<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rumah Isolasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rumah-isolasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jul 2021 15:00:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rumah Isolasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rumah Isolasi OTG Bangkalan Sembuhkan Pasien Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-isolasi-otg-bangkalan-sembuhkan-pasien-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 15:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[OTG Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Isolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya – Rumah Islolasi OTG (Orang Tanpa Gejala) berhasil sembuhkan serta wisudakan satu orang pasien Covid-19 diantara 48 pasien yang dirawat RI-OTG di BPWS Bangkalan Sabtu (10/07). Salah satu penyintas Covid-19 pertama RI-OTG yang telah melakukan prosesi wisuda, yakni Pria asal Lombok, Sura, yang sempat dikarantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya setelah dirinya swab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> – Rumah Islolasi OTG (Orang Tanpa Gejala) berhasil sembuhkan serta wisudakan satu orang pasien Covid-19 diantara 48 pasien yang dirawat RI-OTG di BPWS Bangkalan Sabtu (10/07).</p>



<p>Salah satu penyintas Covid-19 pertama RI-OTG yang telah melakukan prosesi wisuda, yakni Pria asal Lombok, Sura, yang sempat dikarantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya setelah dirinya swab PCR positif Covid-19. Lalu, ia dikirimkan ke RI-OTG Bangkalan untuk perawatan lebih lanjut.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>“Pelayanan&nbsp; di sini sangat memuaskan, makanannya terjamin dan fasilitasnya cukup baik. Apalagi semuanya gratis. Terima kasih semuanya, sehat selalu” ujar Sura.</p>



<p>Lalu, Sura melanjutkan perjalanannya ke bandara Juanda untuk pulang ke Lombok. Namun, kepulangannya didampingi serta difasilitasi oleh relawan pendamping RI-OTG Bangkalan untuk penghantaran ke bandara Juanda.</p>



<p>Selain itu, Sura mengungkapkan rasa kangen dengan keluarganya. Ia mengaku bahwa ayahnya sedang kondisi yang kurang enak badan, hingga Sura ingin segera kembali ke Lombok untuk bertemu serta merawat orang tuanya.</p>



<p>Dalam proses kepulanganya Sura didampingi oleh dokter umum, dr Yussika Fernanda dan dr Kurnia Auliana , serta perawat dan relawan pendamping, Zainul Arifin.</p>



<p>Sura juga menerima ijazah berupa amplop coklat yakni surat keterangan medis, surat keterangan sembuh, dan surat pengantar ke faskes lanjutan.</p>



<p>Dengan dokumen yang ia terima, ia dapat penjelasan dari para nakes dan relawan bahwa itu merupakan prosedur dan protokol kepulangan pasien.</p>



<p>Lalu, ia dapat penjelasan juga tentang potensi penyintas Covid-19 untuk bisa menajadi edukator dan sosialisasi tentang Covid-19 minimal kepada keluarga dan masyarakat sekitar serta potensi untuk menjadi pendonor plasma konvalesen, paling cepat 14 hari setelah kesembuhan.</p>



<p>Pada Kesempatan tersebut, dr Yussika mengaku senang bisa mendampingi pasien yang pertama kali wisuda atau Keluar Rumah Sakit (KRS).</p>



<p>&nbsp;“Alhamdulillah, pasien pertama bisa pulang dengan sehat, sudah sembuh dan tidak ada gejala yang tersisa sehingga bisa pulang dan beraktifitas seperti sedia kala dan dapat bertemu keluarga di kampung halamamnya.” Ujar dr Yussika.</p>



<p>dr Yussika juga berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga kasus covid-19 di Indonesia bisa lebih terkendali.</p>



<p>Sementara itu, Rumah Isolasi OTG Bangkalan ini digawangi oleh dr Erwin Astha Triyono, beroperasi sejak Senin (05/07) lalu. Telah merawat 31 pasien pertama berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI).</p>



<p>Hingga saat ini Sabtu (10/07) RI-OTG&nbsp; Bangkalan telah merawat 48 pasien terdiri 47 pasien PMI dan satu orang pasien mandiri. Saat ini, RI-OTG Bangkalan persiapkan kapasitas 400 bed dan bisa ditingkatkan sesuai situasi pandemi di Jatim.</p>



<p>Selain itu, RI-OTG Bangkalan ini merupakan RS Lapangan yang didirikan sebagai tindak lanjut dari kebutuhkan penanganan pasien covid-19, yang terus meningkat dalam kurun waktu sebulan terakhir, lantaran dipicu tingginya angka penderita Covid dari klaster Bangkalan. Dengan difungsikannya RI-OTG Bangkalan ini, dr Erwin berharap dapat membantu Pemprov Jatim menangani para penderita Covid-19. Khususnya bagi yang tidak bergejala dan bergejala ringan, termasuk hasil tracing dari para PMI dari kedatangan di bandara Juanda. “Semoga keberadaan RI-OTG Bangkalan ini bisa memberikan sumbangsih penanganan Covid-19 di Jawa Timur,” harap dr Erwin. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Isolasi Jl Kawi Siap Digunakan, dr Umar: Amankan Penderita dan Nakes</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-isolasi-jl-kawi-siap-digunakan-dr-umar-amankan-penderita-dan-nakes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 11:19:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Isolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118300-rumah-isolasi-jl-kawi-siap-digunakan-dr-umar-amankan-penderita-dan-nakes</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko didampingi dengan Sekda Kota Malang Drs Wasto SH MH, meninjau langsung kesiapan rumah isolasi atau safe house bagi pasien yang terpapar covid-19 di Jalan Kawi 41 Kota Malang, Jumat (3/7/2020). Pemkot Malang siapkan 60 sampai 76 bed di dalam rumah isolasi. Ini ditangani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko didampingi dengan Sekda Kota Malang Drs Wasto SH MH, meninjau langsung kesiapan rumah isolasi atau safe house bagi pasien yang terpapar covid-19 di Jalan Kawi 41 Kota Malang, Jumat (3/7/2020). Pemkot Malang siapkan 60 sampai 76 bed di dalam rumah isolasi. Ini ditangani oleh tim satgas covid19 Kota Malang yang mendapat bantuan tenaga medis dari Yonkes 2/Kostrad sejumlah 25 orang.</p>
<p>Perkembangan Data Covid-19 Kota Malang per-2 Juli 2020 tercatat OTG tercatat 761 orang bertambah 27 orang dari sehari sebelumnya. Sedangkan untuk yang positif Covid-19 ada 217 orang, bertambah 5 orang dari sehari sebelumnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118302" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0135-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0135-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0135-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0135-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0135-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kita cek langsung mulai dari simulasi pasien datang, diterima di tempat penerimaan pasien kemudian masuk di ruang poli. Di ruang poli, sudah disiapkan tenaga medis yang sudah memakai standar 3 APD. Kemudian dilakukan pemeriksaan. Baru penempatan dan diputuskan di kamar nomor berapa mereka harus menginap dan di isolasi. Nah kita lihat mulai dari peralatan di poli. Alhamdulillah sudah siap,“ ujar Bung Edi sapaan akrab Wawali Malang.</p>
<p>Lebih lanjut Wawali Kota Malang menambahkan kriteria pasien covid-19 yang akan masuk di rumah isolasi di Jalan Kawi ini.</p>
<p>“Karena ini warga yang akan diisolasi masih memiliki fisik yang bagus. Tidak sakit karena kalau sakit langsung masuk rumah sakit. Maka disiapkan juga perlengkapan mandi dan lain sebagainya. Termasuk handuk tapi dia harus merawat dirinya mencuci sendiri dan seterusnya,” ujarnya.</p>
<p>Direktur RSUD Kota Malang dr Umar Usman menyampaikan, bahwa rumah isolasi ini untuk mengantisipasi pasien covid-19 yang terus bertambah.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118301" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0138-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0138-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0138-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0138-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200703-WA0138-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kita sangat berterimaksih kepada pemerintah Kota Malang yang sudah mengantisipasi. Melangkah di depan ketika ada yang di isolasi mandiri di rumah dan rumahnya tidak memungkinkan, maka diisolasi disini. Ini juga akan mengurangi beban rumah sakit. Karena selama ini, ketika banyak yang positif banyak yang di rumah sakit. Padahal orangnya sehat, positif atau OTG yang positif itu, dia bisa merawat dirinya sendiri,” ujarnya.</p>
<p>“Dengan adanya ruang isolasi ini, Insya Allah akan mengurangi beban rumah sakit. Kalau ada antisipasi yang seperti ini, maka petugas-petugas nakes (tenaga kesehatan) rumah sakit juga bisa tenang. Ini akan menimbulkan dampak yang secara psikologis kita siap. Biarkan covid ada tapi kita pemerintah siap, imun kuat maka covid positif bisa diisolasi semua. Seperti di RSUD yang sembuh sudah 12 orang dari yang positif itu,” pungkas dr Umar. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118300</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Skenariokan Rumah Isolasi atau Safe House Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-skenariokan-rumah-isolasi-atau-safe-house-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 07:58:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Isolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Upaya penanggulangan Covid-19 (Corona Virus Deasease 2019) oleh Pemkot Malang, setiap harinya dilakukan evaluasi dan analisa. Baik itu penanganan pasien maupun pencegahan dan sosialisasi ke masyarakat. Penerapan sosial dan physical distancing, menuntup hiburan malam, membatasi toko, warung dan restoran atau kerumunan orang hingga pukul 20.00 telah dilakukan. Namun, terbarukan Kota Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>– Upaya penanggulangan Covid-19 (Corona Virus Deasease 2019) oleh Pemkot Malang, setiap harinya dilakukan evaluasi dan analisa. Baik itu penanganan pasien maupun pencegahan dan sosialisasi ke masyarakat. Penerapan sosial dan physical distancing, menuntup hiburan malam, membatasi toko, warung dan restoran atau kerumunan orang hingga pukul 20.00 telah dilakukan. Namun, terbarukan Kota Malang juga dimungkinkan kedatangan pemudik yang pulang kampung lebih awal.</p>
<p>Ini dikarenakan warga Kota Malang yang bekerja di luar kota, juga di rumahkan sementara, sehingga banyak yang menyegerakan pulang kampung. Belum lagi penyintas warga luar Kota Malang, yang juga akan balik ke kampung asalnya. Ditambah lagi perkembangan belakangan ini, yang sebagian masyarakat masih memandang perkembangan corona bukan sesuatu yang perlu diwaspadai.</p>
<p>“Itu bisa kita lihat 2 – 3 hari ini pasca kita kabarkan 3 PDP positif sembuh, ternyata publik merespon seakan Kota Malang sudah aman (jalan raya ramai kembali– red). Jadi diantara kegembiraan, saya prihatin karena ini sungguh membahayakan. Sudah berulangkali saya sampaikan hati-hati dan jangan lengah. Ini belum berakhir, dan angka ODR (Orang Dengan Resiko), ODP (Orang Dalam Pantauan) serta PDP (Pasien Dalam Pengawasan) terus bertambah, “ ujar Sutiaji, Walikota Malang saat koordinasi dengan Forpimda Malang Raya, Rabu (1/4/2020).</p>
<p>Menyikapi Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim, yang sekarang menambahkan kriteria baru yakni OTG (Orang Tanpa Gejala). Mereka adalah orang-orang yang memiliki kontak erat dengan konfirm positif, maka perlu dilakukan langkah progresif. Apalagi, Sutiaji menyatakan jika 68 persen tenaga kesehatan yang menangani covid-19, juga sudah mengalami kondisi drop. Ditambah pula oleh realita APD (Alat Pengaman Diri) makin menipis dan makin sulit didapat. &#8220;Informasi ini saya dapatkan setelah saya video conference dengan direktur atau pimpinan rumah sakit di Kota Malang,&#8221; imbuh orang nomor satu di Kota Malang ini.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, apakah Pemkot Malang akan mengambil langkah mendirikan rumah sakit darurat khusus covid-19, atau juga kemungkinan memanfaatkan GOR Ken Arok dijadikan tempat karantina, Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widiyanto menjelaskan, jika pihaknya sudah mewacanakan hal tersebut. Namun, belum terskenariokan mendirikan rumah sakit darurat.</p>
<p>&#8220;Kita masih fokus pada penyediaan rumah isolasi atau safe house,&#8221; ujar Pak Wid, panggilan Nur Widiyanto .</p>
<p>&#8220;Sementara terskenariokan di guest house, tapi belum dikunci,&#8221; imbuh Pak Wid.</p>
<p>Perlu diketahui jika Pemkot Malang memiliki aset guest house di Jl Kawi. Jika terlaksana, maka ini merupakan langkah antisipasi yang patut mendapat apresiasi. Guest house bisa digunakan untuk isolasi atau karantina jika nantinya kapasitas beberapa rumah sakit rujukan tidak lagi mampu menampung.<strong> (yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Pasuruan Kota Tinjau Rumah Isolasi Anggota Polri</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-pasuruan-kota-tinjau-rumah-isolasi-anggota-polri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2020 11:21:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pasuruan Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Isolasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110600</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Sebagai bentuk dalam menangani mewabahnya virus corona atau covid 19. Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Tenaga Kerja UPT Latihan Kerja Daerah Pemkab Pasuruan Jl Raya Rejoso Kec Rejoso Kabupaten Pasuruan ditinjau oleh Kapolres Pasuruan Kota untuk persiapan rumah isolasi untuk penanganan covid 19. Persiapan rumah isolasi itu digunakan dalam menyiapkan anggota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Sebagai bentuk dalam menangani mewabahnya virus corona atau covid 19. Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Tenaga Kerja UPT Latihan Kerja Daerah Pemkab Pasuruan Jl Raya Rejoso Kec Rejoso Kabupaten Pasuruan ditinjau oleh Kapolres Pasuruan Kota untuk persiapan rumah isolasi untuk penanganan covid 19.</p>
<p>Persiapan rumah isolasi itu digunakan dalam menyiapkan anggota yang sedang bertugas.</p>
<p><div id="attachment_110602" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-110602" decoding="async" class="size-full wp-image-110602" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200401_165656-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kapolres Pasuruan Kota didampingi Kadisnaker Kab.Pasuruan meninjau bilik rumah isolasi" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200401_165656-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200401_165656-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200401_165656-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG_20200401_165656-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-110602" class="wp-caption-text">Kapolres Pasuruan Kota didampingi Kadisnaker Kab.Pasuruan meninjau bilik rumah isolasi</p></div></p>
<p>&#8220;Sesuai perintah Kapolda Jawa Timur agar mempersiapkan rumah isolasi minimalis bagi Anggota yang sedang bertugas dalam penanganan covid 19,&#8221; papar AKBP Dony Alexander Kapolres Pasuruan Kota, Rabu siang (1/4/2020).</p>
<p>Dalam peninjauan itu, Polres Pasuruan Kota membawahi 3 Polres dan sebagai koordinator yaitu Polres Pasuruan Kabupaten, Polres Probolinggo Kota, Polres Probolinggo. &#8220;Peninjauan rumah isolasi ini nantinya kami akan berkoordinasi dan akan menghadap ke Bupati Pasuruan terkait hal ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Aktivitas perekonomian di kota Pasuruan berjalan normal dan biasa tetapi usaha warung kopi sudah banyak yang tutup dengan sendirinya</p>
<p>&#8220;Rumah isolasi yang akan digunakan itu untuk anggota. Kita tahu covid ini mudah sekali menuular hanya tertempel di kulit orang lain aja mudah terpapar. Maka kita tetap harus waspada dan selalu menjaga hidup bersih,&#8221; ujar Dony.</p>
<p>Di sisi lain, Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan Tri Agus saat dikonfirmasi membenarkan jika UPT Latihan Kerja telah ditinjau oleh Kapolres Pasuruan Kota.</p>
<p>&#8220;Pihak Polres Pasuruan Kota telah melakukan peninjauan lokasi sebagai tempat untuk anggota polri yang sedang bertugas dalam menanggulangi virus corona,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan tempat mess yang kami miliki dalam satu kamar bisa diisi oleh 2 orang satu tempat tidur atas dan bawah dan untuk Asrama Putri dengan kapasitas sebanyak 16 kamar. Dilanjutkan Peninjauan Mess BLK Asrama Putra kapasitas sebanyak 16 kamar,<br />
dan ada 8 buah kamar mandi serta 8 wastafel. Dengan kondisi cukup baik dan layak masih bisa digunakan.</p>
<p>&#8220;Dalam peninjauan rumah isolasi bagi petugas polri yang menangani virus corona, pihaknya masih menunggu keputusan dari Bupati,&#8221; tegas Tri Agus.<strong> (arf/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110600</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
