<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sampah Sumbat Drainase &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sampah-sumbat-drainase/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Dec 2018 08:23:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sampah Sumbat Drainase &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sampah Sumbat Drainase, Biang Banjir Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-sumbat-drainase-biang-banjir-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 08:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Sumbat Drainase]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=67924</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;&#8212;Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, Senin sore (10/12/2018) menyebabkan beberapa titik wilayah di kota Malang mengalami genangan air yang parah. Terpotret diantaranya di kawasan Sukarno Hatta, jalan Gajayana dan Bantaran, serta kejadian pohon tumbang (arjosari, merjosari), longsor dua kendaraan masuk ke amblasan tanah (di bukirsari dan kawasan telagawangi) dan restoran ringin sari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;&#8212;</strong>Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, Senin sore (10/12/2018) menyebabkan beberapa titik wilayah di kota Malang mengalami genangan air yang parah. Terpotret diantaranya di kawasan Sukarno Hatta, jalan Gajayana dan Bantaran, serta kejadian pohon tumbang (arjosari, merjosari), longsor dua kendaraan masuk ke amblasan tanah (di bukirsari dan kawasan telagawangi) dan restoran ringin sari terpapar.</p>
<p>Merespon hal tersebut, Walikota Sutiaji telah memerintahkan jajaran Perangkat Daerah Pemkot untuk bergerak cepat dan bergerak dengan segenap potensi yang dimiliki.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0130-e1544516570298.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67926" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0130-e1544516570298.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0134-e1544516564499.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67927" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0134-e1544516564499.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0137-e1544516550693.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67929" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0137-e1544516550693.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0139-e1544516544137.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-67930" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0139-e1544516544137.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Cuaca ekstrem kita tidak tahu datangnya, dan juga melanda beberapa daerah lainnya di Indonesia. Namun demikian atas nama Pemerintah Daerah saya sampaikan permohonan maaf kepada segenap warga yang terdampak. Ini pekerjaan rumah kita semua, karena dari langkah awal memetakan dan mendata titik kejadian. Disebabkan oleh dampak tidak ditutupnya DAM air kawasan Dau, sehingga debit air sungai tidak menampung dan menggelontor ke bawah. Hal lain adalah sampah sampah yang mengganggu saluran air dan jumlahnya tidak main main. Saya telah perintahkan untuk tangani itu semua, &#8220;ujar Sutiaji.</p>
<p>Hadi Priyanto, Plt. Ketua Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Malang menyampaikan, personel BPBD sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan assesment terkait dengan bencana yg terjadi. Selanjutnya kegiatan yang dilakukan adalah mengevakuasi korban terdampak dan pemberian bantuan darurat yg di perlukan serta melakukan penyedotan daerah daerah yg tergenang.</p>
<p>Namun dikarenakan keterbatasan personil dan sarana prasarana maka dilakukan sebatas kemampuan secara maksimal. Bencana yg datang juga sporadis di beberapa titik perlu kewaspadaan kita semua, masyarakat dan dunia usaha. Tanggung jawab bencana ini adalah tanggung jawab kita semua, sehingga perlu adanya kepedulian dari masing2 institusi dan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita sudah koordinasi dengan OPD yang lain untuk penanganan ini seperti DPUPR, PERKIM, PMI, Dinkes, dll. Sementara ini 90% personel dibantu relawan fokus di gribig gg 1 terkait anak hanyut dan lainnya di titik2 banjir,&#8221; info Handi. (hms/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67924</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sampah Sumbat Drainase, Biang Banjir di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-sumbat-drainase-biang-banjir-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2018 09:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Sumbat Drainase]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=66229</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;-Harus komentar gimana ? Heran, marah, kecewa atau seperti apa. Mungkin rasa itu menyatu dan berkecamuk di dada Unit Reaksi Cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) kota Malang setiap beraksi melakukan normalisasi. Seperti terlihat pada giat k Kamis pagi (29/11/2018) di kawasan jalan Raya Langsep, tumpukan sampah terpotret mengganggu arus air [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;-</strong>Harus komentar gimana ? Heran, marah, kecewa atau seperti apa. Mungkin rasa itu menyatu dan berkecamuk di dada Unit Reaksi Cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) kota Malang setiap beraksi melakukan normalisasi. Seperti terlihat pada giat k Kamis pagi (29/11/2018) di kawasan jalan Raya Langsep, tumpukan sampah terpotret mengganggu arus air pada saluran (drainase) yang ada.<br />
Itu hampir tiap hari dilakukan teman teman tim dan selalu saja menemukan buah perilaku tidak bertanggung jawab &#8220;warga&#8221; yang seenaknya membuang sampah ke saluran saluran air. Tentu wajar apabila muncul emosi geram melihat kondisi itu, &#8220;ujar Soni, demikian Kepala DPUPR biasa disapa.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0126-e1543483259507.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66220" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0126-e1543483259507.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0125-e1543483265662.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66219" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0125-e1543483265662.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="281" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0124-e1543483273325.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66218" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0124-e1543483273325.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0121-e1543483287576.jpg?ssl=1"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-66216" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181129-WA0121-e1543483287576.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="889" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Menurut Hadi Santoso, Kadis PUPR Kota Malang, aktifitas itu yang jarang diketahui oleh masyarakat. Mereka mereka yang berjibaku, tak hirau resistensi akan keselamatan, yang ada tekad dan komitmen mewujudkan lingkungan kota yang baik. &#8220;Dimusim penghujan seperti ini, teman teman makin gencar melakukan operasi normalisasi, dan itu wujud konkrit dari sekian banyak langkah langkah penanganan (luapan air yang meluber ke jalan jalan), &#8220;tutur Hadi &#8220;Soni&#8221; Santoso, yang hari harinya saat ini dihabiskan untuk terjun ke titik titik potensi genangan air.</p>
<p>Sutiaji, Walikota Malang, menegaskan perlunya sanksi tegas dan menjerahkan untuk oknum yang membuang sampah ke sungai maupun saluran air. Sementara dari progres data pemetaan ada 26 lokasi titik genangan di kota Malang, dan dalam proses penanganan, meliputi :<br />
1. Jl. Pulosari<br />
2. Jl. Rajekwesi<br />
3. Jl. Galunggung<br />
4. Jl. Jombang<br />
5. Jl. Jupri<br />
6. Jl. Bandulan<br />
7. Jl. Simpang Sulfat<br />
8. Jl. Bukit Barisan<br />
9. Jl. Borobudur<br />
10. Jl. Pisang Kipas<br />
11. Jl. Sukarno Hatta<br />
12. Jl. MT Haryono<br />
13. Jl. Simpang Bogor<br />
14. Jl. S. Parman (Carefour)<br />
15. Jl. A. Yani (sekitaran fly-over)<br />
16. Jl. Cengkeh<br />
17. Jl. Bendungan Siguragura ( dpn Kel. Sumbersari)<br />
18. Jl. Simpang LA Sucipto<br />
19. Jl. Kalpataru<br />
20. Jl. Vinolia<br />
21. Jl. Bendungan Wonogiri<br />
22. Sekitaran Jl. Raya Candi<br />
23. Jl. Raden Intan (depan Araya)<br />
24. Jl. S. Supriyadi<br />
25. Jl. Coklat<br />
26. Jl. Simpang Gajayana. (*yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66229</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
