<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>saatnya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/saatnya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Nov 2024 13:02:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>saatnya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menuju Pilkada Lumajang, Ini Kata Kyai: Saatnya Pilih Pemimpin Peduli dan Membawa Solusi</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-pilkada-lumajang-ini-kata-kyai-saatnya-pilih-pemimpin-peduli-dan-membawa-solusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[membawa]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[saatnya]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216772</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Lumajang adalah rumah bagi kita semua, tempat kita hidup, berjuang dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Namun, realitas hari ini memaksa kita bertanya, apakah Lumajang sudah berada di jalur yang tepat menuju kemajuan? Jika ketimpangan, kemiskinan dan pelayanan publik yang kurang memadai masih menjadi masalah. Maka, inilah waktunya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Lumajang adalah rumah bagi kita semua, tempat kita hidup, berjuang dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Namun, realitas hari ini memaksa kita bertanya, apakah Lumajang sudah berada di jalur yang tepat menuju kemajuan?</p>



<p>Jika ketimpangan, kemiskinan dan pelayanan publik yang kurang memadai masih menjadi masalah. Maka, inilah waktunya bagi kita untuk memilih pemimpin yang mendengar, memahami, dan bertindak demi rakyat.</p>



<p>Hal itu, disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Annur Azzahra Tempeh-Lumajang, KH Imron Fauzi atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Fauzi, kepada memontum.com, Kamis (21/11/2024) tadi.</p>



<p>Menurutnya, Pilkada 2024 bukan sekadar menentukan siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati, akan tetapi tentang masa depan Lumajang. &#8220;Pasangan Bunda Indah Amperawati dan Mas Yudha Adji Kusuma, membawa visi perubahan, program konkret dan semangat baru untuk Lumajang keluar dari stagnasi. Mereka bukan hanya sekadar memberikan janji, melainkan memberi solusi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Gus Fauzi menegaskan, untuk mengakhiri ketimpangan dan memulai pemerataan yang selama bertahun-tahun, pembangunan di Lumajang terasa tidak merata. Desa-desa terpencil sulit diakses, jalan-jalan masih banyak yang rusak dan infrastruktur dasar seperti air bersih belum tersedia di banyak tempat.</p>



<p>Pasangan Bunda Indah &#8211; Mas Yudha menawarkan program yang langsung menjawab permasalahan ini. &#8220;Dana Dusun hingga Rp 300 juta pertahun. Ini bukan sekadar janji, karena dana ini akan langsung digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di tingkat dusun. Terutama, seperti pembangunan jalan dan jembatan di wilayah terpencil. Pasangan ini paham, bahwa desa-desa terpencil harus terhubung dengan pusat ekonomi agar masyarakat bisa berkembang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Gus Fauzi menegaskan, pertanyaan untuk kita tentunya juga jika desa-desa kita masih tertinggal, apakah kita akan tetap memilih pemimpin yang sama yang membiarkan hal ini terjadi selama bertahun-tahun? Di sisi lain, pendidikan dan kesehatan yang berkeadilan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lumajang masih berada di peringkat ke-35 dari 38 kabupaten atau kota di Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Jadi ini bukan sekadar angka. Ini adalah kenyataan yang menunjukkan banyak warga Lumajang tidak mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang layak. Bunda Indah &#8211; Mas Yudha memiliki solusi, seperti beasiswa untuk anak tidak mampu, tidak ada lagi anak-anak Lumajang yang harus putus sekolah karena biaya. Bahkan, pelayanan kesehatan gratis untuk semua. Melalui Universal Health Coverage (UHC), setiap warga akan mendapat akses kesehatan tanpa diskriminasi secara gratis,&#8221; imbuh Gus Fauzi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih kata Sang Kyai, pertanyaan untuk kita juga, yakni apakah kita akan terus memilih pemimpin yang hanya menawarkan program simbolis, seperti seragam gratis, tanpa memperbaiki kualitas pendidikan dan kesehatan? Menurutnya, Lumajang adalah kabupaten dengan potensi besar. Namun, apakah kekayaan ini dirasakan oleh semua?</p>



<p>&#8220;Faktanya, tingkat kemiskinan Lumajang masih 8,65 persen dan banyak petani serta UMKM kesulitan untuk berkembang. Pasangan Bunda Indah &#8211; Mas Yudha memahami pentingnya pemberdayaan ekonomi rakyat melalui program, seperti subsidi pupuk yang tepat sasaran. Petani kecil tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau. Bantuan Modal dan Pelatihan untuk UMKM. Pedagang kecil dan pengusaha lokal akan diberdayakan, bukan hanya dijanjikan,&#8221; jelentrehnya.</p>



<p>Ditegaskan lagi, olehnya, apakah kita akan terus mendukung kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir pihak. Seperti tambang pasir, tanpa memberikan dampak nyata bagi rakyat kecil?</p>



<p>&#8220;Selama ini, kita terlalu sering mendengar tentang ketidaktransparanan anggaran dan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Bunda Indah- Mas Yudha berkomitmen untuk digitalisasi pelayanan publik. Semua proses birokrasi akan transparan dan dapat diawasi masyarakat. Setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah akan dipertanggungjawabkan kepada rakyat.</p>



<p>Kita butuh pemimpin yang mendengar dan bertindak. Kepemimpinan bukan tentang duduk di kursi kekuasaan, ini tentang mendengar dan merespons kebutuhan rakyat. Bunda Indah &#8211; Mas Yudha telah menunjukkan komitmen mereka untuk turun langsung ke lapangan, menemui warga, mendengarkan keluhan dan memberikan solusi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, Paslon ini bukan pemimpin yang hanya berbicara, tetapi mereka adalah pemimpin yang bertindak. Dalam debat publik, mereka memaparkan program yang terarah, terukur dan realistis, berbeda dengan retorika kosong yang sering kita dengar.</p>



<p>Gus Fauzi memberi kesimpulan, bahwa saatnya Lumajang Bangkit, Lumajang butuh pemimpin pejuang. Kita tidak bisa lagi terus berharap pada pola kepemimpinan lama yang hanya fokus pada pencitraan tanpa hasil nyata. &#8220;Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma adalah pasangan yang membawa harapan dengan visi yang jelas, program konkret dan komitmen terhadap keadilan sosial. Pilihan Anda Menentukan Masa Depan Lumajang. Mari kita bangun Lumajang yang lebih baik bersama pemimpin yang peduli dan membawa solusi. Pilih pasangan nomor urut 2. Coblos kerudung merah,&#8221; paparnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216772</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Saatnya Perempuan Memimpin, Ibu-ibu Mojosari Lumajang Siap Menangkan Paslon Bunda Indah-Yudha</title>
		<link>https://memontum.com/saatnya-perempuan-memimpin-ibu-ibu-mojosari-lumajang-siap-menangkan-paslon-bunda-indah-yudha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[ibu-ibu]]></category>
		<category><![CDATA[indah-yudha]]></category>
		<category><![CDATA[memimpin,]]></category>
		<category><![CDATA[menangkan]]></category>
		<category><![CDATA[mojosari]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[saatnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214494</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Majunya pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah bersama Yudha Adji Kusuma, terus mendapat perhatian masyarakat. Kali ini, dukungan muncul dari kaum hawa atau Ibu-ibu di wilayah Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang. Tidak hanya memberikan dukungan dan siap memenangkan Paslon Bunda Indah-Yudha. Namun, kaum emak-emak ini siap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Majunya pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah bersama Yudha Adji Kusuma, terus mendapat perhatian masyarakat. Kali ini, dukungan muncul dari kaum hawa atau Ibu-ibu di wilayah Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Tidak hanya memberikan dukungan dan siap memenangkan Paslon Bunda Indah-Yudha. Namun, kaum emak-emak ini siap mengajak sesama perempuan untuk memberikan dukungan kepada Bunda Indah. Alasannya, karena tidak lain untuk perkembangan Lumajang, agar lebih baik. Sehingga, saatnya perempuan memimpin Lumajang.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, Paslon Bunda Indah-Mas Yudha bisa menang di Pilkada kali ini. Karenanya, saya akan mengajak seluruh masyarakat terutama ibu-ibu, untuk bergerak bersama memenangkan pasangan ini. Saya sebagai perempuan, merasa yakin jika Bunda Indah bisa membawa perubahan Lumajang ke arah lebih baik. Karenanya, hati nurani sebagai sesama perempuan dari seluruh masyarakat, saya harapkan mengiringi dukungan Paslon ini,&#8221; kata Ibu Rumah Tangga asal Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Nur Ilmoah, kepada memontum.com, Senin (23/09/2024) tadi.</p>



<p>Dukungan secara cuma-cuma itu diberikan kepada Paslon Bunda Indah-Yudha, ujar Nur, tidak lain juga karena sudah beberapa kali sosok pria diberi kesempatan oleh masyarakat untuk memimpin menjadi Bupati Lumajang. Karenanya, sudah sangat layak jika perempuan diberi kesempatan untuk memimpin.</p>



<p>&#8220;Beri kesempatan Bupati Perempuan untuk memimpin. Insyaallah, perempuan dengan sentuhan-sentuhan keibuannya bisa membawa perubahan lebih baik. Bahkan, saya harapkan ada peningkatan signifikan untuk perkembangan kemajuan Lumajang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bentuk dukungan serupa, juga disampaikan Puput. Alasannya, selain mengenai pengalamannya dalam memimpin, juga latar belakang Bunda Indah. Di mana, selain kemapanan ekonomi juga lingkungan keluarga yang serba mapan. Termasuk, dalam suatu momen dirinya pernah menyampaikan, bahwa &#8216;Jangan pilih bupati yang tidak kenyang dengan satu piring, karena akan makan berpiring-piring yang bisa membuat perutnya meledak&#8217;.</p>



<p>&#8220;Itu menunjukkan, bahwa Bunda Indah betul-betul ingin mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lumajang,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Puput menambahkan jika Paslon Bunda Indah-Yudha Adji Kusuma dalam Pilkada 2024, juga mempunyai visi dan misi yang jelas. Bahkan, ada satu poin yang sangat luar biasa yaitu di poin ke 4. Dimana, dana dusun Rp 100 juta sampai Rp 300 juta pertahun dan free hotspot area di tiap-tiap desa dan Penerangan Jalan Umum (PJU).</p>



<p>&#8220;Program ini akan menjadikan pembangunan di dusun merata dan dengan penerangan jalan umum, maka insyallah akan menurunkan tingkat kriminalitas. Sehingga, Lumajang akan menjadi kian aman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Paslon Bupati Lumajang Bunda Indah-Yudha Adji Kusuma, juga menyiapkan 20 Program Prioritas, jika nanti terpilih memimpin Lumajang untuk lima tahun mendatang. <strong>(adi/sit)</strong></p>



<p>20 PROGRAM PRIORITAS.</p>



<p>1. Honor Guru non NIP, Negeri dan Swasta sebesar Rp. 600 ribu sampai Rp. 1,5 juta (KB, TK/RA, SD/MI, SMP/MTS) dan operator sekolah.</p>



<p>2. Tunjangan Guru Ngaji (ditambah BPJS</p>



<p>Ketenagakerjaan) dan Marbot.</p>



<p>3. Semua lbu melahirkan Gratis.</p>



<p>4. Dana Dusun Rp 100 juta hingga Rp 300 juta pertahun dan Free Hotspot Area di tiap-tiap desa dan Penerangan Jalan Umum (PJU).</p>



<p>5. Menaikkan honor RT, RW, BPD, Perangkat Desa dan melindungi dengan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan serta menaikkan Insentif Kader KB (Keluarga Berencana).</p>



<p>6. Santunan uang duka kematian Rp 1 juta dan diantarkan langsung ke rumah.</p>



<p>7. Seragam Gratis untuk seluruh siswa sekolah negeri/swasta/madrasah dan Beasiswa mahasiswa tidak mampu serta Beasiswa Santri.</p>



<p>8. Menaikkan dana operasional Posyandu Rp 18 juta pertahun dan peremajaan mobil Ambulance Desa.</p>



<p>9. Pelayanan kesehatan Gratis dan pengadaan rumah singgah bagi pasien dan keluarga di rumah sakit rujukan di Surabaya, Malang dan Jember.</p>



<p>10. Pembangunan klinik kesehatan dan ambulance pondok pesantren, serta koperasi pontren.</p>



<p>11. Pembangunan instalasi air bersih di wilayah Utara dan daerah rawan kekurangan air bersih, serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni.</p>



<p>12. Pelayanan dan rehabilitasi penyandang masalah kesejahteraan sosial dan difabel.</p>



<p>13. Peningkatan kualitas dan kompetensi angkatan kerja muda, Santri, Karang Taruna, Guru, Tenaga Kesehatan, Kepala Desa, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), melalui</p>



<p>pelatihan workshop dan balai latihan.</p>



<p>14. Menaikkan TPP ASN dan Honor Tenaga Kontrak sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.</p>



<p>15. Fasilitasi tambahan kuota Pupuk Subsidi, bantuan Saprodi, membangun jalan usaha tani.</p>



<p>16. Program bantuan kelembagaan untuk Pondok Pesantren, Sekolah, Tempat lbadah, TPQ/Rumah Tahfidz, Madin serta Pegiat Seni dan</p>



<p>Budaya.</p>



<p>17. Pemberian bantuan makanan seluruh anak yatim di semua LKSA (Panti Asuhan) setiap hari.</p>



<p>18. Bantuan modal koperasi berbasis segmen (koperasi wanita, petani, peternak, nelayan, PKL, pedagang pasar, UMKM, dll).</p>



<p>19. Pengelolaan dan pengembangan Destinasi Wisata.</p>



<p>20. Pembangunan jalan alternatif tambang, Jalan Pasirian &#8211; Tempursari, Jalan Poros Desa dan Kabupaten dengan standart HOT-MIX serta</p>



<p>memfasilitasi perijinan tambang ralkyat dalam bentuk Koperasi (kecuali Kecamatan Tempursari).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214494</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
