<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sandang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sandang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Sep 2024 11:17:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sandang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Seluruh Tanah Tersertifikasi, Kota Malang Segera Sandang Kota Lengkap</title>
		<link>https://memontum.com/seluruh-tanah-tersertifikasi-kota-malang-segera-sandang-kota-lengkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sandang]]></category>
		<category><![CDATA[segera]]></category>
		<category><![CDATA[seluruh]]></category>
		<category><![CDATA[tersertifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213702</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang akan diresmikan sebagai Kota Lengkap. Itu artinya, menandakan seluruh tanah telah dipetakan tanpa ada tumpang tindih. Hal tersebut, diungkapkan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Wakil Badan Pertanahanan Nasional (BPN), Raja Juli Antoni. Menurut Raja Juli, bahwa rencananya dalam peresmian itu akan mendatangkan Menteri ATR/BPN, Agus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang akan diresmikan sebagai Kota Lengkap. Itu artinya, menandakan seluruh tanah telah dipetakan tanpa ada tumpang tindih. Hal tersebut, diungkapkan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Wakil Badan Pertanahanan Nasional (BPN), Raja Juli Antoni.</p>



<p>Menurut Raja Juli, bahwa rencananya dalam peresmian itu akan mendatangkan Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Yakni, diantara sekitar tanggal 10 sampai 13 September 2024 ini.</p>



<p>&#8220;Insyaallah, ini adalah kabar baik untuk Kota Malang. Dengan adanya Kota Lengkap itu nantinya kita akan mempercepat proses administrasi pertanahan dan meningkatkan keamanan atas hak tanah di Kota Malang ini,&#8221; kata Wamen ATR, Senin (02/09/2024) tadi.</p>



<p>Selain Kota Malang, beberapa kota lain di Jawa Timur, seperti Pasuruan, Pacitan, Madiun, Nganjuk dan Blitar, juga akan segera menyusul sebagai Kota Lengkap. Hingga saat ini, menurutnya sudah ada tujuh kota di Jawa Timur yang berhasil mencapai status Kota Lengkap.</p>



<p>Dalam skala nasional, Raja Juli menargetkan seluruh tanah di Indonesia akan tersertifikasi dalam waktu dekat, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Meskipun program ini belum tuntas sepenuhnya di era Presiden Joko Widodo, pihaknya optimis bahwa pada tahun pertama kepemimpinan Prabowo Subianto, seluruh tanah di Indonesia akan tersertifikasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan sertifikasi tanah yang lengkap, kami berharap tidak ada lagi permasalahan tumpang tindih kepemilikan tanah di Kota Malang. Ini akan membuat masyarakat merasa lebih tenang dan aman dalam memiliki aset tanah mereka,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pemanfaatan Aset Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang, Eko Fajar Arbandi, menyampaikan bahwa dari 8.264 bidang tanah yang dimiliki Pemkot Malang, saat ini masih tersisa 4.494 bidang yang belum disertifikatkan. Ditargetkan akan menyelesaikan sertifikasi seluruh aset tanah ini pada tahun 2025.</p>



<p>“Namun, karena beberapa aset masih ditempati secara perorangan, kemungkinan proses ini akan tuntas pada tahun 2026,&#8221; ucap Eko.</p>



<p>Di tahun 2024 ini, menurutnya Pemkot Malang telah menyelamatkan aset senilai Rp 496 miliar dari 76 Sertifikat Hak Pakai (SHP) yang mencakup 201 bidang tanah.</p>



<p>&#8220;Aset tersebut tersebar di seluruh wilayah Kota Malang, termasuk di Sukun yang terdiri dari 12 SHP dengan 35 bidang tanah, yang total nilainya mencapai Rp 29,5 miliar,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pameran Seni Kriya Tekstil dan Sandang Jelang Julang, Ceritakan Karakteristik 57 Kelurahan Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pameran-seni-kriya-tekstil-dan-sandang-jelang-julang-ceritakan-karakteristik-57-kelurahan-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jan 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ceritakan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[julang,]]></category>
		<category><![CDATA[karakteristik]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[sandang]]></category>
		<category><![CDATA[tekstil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pameran Seni Kriya Tekstil dan Sandang Jelang Julang, untuk ketiga kalinya digelar di Kota Malang dengan mengangkat tema ‘Malang Nggeber Cerita&#8217;. Kegiatan itu, merupakan sebuah kolaborasi dari tiga perajin tekstil, dengan memamerkan 57 motif stilasi yang menggambarkan karakteristik dari 57 kelurahan di Kota Malang. Salah satu panitia event, Fikrah Ryanda Saputra, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pameran Seni Kriya Tekstil dan Sandang Jelang Julang, untuk ketiga kalinya digelar di Kota Malang dengan mengangkat tema ‘Malang Nggeber Cerita&#8217;. Kegiatan itu, merupakan sebuah kolaborasi dari tiga perajin tekstil, dengan memamerkan 57 motif stilasi yang menggambarkan karakteristik dari 57 kelurahan di Kota Malang.</p>



<p>Salah satu panitia event, Fikrah Ryanda Saputra, menyampaikan bahwa kolaborasi tiga perajin itu, diantaranya Hamparan Rintik yang merupakan produsen kain shibori dan batik dari Dinoyo. Kemudian, Batik Blimbing Kota Malang, produsen kain batik tulis dan cap dari Blimbing dan Griya Madukara, produsen kain ecoprint dari Polehan.</p>



<p>“Kurang lebih enam bulan kami buat kain ini dengan menggandeng teman-teman Seni Rupa dari Universitas Brawijaya untuk motifnya. Jadi memang kami gambarkan ikon-ikon di setiap kelurahan. Baik itu gedung, cagar budaya, sumber daya alam, kerajinan, atau potensi pariwisatanya,” ujar Fikrah, saat dikonfirmasi, Senin (22/01/2024) tadi.</p>



<p>Ke depan, Fikrah berharap Jelang Julang menjadi event tahunan yang rutin diselenggarakan. Selain itu juga mendorong lebih banyak perajin yang berkolaborasi untuk menghasilkan karya-karya otentik dan unik.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>“Kami juga menginginkan nantinya di tiap kelurahan memiliki motif sendiri yang bisa dijadikan ciri khas, sehingga tiap kelurahan punya suvenir atau kerajinannya sendiri yang motifnya benar-benar menggambarkan cerita setiap kelurahan. Malang itu image-nya kota kreatif, jadi kita buat Malang sejuta motif, jadi motifnya banyak,” ungkap owner Hamparan Rintik ini.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Yuke Siswanti, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. &#8220;Tentu, kegiatan ini nantinya akan terus kita support dalam kalander event Kota Malang. Sehingga, diharapkan kedepan nantinya bisa berkembang lebih baik lagi dan potensi yang ada bisa tereksplor ke luar Kota Malang,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, pameran tersebut berlangsung mulai Kamis (18/01/2024) hingga Rabu (24/01/2024) di Gedung Malang Creative Center (MCC). Dalam kegiatan tersebut juga bukan hanya pameran seni saja, melainkan juga ada berbagai lomba, workshop, talkshow dan berbagai kegiatan lainnya.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204811</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
