<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rumah Pintar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rumah-pintar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Jan 2019 13:13:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rumah Pintar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Guru di Jember, Berguru pada KPU</title>
		<link>https://memontum.com/guru-di-jember-berguru-pada-kpu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2019 13:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Kabupaten Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Pintar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=74095</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Belasan Guru dari SMP Negeri 2 Jember, Sabtu (19/1/2019) pagi, berkunjung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Kedatangan mereka ke KPU tersebut, untuk mempelajari tentang sistem Pemilihan Umum (Pemilu) di Rumah Pintar Pemilu. &#8220;Mereka ingin sharing tentang ilmu kepemiluan yang itu memang diperlukan untuk bahan pelajaran sekolah, &#8221; kata Divisi SDM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Belasan Guru dari SMP Negeri 2 Jember, Sabtu (19/1/2019) pagi, berkunjung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember.</p>
<p>Kedatangan mereka ke KPU tersebut, untuk mempelajari tentang sistem Pemilihan Umum (Pemilu) di Rumah Pintar Pemilu.</p>
<p>&#8220;Mereka ingin sharing tentang ilmu kepemiluan yang itu memang diperlukan untuk bahan pelajaran sekolah, &#8221; kata Divisi SDM dan Parmas KPU Jember, Ahmad Hanafi kepada awak media.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-74098" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190119-WA0028-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pihaknya merencanakan, kegiatan seperti itu akan diselenggarakan tiap Sabtu dengan peserta berlatar belakang berbeda-beda.</p>
<p>Hanafi menjelaskan, pendidikan politik mengenai kepemiluan sangat penting bagi guru, karena para guru akan mengajarkannya kepada siswa dan siswinya. </p>
<p>&#8220;Sehingga, nantinya guru-guru tersebut mendapat pengetahuan yang cukup untuk kemudahan proses belajar dan mengajar, &#8221; jelasnya. </p>
<p>Hanafi mengatakan, ada banyak sekali hal-hal penting yang disampaikan kepada mereka tentang kepemiluan, mulai parameter demokrasi sampai dengam penyelenggaraan pemilunya.</p>
<p>&#8220;Tentunya ini bermanfaat bagi mereka terkait persoalan kepemiluan,&#8221; katanya. </p>
<p>Ismu Ulayyah salah satu Guru SMP Negeri 2 Jember mengakui, selama ini pihaknya hanya memahami informasi Pemilu dari buku-buku dan internet. </p>
<p>Berkat adanya kegiatan bersama KPU, sehingga, para guru mendapat pengetahuan langsung, praktis dan lebih detil. </p>
<p>&#8220;Ini sangat penting untuk kemudian disampaikan kepada siswa dan siswi, bukan hanya teori tetapi juga bagaimana prakteknya,&#8221; aku guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) ini. </p>
<p>Diketahui Ismu, bahwa adanya materi dalam Kurikulum 2006 dan 2013, menjadi pendorong para guru, termasuk Ismu untuk memperdalam dan memahami materi tentang Pemilu.<strong> (Yud)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74095</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gandeng BNNK, Rumah Pintar Cegah Penyalahgunaan Narkoba pada Anak</title>
		<link>https://memontum.com/gandeng-bnnk-rumah-pintar-cegah-penyalahgunaan-narkoba-pada-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Nov 2018 14:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[BNNK]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Pintar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/65572-gandeng-bnnk-rumah-pintar-cegah-penyalahgunaan-narkoba-pada-anak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Rumah Pintar (Rupin) Somerset Bahtera Surya Baru menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya. Dari sinergi tersebut, Rupin ingin mencegah penggunaan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak. Selain itu, memberikan sosialisasi bahaya narkoba pada anak usia dini. Dalam sosialisasi tersebut, BNNK menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak. &#8220;Jadi pakai bahasa yang sederhana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Rumah Pintar (Rupin) Somerset Bahtera Surya Baru menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya. Dari sinergi tersebut, Rupin ingin mencegah penggunaan dan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak. Selain itu, memberikan sosialisasi bahaya narkoba pada anak usia dini.</p>
<p>Dalam sosialisasi tersebut, BNNK menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak. &#8220;Jadi pakai bahasa yang sederhana dan nggak usah muluk-muluk. Pelan-pelan saja penyampaiannya, tapi harus tidak boleh berhenti sekali, harus continue (berkesinambungan). Misalkan mungkin kita hanya menyampaikan bahwa narkoba itu berbahaya. Bahayanya apa? Itu pun simpel, nggak usah semua, nanti kalau dia sudah paham, sudah ngerti, baru berikutnya,&#8221; jelas Kepala BNNK Surabaya AKBP Drs. Suparti, SH,. MM,. Sabtu (24/11/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/BNN-26-nov-1-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-65573" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/BNN-26-nov-1-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/BNN-26-nov-1-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/BNN-26-nov-1-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>BNNK sendiri memiliki program penyampaian tentang bahaya dari narkoba yang tidak hanya kepada orang dewasa, tetapi anak usia dini dan wanita hamil dirasa wajib. Hal ini dilakukan supaya anak yang disasar sosialisasi bahaya narkoba sejak dini bisa lebih paham sejak awal.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya pada sosialisasi ini lebih ditekankan tentang bahayanya. Memang susah untuk anak-anak ini, yang penting anak-anak ngerti dulu. Untuk mabuk lem misalkan, jangan sampai anak-anak itu nggak ngerti. Tapi ketika mungkin suatu saat anak itu ada teman yang pakai lem, akhirnya jadi ingat pesan yang sebelumnya didengar,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Menilik kasus di Surabaya yang sedang hangat mengenai bocah ngelem alias mabuk lem, terutama anak yang belum cukup umur dan putus sekolah, Suparti menilai masyarakat banyak yang tidak membaca, mendengar informasi melalui media. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">65572</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
