo, pernah menyebut data sebagai ’New Oil’. Menjaga data pribadi agar selalu aman merupakan keharusan bagi pengguna ruang digital. Menyadari pentingnya pengamanan data di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Data dan informasi menjadi komoditas paling berharga di era digital. Karenanya, tidak berlebihan jika Presiden Joko Widodo, pernah menyebut data sebagai ’New Oil’. Menjaga data pribadi agar selalu aman merupakan keharusan bagi pengguna ruang digital.</p>



<p>Menyadari pentingnya pengamanan data di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Tulungagung kembali menggelar diskusi &#8216;literasi digital masuk desa&#8217; di Balai Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (17/06/2023) besok sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Jaga Data Pribadi Agar Diri Aman di Ruang Digital&#8217; yang digelar secara chip in dalam rangkaian kegiatan bersih Desa Gandong itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Wakil Ketua Relawan TIK Kabupaten Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, dosen Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU), Deny Yudiantoro, influencer, Faisyal Antonio, dan Ari Utami sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTulungagung1706. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (16/06/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, menjaga data pribadi agar diri aman di ruang digital merupakan sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring, dapat dilakukan secara aman. &#8220;Tidak hanya untuk mengamankan data yang kita miliki, melainkan juga melindungi data yang bersifat pribadi,&#8221; jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Untuk itu, lanjut Kemenkominfo, pengguna digital perlu memahami kompetensi keamanan digital. Kompetensi tersebut di antaranya meliputi pemahaman terkait perangkat digital, identitas digital, penipuan digital, rekam jejak digital, serta pemahaman keamanan digital bagi anak.</p>



<p>Selain diskusi, acara bersih desa itu juga dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dan bazar UMKM. ”Agar aman bertransaksi, pelaku UMKM perlu memiliki pemahaman literasi digital terkait menjaga keamanan data pribadi di ruang digital,” imbuh Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, pentingnya menjaga data pribadi dapat menghindari intimidasi online terkait gender. Data pribadi berupa jenis kelamin patut dilindungi untuk menghindari kasus pelecehan seksual atau perundungan (bullying) secara online.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Perlindungan terhadap data penting dilakukan agar menghindari ancaman kejahatan dunia maya, termasuk Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO),” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Selain itu, sambung Kemenkominfo, perlindungan data pribadi dapat mencegah penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, menghindari potensi pencemaran nama baik, dan hak kendali atas data pribadi.</p>



<p>”Alasan terakhir, secara global kita memiliki kontrol atas privasi data pribadi kita. Hal itu sudah dijamin dalam Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia 1948 Pasal 12 dan Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR) 1966 Pasal 17, Indonesia pun sudah meratifikasi keduanya,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191089</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
