<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sambel &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sambel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2025 12:42:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sambel &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tasyakuran bersama Ratusan Jamaah Haji Kediri, Mas Dhito Diwanti-wanti Sambel Pecel</title>
		<link>https://memontum.com/tasyakuran-bersama-ratusan-jamaah-haji-kediri-mas-dhito-diwanti-wanti-sambel-pecel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[diwanti-wanti]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[sambel]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224681</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama jamaah haji Kabupaten Kediri tahun 2025, menjalin hubungan silaturahmi yang luar biasa. Baik itu tentang cerita sambel pecel hingga keluarga, yang terpisah rombongan menjadi bagian dari cerita silaturahmi ini. Setidaknya, hal itulah yang ada dalam ratusan orang jamaah haji yang hadir dalam acara tasyakuran yang diadakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama jamaah haji Kabupaten Kediri tahun 2025, menjalin hubungan silaturahmi yang luar biasa. Baik itu tentang cerita sambel pecel hingga keluarga, yang terpisah rombongan menjadi bagian dari cerita silaturahmi ini.</p>



<p>Setidaknya, hal itulah yang ada dalam ratusan orang jamaah haji yang hadir dalam acara tasyakuran yang diadakan di Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Rabu (06/08/2025) tadi. Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, mengaku bahwa acara tasyakuran itu sekaligus menjadi momen untuk bersilaturahmi dan berbagi cerita antar jamaah haji. Disampaikan Mas Dhito, Pemkab Kediri seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu membawakan bekal bagi jamaah haji selama di tanah suci. &#8220;Kemarin kami dari Pemkab, kalau nggak salah membawakan bekal. Saya sempat diwanti-wanti beberapa orang, tidak usah dibawakan sambel pecel,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Pada pertemuan itu, pun Mas Dhito menyempatkan bertanya kepada jamaah haji, mengenai bekal yang dibawakan. Pengakuan jamaah haji, bahwa sambel pecel yang sering diberi sebagai bekal sangat bermanfaat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pancen wong Kediri digawake liane panggah (sambel) pecel sing digoleki,&#8221; ucap Mas Dhito, yang menjadikan acara itu menjadi semakin akrab.</p>



<p>Selain tentang sambel pecel, ada pula cerita mengenai jamaah haji, meski satu keluarga namun berbeda rombongan. Mas Dhito tidak menampik, bahwa hal itu dan menjadi catatan dari pelaksanaan haji di 2025.</p>



<p>Sebab, tahun 2025 ini, ada delapan syarikah (perusahaan) dari Arab Saudi yang bekerjasama untuk menyediakan layanan dan fasilitas jamaah haji asal Indonesia. Dalam kesempatan tersebut itu, disampaikan pula ada dua jamaah asal Kabupaten Kediri yang meninggal saat melaksanakan ibadah haji. Mereka jamaah asal Kecamatan Purwoasri dan Gurah.</p>



<p>&#8220;Pada silaturahmi tadi bisa saling bercerita antara satu dengan yang lain tentang apa yang terjadi kemarin (saat di Tanah Suci) kemudian kita juga mendoakan kedua jamaah haji yang lebih dulu meninggalkan kita,&#8221; tambah Mas Dhito. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224681</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diberi Bekal Sambel Pecel saat Berangkat Haji, Jamaah Kediri Ucapkan Terima Kasih ke Mas Dhito</title>
		<link>https://memontum.com/diberi-bekal-sambel-pecel-saat-berangkat-haji-jamaah-kediri-ucapkan-terima-kasih-ke-mas-dhito</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bekal]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[saat]]></category>
		<category><![CDATA[sambel]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[ucapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kepulangan jamaah haji di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, disambut langsung Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Senin (17/07/2023) tadi. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, pun disambut antusias jamaah haji dan keluarga yang melakukan penjemputan. Bahkan, ketika bertemu dengan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, para jamaah haji banyak yang menceritakan pengalamannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kepulangan jamaah haji di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, disambut langsung Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Senin (17/07/2023) tadi. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, pun disambut antusias jamaah haji dan keluarga yang melakukan penjemputan.</p>



<p>Bahkan, ketika bertemu dengan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, para jamaah haji banyak yang menceritakan pengalamannya dapat menikmati bekal sambel pecel ketika berada di tanah suci. Sambel pecel itu, produk UMKM yang dibawakan oleh pemerintah daerah, untuk bekal tambahan. Tidak disangka, sambel pecel itu justru dapat mengobati kerinduan terhadap kampung halaman.</p>



<p>Sri Winarsih, 63 tahun, jamaah haji asal Desa Pagu, Kecamatan Wates, bahkan mengaku senang. Apalagi, setibanya di Kabupaten Kediri juga dapat bertemu dan disambut langsung oleh Mas Dhito.</p>



<p>&#8220;Remen sanget ketemu Mas Bupati (senang bisa ketemu Mas Bupati), terimakasih kepada Mas Bupati,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kebahagiaan juga dirasakan para jamaah haji lain. Merekapun mengaku selama di tanah suci mendapatkan pelayanan dengan baik. Bahkan, bisa menikmati sambel pecel dari Kabupaten Kediri.</p>



<p>&nbsp;&#8220;Alhamdulilah, sangat menggembirakan sekali. Makanan di sana juga enak-enak tapi orang Kediri sukane sambel pecel. Di sana makanannya enak tapi gak ada yang pedes,&#8221; ucap seorang jamaah haji lain.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, jamaah haji asal Kabupaten Kediri, yang berangkat ke tanah suci sebanyak 1329 jamaah. Dari jumlah itu, lima jamaah haji meninggal dunia dan empat masih dirawat di Arab Saudi. Sehingga, secara keseluruhan 1.320 yang sudah pulang ke tanah air.</p>



<p>Mas Dhito seusai menemui warganya yang pulang dari tanah suci, mengaku kehadirannya itu untuk memastikan jamaah haji Kabupaten Kediri, berangkat dan pulang dengan selamat. Mas Dhito tidak menampik selama di tanah suci, ada kerinduan terhadap makanan khas dari daerah. Begitu pula, warga Kabupaten Kediri yang tidak dapat melupakan sambel pecel.</p>



<p>&#8220;Kami sempat menitipkan sedikit bekal kepada jamaah sambel pecel dan alhamdulilah, itu berkesan betul kepada para jamaah,&#8221; tutur Mas Dhito.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193513</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
