<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sambat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sambat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Oct 2025 12:52:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sambat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Lumajang Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Melalui Inovasi Digital Sambat Bunda</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-tegaskan-komitmen-pelayanan-publik-melalui-inovasi-digital-sambat-bunda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[sambat]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227032</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang semakin meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Salah satunya, yaitu melalui inovasi &#8216;Sambat Bunda&#8217;, yakni pelayanan digital yang menegaskan komitmen Pemkab Lumajang terhadap pelayanan publik yang responsif dan partisipatif. Layanan ini, dipresentasikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur secara daring, di Ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang semakin meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. Salah satunya, yaitu melalui inovasi &#8216;Sambat Bunda&#8217;, yakni pelayanan digital yang menegaskan komitmen Pemkab Lumajang terhadap pelayanan publik yang responsif dan partisipatif. Layanan ini, dipresentasikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur secara daring, di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (23/10/2025) tadi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa inovasi pelayanan digital &#8216;Sambat Bunda&#8217; bukan sekadar platform pengaduan, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat. “Layanan digital ini memastikan setiap warga merasa diperhatikan dan dihargai. Lebih dari itu, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui penyampaian aspirasi, saran, maupun keluhan,” katanya.</p>



<p>Sambat Bunda memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI), untuk menyatukan berbagai kanal pengaduan ke dalam satu dashboard monitoring. Sistem ini, memungkinkan masyarakat memantau perkembangan aduan secara real time dan memastikan setiap keluhan ditindaklanjuti secara cepat dan akurat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan data Maret hingga Oktober 2025, sistem AI telah menyelesaikan 1.273 aduan secara otomatis. Sementara 476 aduan lainnya, ditindaklanjuti langsung oleh OPD terkait.</p>



<p>Sekda Agus Triyono juga menekankan, bahwa capaian ini menunjukkan efektivitas layanan digital dalam memperkuat akuntabilitas birokrasi dan meningkatkan kepercayaan publik. Dirinya juga menegaskan, bahwa AI bukan menggantikan peran aparatur, melainkan menjadi alat bantu untuk memastikan setiap aspirasi warga mendapat perhatian yang layak.</p>



<p>Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan, tetapi juga mitra aktif dalam pengembangan kebijakan dan program daerah. Selain mempercepat respon pengaduan, Sambat Bunda juga akan dikembangkan untuk memberikan analisis berbasis data yang dapat menjadi rekomendasi kebijakan pemerintah. Hal ini, diharapkan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan dan menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.</p>



<p>“Dengan layanan ini, kami ingin masyarakat merasa terlibat langsung dalam pembangunan Lumajang. Partisipasi aktif warga akan memperkaya kualitas kebijakan dan memastikan setiap program lebih tepat sasaran,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227032</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Sambat Bunda Pemkab Lumajang Didominasi Pengaduan Informasi Layanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/program-sambat-bunda-pemkab-lumajang-didominasi-pengaduan-informasi-layanan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[didominasi]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengaduan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sambat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dalam rangka memperkuat hubungan komunikasi dengan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengoptimalkan program Sambat Bunda. Melalui Program Sambat Bunda ini, diharapkan bisa menjadi sarana menyampaikan aspirasi serta keluhan masyarakat kepada instansi terkait. Sekaligus, menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik dan transparan. Administrasi Pengaduan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dalam rangka memperkuat hubungan komunikasi dengan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengoptimalkan program Sambat Bunda. Melalui Program Sambat Bunda ini, diharapkan bisa menjadi sarana menyampaikan aspirasi serta keluhan masyarakat kepada instansi terkait. Sekaligus, menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik dan transparan.</p>



<p>Administrasi Pengaduan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB), Imam Subandiono, mengatakan bahwa peran vital program ini yaitu dalam menerima, mengklarifikasi dan meneruskan pengaduan masyarakat terkait layanan kesehatan. “Sebagai admin (administrasi, red), tugas saya tidak hanya menerima laporan, tetapi juga memastikan bahwa setiap informasi yang diterima sampai ke pihak yang berwenang dan ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya, Senin (28/04/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa sebagian besar pengaduan yang diterima, berkaitan dengan permintaan informasi seputar kesehatan. Seperti lokasi fasilitas kesehatan, jadwal layanan serta permintaan ambulans.</p>



<p>&#8220;Kami tetap membuka ruang untuk kritik dan masukan yang konstruktif. Karena, itu akan mendorong peningkatan pelayanan ke depan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskan Imam, bahwa dari data pengaduan yang diterima selama tiga bulan terakhir, itu rata-rata 15 hingga 20 pengaduan perbulan yang masuk. Sementara, 70 persen diantara pengaduan itu berkaitan dengan informasi layanan kesehatan. Termasuk, seperti ketersediaan obat, jadwal imunisasi serta prosedur BPJS. Sisanya, lebih banyak mengenai permintaan fasilitas seperti ambulans dan rujukan ke rumah sakit.</p>



<p>Imam juga mengajak masyarakat, untuk aktif memanfaatkan Program Sambat Bunda, sebagai kanal pengaduan yang disediakan. “Harapan kita, masyarakat tahu bahwa pemerintah selalu terbuka dan siap merespons keluhan maupun pertanyaan yang datang. Transparansi dan kecepatan respons, adalah kunci dalam pelayanan publik yang baik,” ungkapnya.</p>



<p>Dengan adanya program Sambat Bunda, paparnya, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami hak-haknya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal serta mendorong partisipasi aktif dalam menyuarakan pendapat dan kritik yang membangun. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampung Pengaduan Publik Berbasis AI, Pemkab Lumajang Luncurkan Inovasi Sambat Bunda</title>
		<link>https://memontum.com/tampung-pengaduan-publik-berbasis-ai-pemkab-lumajang-luncurkan-inovasi-sambat-bunda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengaduan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[sambat]]></category>
		<category><![CDATA[tampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya menghadirkan inovasi melalui platform &#8216;Sambat Bunda&#8217; yang dilaunching oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Kamis (27/03/2025) tadi. Melalui inovasi ini, diharapkan menjadi instrumen yang sangat penting dalam menjawab harapan masyarakat, yang semakin menginginkan layanan yang cepat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya menghadirkan inovasi melalui platform &#8216;Sambat Bunda&#8217; yang dilaunching oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Kamis (27/03/2025) tadi.</p>



<p>Melalui inovasi ini, diharapkan menjadi instrumen yang sangat penting dalam menjawab harapan masyarakat, yang semakin menginginkan layanan yang cepat, responsif dan solutif di era digital yang semakin berkembang. Sambat Bunda sendiri, merupakan sebuah layanan pengaduan publik berbasis teknologi Artificial Intelegence (AI). Sehingga, masyarakat nantinya akan dapat menyampaikan keluhan, aspirasi dan masukan terhadap pelayanan yang mereka terima.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menjelaskan bahwa platform Sambat Bunda merupakan pengaduan pelayanan yang mengarah secara langsung ke instansi yang dituju, bahkan dipastikan akan menjawab pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat dengan waktu yang singkat. &#8220;Semua sambat. Semua hal, yang biasanya masyarakat sambat lewat WhatsApp (WA) saya. Nah, sekarangkan sudah ada salurannya. Tapi, masyarakat yang mau tetap WA saya, juga tidak apa-apa. Sambil lalu saya arahkan ke Aplikasi Sambat Bunda,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Nantinya, ujarnya, pekerjaan yang bersifat teknis administrasi dan pengolahan data yang sebelumnya manual, dapat beralih dengan memanfaatkan teknologi. Sehingga, nanti lebih efisien dan mempersingkat waktu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disamping itu, jika keluhan yang disampaikan oleh masyarakat lewat platform Sambat Bunda ringan, nantinya bisa dijawab langsung oleh AI tersebut. &#8220;Tapi kalau pertanyaannya tentang kasus, maka AI akan menjawab pertanyaannya dan akan diteruskan ke OPD yang bersangkutan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selanjutnya, dirinya juga menegaskan bahwa melalui birokrasi, pemerintah dituntut hadir untuk memberi layanan terbaik dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek, bukan objek pelayanan. &#8220;Ya minimal paling lambat 4 jam untuk menjawab keluhan masyarakat, kalau gak dijawab, pada hari itu juga saya akan menegurnya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bunda Indah juga menekankan, bahwa inovasi tersebut bukan hanya sekedar formalitas teknologi semata, tetapi bagian dari komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang lebih baik lagi. Untuk itu, dirinya meminta kepada setiap OPD harus benar-benar serius dalam mendukung dan mengimplementasikan layanan di unit kerja masing-masing.</p>



<p>&#8220;Mari kita manfaatkan teknologi ini sebaik mungkin, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mewujudkan Lumajang yang lebih baik, maju dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220700</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
