<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rumah Bersama Advokat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rumah-bersama-advokat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2019 05:16:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rumah Bersama Advokat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PKPA Peradi RBA Malang, Tanamkan Kejujuran</title>
		<link>https://memontum.com/pkpa-peradi-rba-malang-tanamkan-kejujuran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2019 01:46:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Peradi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Bersama Advokat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91117-pkpa-peradi-rba-malang-tanamkan-kejujuran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ada yang spesial dalam sesi penutupan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) 2019, DPC Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) RBA (Rumah Bersama Advokat) Malang, Minggu (25/8/2019) sore di Hotel Pelangi Kota Malang. Sabab Ketua Umum DPN Peradi RBA, Dr Luhut MP Pangaribuan SH LLM hadir langsung memberikan materi dan memberikan pesan-pesan yang sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Ada yang spesial dalam sesi penutupan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat) 2019, DPC Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) RBA (Rumah Bersama Advokat) Malang, Minggu (25/8/2019) sore di Hotel Pelangi Kota Malang.</p>
<p>Sabab Ketua Umum DPN Peradi RBA, Dr Luhut MP Pangaribuan SH LLM hadir langsung memberikan materi dan memberikan pesan-pesan yang sangat bermanfaat sebagai bekal para calon advokat peserta PKPA supaya bisa menjadi advokat profesional yang memegang teguh kejujuran.</p>
<p>Dia mengambil contoh dari Abraham Lincoln Presiden Amerika Serikat ke 16. Dimana Abraham Lincoln menanamkan kejujuran dalam menjalankan profesi advokat.</p>
<p>&#8221; Tantangan advokat sangat besar. Nasehat dari Abraham Lincoln bahwa seorang advokat harus memiliki tekad jujur. Walaupun saat ini advokat sangat banyak, namun jika kejujurannya tinggi maka dengan sendirinya klien yang akan mencari kita,&#8221; ujar Luhut.</p>
<p>Dia juga berpesan kepada para calon advokat supaya nantinya tidak meminta honor di depan. &#8220;Jangan menjadi pengacara yang meminta honor di depan. Sebab jika sudah menerima honor di depan, maka tidak akan tertarik lagi menangani perkara itu karena uangnya sudah di dapat. Maka kalau perlu uang muka, mintalah secukupnya,&#8221; ujar Luhut.</p>
<p>Sementara itu ketua DPC Peradi RBA Malang, Yayan Riyanto SH mengatakan bahwa PKPA adalah syarat yang hatus diikuti untuk menjafi seorang advokat. Pertama harus ikut PKPA, kemudian UPA (Ujian Profesi Advokat), magang 2 tahun dan sumpah. Di DPC Peradi RBA Malang, dia akan melakukan penjaringan ketat dikarenakan ingin melahirkan advokat profesional yang berintegritas tinggi.</p>
<p>&#8220;Advokat yang dilahirkan dari Peradi RBA menjadi Advokat yang punya keahlian. Janganlah menjadi advokat namun tidak punya keahlian,” ujar Yayan.</p>
<p>Niko Caisar Aditya SH Cla selaku panitia menyenut bahwa dari 66 peserta PKPA ada 2 peserta yang dinyatakan tidak lulus karena tidak memenuhi prosentasi kehadiran.</p>
<p>&#8221; Sebanyak 64 yang kita nyatakan lulus. Untuk 2.peserta yang kami nyatakan tidak lulus bisa.mengikuti PKPA tahun depan. Kita tidak ada kompromi dengan ini, kalau mau kembali mengikuti PKPA bisa dilakukan tahun depan,&#8221; ujar Niko. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PKPA Peradi RBA Malang, Jaring Advokat Profesional</title>
		<link>https://memontum.com/pkpa-peradi-rba-malang-jaring-advokat-profesional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2019 11:50:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Peradi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Bersama Advokat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=88590</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang, Sabtu (20/7/2019) pagi, kembali adakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Hotel Pelangi Kota Malang. DPC Peradi RBA Malang bekerja sama denga Universitas Wisnuwardhana Malang untuk mencetak para advokat handal dan profesional. Ketua DPC Peradi RBA Yayan Riyanto SH, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Rumah Bersama Advokat (RBA) Malang, Sabtu (20/7/2019) pagi, kembali adakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Hotel Pelangi Kota Malang. DPC Peradi RBA Malang bekerja sama denga Universitas Wisnuwardhana Malang untuk mencetak para advokat handal dan profesional.</p>
<p>Ketua DPC Peradi RBA Yayan Riyanto SH, mengatakan bahwa PKPA DPC Peradi RBA kali ini diikuti 64 peserta. &#8221; Pesertanya dari Kota Malang dan sekitarnya. PKPA adalah syarat yang hatus diikuti untuk menjafi seorang advokat. Pertama harus ikut PKPA, kemudian UPA (Ujian Profesi Advokat), magang 2 tahun dan sumpah,&#8221; ujar Yayan.</p>
<p>Di DPC Peradi RBA Malang, Yayan akan melakukan penjaringan ketat dikarenakan ingin melahirkan advokat profesional yang berintegritas tinggi.</p>
<p>&#8221; Harapan saya, para calon advokat dapat belajar dengan baik untuk menjadi advokat yang luar biasa dan profesional. Advokat yang dilahirkan dari Peradi RBA menjadi Advokat yang punya keahlian. Janganlah menjadi advokat namun tidak punya keahlian,&#8221; ujar Yayan.</p>
<p>Sugeng Teguh Santoso SH , Sekjend DPN Peradi RBA, menanggapi rencana diadakannya Prodi Advokat. &#8221; Kami telah diundang Dirjen Dikti terkait pembicaraan rancangan pelaturan Nentri Pendidikan dan Kebudayaan tentang prodi advokat. Ada 2 hal yang ingin kami sampaikan bahwa kewenanga departemen pensidikan advokat sebagai prodi, kami tidak bisa intervensi. Tapi harus diingat mengenai rekrutmen, pengangkatannya hingga penyumpahannya dilakukan organisasi advokat,&#8221; ujar Sugeng.</p>
<p>Prof Dr H Suko Wahyudi SH MH, Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, mengatakan bahwa kementrian memiliki kewenangan dalam pendidikan advokat, namun harus tetap melibatkan organisasi advokat.</p>
<p>&#8220;Sudah saya sampaikan ke Menristekdikti tentang pendidikan advokat. Memang kementrian memiliki kewenangan, tapi harus kerjasama dengan organisasi profesi advokat. Tanpa kerjasama dengan organisasi advokat, itu tidak mungkin dan mereka mau mengerti. Peradi RBA terbesar dan terimakasi menerima kita sebagai patner pendidikan advokat,&#8221; ujar Suko. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88590</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
