<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sakura, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sakura/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jan 2024 15:03:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sakura, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Creative Kokedama Jalin MoU Bond Syoji.co.id Jepang, Berharap Berikan Dampak Kampung Sakura</title>
		<link>https://memontum.com/creative-kokedama-jalin-mou-bond-syoji-co-id-jepang-berharap-berikan-dampak-kampung-sakura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[creative]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kokedama]]></category>
		<category><![CDATA[sakura,]]></category>
		<category><![CDATA[syoji.co.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204879</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Harapan besar muncul dalam pelaksanaan penandatanganan kerja sama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura yang berlokasi di Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (23/01/2024) tadi. Yakni, salah satunya akan memberikan dampak pula terhadap perkembangan tempat wisata Kampung Sakura Kota Batu. Kepala Desa Sidomulyo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Harapan besar muncul dalam pelaksanaan penandatanganan kerja sama antara Creative Kokedama Kota Batu dengan Bond Syoji.co.ltd Jepang di Kampung Sakura yang berlokasi di Desa Wisata Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (23/01/2024) tadi. Yakni, salah satunya akan memberikan dampak pula terhadap perkembangan tempat wisata Kampung Sakura Kota Batu.</p>



<p>Kepala Desa Sidomulyo, Suharto, mengaku bangga dan mendukung pelaksanaan itu. Terlebih, ketika nantinya juga memberikan efek dengan keberadaan Kampung Sakura yang ada di Desa Sidomulyo.</p>



<p>&#8220;Kami atas nama Pemdes Sidomulyo dan warga masyarakat Desa Sidomulyo, merasa bangga. Karena, harapannya nanti juga dapat menambah destinasi wisata yang ada di Kota Batu. Dengan hadirnya Kampung Sakura ini, warga setempat dapat bertambah penghasilannya, UMKM juga dapat terangkat dan diberdayakan. Dengan adanya kampung Sakura ini perekonomian warga masyarakat dapat bertambah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pendiri yang juga pencetus Kampung Sakura, Abdul Rokhim, pun menyampaikan dengan adanya kerja sama itu diharapkan dapat meningkatkan dan mendongkrak perekonomian warga masyarakat yang ada di Desa Sidomulyo. &#8220;Dengan adanya Kampung Sakura ini, tentunya dapat dikenal secara luas. Sehingga, dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung dan dapat mendongkrak perekonomian warga di sini,&#8221; ujar Rokhim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di sisi lain, Ketua Pengelola Kampung Sakura, Suntoro, menyebut bahwa dengan keberadaan Kampung Sakura tentunya sangat berdampak kepada perekonomian bagi warga masyarakat yang ada di Desa Sidomulyo.</p>



<p>&#8220;Di sini kami juga memberikan fasilitas Baju Kimono, tempat foto dan juga kuliner Jepang. Dengan adanya Kampung Sakura, perekonomian warga di sini tentunya juga dapat bertambah. Karena dapat memasarkan produk-produk holtikultura, sayuran, bunga dan beragam fasilitas penunjang lainnya, sehingga perekonomian dapat terangkat dan lebih maju,&#8221; paparnya.</p>



<p>Masih berkaitan dengan beragam fasilitas, sarana dan prasarana yang ada di Kampung Sakura, pemilik lahan Bertus ini juga menyampaikan, jika pihaknya mengaku senang sekaligus bangga. Karena selain menambah daya tarik destinasi wisata yang ada di Kota Batu, juga dapat mendongkrak perekonomian warga masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Ya, tentunya kami selalu melengkapi berbagai macam fasilitas yang ada, itu juga termasuk dengan semua ornamen-ornamen. Jadi, saya memberikan lahan ini untuk warga agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan maksimal, sehingga dapat mendongkrak perekonomian bagi masyarakat yang ada di Desa Sidomulyo,&#8221; urainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rubah Limbah Jadi Pohon Sakura, Kampung Sakura Sidomulyo Kota Batu Hadirkan Nuansa Jepang</title>
		<link>https://memontum.com/rubah-limbah-jadi-pohon-sakura-kampung-sakura-sidomulyo-kota-batu-hadirkan-nuansa-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jan 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[nuansa]]></category>
		<category><![CDATA[sakura,]]></category>
		<category><![CDATA[Sidomulyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204460</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Keberadaan Kampung Sakura yang digagas warga Dusun Rembug, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang menyajikan wisata nuansa Jepang, memiliki banyak keunikan. Di mana, dari banyaknya Pohon Bunga Sakura yang bermekaran, ternyata merupakan replika yang asalnya dari limbah atau sampah yang didaur ulang. Konseptor Kampung Sakura, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa keberadaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Keberadaan Kampung Sakura yang digagas warga Dusun Rembug, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang menyajikan wisata nuansa Jepang, memiliki banyak keunikan. Di mana, dari banyaknya Pohon Bunga Sakura yang bermekaran, ternyata merupakan replika yang asalnya dari limbah atau sampah yang didaur ulang.</p>



<p>Konseptor Kampung Sakura, Abdul Rokhim, menjelaskan bahwa keberadaan Pohon Sakura itu memang sengaja dihadirkan sebagai bagian produk wisata. Dimana, dedaunan Pohon Sakura tersebut dibuat dengan bahan sampah dan limbah plastik</p>



<p>&#8220;Sedangkan untuk batangnya, kami memakai limbah pohon apel yang sudah tidak produktif atau sudah dibuang. Jadi, kami menggunakan limbah supaya bermanfaat,&#8221; terangnya, di Kampung Sakura, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (14/01/2024) tadi.</p>



<p>Lebih dari itu, Rokhim memaparkan hadirnya Kampung Sakura di Desa Sidomulyo tersebut, berlangsung sejak tahun 2022 yang lalu saat Sidomulyo Flora Festival. Seusai acara Sidomulyo Floral Festival 2022, ternyata warga sekitar sepakat tidak membongkar ornamen-ornamen cantik tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sebaliknya, warga sepakat untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi kampung wisata. Dan ternyata, Kampung Sakura ini mampu memberikan dampak ekonomi bukan hanya dari segi pemasukan parkir. Namun juga, warga sekitar bisa menjajakan makanan ringan serta minuman. Tidak ada tiket masuk untuk menikmati keindahan Kampung Sakura. Sebaliknya, pengunjung hanya dikenakan parkir kendaraan.</p>



<p>&#8220;Dengan banyaknya replika Pohon Sakura yang menghiasi Kampung Sakura, maka banyak pengunjung yang datang. Apalagi, warga juga menambah sejumlah konsep lain untuk mendukung kampung wisata ini. Sehingga, wisatawan yang datang bisa berfoto Selfi di lokasi,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204460</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
