<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>rutin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rutin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Jul 2023 07:30:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>rutin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tim Kesehatan TMMD 117 Kodim 0809/Kediri Rutin Periksa Kesehatan Personil Satgas dan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/tim-kesehatan-tmmd-117-kodim-0809-kediri-rutin-periksa-kesehatan-personil-satgas-dan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kodim]]></category>
		<category><![CDATA[periksa]]></category>
		<category><![CDATA[personil]]></category>
		<category><![CDATA[rutin]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas]]></category>
		<category><![CDATA[TMMD]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193331</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Tim Kesehatan TMMD 117 Kodim 0809/Kediri melakukan pemeriksaan secara rutin Kesehatan personil Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 Kodim 0809/Kediri dan warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. &#8220;Dalam program TMMD ini, kami juga menerjunkan tim kesehatan untuk anggota Satgas TMMD dan warga setempat,&#8221; kata Letkol Inf Aris Setiawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Tim Kesehatan TMMD 117 Kodim 0809/Kediri melakukan pemeriksaan secara rutin Kesehatan personil Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 Kodim 0809/Kediri dan warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.</p>



<p>&#8220;Dalam program TMMD ini, kami juga menerjunkan tim kesehatan untuk anggota Satgas TMMD dan warga setempat,&#8221; kata Letkol Inf Aris Setiawan SH, Sabtu (15/07/2023) tadi.</p>



<p>Dari 150 anggota personel yang terlibat TMMD, paparnya, terdapat tim kesehatan yang memiliki kewajiban mendukung pelayanan kesehatan tingkat pertama bagi personel Satgas, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan TMMD 117. Tim kesehatan TMMD 117, selain melaksanakan tugas pokoknya, sebagai tim kesehatan, mereka juga memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat disekitar lokasi TMMD. Baik itu dilakukan di Posko Kesehatan, maupun mendatangi langsung ke rumah warga yang menderita sakit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang dilakukan tersebut atas dasar kepedulian terhadap sesama dan rasa kekeluargaan yang terjalin antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat,&#8221; kata Dansatgas.</p>



<p>Dengan dilakukannya pemeriksaan kesehatan secara rutin, lanjutnya, diharapkan kesehatan personel Satgas dan masyarakat di sekitar lokasi TMMD dan sekitarnya ikut terjaga. &#8220;Hadirnya TMMD tidak hanya pembangunan di bidang fisik. Tetapi kesehatan personel Satgas dan masyarakatpun turut jadi sasaran,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kosla (78) warga Kelurahan Pojok, yang ikut memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis TNI, mengucapkan terima kasih dan mengaku senang karena sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan dari TNI. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertahankan Nilai Cagar Budaya, Pesawat Mig 17 Fresco di Kota Malang dapat Pemeliharaan Rutin</title>
		<link>https://memontum.com/pertahankan-nilai-cagar-budaya-pesawat-mig-17-fresco-di-kota-malang-dapat-pemeliharaan-rutin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jul 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[cagar]]></category>
		<category><![CDATA[dapat]]></category>
		<category><![CDATA[fresco]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan]]></category>
		<category><![CDATA[pertahankan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[rutin]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193047</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB), yakni monumen pesawat Mig 17 Fresco TNI AU yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, kini dilakukan maintenance (pemeliharaan,red) oleh jajaran Pemkot Malang, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Skadron Teknik (Skatek) 022 Lanud Abdurahman Saleh dan Polri, Rabu (12/07/2023) tadi. Sekretaris TACB, Rakai Hinno Galeswangi, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB), yakni monumen pesawat Mig 17 Fresco TNI AU yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, kini dilakukan maintenance (pemeliharaan,red) oleh jajaran Pemkot Malang, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Skadron Teknik (Skatek) 022 Lanud Abdurahman Saleh dan Polri, Rabu (12/07/2023) tadi.</p>



<p>Sekretaris TACB, Rakai Hinno Galeswangi, menyampaikan jika monumen pesawat tersebut telah berusia lebih dari 50 tahun dan tentunya memiliki nilai-nilai penting perjuangan dan patriotisme. &#8220;Kalau kita runtut dari historisnya dahulu, intinya ini bukti antara Indonesia dan Soviet menjalin kerja sama yang bagus. Salah satunya, yakni ada andil bagi kejayaan bangsa kita karena ikut kegiatan operasi Dwi Kora dan berperan langsung secara aktif,” ujar Rakai saat di lokasi tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika untuk pemeliharaan dari masing-masing ODCB sendiri juga bermacam-macam. Jika pada pesawat tersebut, yang terbuat dari besi maka pemeliharaannya sendiri dari Skatek 022 Lanud Abd Saleh, karena kalau dibebankan pada pihak lain akan keliru atau salah.</p>



<p>“Pembersihan pada ODCB itu istilahnya konservasi dan itu macam-macam. Tergantung dari bendanya. Kalau batu ada sendiri pemeliharaannya, kalau ini dari besi juga ada sendiri. Makanya sinergitas seperti ini yang kita butuhkan,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Waktu ideal untuk dilakukan pemeliharaan ODCB sendiri, menurutnya yaitu satu tahun sekali. Dengan melibatkan semua pihak yang ada, Rakai berharap jika monumen tersebut dapat membangun nilai-nilai historis, nilai edukasi yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Pemeliharaan monumen pesawat ini rutin dilakukan. Cuma baru kali ini melibatkan TACB,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasi Lamja Skatek 022 Lanud Abd Saleh, Kapten Deddy Yahya Khristanto, menyampaikan bahwa pemeliharaan tersebut bukan momen pertama kali yang dilakukan. Namun, rutin setiap tahunnya.</p>



<p>“Pada hari ini kami melibatkan 22 personel dari Skatek 022 yang turun secara langsung melakukan pemeliharaan ini. 20 orang anggota dan 2 orang perwira. Ini rutin kita lakukan,” ujar Kapten Deddy Yahya.</p>



<p>Untuk pemeliharaan yang dilakukan pun juga tidak berhenti sampai pada monumen pesawat tersebut saja. Namun, juga dilakukan pemeliharaan pada monumen yang lainnya.</p>



<p>“Di Kota Batu juga sudah kita survey dan rencananya akan kami lakukan perawatan monumen pesawat di tanggal 13 Juli besok. Ada treatment tertentu tapi kita sesuaikan kondisinya dengan prosedur yang ada di kita,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya monumen tersebut termasuk salah satu situs budaya maupun sejarah yang harus dilestarikan dan diabadikan. Sehingga, pihaknya berharap kedepan para generasi muda bisa mengetahui sejarah monumen tersebut.</p>



<p>“Harapannya bisa merangkul generasi mudah untuk mengetahui sejarahnya monumen ini dan juga supaya kita bisa meregenerasi insan dirgantara terutama yang ada di Kota Malang,” imbuh Kapten Deddy.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193047</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komunikasi Dua Arah bersama Gapoktan, Pemkot Batu Agenda Kunjungan Rutin Bulanan</title>
		<link>https://memontum.com/komunikasi-dua-arah-bersama-gapoktan-pemkot-batu-agenda-kunjungan-rutin-bulanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 11:20:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[agenda]]></category>
		<category><![CDATA[arah]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bulanan]]></category>
		<category><![CDATA[Gapoktan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rutin]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192686</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemerintah Kota Batu berencana mengagendakan kunjungan dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) ke Gapoktan dalam setiap bulannya. Rencana agenda itu disampaikan, dengan tujuan untuk mendekatkan komunikasi antara pemerintah dengan petani. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa agenda keliling dari Gapoktan satu ke Gapoktan yang lain, dimaksudkan untuk mengetahui sejauh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemerintah Kota Batu berencana mengagendakan kunjungan dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) ke Gapoktan dalam setiap bulannya. Rencana agenda itu disampaikan, dengan tujuan untuk mendekatkan komunikasi antara pemerintah dengan petani.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa agenda keliling dari Gapoktan satu ke Gapoktan yang lain, dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana Gapoktan dan kondisi di masing-masing wilayah. Karena di Kota Batu, itu terdata ada sekitar 24 Gapoktan.</p>



<p>&#8220;Jadi, supaya lebih dekat dengan petani dan bagaimana kondisinya, Pemkot Batu mengagendakan untuk keliling di 24 Gapoktan. Rencananya, akan dilakukan dua kali dalam sebulan,&#8221; terang Pj Wali Kota Aries, saat di Gapoktan Mitra Arjuna, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (08/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengapa itu perlu dilakukan, paparnya, karena pertanian sebagai salah satu sektor unggulan yang harus menjadi perhatian. Disinilah, pemerintah bisa mendengar apa keluhan petani, guna bisa dicarikan solusinya bersama.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya, pendekatan dengan petani tidak hanya yang dibahas dari hasil produk pertanianya semata. Tetapi, juga pariwisata. Karena, untuk menunjang 10 juta kunjungan wisata dunia, pertanian sangat penting. Dan, dilihat dari alam geografisnya, ternyata tamu-tamu luar kota lebih berminat wisata alam pertanian,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Gapoktan Mitra Arjuno, Luki Budiarti, mengatakan bahwa di Desa Tulungrejo memiliki hasil pertanian buah yang bagus. Diantaranya, seperti Buah Kesemek, Kentang serta Apel. Akan tetapi, semenjak pandemi sudah banyak mengalami perubahan.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, kami berharap pertanian di Desa Tulungrejo, bisa kembali bersinar. Moncer seperti sebelum pandemi. Dan berharap, komunikasi dengan pemerintah semakin baik, sehingga pertanian kita juga semakin membaik,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192686</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
