<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sanjipak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sanjipak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 May 2020 13:03:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sanjipak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sanjipak Motor Pujon Bukan Napi Asimilasi, Begini Ceritanya&#8230;</title>
		<link>https://memontum.com/sanjipak-motor-pujon-bukan-napi-asimilasi-begini-ceritanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2020 13:03:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bebas bersyarat]]></category>
		<category><![CDATA[narapidana]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114595-sanjipak-motor-pujon-bukan-napi-asimilasi-begini-ceritanya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Muliono (35), sanjipak atau penipu disergap Buser Polres Malang, Senin (11/5/2020) sore di Blitar. Rabu (13/5/2020) siang dalam rilis pers, tersangka Muliono disebut-sebut adalah napi kasus asimilasi. Faktanya, tersangka keluar dari LP Lowokwaru, Januari 2020 dan bukan berstatus asimilasi melainkan PB (Bebas Bersyarat). Tertangkapnya Muliono mengaku warga Dusun Biyan, Desa Wonomulyo, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Muliono (35), sanjipak atau penipu disergap Buser Polres Malang, Senin (11/5/2020) sore di Blitar. Rabu (13/5/2020) siang dalam rilis pers, tersangka Muliono disebut-sebut adalah napi kasus asimilasi. Faktanya, tersangka keluar dari LP Lowokwaru, Januari 2020 dan bukan berstatus asimilasi melainkan PB (Bebas Bersyarat).</p>
<p>Tertangkapnya Muliono mengaku warga Dusun Biyan, Desa Wonomulyo, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang tersebar di beberapa media online dengan konten bahwa tersangka berstatus napi asimilasi. Pihak Lapas Kelas I Malang segera memberikan klarifikasi.</p>
<p>Kalapas Kelas I Malang, Anak Agung Gde Krisna, menegaskan bahwa M (Muliono) bukan napi program asimilasi. &#8220;Yang bersangkutan Narapidana Pembebasan Bersyarat awal tahun 2020, bukan asimilasi,&#8221; urai Anak Agung Gde Krisna AMd Ip SH MSi.</p>
<p>Pihaknya telah mengecek informasi dengan tahap pemeriksaan di sistem database pemasyarakatan (SDP). Pertama, pihak Lapas tidak mendapati data peserta asimilasi inisial M.</p>
<p>Ditelusuri itensif, dari Sistem Data Base Pemasyarakatan, ditemukan data riwayat M. Pria berinisial M merupakan mantan Narapidana yang telah bebas bulan Januari 2020.</p>
<p>Mantan napi M sebelumnya pernah melakukan kejahatan di tahun 2014 dan tahun 2016, dengan berbagai jenis tindak pidana dan berganti nama. Pelacakan data ini dengan cepat dapat diketahui merupakan hasil Reformasi Birokrasi yaitu Pelayanan Pemasyarakatan berbasis Teknologi Informasi.</p>
<p>Anak Agung lalu menyatakan bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan Polres Malang terkait keberadaan tahanan dimaksud untuk melaksanakan klarifikasi lebih lanjut.</p>
<p>Perkara napi asimilasi berulah, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melakukan terobosan guna mencegah pengulangan kejahatan oleh para mantan napi. Hasil assement sementara sebagian besar faktor ekonomi yang membuat pengulangan kejahatan.</p>
<p>Sehingga saat ini di seluruh Lapas/Rutan di kembangkan program pelatihan berskala besar, teknologi sederhana, mudah mencari bahan baku dan pemasarannya serta merupakan kebutuhan sehari hari masyarakat.</p>
<p>Di Lapas Kelas 1 Malang sedang proses membangun Sarana Asimilasi dan Edukasi di Desa Maguan Ngajum. Di lokasi tersebut napi yang memenuhi persyaratan tertentu mengikuti pelatihan sederhana.</p>
<p>Adapun beberapa pelatihan yang dilaksanakan di SAE Ngajum dan pelatihan di dalam Lapas Malang seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, handy craf, membuat gorengan, pengelolaan sampah, batik, pembuatan tempe, cukur rambut, produksi sabun cuci tangan, masker, dll.</p>
<p>Harapan besar, saat mereka bebas tidak melakukan pengulangan tindak pidana karena mereka sudah mempunyai bekal keterampilan untuk kehidupannya di masyarakat, sehingga faktor ekonomi sebagai alasan melakukan pengulangan tindak pidana dapat secara perlahan di minimalisir. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dapat PB Maret Keluar LP,  Sanjipak Mei Ditangkap Awal Mei</title>
		<link>https://memontum.com/dapat-pb-maret-keluar-lp-sanjipak-mei-ditangkap-awal-mei</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2020 13:32:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114037-dapat-pb-maret-keluar-lp-sanjipak-mei-ditangkap-awal-mei</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Akhir Maret 2020 keluar LP Wanita, berstatus Pembebasan Bersyarat (bukan asimilasi) tersangka Mei Wulandari (25) berulah lagi menjadi sanjipak alias penipu bawa kabur barang pinjaman. Tidak tanggung-tanggung, sebulanan ia &#8220;menggondol&#8221; 3 sepeda motor. Tersangka Mei, ber-KTP warga Jalan Hiu IV, RT05/RW05, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tersangka diringkus anggota Reskrim Polsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Akhir Maret 2020 keluar LP Wanita, berstatus Pembebasan Bersyarat (bukan asimilasi) tersangka Mei Wulandari (25) berulah lagi menjadi sanjipak alias penipu bawa kabur barang pinjaman. Tidak tanggung-tanggung, sebulanan ia &#8220;menggondol&#8221; 3 sepeda motor.</p>
<p>Tersangka Mei, ber-KTP warga Jalan Hiu IV, RT05/RW05, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tersangka diringkus anggota Reskrim Polsek Singosari (Polres Malang), Kamis (7/5/2020) sore, setelah korbannya melapor aksi tipu-tipu tersangka Mei.</p>
<div id="attachment_114039" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114039" decoding="async" class="size-full wp-image-114039" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0066-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="Tersangka Mei dan barang bukti. (Humas Polres Malang)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0066-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0066-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0066-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0066-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114039" class="wp-caption-text">Tersangka Mei dan barang bukti. (Humas Polres Malang)</p></div>
<p>Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH melalui Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni, kepada Memontum.com menjelaskan perkara tersangka terkait pasal 372 dan 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan disertai penggelapan.</p>
<p>&#8220;Tersangka modusnya pinjam motor. Tapi tidak dikembalikan lagi. Motor digadaikan ke lain orang,&#8221; ungkap AKP Farid Fatoni, Jumat (8/5/2020) pagi. Farid Fatoni menyebutkan tersangka merupakan residivis kasus yang sama yakni sanjipak.</p>
<p>Dijelaskan lebih detail Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH, tersangka merupakan napi yang baru keluar LP Wanita Sukun akhir Maret 2020 lalu. Statusnya PB atau Pembebasan Bersyarat (PB beda dengan asimilasi).</p>
<p>Maret keluar, Senin (4/5/2020) siang, ia bertamu dan menipu Leni Panca Putri (36) warga Gang Mangga RT07/RW01 Desa Klampok Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Modalnya, telpon seseorang yang dianggap ibu dan kerja di luar negeri sembari sebelumnya menunjukkan seamplop uang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-114038" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0006-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0006-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0006-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0006-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200508-WA0006-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Siapa sangka, seamplop uang itu hanyalah uang mainan. Di depan korban, seolah-olah korban akrab dengan yang ditelpon. Di balik telpon juga terdengar bila tersangka berniat membeli rumah milik korban.</p>
<p>Obrolan dan amplop uang palsu itu pun memperdaya korban. Bahkan tersangka mengajukan penawaran pembelian rumah kepada korban. Ia juga menyebut bila anaknya tidak mau naik mobil tapi memilih sepeda motor. Alhasil, korban semakin terperdaya dan percaya omongan tersangka.</p>
<p>Sejak itulah, tersangka meminjam sepeda motor Honda Vario 150 Merah N 6069 EAK milik korban. Alasannya buat mengajak anak tersangka jalan-jalan. Omongan itu rupanya hanyalah modus aksi tersangka.</p>
<p>&#8220;Aksinya bukan sekali, 1 X di Singosari , 1 X di Lawang dan 1 Pakis. Motor digadaikan ke Pakis Rp 5 juta. Kami akan tanyakan ke LP wanita , ikut asimilasi apa tidak, tapi keterangan dia bebas krn mendapat PB, &#8221; urai Supriyono SH.</p>
<p>Selain menyita barang bukti berupa sepeda motor milik korban Singosari, Polsek Singosari juga menyita sepeda motor Beat merah N-5623-TDD hasil aksi di Lawang. Kasus ini masih didalami lebih lanjut penyidik Polsek Singosari. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sanjipak Asal Dau, Bukan Nipu 2 X Tapi 5 X di Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/sanjipak-asal-dau-bukan-nipu-2-x-tapi-5-x-di-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2020 09:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 378]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113947-sanjipak-asal-dau-bukan-nipu-2-x-tapi-5-x-di-malang-raya</guid>

					<description><![CDATA[Ngaku 3 X di Kota Malang, Termasuk Alun-Alun Memontum Malang &#8211; Sanjipak atau penipu peminjam sepeda motor bernama Sugianto ini bolehlah disebut sanjipak Malang Raya, lantaran sudah menipu warga di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. Sugianto (40) mengaku asal Dusun Turi RT 007, RW.003, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Dia kos di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Ngaku 3 X di Kota Malang, Termasuk Alun-Alun</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Sanjipak atau penipu peminjam sepeda motor bernama Sugianto ini bolehlah disebut sanjipak Malang Raya, lantaran sudah menipu warga di Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu.</p>
<p>Sugianto (40) mengaku asal Dusun Turi RT 007, RW.003, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Dia kos di Jalan Diponegoro, Gang Enggal RT03/RW11, Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang</p>
<div id="attachment_113948" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113948" decoding="async" class="size-full wp-image-113948" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sanjipak-Asal-Dau-Bukan-Nipu-2-X-Tapi-5-X-di-Malang-Raya.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="KENAL ATAU PERNAH JADI KORBAN? Melaporlah ke Polsek Singosari. (sos)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sanjipak-Asal-Dau-Bukan-Nipu-2-X-Tapi-5-X-di-Malang-Raya.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sanjipak-Asal-Dau-Bukan-Nipu-2-X-Tapi-5-X-di-Malang-Raya.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sanjipak-Asal-Dau-Bukan-Nipu-2-X-Tapi-5-X-di-Malang-Raya.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sanjipak-Asal-Dau-Bukan-Nipu-2-X-Tapi-5-X-di-Malang-Raya.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Sanjipak-Asal-Dau-Bukan-Nipu-2-X-Tapi-5-X-di-Malang-Raya.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113948" class="wp-caption-text">KENAL ATAU PERNAH JADI KORBAN? Melaporlah ke Polsek Singosari. (sos)</p></div>
<p>Tahun 2000-an, ia pernah masuk Lapas Lowokwaru Malang kasus penganiayaan. &#8220;Sudah lama Pak. Dulu kasus penusukan, penganiayaan Pak,&#8221; ujar tersangka Sugianto kepada petugas, Rabu 6/5/2020) siang.</p>
<p>Sehari ditangkap, mulanya Sugianto mengaku hanya 2 X menipu, yakni di Banjararum Singosari dan di Pasar Batu. Setelah didalami penyidikannya, tersangka mengakulah sebanyak 3 X lagi pernah di Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Mega Pro, Mio sama Beat Pak. Masjid Kembar Karangploso, Flyover Arjosari, Flyover Comboran Kotalama, Mio,&#8221; aku tersangka Sugianto. Modusnya nyaris sama. &#8220;Seminggu kenal. Saya bilang pinjam. Orangnya saya tinggal di warung,&#8221; ungkap Sugianto.</p>
<p>Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH mengungkapkan, pihaknya telah berkordinasi dengan Polres Batu dan Polres Malang Kota. &#8220;Tersangka mengaku lagi 3X. Pernah di Alun-alun Kota Malang, Flyover Blimbing dan Flyover Kotalama,&#8221; ungkap Supriyono SH.</p>
<p>Mantan KBO Sat Reskrim Polres Malang ini menyebut pula jika tersangka diduga melakukan aksi tindak pidana lainnya. Pihaknya akan terus mendalami keterangan tersangka.</p>
<p>&#8220;Sangkaan jeratan Pasal 372 dan 378 KUHP Tentang tindak pidana penipuan (dan penggelapan). Untuk sepeda motor yang diambilnya, dijual ke luar Malang,&#8221; urai Supriyono SH kepada Memontum.com. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baru Kenal Ajak Makan, Pinjam Motor, Awas Sanjipak !</title>
		<link>https://memontum.com/baru-kenal-ajak-makan-pinjam-motor-awas-sanjipak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2020 11:39:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113485-baru-kenal-ajak-makan-pinjam-motor-awas-sanjipak</guid>

					<description><![CDATA[Pernah Pinjam Motor Pura-Pura Kehabisan Bensin Memontum Malang &#8211; Ulah penipu peminjam motor bernama Sugianto (40) berhenti. Tiga kali beraksi, Jumat (1/5/2020) sore, ia disergap anggota Reskrim Polsek Singosari (Polres Malang). Dia menipu di Singosari, Karangploso hingga Batu. Modusnya, korban selalu diajak makan dulu. Tersangka ini mengaku asal Dusun Turi RT07/RW03, Desa Kucur, Kecamatan Dau, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Pernah Pinjam Motor Pura-Pura Kehabisan Bensin</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Ulah penipu peminjam motor bernama Sugianto (40) berhenti. Tiga kali beraksi, Jumat (1/5/2020) sore, ia disergap anggota Reskrim Polsek Singosari (Polres Malang). Dia menipu di Singosari, Karangploso hingga Batu. Modusnya, korban selalu diajak makan dulu.</p>
<p>Tersangka ini mengaku asal Dusun Turi RT07/RW03, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tapi, ia kos di Jalan Diponegoro , Gang Enggal RT03/RW11, Kelurahan Lawang, Kec. Lawang, Kabupaten Malang. Kosan itu seolah lokasi persembunyiannya, usai aksi.</p>
<div id="attachment_113486" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113486" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200502-WA0013-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Tersangka Sugianto dan barang bukti. (Humas Polres Malang)" width="740" height="395" class="size-full wp-image-113486" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200502-WA0013-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200502-WA0013-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200502-WA0013-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200502-WA0013-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113486" class="wp-caption-text">Tersangka Sugianto dan barang bukti. (Humas Polres Malang)</p></div>
<p>&#8220;Benar kami lakukan penangkapam terhadap dia. Dari riksa, mengaku juga pernah di Batu,&#8221; ungkap Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni, mendampingi Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH kepada Memontum.com, Sabtu pagi.</p>
<p>Dari pemeriksaan Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH, tersangka mengaku menipu Ridoi (41) warga Dusun Gunungtumpuk, RT 003/ RW008 Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.</p>
<p>Lokasi tepatnya di depan Warung nasi jalan Banjararum Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Modusnya, pura-pura butuh motor lalu pinjam dan ujung-ujungnya sepeda motor korban, amblas.</p>
<p>&#8220;Awal April, dia juga menipu di Batu dan mendapat sepeda motor Mio. Kasus penipuan disertai penggelapan ini akan kami terus dalami,&#8221; ujar Iptu Supriyono SH, mantan KBO Sat Reskrim Polres Malang kepada Memontum.com.</p>
<p><iframe loading="lazy" width="750" height="400" src="https://www.youtube.com/embed/jxNWn5jjFew" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Menurut Supriyono, pihak Polres Batu sudah berkordinasi dengan Polsek Singosari. Hasilnya, tersangka positif menipu warga Batu.</p>
<p>Korban bernama Toni Kurniawan (36) warga Tanjungsari RT33/RW07, Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Sepeda motor Mio N 4760 HF miliknya amblas usai bertemu dan diajak ke Pasar Batu, Jumat (3/4/2020) sore.</p>
<p>Saat kejadian, korban terperdaya omongan tersangka yang mengaku butuh motor untuk menjemput teman wanitanya. Sebelumnya korban dan tersangka sendiri bertemu di seputaran pangkalan Ojek Tasikmadu Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Korban warga Lawang pun mengalami nasib nyaris serupa. Awalnya, korban bermaksud menjual aki bekas. Begitu meyakinkan tersangka merasa tertarik dengan tawaran korban. Jumat (24/4/2020) siang, keduanya bertemu dan sepakar jual beli.</p>
<p>Minggu (26/4/2020) siang, keduanya kembali bertemu. Korban lalu mengajaknya ke daerah Karanglo Singosari atau seputar Depo Bangunan. Berdalih belum makan, korban mengajak korban menuju warung.</p>
<p>Disitulah kemudian korban meminjam motor korban dengan alasan pinjam untuk mengambil uang yanf akan digunakan pembayaran aki bekas. Ditunggu 2 jam lamanya, kabar si tersangka mendadak raib. Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Singosari.</p>
<p>&#8220;Di Singosari dua kali Pak. Saya pura-pura kehabisan bensin lalu pinjam motor. Motor saya jual di Surabaya laku Rp 1,5 juta. Uangnya saya kasihkan istri,&#8221; ungkap tersangka Sugianto di hadapan Iptu Supriyono SH.</p>
<p>Belum seminggu, tersangka diringkus tanpa perlawanan. Jadi barang bukti berupa sepeda motor Mega Pro N 5243 HH, helm GIX dan Hp Evercross warna hitam. Bulan Ramadan, tersangka musti menginap si sel tahanan Polsek Singosari dan kemungkinan tidak dapat merayakan lebaran. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113485</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geger Kebalen, Bukan Begal Curanmor Tapi Sanjipak Motor</title>
		<link>https://memontum.com/geger-kebalen-bukan-begal-curanmor-tapi-sanjipak-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2020 10:27:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsekta Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113259-geger-kebalen-bukan-begal-curanmor-tapi-sanjipak-motor</guid>

					<description><![CDATA[Si Perempuan Tidak Terlibat Memontum, Kota Malang &#8211; Pengepungan terhadap pelaku sanjipak motor, Aris alias Rizky di sebuah rumah kos di Jl Kebalen Wetan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sempat menggerkan media sosial baik Facebook (FB) maupun WhatsApp (WA), Selasa (28/4/2020) malam. Pasalnya dalam media sosial tersebut disebut pengepungan pelaku begal, ada pula yang menyebut pengepungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Si Perempuan Tidak Terlibat</h2>
<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Pengepungan terhadap pelaku sanjipak motor, Aris alias Rizky di sebuah rumah kos di Jl Kebalen Wetan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sempat menggerkan media sosial baik Facebook (FB) maupun WhatsApp (WA), Selasa (28/4/2020) malam.</p>
<p>Pasalnya dalam media sosial tersebut disebut pengepungan pelaku begal, ada pula yang menyebut pengepungan pelaku Curanmor. Bahkan ada yang menyebut pula bahwa pelakunya adalah laki-laki dan perempuan. Akibatnya puluhan warga datangi lokasi bergerombol di depan rumah kos milik Hj Zubaidah.</p>
<div id="attachment_113260" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113260" decoding="async" class="size-full wp-image-113260" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200429-WA0092-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Sulis, teman perempuan terduga pelaku sempat diamankan untuk hindari amukan massa. Dia mengaku tidak terlibat dan tidak mengetahui aksi penipuan yang dilakukan Aris. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200429-WA0092-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200429-WA0092-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200429-WA0092-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200429-WA0092-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113260" class="wp-caption-text">Sulis, teman perempuan terduga pelaku sempat diamankan untuk hindari amukan massa. Dia mengaku tidak terlibat dan tidak mengetahui aksi penipuan yang dilakukan Aris. (ist)</p></div>
<p>Karena banyaknya warga yang berdatangan, petugas Polsekta Kedungkandang dan Polresta Malang Kota segera melakukan pengamanan lokasi.</p>
<p>&#8220;Kami ikut melakukan pengepungan dan pengamanan lokasi. Warga sudah terlalu banyak di lokasi kejadian,&#8221; ujar Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi SH.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa sekitar 3 hari lalu, Aris datangi salon milik Rianto (38) yang berada di kawasan Lowokwaru, Kota Malang. Usai potong rambut, Aris meminjam motor Honda Beat milik Rianto. Dengan alasan untuk mengambil uang miliknya yang tertinggal di mobil.</p>
<p>Entah kenapa, Rianto bisa percaya begitu saja hingga meminjamkan motornya kepada Aris. Namun sejak saat itu Aris menghilang tanpa mengembalikan motor tersebut. Rianto melakukan pencarian hingga akhirnya mendapat informasi bahwa Aris berada di kawasan Kebalen Wetan, Selasa malam.</p>
<p>Dia dan teman-temannya mendatangi rumah kos Hj Zubaidah untuk mencari Aris. Saat itu informasinya Aris sedang berkunjung di salah satu kamar yang dihuni Sulistiorini, teman perempuannya.</p>
<p>Diduga saaat itu Aris sudah berhasil melarikan diri. Diduga saat proses kejar-kejaran di sekitar rumah kos tersebut, ada yang menginfokan di media sosial bahwa ada pelaku Curanmor yang dikepung di Kebalen Wetan.</p>
<p>Kapolsekta Kedungkandang AKP Yusuf Suryadi mengatakan bahwa saat itu sudah banyak warga yang berdatangan di lokasi.</p>
<p>&#8220;Saya dan anggota ikut melakukan pengepungan. Saya tanyakan kepada korbannya bukan pelaku curanmor. Melainkan aksi penipuan dan penggelapan. Motor korban dipinjam oleh pelaku dan tidak dikembalikan,&#8221; ujar AKP Yusuf.</p>
<p>Arus berhasil meloloskan diri, namun Sulistiorini temannya berhasil diamankan warga. Karena kuatir terjadi aksi massa terhadap Sulistiorini, petugas segera melakukan pengamanan.</p>
<p>&#8220;Menghindari hal yang tidak diinginkan, anak perempuan yang kos di rumah Hj Zubaidah juga kami amankan ke Polsek. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan karena massa sudah sangat banyak,&#8221; ujar AKP Yusuf.</p>
<p>Sulistiorini menjelaskan kepada petugas bahwa dirinya tidak terlibat dari penipuan sepeda motor itu. Aris hanyalah temannya yang kebetulan berkunjung di kosnya.</p>
<p>&#8220;Dia mengatakan tidak terlibat. Orang yang diduga pelaku hanyalah sebatas teman. Karena kasus penipuan motor tersebut berada di kawasan Lowokwaru, baik korban, maupun teman orang yang diduga pelaku kami serahkan ke Polsekta Lowokwaru,&#8221; ujar AKP Yusuf kepada Memontum.com. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113259</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sempat Dihajar Massa Dikira Maling HP, &#8216;Jebule Sanjipak&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-dihajar-massa-dikira-maling-hp-jebule-sanjipak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 09:17:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta blimbing]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112080-sempat-dihajar-massa-dikira-maling-hp-jebule-sanjipak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Edo Perkasa alias Edo (18) warga Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (14/4/2020) malam, dihajar massa di kawasan Jl Hamid Rusdi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dalam rekaman yang terrsebar di media sosial, Edo dihajar massa. Ada yang menyebutnya maling HP ada pula yang menyebutnya jambret HP. Bahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Edo Perkasa alias Edo (18) warga Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (14/4/2020) malam, dihajar massa di kawasan Jl Hamid Rusdi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dalam rekaman yang terrsebar di media sosial, Edo dihajar massa. Ada yang menyebutnya maling HP ada pula yang menyebutnya jambret HP.</p>
<p>Bahkan saat diamankan petugas kepolisian, Edo terlihat hanya memakai celana dalam dengan kondisi babak belur. Ternyata saat diamankan polisi, Edo bukanlah pelaku pencurian ataupun jambret. Melainkan pelaku kasus penipuan penggelapan sebuah Ponsel Merk Realme C3 warna biru milik RR (14) warga Jl LA Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>
<div id="attachment_112081" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112081" decoding="async" class="size-full wp-image-112081" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sempat-Dihajar-Massa-Dikira-Maling-HP-Jebule-Sanjipak.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Edo saat ditangkap warga. (ist)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sempat-Dihajar-Massa-Dikira-Maling-HP-Jebule-Sanjipak.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sempat-Dihajar-Massa-Dikira-Maling-HP-Jebule-Sanjipak.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sempat-Dihajar-Massa-Dikira-Maling-HP-Jebule-Sanjipak.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sempat-Dihajar-Massa-Dikira-Maling-HP-Jebule-Sanjipak.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Sempat-Dihajar-Massa-Dikira-Maling-HP-Jebule-Sanjipak.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112081" class="wp-caption-text">Edo saat ditangkap warga. (ist)</p></div>
<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian aksi kejahatan ini suda ndirencanakan DR (13), DV (14) dan RH (13) yangbtak lain masih teman-teman korban. Rencana ini dibuat karena bocah bawah umur ini mendapat tekanan dari Edo. Yakni akan dipukuli jika tidak berhasil menguasai ponsel milik korban.</p>
<p>Pada Selasa sore, DR kemudian mengajak korban untuk nongkrong Ngopi di Nineball Jl Imam Bonjol, Kecamatan Blimbing. DR kemudian menjemput korban untuk diajak ke Nineball. Saat asik nongkrong muncul muncul DV dan RH. Setelah beberapa saat nongkrong, DV mengajak korban untuk membeli sparepart motor.</p>
<p>Sebelum korban pergi, RH terlebih dahulu meminjam ponsel milik korban. Setelah DV dan korban berangkat, RH dan DR menaruh ponsel milik korban di lokasi yang sudah disepakati Edo. Ponsel itu kemudian dikuasai Edo yang berada tak jauh dari lokasi.</p>
<p>Saat korban datang, diapun menanyakan ponselnya kepada RH. Namun saat iti RH berbelit-belit hingga kejadian ini dilaporkan warga ke Polsekta Blimbing. Mengetahui ada polisi datang, Edo yang berada tak jauh dari lokasi memilih untuk kabur dengan cara berlari kawasan Jl Hamid Rusdi.</p>
<p>Petugas melakukan pengejaran, namun ternyata Edo malah bersembunyi. Namun apes, dia dipergoki warga hingga langsung dihajar hingga babak belur dan viral di media sosial. Beruntung saat itu petugas kepolisian segera melakukan pengamanan.</p>
<p>Kapolsekta Blimbing Kompol Hery W Widodo SH mengatakan bahwa Edo dikenakan sanksi Tipiring dan wajib lapor. &#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan saksi saksi bukan pencurian, melainkan kasus penipuan kelompok temannya sendiri. Karena kerugian nilai nya di bawah Rp 2,5 juta, paku kami kenakan Sanksi Tipiring dan wajib lapor,&#8221; ujar Kompol Hery. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama-lamanya Sanjipak Menipu, Akhirnya Dihajar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/selama-lamanya-sanjipak-menipu-akhirnya-dihajar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 16:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104945-selama-lamanya-sanjipak-menipu-akhirnya-dihajar-massa</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Pria kurus bermata sipit memakai baju biru lengan panjang tertangkap di masjid usai melakukan salat Jumat (24/1/2020) lalu sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku bernama Sahid alias Andi Namora, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pria 37 tahun itu dihakimi warga sebelum diamankan dan digelandang ke Mapolsek Gumukmas. Tersangka Andi diketahui telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Pria kurus bermata sipit memakai baju biru lengan panjang tertangkap di masjid usai melakukan salat Jumat (24/1/2020) lalu sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku bernama Sahid alias Andi Namora, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.</p>
<p>Pria 37 tahun itu dihakimi warga sebelum diamankan dan digelandang ke Mapolsek Gumukmas. Tersangka Andi diketahui telah melakukan penipuan dan penggelapan mobil Suzuki warna hijau metalik N 1505 RQ milik Susilo (45) warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya diteriakin maling oleh yang mempunyai mobil (Susilo),&#8221; kata kanit reskrim polsek Gumukmas Bripka Dedy Kurniawan SH, Minggu (26/1/2020) di kantornya.</p>
<p>Dedy menjelaskan, tersangka terlihat memang murni pelaku dan sudah biasa melakukan penipuan dan modus operandi yang dipergunakan dengan berpura-pura membeli mobil dengan setelah harga disepakati, tersangka meminta untuk mencoba kendaraan.</p>
<p>&#8220;Namun setelah diperbolehkan mencoba, tersangka tidak mengembalikan (kabur) dan itu dilakukan bukan hanya sekali ini saja namun dilakukan berkali kali, seperti meminjam motor, namun motor tidak dikembalikan malahan dijual kepada orang lain,&#8221; Jelas Dedy</p>
<p>Yang kedua lanjut Dedy, tersangka sepertinya sudah menyiapkan semuanya, mulai dari Identitas dirinya terbukti, terbukti setelah dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas ditemukan KTP dengan foto tersangka yang beralamatkan di Jalan Flamboyan Rt/Rw 001/005, Desa Klasuluk, Kecamatan Mariat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.</p>
<p>&#8220;Atas perbuatanya tersangka kita jerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara, tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan, kami akan terus mendalami dan kembangkan kasus ini, yang kemungkinan masih ada lagi korban atau barang lain yang bisa di temukan di tempat lain, &#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, dari hasil pengembangan oleh jajaran Polsek Gumukmas, Sambung Dedy, mobil ditemukan di sebuah bengkel dan kondisinya sudah berubah bentuk menjadi Pikap.</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk menghilangkan jejak dan rencananya mobil itu dipakai sendiri oleh tersangka untuk mengangkut jagung.</p>
<p>&#8220;Untuk mobilnya, sekarang sudah diamankan di Mapolsek Gumukmas sebagai barang bukti,&#8221; pungkas Dedy. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104945</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gondol Motor Pelajar Turen, Pipi Samot Pagelaran Bengkak Memerah</title>
		<link>https://memontum.com/gondol-motor-pelajar-turen-pipi-samot-pagelaran-bengkak-memerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 14:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek turen]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77063-gondol-motor-pelajar-turen-pipi-samot-pagelaran-bengkak-memerah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wajah samot atau sanjipak sepeda motor Selasa (5/2/2019) malam jadi samsak bogem mentah massa di Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Seminggu pemuda ini menggondol sepeda motor warga Turen. Bengkak pipi tersangka Rohmad Julianto als Juli (23) mengaku warga Dusun Sawahan RT10, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Beruntung ia tidak berlebihan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wajah samot atau sanjipak sepeda motor Selasa (5/2/2019) malam jadi samsak bogem mentah massa di Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Seminggu pemuda ini menggondol sepeda motor warga Turen.</p>
<p>Bengkak pipi tersangka Rohmad Julianto als Juli (23) mengaku warga Dusun Sawahan RT10, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Beruntung ia tidak berlebihan dihajar massa saat diteriaki seorang warga.</p>
<p>Kamis (31/1/2019) atau nyaris seminggu lalu, tersangka meminjam sepeda motor Honda Beat N-2082-IT merah milik Ahmad Bahrudin Asrori (15) pelajar warga Jalan Pratu Subari RT10/RW03 Kelurahan Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.</p>
<div id="attachment_77064" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-77064" decoding="async" class="size-full wp-image-77064" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Barang bukti " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190206-WA0022-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-77064" class="wp-caption-text"><strong>Barang bukti</strong></p></div>
<p>Malam itu, pukul 22.00, tersangka bertemu korban di Kafe Asik-Asik, Dusun Bokor, Desa Pagedangan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Kepada korban, tersangka meminjam motor dengan alasan menjemput pacar di Pojok Dampit.</p>
<p>Ditunggu berjam-jam, tersangka tidak kunjung kembali. Nomor ponselnya pun tidak dapar dihubungi. Alhasil korban melapor ke Polsek Turen, Kamis malam. Penyelidikan dilaksanakan anggota Reskrim Polsek Turen namun tidak kunjung berbuah hasil.</p>
<p>Beruntung bapak korban dapat mencari keberadaan tersangka saat melewati jalan raya Sidorejo Pagelaran. Berhadapan tersangka, bapak korban menanyakan motor sang anak. Bukannya menjawab, tersangka justru kabur melarikan diri.</p>
<p>Bapak korban pun berteriak dan teriakan sekitar pukul 19.00, memancing perhatian warga sekitar. Sekejap saja, tersangka berhasil dihadang dan diamankan warga atau massa. Beruntung aksi main hakim sendiri itu mereda setelah datang anggota kepolisian.</p>
<p>Anggota Buru Sergap Polres Malang kemudian memboyong tersangka ke Polsek Turen guna pemeriksaan lebih lanjut. Lecet bengkak di wajah, tersangka juga mendapat perawatan medis.</p>
<p>&#8220;Kami sita barang bukti sepeda motor Honda Beat dan kini kami periksa keterangannya,&#8221; urai Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Eko Hari Utomo MH kepada Memontum.com. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77063</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Residivis Sanjipak Terima Pesanan, Lewat Facebook</title>
		<link>https://memontum.com/residivis-sanjipak-terima-pesanan-lewat-facebook</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2018 12:33:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penadah]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bululawang]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45859-residivis-sanjipak-terima-pesanan-lewat-facebook</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Ketemu sudah, sepeda motor Yamaha Vixion yang dijual tersangka sanjipak atau penipuan Prandi Purwanto (22). Kamis (28/6/2018) pukul 20.30, selain menyita bukti motor, anggota Reskrim Polsek Bululawang juga menangkap penadahnya. Yakni tersangka Theresia Hongki Achmi alias Pras alias Unyil (27) warga Sebani RT21/RW03, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Jumat (29/6/2018) siang, tersangka Unyil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Ketemu sudah, sepeda motor Yamaha Vixion yang dijual tersangka sanjipak atau penipuan Prandi Purwanto (22). Kamis (28/6/2018) pukul 20.30, selain menyita bukti motor, anggota Reskrim Polsek Bululawang juga menangkap penadahnya.</p>
<p>Yakni tersangka Theresia Hongki Achmi alias Pras alias Unyil (27) warga Sebani RT21/RW03, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Jumat (29/6/2018) siang, tersangka Unyil mulai menjalani pemeriksaan itensif dan penahanan. </p>
<p>Dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Bululawang, Iptu Ronny Margas menjelaskan, tersangka Unyil adalah teman tersangka Prandi dan seorang lagi berinisial RG. Ketiganya pernah menjalani hukuman di LP Lowokwaru Malang. </p>
<p>Tersangka Prandi, warga Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Batu, kemudian kisaran Mei menerima kontak dari tersangka Unyil untuk dicarikan sepeda motor Vixion. Keduanya berkomunikasi pakai Fesbuk (FB).</p>
<p>Awal Juni, tersangka Prandi beraksi dengan menipu seorang pemilik motor Vixion N-4115-VB. Sehari saja, motor itu berpindah ke daerah Mojokerto. Selasa (5/6/2018), tersangka Prandi dan RG menemui tersangka Unyil di perempatan Mojosari Kabupaten Mojokerto.</p>
<p>Terjadilah kesepakatan. Tersangka Theresia tukar tambah sepeda motor. Ia memberikan uang Rp 500 ribu pada tersangka Prandi. RG pun membayar Rp 500 ribu kepada tersangka Prandi untuk membawa sepeda motor Suzuki Satria FU. </p>
<p>&#8220;Ada aksi lainnya, namun tidak dilaporkan. Kami masih mendalami keterangan tersangka dan penadahnya, ada bukti motor yang kami sita dari penadah, &#8221; ungkap Ronny kepada Memontum.com, Jumat sore. <strong>(sos/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45859</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
