<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>running &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/running/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jan 2025 15:18:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>running &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tetralogy East Java Running Festival Meriah, Bupati Banyuwangi Berbaur bersama 1200 Pelari</title>
		<link>https://memontum.com/tetralogy-east-java-running-festival-meriah-bupati-banyuwangi-berbaur-bersama-1200-pelari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbaur]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[pelari]]></category>
		<category><![CDATA[running]]></category>
		<category><![CDATA[tetralogy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meriahkan gelaran Tetralogy East Java Running Festival (EJRF) di Pantai Boom Marina, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (26/01/2025) tadi. Sekitar 1200 pelari dari berbagai daerah, memeriahkan event kolaborasi Polda Jawa Timur dan Pemkab Banyuwangi. Para pelari dari berbagai daerah seperti Surabaya, Bali, Lombok, Malang dan daerah lainnya, turut dalam kompetisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meriahkan gelaran Tetralogy East Java Running Festival (EJRF) di Pantai Boom Marina, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (26/01/2025) tadi. Sekitar 1200 pelari dari berbagai daerah, memeriahkan event kolaborasi Polda Jawa Timur dan Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Para pelari dari berbagai daerah seperti Surabaya, Bali, Lombok, Malang dan daerah lainnya, turut dalam kompetisi dengan tiga kategori, yakni 2,5 km, 5 km dan 10 km tersebut. Mereka menyusuri perkampungan dan kawasan ikonik di Banyuwangi Kota seperti Taman Sritanjung, Taman Tirtawangi (Patung Kuda) dan Taman Blambangan.</p>



<p>Mulai dari anak-anak hingga lanjut usia turut serta dalam event tersebut. Sepanjang rute tampak warga antusias mendukung dan memberi semangat para pelari. Bahkan ada juga yang menawarkan minuman dan camilan sebagai bentuk support kepada para pelari.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, berterima kasih pada Polda Jawa Timur, yang menjadikan Banyuwangi menjadi tuan rumah perdana Tetralogy EJRF. &#8220;Terima kasih atas dukungan Polda Jatim yang turut mendukung memajukan wellness tourism, menawarkan konsep wisata berbasis kesehatan di Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk, yang turut serta berlari bersama ribuan peserta lain.</p>



<p>Menurutnya, lari saat ini sudah menjadi lifestyle dan banyak digandrungi. Saat ini, muncul banyak komunitas lari bahkan ada komunitas lari malam hari di berbagai daerah.</p>



<p>&#8220;Di Banyuwangi kami berusaha untuk mewadahi berbagai komunitas olah raga seperti dengan berbagai event yang digelar di Banyuwangi,&#8221; jelas Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berbagai event sport tourism digelar di Banyuwangi untuk memfasilitasi para pecinta olahraga Indonesia, seperti sepeda, paralayang, tenis, sepatu roda dan berbagai event lainnya mulai berskala nasional hingga internasional.</p>



<p>Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara, mengatakan EJRF merupakan event tetralogy pertama. Banyuwangi dipilih, karena telah berpengalaman menggelar sport tourism.</p>



<p>&#8220;Banyuwangi perdana karena telah berpengalaman menggelar event olahraga. Dukungan masyarakat Banyuwangi sangat luar biasa. Setelah dari Banyuwangi menyusul di Kota Kediri, Madiun dan diakhiri di Surabaya,&#8221; ujar mantan Kapolresta Banyuwangi periode 2020-2021 itu.</p>



<p>Karena bertajuk Tetralogy, penyelenggara akan menyandingkan pelari terbaik dari seluruh rangkaian East Java Running Festival. Dalam setiap perlombaan, para pelari akan mendapat poin sesuai dengan posisi finish masing-masing. Poin itu nantinya akan diakumulasikan untuk menentukan penyandang pelari terbaik.</p>



<p>Para pelari terlihat bersungguh-sungguh untuk mendapatkan poin maksimal. Seperti halnya Dewi Nur Laily, juara race 5k kategori perempuan. Dirinya mengaku terus berlatih untuk meningkatkan kecepatan rata-rata selama sebulan terakhir. Dewi berhasil mencatatkan waktu tercepat 26 menit 47 detik. &#8220;Alhamdulillah terbayarkan ke depan ingin memperpendek waktu lagi,&#8221; tutur pelari kelahiran 1999 itu.</p>



<p>Ada juga Slamet (60), yang semangatnya tak surut meski usia sudah tidak muda lagi. Warga Kelurahan Lateng, ini tetap antusias berlari bersama anak dan cucunya. &#8220;Saya senang sekali bisa ikut lomba lari ini. Meski sudah tua, tapi semangat harus tetap muda,&#8221; ujar Slamet yang memilih kategori lari 2,5k. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Terpilih sebagai Tuan Rumah Pertama Tetralogy East Java Running Festival 2025</title>
		<link>https://memontum.com/banyuwangi-terpilih-sebagai-tuan-rumah-pertama-tetralogy-east-java-running-festival-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[running]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[terpilih]]></category>
		<category><![CDATA[tetralogy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217406</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Awal tahun 2025, Kabupaten Banyuwangi bakal menjadi tuan rumah pertama Tetralogy East Java Running Festival 2025. Event lari yang diinisiasi oleh Polda Jatim itu, bekerja sama dengan Pemkab Banyuwangi dan akan digelar pada 26 Januari 2025. Rencananya, terdapat tiga kategori jarak, yaitu fun walk, lari 5 km dan lari 10 km. Masing-masing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Awal tahun 2025, Kabupaten Banyuwangi bakal menjadi tuan rumah pertama Tetralogy East Java Running Festival 2025. Event lari yang diinisiasi oleh Polda Jatim itu, bekerja sama dengan Pemkab Banyuwangi dan akan digelar pada 26 Januari 2025.</p>



<p>Rencananya, terdapat tiga kategori jarak, yaitu fun walk, lari 5 km dan lari 10 km. Masing-masing jarak lari, akan dibagi atas beberapa kategori lain, yaitu pelajar, open male atau female dan master male atau female.</p>



<p>Ketua Panitia East Java Running Festiva, Bagus Ramadhani, menjelaskan bahwa dipilihnya Banyuwangi menjadi tuan rumah perdana event ini, dikarenakan dikenal sebagai daerah yang aman dan nyaman bagi para penggiat olah raga. Termasuk, Banyuwangi sudah biasa menjadi tempat pelaksanaan event-event besar olah raga mulai dari balap sepeda, selancar, voli dan berbagai cabang olahraga lainnya.</p>



<p>&#8220;Selain nyaman, di setiap pelaksanaan event olah raga di Banyuwangi, antusias masyarakatnya tak perlu diragukan lagi,&#8221; kata Bagus, Senin (09/12/2024) tadi.</p>



<p>Pihaknya menargetkan sebanyak 3 ribu pelari akan ambil bagian dalam event tersebut. Untuk menyemarakkan acara, penyelenggara akan menghadirkan beberapa influencer lari dalam setiap event di masing-masing kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain Banyuwangi, East Java Running Festival juga akan digelar di tiga kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Masing-masing yakni di Kediri, Madiun dan Surabaya. Karena bertajuk Tetralogy, penyelenggara juga akan menyandangkan pelari terbaik dari seluruh rangkaian East Java Running Festival.</p>



<p>Dalam setiap perlombaan, para pelari akan mendapat poin sesuai dengan posisi finish masing-masing. Poin itu nantinya akan diakumulasikan untuk menentukan penyandang pelari terbaik. &#8220;Akan ada tambahan hadiah bagi tiga juara dengan pengumpul poin terbanyak dalam empat event ini,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sementara Pj Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo mengatakan, sebuah penghormatan bagi Banyuwangi menjadi tempat pertama penyelenggaraan event ini. Hal tersebut menunjukkan Banyuwangi merupakan daerah yang ramah bagi olahragawan. &#8220;Ini sekaligus memperkuat Kabupaten Banyuwangi sebagai jujugan bagi pencinta sport tourism,&#8221; terang Guntur.</p>



<p>Selama ini, Banyuwangi sudah dikenal sebagai lokasi pelaksanaan event-event olahraga skala nasional hingga internasional. Sebut saja diantaranya ajang balap sepeda Tour de Banyuwangi Ijen dan kejuaraan paralayang internasional. Pada 2025, Banyuwangi juga direncanakan menjadi tempat pelaksanaan Liga Selancar Dunia atau World Surf League (WSL). &#8220;Jadi mari kita sambut East Java Running Festival ini dengan sebaik dan sehangat mungkin,&#8221; terang Guntur.</p>



<p>Ditambahkan Pembina Olahraga Kepolisian bidang Atletik Polda Jatim, Kompol Wahyudi menjelaskan, event ini mengusung tiga tujuan utama. Pertama, mendorong gaya hidup sehat, aman dan nyaman. Kedua, mengembangkan ekonomi lokal. &#8220;Ketiga, sebagai promosi pariwisata di Banyuwangi, Kediri, Madiun dan Surabaya,&#8221; katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217406</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
