<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rusak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rusak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Aug 2025 16:53:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rusak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>13 Pos Polisi Rusak, 61 Orang Diamankan Usai Ricuh Aksi di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/13-pos-polisi-rusak-61-orang-diamankan-usai-ricuh-aksi-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225557</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kericuhan yang mewarnai aksi lanjutan di Kota Malang pada Jumat (29/08/2025) malam hingga Sabtu (30/08/2025) dini hari, berujung pada kerusakan sejumlah fasilitas kepolisian dan penangkapan puluhan orang. Dalam kejadian itu, sebanyak 13 pos polisi rusak, sementara 61 orang diamankan aparat. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyebut dari total 16 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kericuhan yang mewarnai aksi lanjutan di Kota Malang pada Jumat (29/08/2025) malam hingga Sabtu (30/08/2025) dini hari, berujung pada kerusakan sejumlah fasilitas kepolisian dan penangkapan puluhan orang. Dalam kejadian itu, sebanyak 13 pos polisi rusak, sementara 61 orang diamankan aparat.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyebut dari total 16 pos polisi yang ada, 13 diantaranya dilempari hingga kaca pecah. Bahkan, juga ada tiga pos yang terbakar.</p>



<figure class="wp-block-embed aligncenter is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="13 Pos Polisi Rusak, 61 Orang Diamankan Usai Ricuh Aksi di Kota Malang" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/WCvOfl29AwI?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Di Mako Polresta tidak ada yang rusak. Kendaraan dinas juga tidak ada yang rusak. Hanya pagar dicoret-coret, ada vandalisme dan beberapa banner dibakar. Tetapi itu tidak mengganggu operasional,” ujar Kombes Pol Nanang, Sabtu (30/08/2025) tadi.</p>



<p>Selain kerusakan, tambahnya, polisi juga menangkap 61 orang yang diduga terlibat dalam perusakan. Diantaranya, terdiri dari 21 anak-anak dan 40 orang dewasa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Yang kami amankan adalah mereka yang melakukan perusakan. Tetapi yang tidak terlibat, sore ini kami lepas. Kami juga panggil guru dan orang tua mereka semua. Mereka yang terbukti bersalah akan diproses hukum, sedangkan yang tidak terbukti wajib lapor,” kata Nanang.</p>



<p>Kericuhan sendiri, berawal dari aksi doa bersama dan penyalaan lilin di Alun-alun Merdeka Malang sejak pukul 15.45 WIB untuk mengenang Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol yang meninggal setelah terlindas mobil Brimob di Jakarta, Kamis (28/08/2025) malam. Seusai acara, massa bergeser ke Mapolresta sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Situasi sendiri, sebenarnya sempat kondusif setelah Kapolresta dan Pangdiv 2 Kostrad, menemui massa serta Kapolresta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Namun, sekitar pukul 22.00 WIB, kondisi berubah. Massa kemudian melempari batu, merusak spanduk, membakar baliho, hingga mencoret-coret tembok Mapolresta.</p>



<p>Kemudian, polisi mengerahkan ratusan personel Brimob dengan perlengkapan lengkap. Gas air mata ditembakkan bertubi-tubi hingga menyebar ke kawasan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Sekitar pukul 01.20 WIB, massa akhirnya dipukul mundur hingga ke kawasan Kayutangan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225557</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Trotoar Kota Malang Banyak yang Rusak, DPUPRPKP Rencana Prioritaskan Pemeliharaan di Area Sekolah</title>
		<link>https://memontum.com/trotoar-kota-malang-banyak-yang-rusak-dpuprpkp-rencana-prioritaskan-pemeliharaan-di-area-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan]]></category>
		<category><![CDATA[prioritaskan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[trotoar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225441</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah trotoar di Kota Malang diketahui banyak yang mengalami kerusakan. Merespon kondisi itu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, memastikan akan melakukan pemeliharaan. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa dalam pemeliharaan itu akan diprioritaskan pada trotoar yang tingkat kerusakannya sudah parah. Salah satunya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sejumlah trotoar di Kota Malang diketahui banyak yang mengalami kerusakan. Merespon kondisi itu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, memastikan akan melakukan pemeliharaan.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa dalam pemeliharaan itu akan diprioritaskan pada trotoar yang tingkat kerusakannya sudah parah. Salah satunya, di kawasan sekolah yang dinilai cukup urgen.</p>



<p>&#8220;Banyak kondisi trotoar yang rusak. Kami programkan pemeliharaan, tapi diprioritaskan pada trotoar yang tingkat kerusakannya sudah parah. Di sekitar kawasan sekolah itu kan sering dipakai, sehingga perlu dipelihara,&#8221; kata Dandung, Rabu (27/08/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Dandung, salah satu penyebab cepat rusaknya trotoar adalah pemanfaatan yang tidak sesuai peruntukan. Seperti untuk berjualan PKL, parkir liar hingga penempatan barang lain.</p>



<p>&#8220;Trotoar bukan untuk kendaraan. Karena bebannya lebih berat, usia trotoar jadi lebih pendek,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain kawasan sekolah, pemeliharaan juga dilakukan di Jalan Sultan Agung. Di titik itu, ada yang dibangun baru dan ada pula yang diperbaiki dengan panjang kurang dari 100 meter. &#8220;Anggarannya lebih dari Rp 100 juta, tapi tidak sampai Rp 500 juta,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Disinggung soal keberadaan kursi-kursi di area trotoar, Dandung menegaskan, hal itu tidak berpengaruh pada kerusakan. Justru, kendaraan yang parkir naik ke trotoar menjadi penyebab kerusakan jangka panjang.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk penertiban, itu perlu adanya kolaborasi lintas OPD. Tidak bisa hanya DPUPRPKP. Ada ranah Dishub soal parkir, DPUPRPKP soal fasilitas trotoar, dan Satpol-PP soal pelanggaran. Termasuk masyarakat, jangan membiarkan kalau ada yang parkir di trotoar,” jelasnya.</p>



<p>Meski begitu, Dandung menyampaikan bahwa saat ini fokus utama Pemkot Malang masih pada penanganan banjir. “Trotoar tetap penting, karena bermanfaat untuk masyarakat. Tapi, penanganannya kami upayakan di titik-titik yang memang prioritas,&#8221; imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225441</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Warga Terisolir Akibat Jembatan Rusak, Bunda Indah Beri Motivasi dan Salurkan Bantuan</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-warga-terisolir-akibat-jembatan-rusak-bunda-indah-beri-motivasi-dan-salurkan-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[terisolir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222652</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Di tengah keterbatasan akses yang memisahkan warga dari pusat aktivitas dan layanan, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir menyapa warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Senin (02/06/2025) tadi. Tidak hanya itu, Bupati juga menyerahkan 143 paket Sembako kepada 143 Kepala Keluarga (KK) sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak rusaknya jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Di tengah keterbatasan akses yang memisahkan warga dari pusat aktivitas dan layanan, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir menyapa warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Senin (02/06/2025) tadi. Tidak hanya itu, Bupati juga menyerahkan 143 paket Sembako kepada 143 Kepala Keluarga (KK) sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak rusaknya jembatan limpas akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru.</p>



<p>Sungai Leprak yang membelah wilayah tersebut, selama ini menjadi penghalang utama. Jembatan yang dahulunya menghubungkan antar wilayah, kini tidak dapat digunakan. Sehingga, membuat warga harus menyeberangi sungai dengan resiko tinggi. Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi warga, tetapi juga memperpanjang jarak mereka dari layanan publik.</p>



<p>“Warga di sini beberapa kali mengalami kesulitan menyeberang terutama saat air sungai sedang deras. Saya hadir untuk memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat dan memberikan bantuan dan perhatian nyata,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, kepada warga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kehadiran Bupati Indah sendiri bukan sekadar ritual pembagian bantuan. Lebih dari itu, kehadirannya sebagai simbol kepemimpinan yang hadir secara langsung di lapangan. Hal ini, menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan solusi konkret di tengah kesulitan warga.</p>



<p>Momen ini, pun menjadi pengingat bahwa meskipun terisolasi oleh kondisi alam dan infrastruktur yang rusak, warga Dusun Sumberlangsep tidak sendiri. Bantuan dan perhatian dari pemerintah menjadi sumber kekuatan dan harapan untuk bangkit.</p>



<p>Warga setempat menyampaikan rasa terima kasih dan optimisme, berharap dukungan ini menjadi langkah awal perbaikan akses dan peningkatan kualitas hidup mereka. Pemerintah pun berjanji akan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222652</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Cepat Keluhan Jalan Rusak, Wabup Situbondo Usulkan Perbaikan di PAK</title>
		<link>https://memontum.com/respon-cepat-keluhan-jalan-rusak-wabup-situbondo-usulkan-perbaikan-di-pak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221335</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, merespon cepat keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di Dusun Polay dan Dusun Ampenan, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Respon cepat ini terlihat, saat Wabup Ulfiyah bersama Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUPP) Situbondo, meninjau langsung lokasi jalan rusak yang dikeluhkan warga, Selasa (22/04/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, merespon cepat keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di Dusun Polay dan Dusun Ampenan, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Respon cepat ini terlihat, saat Wabup Ulfiyah bersama Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUPP) Situbondo, meninjau langsung lokasi jalan rusak yang dikeluhkan warga, Selasa (22/04/2025) tadi.</p>



<p>Wabup Ulfiyah mengatakan, bahwa kehadirannya bersama Plt Kadis DPUPP Situbondo ke Dusun Polay dan Ampenan, untuk merespon dan meninjau keluhan masyarakat terkait pengusulan pembangunan jalan rusak yang selama ini tidak pernah terealisasi. “Keluhan warga Dusun Polay dan Ampenan ini disampaikan melalui kirim video seputar perbaikan kondisi jalan di dusun tersebut. Di setiap tahun, warga setempat selalu bergotong-royong dan iuran membeli pasir dan batu paras, untuk perbaikan akses jalan tersebut,” kata uMbak Ulfi-sapaan Wabup Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Mbak Ulfi menambahkan, bahwa jalan tersebut merupakan akses jalan satu-satunya untuk menjual hasil pertanian menuju pusat kota. “Sekalipun ini jalan desa, maka perlu adanya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. Karena anggaran DD dan ADD, tidak cukup kalau untuk membangun akses jalan itu,” kata Mbak Ulfi.</p>



<p>Dari peninjauan itu, dirinya mengaku sangat prihatin melihat kondisi jalan, karena sejak dahulu masyarakat setempat sering iuran untuk membeli material perbaikan jalan. “Setelah kita turun langsung dan survei serta mengkaji kondisi jalan tersebut, Insyaallah jalan itu akan kita perbaiki melalui anggaran perubahan (PAK) tahun ini. Pertimbangannya, karena memang akses jalan tersebut memang sangat sulit dilalui,” imbuh Mbak Ulfi.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala DPUPP, Abdul Kadir Jailani, mengatakan bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki jalan rusak sepanjang 3 kilometer itu kurang lebih Rp 3 miliar. “Apabila dalam perubahan anggaran itu bisa tercover, maka dalam tahun ini jalan tersebut bisa kita perbaiki,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jawab Keluhan Masyarakat Terkait Jalan Rusak, Inilah Langkah Nyata Pemkab Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/jawab-keluhan-masyarakat-terkait-jalan-rusak-inilah-langkah-nyata-pemkab-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[inilah]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221026</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menunjukkan langkah nyata dalam menjawab keluhan masyarakat soal infrastruktur jalan yang rusak. Tidak sekadar wacana, solusi yang diambil pun berbasis strategi anggaran yang efisien dan berorientasi pada kepentingan publik. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, kembali melakukan peninjauan ke wilayah utara Kabupaten Lumajang, Kamis (10/04/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menunjukkan langkah nyata dalam menjawab keluhan masyarakat soal infrastruktur jalan yang rusak. Tidak sekadar wacana, solusi yang diambil pun berbasis strategi anggaran yang efisien dan berorientasi pada kepentingan publik.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, kembali melakukan peninjauan ke wilayah utara Kabupaten Lumajang, Kamis (10/04/2025) tadi. Peninjauan ini dilakukan,&nbsp; setelah sebelumnya menyisir 11 titik jalan rusak di berbagai daerah.</p>



<p>Dalam kunjungan dan peninjauan itu, Pemkab menegaskan bahwa perbaikan jalan akan direalisasikan melalui skema efisiensi anggaran, sebagai wujud inovasi pengelolaan keuangan daerah yang responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. “Anggaran pembangunan jalan ini, itu berasal dari efisiensi belanja pemerintah daerah. Kami geser beberapa kegiatan yang bisa ditunda dan semua OPD juga turut melakukan efisiensi. Termasuk, pada anggaran perjalanan dinas dan kebutuhan operasional,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Efisiensi ini, tambahnya, tidak hanya mencerminkan upaya penghematan, melainkan juga langkah strategis agar anggaran benar-benar berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa infrastruktur jalan saat ini menjadi prioritas utama, mengingat dampaknya yang luas terhadap aksesibilitas, ekonomi dan pelayanan publik. “Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya di pelosok, bahwa tidak ada lagi merasa terpinggirkan. Karena itu, pembangunan tidak hanya kami fokuskan di pusat kota atau kawasan strategis ekonomi, tapi juga menyentuh wilayah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian,” paparnya.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang, tambahnya, merencanakan pelaksanaan perbaikan jalan akan dimulai secara bertahap pada akhir Juni 2025, dengan pengawasan ketat terhadap kualitas pembangunan. Dengan pendekatan efisiensi anggaran sebagai solusi percepatan, Pemkab Lumajang tidak hanya menjawab permasalahan jalan rusak, tapi juga membuktikan bahwa tata kelola pemerintahan yang tepat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221026</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disambati Warga Soal Jembatan Rusak, Bupati Situbondo Lakukan Pengecekan dan Rencanakan Perbaikan</title>
		<link>https://memontum.com/disambati-warga-soal-jembatan-rusak-bupati-situbondo-lakukan-pengecekan-dan-rencanakan-perbaikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[disambati]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meninjau langsung kondisi jembatan rusak yang menghubungkan Desa Wringinanom dengan Desa Patemon, Senin (31/03/2025) tadi. Peninjauan itu dilakukan, sesaat setelah Bupati Rio melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Jami’ Darul Falah, Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo dan mendapatkan kabar dari warga masyarakat. “Usai Salat Idul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meninjau langsung kondisi jembatan rusak yang menghubungkan Desa Wringinanom dengan Desa Patemon, Senin (31/03/2025) tadi. Peninjauan itu dilakukan, sesaat setelah Bupati Rio melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Jami’ Darul Falah, Desa Wringinanom, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo dan mendapatkan kabar dari warga masyarakat.</p>



<p>“Usai Salat Idul Fitri dan makan bersama dengan masyarakat, ada warga yang melaporkan adanya kerusakan jembatan yang menghubungkan Desa Wringinanom dan Desa Patemon. Laporan tersebut, karenanya langsung saya respon untuk melihat kerusakan jembatan,” kata Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo.</p>



<p>Dari hari peninjauan itu, Mas Rio menjelaskan bahwa jembatan yang rusak merupakan akses satu-satunya akses penghubung ke Desa Wringinanom dan Desa Patemon dengan Dusun Krajan yang dihuni kurang lebih 800 jiwa. “Agar masyarakat tidak terisolir, maka dalam waktu dekat ini atau di perubahan anggaran, jembatan rusak tersebut akan dicoba kita perbaiki,” tambah Mas Rio.</p>



<p>Bupati Muda Situbondo ini menegaskan, bahwa sudah sekian tahun lamanya warga Dusun Krajan, melewati jembatan rusak yang bisa mengancam keselamatan jiwa. Sementara, jembatan yang ada memang satu-satunya. &#8220;Karena jembatan itu adalah akses satu-satunya, maka secepatnya akan dianggarkan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Desa Patemon, Fadli, mengucapkan terima kasih atas respon cepat dari Bupati Situbondo. Pihaknya juga berharap, agar penanganan terhadap kerusakan juga bisa terealisasi.</p>



<p>“Terima kasih kepada Mas Rio atas respon cepatnya. Semoga, dalam waktu dekat ini Pemkab Situbondo bisa memperbaiki kerusakan jembatan,” kata Fadli.</p>



<p>Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Faisol, dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa pihaknya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Rio, untuk segera memperbaiki jembatan rusak tersebut. Sehingga, masyarakat tidak mengalami kendala beraktifitas karena kerusakan jembatan.</p>



<p>“Agar kerusakan jembatan tersebut tidak semakin parah, maka langkahnya segera memperbaiki,” kata Faisol. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanah Gerak Sebabkan Rumah Warga di Sempu Pasuruan Rusak, Pakar Geologi ITS Sarankan Relokasi</title>
		<link>https://memontum.com/tanah-gerak-sebabkan-rumah-warga-di-sempu-pasuruan-rusak-pakar-geologi-its-sarankan-relokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[geologi]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[sarankan]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218979</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pakar Geologi dari Teknik Sipil ITS (Institut Teknologi 10 November), Prof Indrasurya B Mochtar menyarankan agar warga yang terkena dampak dari fenomena tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, segera meminta relokasi. Saran tersebut disampaikan, seusai melakukan assesment di lokasi kejadian fenomena tanah gerak, beberapa hari lalu. Diuraikannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pakar Geologi dari Teknik Sipil ITS (Institut Teknologi 10 November), Prof Indrasurya B Mochtar menyarankan agar warga yang terkena dampak dari fenomena tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, segera meminta relokasi. Saran tersebut disampaikan, seusai melakukan assesment di lokasi kejadian fenomena tanah gerak, beberapa hari lalu.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa potensi tanah gerak di Dusun Sempu, dimungkinkan akan kembali terjadi pada 5 hingga 10 tahun mendatang. Karenanya, relokasi atau meninggalkan rumah, menjadi keputusan yang sangat tepat untuk menghindarkan diri dari dampak bencana tanah bergerak.</p>



<p>&#8220;Daripada ada sesuatu yang terjadi, maka kami sarankan warga untuk segera minta relokasi kepada pemerintah. Kalau bisa, sesegera mungkin,&#8221; katanya, Selasa (04/02/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Indrasurya, bahwa berdasarkan hasil kajian, pergerakan tanah ini disebabkan oleh air permukaan yang meresap ke dalam tanah. Kemudian, kondisi ini memicu retakan yang berpotensi semakin parah. Sebab, posisi pada 47 rumah di Dusun Sempu tersebut berada di tebing.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Apabila retakan yang muncul di permukiman warga, jalan raya dan fasilitas publik lainnya semakin lebar, maka effort pemerintah akan sangat keras. Bahkan, bisa menyedot anggaran yang cukup besar.</p>



<p>&#8220;Jadi untuk penanggulangan itu mahal sekali dan jaminannya tidak lama. Karena 5 hingga 10 tahun, ada gerak lagi pasti,&#8221; singkatnya.</p>



<p>Sebagai langkah pencegahan, Indrasurya menyarankan aliran air hujan harus dibuat lancar agar tidak terjebak pada resapan tanah. &#8220;Jangan sampai airnya buntu ngecembeng,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa tanah gerak serta pergeseran tanah dirasakan di RT 01 RW 08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, sejak Selasa (28/01/2025) lalu. Kejadian itu, berawal saat terdengar suara retakan, kemudian menyusul sejumlah tembok rumah warga tiba-tiba retak dan sebagian rontok. Sedangkan pada lantai, sebagian keramiknya pecah dan mengelupas. Akibatnya, warga harus mengungsi di SD Negeri 2 Cowek, untuk tinggal sementara hingga menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan terkait opsi relokasi yang sudah dijanjikan. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218979</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Batu Andesit Kayutangan Heritage Rusak, DPUPRPKP Malang Sebut Beban Kendaraan dan Macet Jadi Sebab</title>
		<link>https://memontum.com/batu-andesit-kayutangan-heritage-rusak-dpuprpkp-malang-sebut-beban-kendaraan-dan-macet-jadi-sebab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[andesit]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211561</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Batu Andesit di sekitar lokomotif Kereta Api di Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, terlihat rusak. Meskipun tidak begitu parah, hal itu menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pemukiman dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa kerusakan batu diakibatkan karena tekanan beban kendaraan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Batu Andesit di sekitar lokomotif Kereta Api di Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, terlihat rusak. Meskipun tidak begitu parah, hal itu menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pemukiman dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa kerusakan batu diakibatkan karena tekanan beban kendaraan yang melewati kawasan tersebut terlalu banyak. Sehingga, menyebabkan kerusakan dan perlu perbaikan.</p>



<p>“Secepatnya akan kita lakukan perbaikan. Saya kira, itu karena beban kendaraan yang sering melewati daerah situ. Sehingga mengakibatkan rusak seperti itu,” kata Dandung, Senin (08/07/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Dandung, bahwa di sekitar kawasan tersebut juga sering terjadi kemacetan. Sehingga, beban yang menumpuk terus menekan batu andesit tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kemacetan juga berpengaruh. Apalagi, di situ juga sering macet dari arah Jalan Majapahit ke Kayutangan Heritage. Kemudian, juga ada crossing dari arah Jalan Merdeka situ,” tambahnya.</p>



<p>Dalam perbaikan nanti, ujarnya, DPUPRPKP Kota Malang akan melakukan penghitungan volume kendaraan yang melewati dan mencarikan Batu Andesit pengganti. Meskipun, Batu Andesit tersebut dirasa sudah dinilai berkualitas dan tentu sangat bagus ketika dipasang di jalan kota.</p>



<p>“Sebenarnya, Batu Andesit tersebut sudah sesuai dengan standartnya, untuk di jalan kota. Memang itu pengaruh dari beban kendaraan yang sering melewati,” tambah Dandung.</p>



<p>Diakhir, Dandung memperkirakan bahwa penggantian Batu Andesit yang akan dilakukan tersebut hanya sedikit. Karena, kerusakan hanya di satu titik dan beberapa meter saja.</p>



<p>“Sedikit kerusakannya, cuma di satu lokasi aja. Paling kita ganti hanya berapa meter saja andesitnya,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211561</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penutup Drainase di Pasar Sayur Kota Batu Rusak Parah</title>
		<link>https://memontum.com/penutup-drainase-di-pasar-sayur-kota-batu-rusak-parah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 10:56:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[parah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[penutup]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[sayur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194375</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penutup saluran air atau drainase berbahan beton di pojok sisi barat depan Toko Obat Pertanian di Pasar Sayur Kota Batu, rusak parah. Akibat kerusakan itu, lubang saluran air yang memiliki lebar dan panjang 40 cm dengan kedalaman 1 meter, pun membahayakan pengguna jalan. Salah satu pedagang Pasar Sayur Kota Batu, Rasnawi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Penutup saluran air atau drainase berbahan beton di pojok sisi barat depan Toko Obat Pertanian di Pasar Sayur Kota Batu, rusak parah. Akibat kerusakan itu, lubang saluran air yang memiliki lebar dan panjang 40 cm dengan kedalaman 1 meter, pun membahayakan pengguna jalan.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Sayur Kota Batu, Rasnawi, mengatakan hampir setiap empat bulan sekali kondisi penutup saluran air tersebut rusak parah. Kerusakannya, karena kerap dilintasi kendaraan.</p>



<p>&#8220;Ya, bisa jadi awalnya terlindas roda kendaraan. Karena, posisi pojok yang otomatis menjadi jalur tikungan untuk kendaraan,&#8221; terangnya di Pasar Sayur Kota Batu, Jalan Dewi Sartika, Kamis (27/07/2023) sore.</p>



<p>Pedagang sayur yang lain, Sumari, menjelaskan area saluran air tersebut merupakan bagian dari drainase. Di mana, titik tersebut adalah bak kontrol.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau hujan seperti kemarin, itu airnya meluap. Karena, saya lihat bongkahan beton juga banyak berjatuhan di dalam. Supaya tidak membahayakan, kami inisiatif menutup triplek dengan ditandai paving di atasnya,&#8221; jelas pedagang bawang merah ini.</p>



<p>Belum diketahui pasti, apakah rusaknya penutup saluran air ini sudah dilaporkan ke petugas pasar atau belum. Namun, setiap hari petugas pasar sudah sering melewati area itu. &#8220;Setiap hari petugas pasar, itu lewat jalan itu. Saya kira, pasti sudah mengetahui,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Untuk itu, dirinya berharap penutup saluran air tersebut segera diperbaiki. Karena, sangat berbahaya bagi pengemudi luar kota yang tidak mengetahuinya. &#8220;Kami hanya ingin segera diperbaiki,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala UPT Pasar Kota Batu, Agus Suyadi, mengatakan akan segera melakukan pengecekan terhadap lubang tersebut. “Besok akan dilihat, baru kemudian ditutup,” ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194375</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
