<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>saksi kunci &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/saksi-kunci/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Dec 2018 12:44:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>saksi kunci &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Saksi Kunci Kasus Korupsi P2SEM dr Bagoes Tewas Mendadak di Lapas Porong</title>
		<link>https://memontum.com/saksi-kunci-kasus-korupsi-p2sem-dr-bagoes-tewas-mendadak-di-lapas-porong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2018 12:44:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Porong]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[P2SEM]]></category>
		<category><![CDATA[saksi kunci]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/69580-saksi-kunci-kasus-korupsi-p2sem-dr-bagoes-tewas-mendadak-di-lapas-porong</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Saksi kunci kasus dugaan korupsi P2SEM Tahun 2008, dr Bagoes Soetjipto Sp JP tewas mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (20/12/2018). Dokter ahli jantung ini diduga tewas mendadak karena serangan jantung. Padahal, dokter yang sempat buron selama 7 tahun ini, merupakan saksi kunci [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Saksi kunci kasus dugaan korupsi P2SEM Tahun 2008, dr Bagoes Soetjipto Sp JP tewas mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (20/12/2018). Dokter ahli jantung ini diduga tewas mendadak karena serangan jantung.</p>
<p>Padahal, dokter yang sempat buron selama 7 tahun ini, merupakan saksi kunci dalam kasus dugaan korupsi berjamaah P2SEM yang diduga melibatkan mantan anggota DPRD Propinsi Jatim periode 2004 &#8211; 2009 dan sejumlah pejabat Pemprop Jatim senilai Rp 1,2 triliun. Usai dipastikan meninggal pria 51 tahun warga JL Raya Kupang Baru 6, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya ini dibawa ke kamar mayat RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Korban meninggal di Blok G I kamar IV Lapas Kelas I Surabaya di Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo.</p>
<p>Berdasarkan data di lapangan menyebutkan, Rabu (19/12/2018) sekitar pukul 23.00 WIB, korban masih membantu di Poliklinik dalam Lapas Kelas I Surabaya di Porong mengobati para napi yang berobat (sakit).</p>
<p>Sekitar pukul 23.30 WIB, korban masuk ke dalam ruangan blok G I kamar 4 yang ditempatinya.</p>
<p>Kemudian Kamis (20/12/2018) pukul 06.00 WIB saksi Yuda membangunkan korban untuk bangun pagi. Namun tidak bergerak dan kaku. Saat itu juga saksi menggedor-gedor pintu kamar III memanggil saksi Priyono. Saat itu juga memeriksa korban dengan cara memegang nadi korban. Hasilnya denyut nadi korban tidak berdenyut dan badannya sudah kaku. Setelah itu saksi memanggil petugas piket jaga Taufik Hidayat. Selanjutnya korban diperiksa sudah dalam keadaan meninggal dunia. Seketika saksi melaporkan ke atasannya dan dilaporkan ke Polsek Porong. Kemudian jenazah korban dibawa ke RS Pusdik Gasum Porong  untuk divisum.</p>
<p>&#8220;Selama ini korban diperbantukan bekerja di Poliklinik dalam Lapas Porong. Korban memiliki riwayat penyakit jantung. Sebelum jadi narapidana sebagai dokter ahli jantung. Korban masuk Lapas Porong terkait perkara korupsi dan baru menjalani hukuman 13 bulan penjara,&#8221; terang petugas Poliklinik Lapas Porong, Andik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Penjualan Aset Pemkot Malang Jl BS Riadi, Kematian Wiyono Masih Misteri</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-penjualan-aset-pemkot-malang-jl-bs-riadi-kematian-wiyono-masih-misteri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 13:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Aset Pemkot Malang]]></category>
		<category><![CDATA[misteri]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan aset]]></category>
		<category><![CDATA[saksi kunci]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51012-kasus-penjualan-aset-pemkot-malang-jl-bs-riadi-kematian-wiyono-masih-misteri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kematian Wiyono yono (54) staf Kelurahan Oro-Oro Dowo warga Jl. Janti Selatan, Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang ditemukan tewas gantung diri di kantor Kelurahan Oro-Oro Dowo, Selasa (19/06/2018) pagi, masih misteri. Sebab dia adalah saksi kunci yang memberikan informasi penting terkait dugaan penjualan aset Pemkot berupa tanah seluas 346 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kematian  Wiyono yono (54) staf Kelurahan Oro-Oro Dowo warga Jl. Janti Selatan, Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang ditemukan tewas gantung diri di kantor Kelurahan Oro-Oro Dowo,  Selasa (19/06/2018) pagi, masih misteri. </p>
<p>Sebab dia adalah saksi kunci yang memberikan informasi penting terkait dugaan penjualan aset Pemkot berupa tanah  seluas 346 meter di Jl Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. </p>
<p>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Amran Lakoni SH MH, pada 25 Juni 2018, saat ditemui Memo X, meragukan kematian Wiyono akibat bunuh diri. &#8220;Dia memberikan informasi. Dia adalah saksi yang berkualitas jadi saya ragu atas kematiannya,&#8221; ujar Amran saat itu. </p>
<p>Apakah ada tekanan hebat yang membuat Wiyono hingga mengakhiri hidupnya masih misteri. Sebab surat wasiat yang ditinggalkan Wiyono hanya berisikan permintaan maaf. Itupun surat wasiat tersebut tidak ditulis dengan tukisan tangan melainkan berupa tulisan ketikan.</p>
<p>Kapolres MalangbKota AKBP Asfuri SIK MH saat bertemu Memo X pada Rabu (8/8/2018) siang, mengatakan sejauh ini belum ada bukti baru terkait kematian Wiyono. &#8221; Sejauh ini tidak terindikasi kejanggalan. Pihak keluarga juga tidak bersediandi otopsi. Namun nanrinya jika ada bukti baru, meninggalnya kenapa, apakah ada pihak lain yang menyebabkan atau tidak. Jika ada bukti baru silahkan dilaporkan,&#8221; ujar AKBP Asfuri.</p>
<p>Dia juga mengatakan terkait aset di Jl BS Riadi tersebut pada tahun 2017, ada sworang wanita bernama Maria melaluinkuasa hukumnya audah melapor ke.Polres Malang Kota. &#8221; Namanya Maria. Dia melapor terkait pemalsuan sertifikat. Sudahnkami tindak lanjuti dengan dilakukan penyelidikan. Warkahnya sudah kami minta di BPN, namun sampai saat ini warkahnya belum ditemukan,&#8221; ujar AKBP Asfuri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51012</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
